KPU Halsel Sudah Selesai Verifikasi Ijazah Usman Sidik

HALSEL, CN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mulai lakukan Verifikasi syarat calon Bupati dan wakil Bupati pada pPemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel.

Kepda Media Cerminnusntara.co.id, Selasa (8/9/2020) lewat pesan Whatssap, Ketua KPU Halsel Darmin Hi. Hasyim menuturkan bahwa, untuk sementara ini, KPU sedang lakukan tahapan Verifikasi syarat calon sampai pada Tanggal 12 September, maka setelah tahapan verivikasi selesai barulah KPU mengumumkan hasil verifikasi ke Bapaslon.

“Verifikasi syarat calon itu dilaksanakan tgl 6 – 12 September. Selanjutnya pada Tanggal 13 – 14 September, KPU akan menyampaikan hasil verifikasi/klarifikasi ke Bapaslon,” jelasnya.

Lanjut Darmin, jadi kita tunggu saja. Sebab, untuk sementara KPU masih melakukan verifikasi. Insha Allah kalau sudah rampung, maka KPU akan melaksanakan Pleno dan menyampaikan hasilnya ke Bapaslon masing-masing Bapaslon.

Darmin menegaskan bahwa, KPU Halsel akan melaksanakan seluruh tahapan sesuai dengan mekanisme.

“Kami Kerja sesuai ketentuan, jadi sementara ini KPU masih melaksanakan tahapan verifikasi/klarifikasi,” tegasnya kembali.

Sementara itu, saat di tanyakan terkait berita Hoax ijazah palsu yang di alamatkan ke salah satu Bacalon, Darmin menuturkan bahwa Verifikasi dan validasi berkas oleh KPU Halsel untuk Calon Bupati Usman Sidik di SMU Muhammadiyah telah selesai, dan semua Dokumen telah di Foto dan di Vidio, Setelahnya, Kami ke Jakarta untuk validasi dan verifikasi Bacalon wakil Bassam Kasuba.

“Maka dari itu, kami berharap pelaksanaan pemilihan Tahun 2020 ini berlangsung secara aman dan damai,” pungkasnya. (Red/CN)

LSM FDAK Desak Polda Malut Tersangkakan Rusmin Latara

HALSEL, CN – Lama menghilang cerita tentang kasus korupsi Jaringan Tegangan Menegah (JTM) yang merugikan negara milyaran rupiah. Hilangnya jejak kasus tersebut. Menggugah Empati Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Front Delik Anti Korupsi (FDAK) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Maka Lewat Devisi Investigasi Muksin M. Hi Jauhar meminta kepada Polda Malut menetapkan tersangka kepada Direktur PT. Latara Elektrik Konstruksi, Rusmin Latara atas Kasus Korupsi JTM interkoneksi pembangunan Listrik di Pedesaan Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halsel karena merugikan Negara sebesar 700 Juta Rupiah.

Kepada Media Cerminnusantara.co.id, Devisi Investigasi Muksin M. Hi Jauhar menuturkan bahwa JTM yang di kerjakan PT. Latara Elektrik Konstruksi, milik mantan anggota DPRD Provinsi, Rusmin Latara dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.302.243.000.

Bahkan sebelumnya, Ditrektorat Kriminal Khusus (Ditrkimsus) Polda Malut telah melakukan Penyelidikan atas Kasus yang melibatkan Direktur PT. Latara Elektrik Konstruksi pada tahun 2017, lantaran bukti laporan yang dibuat 60 persen, sedangkan pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut baru dikerjakan 32 persen.

Sementara dalam penyelidikan itu, Rusmin Latara selaku Direktur PT. Latara Elektrik Konstruksi sebagai penyediaan barang atau jasa yang sesuai penandatanganan surat perjanjian kontrak, antara pejabat pembuat komitmen Dinas Pertembangan dan Energi Kabupaten Halsel dengan nomor, 540/53/2007, Tanggal 27 Agustus 2007, nilai kontrak sebesar Rp 1.302.243.000.

Namun saat gelar perkara oleh Penyidik Reskrimsus Polda Malut pada Tahun 2017, yakni 3 Tahun lalu , Devisi Investigasi LSM FDAK, Muksin M Hi Jauhar mengatakan bahwa gelar perkara itu hanya melahirkan Koordinasi antara Polda Malut dan BPKP Malut.

Bahkan sampai saat ini, kasus yang melibatkan Direktur PT. Latara Elektrik Konstruksi yang juga mantan anggota DPRD Provinsi, Rusmin Latara tak kunjung ditetapkan tersangka.

Dengan bahasa pesimis, Muksin M Hi Jauhar menyampaikan bahwa semoga Kasus ini segera di usut tuntas, agar memberikan efek positif pada Publik terkait penegakan Hukum di wilayah Provinsi Maluku Utara. (Red/CN)

Soal Perkara Tapal Batas, Kades Ino Jaya Haltim Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi

HALTIM, CN – Yosefnat Maudul meminta kepada warganya agar bisa berdamai terkait dengan persoalan perkara tapal batas konsesi lahan PT.IWIP yang tak kunjung selesai di Empat Desa, Kecamatan Wasilei Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara (Malut).

