Pilkada Halsel, Tim Pemenang Usman-Bassam Silaturahmi di 3 Desa

HALSEL, CN – Tim Pemenang Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) H. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) menggelar silaturahmi bersama masyarakat di 3 Desa diantaranya Desa Papaloang, Desa Kupal dan Desa Panambuang Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halsel, (16/9/2020) Rabu malam.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pemenang Usman-Bassam yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Husni Salim menyampaikan, kepada masyarakat Kabupaten Halsel khususnya di Desa Panambuang bahwa kehadiran Tim Pemenang Usman-Bassam guna bersiloloa untuk meminta Doa restu atau dukungan masyarakat terhadap Calon Bupati dan wakil Bupati Halsel, Usman-Bassam.

“Kehadiran kami disini, selaku Tim Pemenang Usman-Bassam untuk meminta dukungan kepada ibu bapak sekalian yang kami cintai agar sama-sama kita mendukung Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati kita yaitu H. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba,” pintanya kepada masyarakat saat kegiatan silaturahmi di Desa Panambuang.

Ia juga memperkenalkan kepada masyarakat Desa Panambuang bahwa yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut termasuk anggota DPRD dari PDIP dan Sekertaris PKB selaku wakil Ketua Tim Pemenang Usman-Bassam yang juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD 2 periode, Yunus Najar.

“Kepada Bapak-ibu yang kami hormati, kami ingin menyampaikan bahwa malam ini (Rabu) memang kandidat kita, H. Usman Sidik belum sempat hadir karena setelah pak H. Usman Sidik melakukan pemeriksaan kesehatan di Kota Ternate, sekarang beliau (Uman Sidik) ada agenda di Jakarta, tapi insya Allah mudah-mudahan dalam kesempatan berikutnya kita hadirkan beliau untuk bisa hadir bersama masyarakat yang di Desa Panambuang ini,” tuturnya.

Sementara Calon Wakil Bupati Halsel, Hassan Ali Bassam Kasuba. Lanjut Husni, Bassam Kasuba juga belum sempat hadir karena tadi siang Bassam Kasuba banyak agenda termasuk mengunjungi korban kebakaran 2 Rumah di Desa Amasing Kali dan juga ada beberapa agenda yang lain juga sehingga Bassam Kasuba tidak sempat ikut hadiri kegiatan yang di Desa Panambuang tersebut.

“Jadi kami minta maaf kepada Bakap-ibu sekalian karena pada kesempatan malam ini, kami belum bisa hadirkan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati kita, H. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba, tapi insya Allah setelah ini kami akan hadirkan salah satu calon kandidat kita untuk bisa berhadapan langsung bersama bapak ibu sekalian dan kami juga perlu menyampaikan bahwa kindidat kita, Usman-Bassam saat ini didukung 9 Partai Politik dan itu adalah salah satu sejarah yang mencatat di Pilkada Halsel belum pernah ada Calon Pilkada di Halsel yang didukung 9 Partai seperti ini, jadi total jumlah kursi yang di DPRD Halsel yaitu 21 Kursi yang bersatu dan mendukung untuk memperjungkan kandidat kita, Usman-Bassam agar jadi Pemimpin kita di Kabupaten Halmahera Selatan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris Tim, Yunus Najar menjelaskan, di Kabupaten Halsel yang berdasarkan pembentukan Undang-undangnya pada Tahun 2003, luas Wilayah lautannya 78 persen dan 22 persen adalah wilayah Daratannya dengan jumlah penduduk 250 ribu jiwa yang tersebar di Pulau besar dan pulau kecil yang ada di Kabupaten Halsel.

“Di Kabupaten Halmahera Selatan ini berbagai macam kultur, Budaya, Etnis adalah merupakan kekayaan yang sangat luar biasa, baik dari aspek karekteristik budaya, sosial kehidupan kemasyarakatan dan lain sebagainya itu sangat kreatif, maka marilah kita sama-sama bersatu dan memperjuang H. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba untuk jadi Bupati dan wakil Bupati kita di Kabupaten Halmahera Selatan demi masa depan kita selaku masyarakat Halmahera Selatan,” harapnya. (Red/CN)

ADD 2017-2019 Desa Baru Di Duga Fiktif, Masyarakat Minta Kades Mundur Dari Jabatan

HALSEL, CN – Anggaran Dana Desa (ADD), Desa Baru, Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Dari Tahun 2017-2019 ada yang fiktif, masyarakat Desa Baru, minta Kepala Desa mundur dari jabatannya.(16/09/2020)

Rapat Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Desa Baru, bersama masyarakat (02/08), yang difasilitasi oleh muspika, di hadiri Kades Desa Baru Munir Hi. Halek, dalam rapat banyak menemukan keganjilan terkait anggaran desa yang di sampaikan Kades Munir Hi. Halek. pasalnya ada dugaan temuan pembelian sound sistem senilai 20 jutah yang di terima dari sumber PMDH PT. Telaga Bakti Persada itu di nilai fiktif.

