Air Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Desa Liaro Terendam Banjir

HALSEL, CN – Puluhan Rumah di Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) terendam banjir pada Minggu (10/7/2022).

Banjir terjadi sekitar pada pukul 21.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) itu lantaran meluapnya air Sungai.

Mantan Kepala Desa (Kades) Liaro Najarlis Mansur mengatakan, curah hujan deras mengakibatkan air Sungai meluap, sehingga salah satu swering penahan banjir ambruk.

“Hal ini pernah dilaporkan kepada Dinas PUPR Halsel agar diperbaiki. Sebab, jika terjadi hujan deras akan mengancam keselamatan warga di Desa Liaro,” jelas Najarlis Mansur.

Mantan Kades Liaro yang sangat peduli dengan kondisi warga itu berharap, bencana banjir yang terjadi tersebut agar kiranya menjadi perhatian khusus Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel.

“Ini sudah harus menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Desa dan pada umumnya Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan,” harapnya.

Selain itu, Mantan Kades Liaro yang diberhentikan Bupati Halsel, Hi. Usman Sidik sudah kurang lebih 6 bulan itu bilang, sekedar informasi bahwa banjir di Desa Liaro itu terjadi di RT/02, RT/03 dan RT/04.

“Kurang lebih sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir mengamankan diri di Masjid Desa Liaro dan sebagiannya memilih mengamankan diri rumah keluarga masing-masing yang tidak terdampak banjir,” tutup Najarlis.

Hingga berita ini dipublish, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel belum dapat dikonfirmasi. (Red/CN)

Usai Sholat Idul Adha 2022, DKM Ar-Riyyaan Halsel Kurban 8 Ekor Sapi

HALSEL, CN – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah Tahun 2022 Masehi, Dewan Kesejahteraan Musholla (DKM) Ar-Riyyaan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 8 ekor sapi.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Musholla Ar-Rayyaan Kompleks Menteng Desa Hidayat Kecamatan Bacan.

Ketua DKM Halsel, Hi. Sagaf Hi. Taha menjelaskan, penyembelihan hewan kurban dilaksakan setelah usai Sholat Idul Adha.

“Alhamdulillah, dalam momentum Idul Adha Tahun 2022 ini, DKM Ar-Rayyaan lingkungan Menteng Desa Hidayat dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanya 8 ekor Sapi,” ujar, Sagaf Hi. Taha saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (10/7).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel itu bilang, 1 ekor Sapi akan didonasikan ke Ponpes Al-Kahfi Desa Hidayat. Sementara 7 ekor Sapi lainnya di Mushollah Ar-Rayyaan.

“Hewan kurban yang dkurbankan hari ini berasal dari Sohibul kurban yang tergabung dalam DKM Mushollah Ar-Rayyaan,” jelasnya.

Komisi I DPRD Halsel itu menambahkan, memaknai momentum Idul Adha, ibadah kurban harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, agar apa yang dilakukan memiliki nilai ibadah dimata yang Maha Kuasa.

Sagaf menyebutkan, sapi yang disembelih kondisinya semua sehat dan kualitasnya sangat baik. Ia berharap, kedepan kegiatan di DKM Ar-Rayyaan Halsel bisa terus dilakukan.

“Harapan saya, semoga ke depan nanti, jumlah hewan kurban akan jauh lebih banyak dari saat ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Rahmat Ramli mengatakan, jumlah penerima daging kurban yang didistribusi mencapai ratusan paket.

“Untuk penerima hari ini sebanyak 250 paket. Semoga ibadah kurban kita ini diterima Allah SWT,” tutur Ramli. (Red/CN)

Jelang Idul Adha, Disperindag Halsel Bersama TPID Gelar Pasar Murah

HALSEL, CN – Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama mengelar pasar murah sehari menjelang hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halsel, Muhammad Mustafa di sela-sela acara pasar murah di Desa Babang Kecamatan Bacan Timur, mengatakan kegiatan pasar murah yang digelar pihaknya bersama Tim TPID tersebut sebagai upaya memberikan keringanan kepada warga menjelang hari Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang jatuh pada Minggu 10 Juli Tahun 2022.

“Pelaksanaan pasar murah kali ini digelar di Dua tempat yang berbeda. Sebelumnya kegiatan pasar murah ini, sudah dilaksanakan di Desa Kupal Kecamatan Bacan Selatan. Kegiatan pasar murah ini nanti selanjutnya dilaksanakan secara rutin menjelang hari besar keagamaan. Hal ini dilakukan sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui kebijakan Bupati Hi Usman Sidik dan Wakil Bupati Hassan Ali Bassam Kasuba dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan harga sembako yang lebih murah dari harga pasar,” cetus Kadis Perindagkop, Sabtu (9/7/2022).

Ia menyebutkan, kegiatan pasar murah tersebut ke depan bakal diupayakan untuk dilaksanakan di setiap Kecamatan agar masyarakat bisa berbelanja murah dengan barang yang berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan.

Keberadaan pasar murah yang digelar tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Di samping juga melalui pasar murah ini dapat membantu Pemerintah dalam menstabilkan harga-harga bahan pokok menjelang peringatan hari besar keagamaan.

