Bupati Halsel Pantau Seleksi PPPK 2024

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), secara resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024 pada Jumat (6/12/2024).

Pembukaan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Halsel, dipantau langsung oleh Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba.

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, dihadapan ratusan peserta seleksi, ia meminta untuk memulai kegiatan dengan doa agar proses seleksi berjalan lancar.

Ia juga menekankan kepada peserta agar serius, konsentrasi dan tenang selama mengikuti setiap tahapan seleksi.

“Seleksi ini adalah peluang bagi kalian untuk memberikan kontribusi nyata kepada daerah. Maka dari itu, manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” pintanya.

Menurutnya, seleksi PPPK ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah dengan menempatkan sumber daya manusia yang kompeten di berbagai bidang strategis. Pemerintah Halsel terus berkomitmen untuk membuka peluang kerja yang transparan dan profesional melalui proses seleksi yang objektif.

“Pemerintah Daerah sangat mengharapkan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan penuh semangat dan optimisme demi mencapai hasil terbaik,” pungkasnya.

Memastikan tahapan tes PPPK berlangsung lancar, Bupati Halsel, didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkab ikut memantau langsung. (Hardin CN)

Sherly-Sarbin Kampanye di Halut Diduga Gunakan Fasilitas Pemerintah, Hasil Pleno KPU Ditolak

HALUT, CN – 3 Saksi dari Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Provinsi Maluku Utara (Malut), menolak hasil perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Rilis yang diterima media ini, Saksi-saksi yang menolak dan memilih Wolk Out dari Pleno Terbuka yaitu Saksi dari Paslon Husain-Asrul, Muhammad Kasuba-Basri Salama dan Aliong Mus-Sahril Taher.

Para saksi ini menolak karena diduga banyak kecurangan yang diduga dilakukan Paslon Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe di Halut.

Ketua KPU Halut, Abdul Djalil Jurumudi ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan soal penolakan Saksi dari 3 Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Malut.

“Iya, dong (Saksi) Walk Out,” jelas Djalil. Kamis 5 Desember 2024.

Sementara itu, Saksi Paslon Husain-Asrul, Muzril Musa kepada wartawan mengungkapkan bahwa Pilgub Malut di Halut, adanya dugaan penggelembungan suara dengan mencoblos 100 persen surat suara yang ada di TPS di Halut.

“Terdapat pemilih siluman atau penggunaan pada DPTb dan DPK yang tidak sesuai dengan daftar hadir di seluruh TPS di Halmahera Utara,” tegasnya.

Muzril menambahkan, selain itu dokumen daftar hadir para KPPS tidak memperlihatkan kepada saksi Paslon ketika diminta.

“Ada juga pencoblosan surat suara sisa yang dilakukan petugas KPPS TPS 1 di Desa Bali Sosang. Ini dibuktikan dengan video yang telah dikantongi,” akunya.

Muzril bilang, Paslon Sherly-Sarbin juga diduga kuat menggunakan fasilitas Pemerintah Halut ketika melakukan kampanye.

“Selain itu. Alasan penolakan terjadi kecurangan yang sistematis yang melibatkan ASN,” pungkasnya. (Hardin CN)

Dikoordinir DP3AKB Halsel, TPPS Ikuti Peluncuran Nasional GENTING

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), yang dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), mengikuti peluncuran nasional Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., pada 5 Desember 2024.

Acara tersebut berlangsung secara virtual di ruang rapat Bappelitbangda Halsel.

Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menjelaskan bahwa GENTING adalah gerakan gotong royong masyarakat untuk mencegah stunting dengan melibatkan orang tua asuh sebagai pendukung keluarga berisiko stunting. Program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan kuat. Selain itu, pelaksanaan GENTING akan difasilitasi oleh Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) atau Kader BKKBN.

Kepala DP3AKB Halsel, Apt. Karima Nasaruddin, S.Si., M.Kes., yang juga bertindak sebagai Sekretaris TPPS Halsel, menekankan pentingnya langkah strategis pasca peluncuran GENTING.