“Saya mengajak kepada masyarakat lingkar tambang Wasilei Selatan di empat Desa yakni, Desa Nusa Jaya, Ekor, Ekorino, dan Ino Jaya yang bergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersatu Lingkar Tambang Kecamatan Wasilei Selatan agar menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ucap Wakil Ketua Adat, yang juga sebagai Kepala Desa Ino Jaya Yosefnat Maudul, saat di konfirmasi awak media, Selasa (08/09/2020).

Ia meminta kepada para tokoh dan warga di Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang, dan di empat Desa Kecamatan Wasilei Selatan agar tidak terprovokasi. Karena menurutnya, kondisi sekarang menjelang proses Pilkada. Ia meminta agar warga menjaga keamanan dan ketertiban serta kondisi yang kondusif.

“Situasi saat ini kita masih dalam tahap pandemi covid-19 sehingga tetap patuhi protokol kesehatan, kita juga harus menjaga provokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab maupun isu dari luar yang dapat memecah kebersamaan atau persatuan Wasilei Selatan karena kita masih punya sangkutan dengan PT.IWIP yaitu menyangkut wilayah Kao Rahai (KR),” pintanya.

Terlepas dari itu, kondisi terkini para demonstrasi yang berasal dari warga di empat Desa, Wasilei Selatan, sampai sekarang masih melakukan protes terkait aktivitas PT.IWIP.

Aksi pada kamis (2/7/2020) lalu, warga memblokade aktivitas pertambangan PT.IWIP, di areal Kao Rahai. Selanjutnya, pada senin (6/7/2020) lalu juga, Warga kembali melakukan demonstrasi di Kantor Camat Wasile Selatan terkait dengan penolakan konsesi lahan PT.IWIP yang masuk di wilayah wasilei.

Demonstrasi yang begitu panas hingga Camat Wasile Selatan Man Usman, dilempar warga dengan kantong plastik bekas. Warga pun menuntut pada Pemda, DPRD dan pihak Kepolisian untuk mengevaluasi dan mengusut kasus penyerahan lahan milik warga wasilei sekitar 120 hektar pada PT.IWIP. yang sesuai keterangan Karyawan Eksternal PT.IWIP Ansor Djohar, bahwa berkasnya sudah di serahkan pada Camat Wasilei Selatan dan masyarakat Halteng.

Kini, Yosefnat, meminta kepada warga masyarakat di empat Desa Wasilei Selatan agar bisa damai terkait dengan demonstrasi di beberapa pekan lalu di areal Kao Rahai dan Kantor Camat. (Ridal CN)

Terciptanya Pilkada Damai 2020, Sahabat Relawan Usman-Bassam Diminta Jangan Terprofokasi Berbagai Isu

HALSEL, CN – Setelah semua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Selatan) periode 2020 – 2025 melaksanakan pendaftaran sesuai dengan tahapan Komisi Pemelihan Umum (KPU) Halsel, kini semua sahabat Relawan pasangan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba selalu melakukan koordinasi dan merangkul semua pihak demi terciptanya Pemilukada yang berkualitas.

Hal tersebut di sampaikan langsung Sekretaris Sahabat Relakan pasangan Usman – Bassam, Hatim Kailul pada media ini, Selasa (7/9/2020).

“Jelang penetapan pasanagan calon Bupati dan wakil calon Bupati, kami dari Tim Relawan sahabat Usman – Bassam selalu berkondolisadi dan merangkul semua pihak demi terciptanya Pemilukada yang berkualitas,” ucap Hatim dengan nada santai.

Dia bilang, Demi mewujudkan Pilkada damai dan santun Relawan sahabat Usman-Bassam di minta tidak terprofokasi dengan isu dengan berbagai mancam isu yang di alamatkan pada Paslon Usman-Bassam.

“Kami Tim sahabat Relawan Usman – Bassam di minta tidak terprofokasi dangan berbagai isu yang mengancam dan beralamat pada pasangan kami, pasangan Usman – Bassam,” tuturnya.

Lanjutnya, dalam proses konsolidasi, Relawan sahabat Usman – Bassam di minta untuk selalu mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan selalu mendengar apa yang menjadi keluhan rakyat kecil dan mengedepankan visi dan misi pasangan Usman – Bassam.

“Tim pasangan Usman – Bassam di minta mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan lebih mengedepankan kepentingan rakyat kecil, mari kita menjaga Silaturrahmi demi mewujudkan Pilkada damai, sehingga melahirkan Demokrasi bermartabat,” tutup Hatim Kailul. (Red/CN)

Tiga Pasien di RSUD Labuha Dapat Bantuan Biaya Kesehatan dari Tim Pemenang Usman-bassam

HALSEL, CN – Tak hanya dua Putera Usman Sidik yang menyapa warga untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Tapi Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba juga ikut ambil bagian dalam ember ikan bantuan kepada warga.