“Jangkauan harga dalam kegiatan pasar murah yang dilaksanakan saat ini diantaranya, dalam Satu Paket Sembako dengan harga Rp 196.000.00 di jual dengan harga Rp 90,000.00. Adapun jenis barang yang di jual dalam Satu Paket terdiri dari Beras 10 Kg, 2 Kg gula dan Fanta Satu Rak kecil,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kabag Ekonomi Pemda Halsel, Fajri Kambey, Camat Bacan Timur Niar Barakati dan Perwakilan Kodim 1509 serta perwakilan Polres Halsel. (Sain/CN)

Jelang Idul Adha 1443 H, Dinas Perkim Halsel Serahkan Hewan Kurban di Masjid Raudatul Zannah

HALSEL, CN – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyerahkan hewan kurban di Masjid Raudatul Zannah Desa Posi-posi Kecamatan Gane Barat Utara.

Satu Ekor hewan kurban diserahakan secara langsung melalui Bendahara Dinas Perkim Halsel, Umar, Jumat (8/7) tepat di depan Masjid Raudatul Zannah.

“Penyerahan Satu Ekor Sapi hewan Kurban ini diterima langsung oleh pak Imam dan Tokoh masyarakat lainnya,” jelas Umar.

Umar bilang, ini merupakan bentuk perhatiannya kepada masyarakat yang akan menjalankan Hari Raya Kurban atau Idul Adha Tahun 2022 yang jatuh pada Minggu 10 Juli 2022.

“Semoga dengan kita berqurban di Idul Adha ini, kita dapat memaknai dan merenungi makna Idul Adha secara iman bukan pemenuhan kebutuhan jasmani semata,” harapnya.

Kendati demikian, Umar menuturkan bahwa Dinas Perkim dan khususnya Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel menyadari bahwa masih banyak hal yang belum dilakukan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ini adalah komitmen kita bersama bahwa selagi ada waktu, kita tetap melakukan yang terbaik untuk kemaslahatan bersama,” tutupnya. (Red/CN)

Dugaan Pungli, GPM Malut Ancam Demo Minta Direktur RSUD Labuha Dicopot

HALSEL, CN – Pungutan Liar (Pungli) yang diduga dilakukan oknum petugas Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhanisme (GPM) Provinsi Maluku Utara (Malut) mendesak kepada Bupati Halsel, Usman Sidik mencopot Direktur RSUD Labuha, dr. Vita Sangaji.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPD GPM Malut, Sudarso Manan menjelaskan, sesuai hasil Investigasi di lapangan, ia mengaku benar adanya Pasien rujukan yang dibebankan petugas RSUD Labuha untuk biaya transportasi.

“Ini memang benar terjadi, ada dugaan kuat petugas RSUD Labuha telah memungut biaya transportasi kepada pasien rujukan yang terdaftar sebagai pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” jelasnya saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id di Warung Kopi Kedai Katu Desa Tomori Kecamatan Bacan, Kamis (7/7/2022).

Pria asal Desa Orimakunga Kecamatan Kayoa Selatan itu bilang, jika hal ini dibiarkan, maka sudah tentunya sangat merugikan masyarakat. Sebab, diketahui bahwa pasien sejatinya diberi pelayanan kesehatan.

“Bukan malah tambah dibebankan seperti yang dilakukan para oknum petugas di RSUD Labuha karena ini sudah jelas seperti keterangan Direktur RSUD Labuha bahwa pasien BPJS Kesehatan dibiayai pihak Rumah Sakit ketika dirujuk,” cetusnya.

Oleh karena itu, Sudarso menegaskan, dalam waktu dekat, pihaknya mengancam bakal melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran untuk mendesak Bupati Halsel, Usman Sidik segera mencopot Direktur RSUD Labuha, dr. Vita Sangaji karena tidak mampu mengontrol kinerja bawahannya sendiri.

“Jika Bupati Halsel tidak mengambil langkah tegas, maka kami atas nama lembaga siap mengkonsolidasi untuk menggelar aksi demo besar-besaran di Bumi Saruma ini,” tegas Sudarso mengakhiri. (Red/CN)

Akui Tak Tahu Ada Pasien Rujukan, Netizen Sorot Kinerja Direktur RSUD Labuha

HALSEL, CN – Pengakuan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), dr. Vita Sangaji bahwa dirinya tidak tahu ada pasien rujukan, mendapat Kecaman dari Netizen.

Lantaran mangku tidak tahu ada pasien rujukan yang terdaftar sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, bahkan petugas setempat juga sempat memungut biaya transportasi kepada Pasien BPJS Kesehatan tersebut hingga mencapai jutaan rupiah, Netizen menyoroti kinerja Direktur RSUD Labuha, dr. Vita Sangaji.

“Makanya ibu Dirut harus kontrol bawahan, itu kalian kerja semacam ini masyarakat yang berobat bukan untuk sehat tapi akan mati. Karena berfikir dengan biaya yang akan keluar,” kecam Netizen di Media Sosial (Medsos) melalui Akun Facebook Pribadinya atas nama Budiarjo terkait berita yang ditayangkan di Media Online dengan judul ‘Direktur RSUD Labuha Akui Tak Tahu Ada Pasien Rujukan’ pada Rabu (6/7/2022).

Sementara itu, di kolom komentar milik Akun Facebook Budiarjo, Netizen lainnya, Juma Hi Ismail dengan bercanda, mereka akan mengatakan bahwa jika uang tak punya jangan berobat.

“Akan mereka bilang kalau uang tidak punya, itu jangan berobat,” tulis Akun Facebook Juma Hi Ismail.

Selain itu, Netizen lainnya juga, Akun Facebook atas nama Qadar Idar mengecam keras kepada Direktur RSUD Labuha, dr. Vita Sangaji.

“Tahu tapi pura-pura tidak tahu. Kadang foto rongseng dan lab bayar. Ampong,” aku Qadar Idar. (Red/CN)