“Kita akan menyusun strategi bersama orang tua asuh untuk berkolaborasi dalam mendukung keluarga berisiko stunting, anak stunting, dan ibu hamil kurang energi kronik (KEK) demi mencegah lahirnya anak stunting,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Wihaji juga meluncurkan Gerakan Intensifikasi Penggarapan KB Daerah Khusus (GESIT), yang memberikan pelayanan kontrasepsi gratis kepada ibu-ibu yang membutuhkan. Halsel ditargetkan mencapai 669 akseptor hingga 30 Desember 2024.

Kedua, program ini dirancang sebagai langkah terintegrasi untuk mencegah stunting dari hulu.

Acara virtual tersebut, turut dihadiri oleh perwakilan BKKBN Malut, Satgas Stunting BKKBN Halsel Iqbal Tuael dan mitra lainnya. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penanda komitmen kolektif dalam mendukung program pencegahan stunting. (Hardin CN)

Pemda Halsel Berangkatkan 8 Pendeta Yerusalem

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, resmi melepas delapan (8) Pendeta yang dibiayai mengikuti program Wisata Rohani ke Yerusalem Tahun 2024.

Agenda tersebut berlangsung pada Senin (2/12) di Kantor Bupati, dipimpin langsung oleh Bupati Halsel.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKG) Noce Totononu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Saiful Turuy, Asisten III Soadri Ingratubun, Asisten I Bustamin Soleman, serta Kabag Kesra Yudi Eka Prasetya. Program prioritas Pemkab Halsel ini untuk penguatan keimanan umat Nasrani.

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, menegaskan bahwa wisata rohani merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Daerah (Pemda). Program ini diharapkan memberikan pengalaman spiritual sekaligus memperdalam wawasan sejarah keagamaan bagi para pendeta melalui kunjungan ke situs-situs keagamaan bersejarah.

“Semoga wisata rohani yang dilakukan oleh delapan pendeta ini menjadi keberkahan bagi Halmahera Selatan. Dalam kepemimpinan saya, saya berkomitmen untuk selalu hadir bagi semua suku dan agama, sebagaimana filosofi ‘Saruma,” ungkap Hasan Ali Bassam Kasuba.

Ia juga berharap agar para pendeta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan keagamaan di gereja masing-masing, demi menciptakan Halmahera Selatan yang damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Terpisah, Ketua Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Daerah Pulau Bacan, Albert Kofit, menyampaikan rasa terimakasih atas kepedulian Bupati Bassam Kasuba kepada umat Kristiani di Halsel.

“Terimakasih banyak, Pak Bupati, atas program wisata rohani ini. Selama empat tahun saya bertugas di Bacan, ini pertama kalinya para pendeta diberangkatkan ke Yerusalem. Semoga program ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ucap Albert Kofit.

Sementara Ketua BKG Noce Totononu, menjelaskan bahwa delapan pendeta yang diberangkatkan adalah perwakilan dari berbagai denominasi gereja di Halmahera Selatan. Rinciannya adalah dua pendeta dari GPM, dua dari GMIH, serta masing-masing satu dari Gereja Kalvari, GSJA, GBI dan KGBI.

“Untuk kali ini, hanya delapan pendeta yang diberangkatkan. Harapan kami, di masa mendatang semakin banyak pendeta yang dapat mengikuti program wisata rohani ini,” tutup Noce Totononu.

Program wisata rohani ini diharapkan tidak hanya memperkaya keimanan para pendeta. Tetapi juga menjadi wujud nyata dari komitmen Pemerintah Halmahera Selatan dalam mendukung kerukunan antar umat beragama dan penguatan nilai-nilai keumatan di Daerah tersebut. (Hardin CN)

Pemda Halsel Komitmen Buka Lapangan Kerja Bagi Masyarakat Lokal Lewat Penyelenggaraan Job Fair 2024

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), berkomitmen membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal melalui penyelenggaraan Job Fair 2024.

Kegiatan yang digagas Dinas Ketenagakerjaan Halsel ini, berlangsung pada Senin (2/12/2024), melibatkan sejumlah perusahaan besar di Daerah. Seperti PT Harita Nickel, PT. Wanatiara Persada, PT GMM dan PT. IWIP.