Ada pun tuntutan dari ibu-ibu saat rapat menyangkut anggaran PKK sebesar Rp. 20 Jutah dari tahun 2017-2019 sehingga berjumlah total Rp. 60 jutah, sehingga menurut masyrakat Kades Munir Hi. Halek, telah melakukan penyalahgunaan Dana Desa di bidang pemberdayaan perempuan yakni Anggara PKK.

Disisi lain adanya dugaan Dana belajar mengajar yakni insentif Guru Paud selam ini fiktif karena anggaran tersebut tidak pernah di berikan ke Guru yang bersangkutan. Sedangkan dalam rapat Kades Munir Hi. Halek, baru mengakui tidak transparansinya terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa dan baru berusaha menjelaskan seketika dalam rapat.

Camat Kec. Obi, Kab. Halsel, Abu Karim La Tara dalam rapat hanya bisa memberikan saran dan masukan terkait penyalah gunaan angggaran dana desa yang telah terbukti “kalau memang rasa ada keganjalan terkait penggunaan dana desa yang di lakukan oleh kades nanti di sampaikan ke saya agar bisa di tindak lanjuti sebagaiman hasil diskusi masyarakat dan BPD, jadi untuk itu saya berharap masyarakat desa baru dan BPD lakukan diskusi kembali agar laporan bisa di sampaikan ke saya” harapnya

Salah satu toko masyarakat yang enggan di korankan namanya ini, dalam rapat dia meminta kepada Kades agar menyampaikan lampiran laporan pertanggungjawaban kepada BPD agar kita bisa bahas bersama “saya minta dengan hormat kepada pak kades agar segera memberikan lampiran laporan ke BPD agar kita bisa bahas bersama-sama” kata dia.

Sambung dia “adapun yang selama ini program  pembanguan di desa yang telah di bangun oleh kades tidak pernah memasang prasasti di setiap kegiatan fisik, untuk itu kami memintah Muspika agar kades seperti ini harus di berhentikan saja” ungkapny

Menurut dia “kades tersebut telah melanggar Asas transparansi sesui UU No. 06 Tahun 2014  tentang Desa dan UU Tipikor tentang Koropsi” imbuhnya

Lanjut dia “Dalam Penyelenggaraan pemerintah Desa harus dilaksanakan di Kantor Desa agar ada aktifitas di kantor Desa. Sebab Selama Ini Kades berkantor di rumah, ini juga menyalahi aturan sementara dalam Pelaksanaannya Kantor Desa telah di muat dalam Penggunaan APBDesa setiap tahun” tutur dia.(Red/CN)

Danpos Koramil Pimpin Anggotanya Bersama Masyarakat Karya Bhakti di Desa Tawabi

HALSEL, CN – Kodim1509/LABUHA dan Koramil 1509-01/BACAN melaksanakan Karya Bhakti di Desa Tawabi Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Rabu (15/9/2020).

Danpos, (Serma) Afid Dodengo memimpin kegiatan tersebut bersama Anggota lainnya yakni (Serda), Hayatudin Pattimura dan (Koptu) Gunawan A.Baba dibantu oleh masyarakat, para pemuda dan juga Pemerintah Desa.

Dalam kesempatan itu, Danpos Kecamatan Bacan Barat, Afid Dodengo kepada media ini menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka Kegiatan Karya Bhakti di Desa Tawabi.

“Hari ini (Rabu) kami dari Kodim1509/LABUHA dan Koramil 1509-01/BACAN  bersama masyarakat dan Pemerintah Desa sama-sama melaksanakan Karya Bhakti di Desa Tawabi ini,” ungkapnya.

Kata Afid, untuk Karya Bhakti ini, ia menjelaskan bahwa setiap minggu tepat pada hari Jumat Karya Bhakti ini dilakukan di Kecamatan Bacan Barat khususnya di Desa Tawabi.

Danpos menjelaskan bahwa jarak antara lokasi material lokal dan Desa Tawabi cukup jauh, namun dengan semangatnya masyarakat, dalam satu hari material lokal yang berhasil dikumpulkan batu dan pasir cukup banyak.