Tim Usman-Bassam dipimpin oleh Sekretaris DPC PKB Halsel, Muhammad Yunus Nazar malam ini turun langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha menyapa warga yang membutuhkan untuk berobat.

Kedatangan Yunus Nazar didampingi sejumlah Tim Usman-Bassam di RSUD itu untuk memberikan bantuan kepada warga agar bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan biaya pengobatan.

Kepada wartawan, Yunus Nazar mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi dari Tim Usman-Bassam, ada pasien di Rumah Sakit yang sangat membutuhkan biaya, maka informasi tersebut langsung direspon.

“Kita langsung turun cek kebenaran informasi tersebut dan benar ada tiga pasien yakni dari Desa Laluin pasien melahirkan, kemudian Desa Madopolo pasien operasi dan Desa Kaputusang pasien lansia. Jadi, saya langsung serahkan bantuan supaya bisa digunakan untuk biaya pengobatan,” tandasnya.

Lanjut Pria yang juga Mantan Ketua Cabang HMI Manado ini mengatakan, dengan bantuan itu, diharapkan bisa meringankan beban mereka untuk bertobat agar supaya bisa sembuh dari sakitnya.

“Semoga bantuan yang diserahkan itu bisa bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan tadi,” harapnya. (Red/CN)

Penjemputan MHB-GAS di Bandara Sultan Babullah Ternate Menyisakan Utang

TERNATE, CN – Buntut dari euforia, Tim Paslon Muhammad Hasan Bay dan Asgar Saleh cetak utang di Bandara belasan juta Rupiah, dikarenakan penjemputan terhadap Paslon MHB-GAS di Bandara Sultan Babullah Ternate, pada hari Senin (31/8/2020) kemarin.

Hal ini diakui oleh petugas parking attendant ANGKASA PURA SUPPORTS, Muhammad Ikbal. Yang saat itu bertugas di pos area masuk Bandara.

Kepada Wartawan, Muhammad Ikbal menuturkan bahwa masalah bermula sejak rombongan yang terdiri dari relawan ini masuk ke Bandara dalam rangka menjemput MHB yang baru saja tiba di Bandara Sultan Babullah pukul 13:00 WIT.

Iring-iringan rombongan MHB ini diketahui mengendarai sepeda motor dengan jumlah kurang lebih ada 70 hingga 100 unit bersama 6 unit kendaraan roda empat lainnya. Setelah penjemputan selesai masa relawan ini kemudian keluar mengikuti rombongan dari Pangdam XVI/Pattimura tanpa melakukan pembayaran atas biaya masuk Bandara “hari itu (senin) ada dua Tamu, selain kedatangan MHB ada juga dari rombongan Pangdam. Nah relawan MHB ini mengekor pada rombongan Pangdam saat keluar Bandara” ungkap Ikbal. pada Minggu, (6/9).

Diketahui, karcis masuk Bandara Sultan Babullah untuk satu unit sepeda motor yakni Rp.3000 per satu kali masuk/jam. Kelipatan perjam Rp.1000 X 23 jam kemudian dikalikan dengan jumlah motor, beda halnya dengan kendaraan roda empat yang sekali masuk di banrol Rp.6000 perjam kelipatan perjam dihitung Rp.3000 di kali dengan jumlah hari. Hingga hari ini kerugian tersebut ditaksir telah mencapai belasan juta Rupiah.

Ikbal mengaku hingga saat ini ia telah berupaya menghubungi TIM sekaligus pengurus Partai dari MHB sendiri supaya berniat menyelesaikan tunggakan tersebut namun tidak pernah di respon

sebagai karyawan biasa, tentunya ia sangat terbeban dengan utang belasan juta rupiah yang dialamatkan perusahan kepadanya.

“Kalau mereka tidak bayar otomatis gaji saya yang akan dipotong oleh perusahan sampe selesai,” ujarnya dengan wajah memelas.

Dikatakannya, sistem portal masuk yang ada di Bandara Sultan Babullah sendiri terkontrol Secara langsung dengan jaringan di kantor pusat artinya setiap kendaraan yang keluar jika tidak melakukan pembayaran, maka sistem secara otomatis membaca ada unit kendaraan yang masih terparkir dalam area bandara.

“Rombongan dari MHB ini ketika masuk Bandara satu persatu ambil karcis di portal pintu masuk, tapi waktu pulang atau keluar tidak mau bayar sementara disistem kami hitungannya terus jalan dari hari ke hari,” ungkapnya.

Ikbal berharap dirinya tidak menjadi korban dari euforia sesaat, dan masalah ini dapat terselesaikan tanpa merugikan semua pihak terutama dirinya yang hanya karyawan biasa, namun dirinya mengaku akan menyerahkan semua masalah ini kepada pihak berwajib (kepolisian) jika bermuhasabah tidak menjadi solusi terbaik

Sementara itu DPD Partai Golkar Kota Ternate sebagai Salah satu Partai pengusung paslon MHB – GAS pada pilwako 2020 melalui sekertaris, M.Saiful. saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya bakal segera melakukan kordinasi dengan Kandidat MHB untuk segera di tindak lanjuti. (Red/CN)