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan Job Fair.

“Kabupaten Halmahera Selatan merupakan kabupaten terbesar di Provinsi Maluku Utara, baik dari sisi luas wilayah maupun jumlah penduduk. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pekerjaan yang layak,” tutur Hasan Ali Bassam Kasuba.

Ia menegaskan, job fair yang digelar ini, memprioritaskan tenaga kerja lokal, terutama untuk posisi low-skill.

“Kami tidak ingin posisi low-skill diambil dari luar. Seluruhnya harus diisi oleh warga Halmahera Selatan,” tegasnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah juga mengupayakan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan sertifikasi.

Upaya ini kata Hasan Ali Bassam Kasuba, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja yang relevan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat lokal memiliki kemampuan dan sertifikasi yang sesuai dengan standar kebutuhan industri,” tambah Hasan Ali Bassam Kasuba.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan sebagai mitra strategis untuk menciptakan solusi ketenagakerjaan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa Job Fair ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah konkret untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja dan peluang kerja serta target penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami ingin adanya diskusi strategis dengan pihak perusahaan untuk memastikan kebutuhan tenaga kerja terpetakan dengan baik, sehingga ada target jelas terkait jumlah tenaga kerja yang dapat diserap dari masyarakat lokal,” jelasnya.

Halsel saat ini, tengah menghadapi bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif meningkat signifikan. Bupati melihat hal ini sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan baik.

“Bonus demografi ini adalah momentum yang harus kita kelola dengan bijak. Generasi muda harus menjadi bagian dari penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan di daerah ini,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan dan lembaga pendidikan, untuk terus berkolaborasi mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten. Program pelatihan dan pembinaan yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi salah satu fokus utama untuk mendukung agenda ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif. Prioritas terhadap masyarakat lokal ditegaskan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan perubahan positif di Daerah.

“Kami ingin memastikan masyarakat Halmahera Selatan menjadi bagian utama dari setiap langkah pembangunan yang dilakukan. Program ini adalah upaya bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Job Fair Halsel 2024 diharapkan dapat membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat lokal, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan di tengah bonus demografi. (Hardin CN)

Kapolres Ternate Ajak Masyarakat Hindari Euforia Berlebihan Pasca Pemilu

TERNATE, CN – Kapolres Ternate AKBP Niko Irawan, S.I.K. menyebut, pasca Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Provinsi Maluku Utara (Malut), di Ternate 2024 khususnya, tahap pemungutan suara pada 27 November berlangsung aman. Ia menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan.

“Tahap Pemungutan Suara Pilkada serentak 2024 telah berakhir, situasi wilayah Kota Ternate aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Kapolres mengatakan, walaupun kita semua mengetahui berdasarkan hasil hitung cepat atau Quick Count menyebut salah satu paslon ada yang diunggulkan, akan tetapi kita bersama menunggu perhitungan dan pengumuman resmi dari KPU.

“Kami menghimbau kepada masyarakat atau pendukung untuk tidak melakukan kegiatan eforia yang berlebihan. Jaga Situasi Kamtibmas di Ternate pasca pemungutan suara agar tetap aman, damai dan kondusif, jaga persatuan dan kesatuan, hormati dan dukung siapapun nanti pemimpin yang ditetapkan KPU,” pintanya.

Menurutnya, apabila ada dugaan pelanggaran pemilu silahkan tempu jalur hukum, karena upaya orasi tidak akan mempengaruhi hasil apalagi orasi yang anarkis hanya akan merugikan diri sendiri dan khalayak ramai. Mari bergandengan tangan menjaga dan memelihara situasi di Ternate yang kondusif, dan menjujung tinggi perjuangan para pendahulu, perjuangan para leluhur dengan bergandengan tangan bahu membahu dalam membangun kota Ternate yang kita cintai bersama.

“Sekali lagi ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Ternate atas pelaksanaan pemungutan suara yang sudah dilakukan dengan Aman, Damai dan Sejuk,” pungkas Kapolres. (Ridal CN)