“Pada hal Material lokal (Pasir Batu) yang kami  angkut pakai Ketinting ini lokasinya dari Pulau Momalayu dan salintang ke Desa Tawabi dan itu   jaraknya lumayan jauh, tapi Alhamdulillah dengan rasa semangat kami bersama masyarakat dan Pemerintah Desa, dalam Karya Bhakti ini yang walaupun baru Satu hari saja Material lokal yang kami kumpulkan  cukup banyak,” akunya. Sembari mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih kepada masyarakat dan Pemerintah Desa yang ikut berpartisipasi dalam Karya Bhakti itu.

“Alhamdulillah, kami dari Kodim1509/LABUHA dan Koramil1509-01/BACAN sangat berterimakasih banyak kepada masyarakat di Desa Tawabi berkisar 200 orang  yang telah ikut hadir dalam kegiatan Karya Bhakti untuk saling membantu mengangkut material lokal untuk Pembangunan Polindes dan jalan pemakaman yang di Desa Tawabi ini,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tawabi, Rais D. Konoras juga mungucapkan terimakasih atas kerja sama yang baik antara TNI dan Masyarakat di Kecamatan Bacan Barat pada umumnya dan pada khususnya masyarakat di Desa Tawabi.

Rais juga mengatakan, kapan lagi di Desa Tawabi dapat kegiatan bersama seperti ini, maka ia selaku Kades Tawabi berterimakasih kepada Kodim1509/LABUHA dan Koramil1509-01/BACAN.

“Berkat semangat tinggi dan kerjasama yang baik antara TNI dengan warga serta Pemerintah Desa, proses pengumpulan Material lokal untuk pembangunan Polindes dan Pembangunan jalan setapak menuju ke tempat pemakaman di Desa Tawabi ini dalam satu saja pun cukup banyak,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut. Kepala Desa Tawabi, Sekdes Tawabi, Danpos (Serma), Afid Dodengo serta anggota lainnya yaitu (Serda), Hayatudin Pattimura dan (Koptu) Gunawan A.baba. (Red/CN)

Komunitas Jarod Akan Laksanakan Diskusi Bersama Seluruh Calon Walikota Ternate

TERNATE, CN – Komunitas Jarod yang berpusat di Kota Ternate, Maluku Utara, akan memperingati Satu Dasawarsa dengan sejumlah rangkaian kegiatan pekan ini. Di antaranya launching dan bedah buku, diskusi calon wali kota dan wakil wali kota Ternate, hingga pembacaan puisi dan live music.

Ketua Panitia Jufri Abubakar menuturkan, perayaan satu dasawarsa Komunitas Jarod yang mengangkat tema Kopilogis ini akan digelar pada 17 sampai 19 September 2020. Kegiatan tersebut rencananya dipusatkan di Café Jarod Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah.

“Pada hari pertama tanggal 17 malam pukul 19.30 WIT akan digelar launching dan diskusi buku 15 Warna Psikologi Moloku Kie Raha. Buku ini merupakan hasil karya teman-teman Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Maluku Utara. Ada juga pameran foto yang bisa dinikmati orang-orang yang datang,” tutur Jufri dalam siaran persnya, Rabu (16/9/2020).

Lalu pada hari kedua, sambungnya, 18 September malam pukul 19.00 WIT Komunitas Jarod akan menghadirkan para calon wali kota dan wakil wali kota dalam diskusi.

“Dalam diskusi itu, kita bisa mendengarkan pandangan dan komitmen para kandidat untuk membangun Ternate 5 tahun ke depan,” imbuhnya.

Pada malam puncak, 19 September, Satu Dasawarsa Komunitas Jarod menghadirkan Basri Amin, Ph.D, pembicara dari Universitas Negeri Gorontalo.

“Pak Basri akan mengisi ceramah bertajuk ‘Masa Depan Air dan Tanah di Kota Ternate’. Pada malam puncak ada juga bintang tamu Simple Accoustic, Idhar & Friends dan musikalisasi puisi dari Mirna Beladona. Karena itu, Komunitas Jarod mengajak kawan-kawan mahasiswa, politisi, birokrat, peneliti, pegiat lingkungan, seniman, atlit dan siapa saja untuk ngopi di Café Jarod selama peringatan Satu Dasawarsa Komunitas Jarod,” tandas Jufri. (Ridal CN)

ICM Halsel Imbau Keluarga Togale Tak Ikut Demo di KPU

HALSEL, CN – Ikatan Canga Muda (ICM) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengimbau warga Tobelo Galela (Togale) di Daerah Halsel untuk tak ikut dalam aksi unjuk rasa memprotes gagalnya Bahrain Kasuba sebagai bakal calon Bupati di Kantor KPU dan Bawaslu Halsel.

“ICM mengimbau kepada masyarakat khususnya keluarga besar Togale agar tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa. Tetap bersikap tenang dan meningkatkan kewaspadaan,” demikian keterangan Ketua ICM Halsel, Brayen Lajame, Rabu (16/9/2020).

Brayen mengatakan, gugurnya Bahrain Kabsuba karena tidak memenuhi syarat dukungan Partai Politik. Ia juga meminta agar warga menahan diri dan menerima hasil yang diputusakan oleh KPU karena sudah sesusai prosedur.

“Saya meminta kepada keluarga saya dari Togale yang ada di Halmahera Selatan untuk menghentikan aksi demo-demo itu. Apapun keputusannya, KPU sudah melaksanakan tugasnya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Jadi ada yang beranggapan bahwa KPU Halmahera Selatan berlaku curang adalah tidak benar,” kata Brayen.

Brayen memastikan, gagalnya incumbent sudah sesuai dan tidak perlu lagi dipersoalan. Karena itu, ia mengajak masayarakat mendukung KPU dan Bawaslu agar pelaksanaan Pilkada Halsel berjalan aman.

“Bakal calon yang tidak memenuhi syarat tentunya dinyatakan gugur. Dalam hal ini bupati incumbent (Bahrain Kasuba) gugur karena kursinya tidak cukup,” jelasnya.

Sebelumnya, KPU Halsel menyatakan, Bapaslon Usman Sidik-Basam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan lolos dalam verifikasi berkas Bapaslon. Mereka akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni penetapan calon dan pengambilan nomor urut tanggal pada 23-24 September 2020. (Red/CN)

Bassam Kasuba Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Amasing Goro

HALSEL, CN – Calon Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halse) Hassan Ali Bassam Kasuba kunjungi korban kebakaran di Desa Amasing Goro, Kecamatan Bacan, Rabu (16/9/2020). Kejadian Naas itu terjadi sekira pukul 04: WIT. Dini hari tadi yang manghanguskan 2 rumah milik warga setempat.

Calon Wakil Bupati yang berpasangan dengan Usman Sidik dan juga didukung 9 Partai Politik tersebut datang dan mendengarkan keluhan dua keluarga korban kebakaran itu.

Selain itu anak sulung mantan Bupati Halsel 2 periode itu juga merasa prihatin terhadap kejadian yang menimpa keluarga Sania Arifin (45) dan Aji Arifin (48). Kejadian naas yang dialami kedua bersaudara itu memilki rumah berhempitan alias berseblahan dan diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Kami tidak bisa salamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah. Kami lari dengan pakaian yang di badan saja demi keselamatan kami,” kata Sania Arifin, diselah-sela kunjungan Bassam Kasuba.

Sania menceritakan kejadian terjadi tersebut sekira Pukul 04:00 Subuh tadi. Api bermula dari pangkalan minyak milik Sania tepat didepan rumahnya, namun sampai saat ini belum tahu apa penyebabnya, sehingga terjari kebakaran.

Sania menyampaikan, yang ikut terbakar 4 kendaraan roda dua (Motor), ijazah milik anaknya yang saat ini kerja di sebagai Bidan, ijazah salah satu anaknya yang saat ini bekerja di perusahan pertambangan.

Selain ijazah dari kedua anaknya, ada juga berkas milik anak-anaknya yang masih duduk di bangku sekolah serta barang berharga lainnya.

“Ijazah anak saya dan berkas-berkas penting salah satunya sertifikat rumah dan masih banyak lagi barang berharga yang tabakar habis,” cetus Sania sambil menangis saat ditemui Bassam Kasuba dilokasi.

Ia mengaku rumahnya yang terbakar ini tidak bisa direhab karena semua telah ludes terbakar, maka dari itu apabila ditempati kembali harus membuat ulang dari awal.

Ibu dua cucu itu mengaku saat kejadian, dirinya bersama dua cucunya yang masih belita dan anak-anak serta suaminya sementara dalam kondisi tidur mulas.

“Kami 7 orang tidor dalam rumah, kalau rumah sebelah punya kaka, mereka berdua dengan anaknya karena suami dari kaka itu sudah meninggal,” jelas cerita Sania saat ditemui media ini. (Red/CN)