Wakapolda Malut Pimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara

SOFIFI, CN – Polda Maluku Utara menggelar upacara pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang dua Tahun Anggaran 2022, bertempat di Lapangan Upacara SPN Sofifi Polda Malut, Senin (25/07/2022).

Upacara tersebut turut dihadiri Gubernur Malut, Wakapolda Malut, Kabinda Malut, Kasrem 153 Babullah Malut, Kepala Devisi Pemasyarakatan, Danlanal Ternate, mewakili Ketua Pengadilan Malut, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Malut, Pejabat Utama Polda Malut dan Kapolres Tidore Kepulauan serta Peserta Upacara.

Bertindak selaku inspektur upacara Wakapolda Malut Brigjen Pol. Eko Para Setyo Siswanto M.Si, membacakan amanat dari Kalemdiklat Polri yaitu, peserta didik harus memiliki moral dan mental serta integritas yang baik, sesuai yang diharapkan Polri.

Untuk itu, Ikuti proses pendidikan dengan tekun, penuh semangat dan tanamkan tekad serta motivasi yang kuat sehingga dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan lancar.

“Persiapkan fisik dan mental selama mengikuti pendidikan, hindari pelanggaran sekecil apapun dan patuhi seluruh peraturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan oleh lembaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Program pendidikan ini diselenggarakan secara serentak di sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta di 31 sekolah polisi negara Polda, dengan jumlah peserta didik sebanyak 10.502 orang yang terdiri dari diktuk Bintara pria sebanyak 10.002 orang dan diktuk Bintara wanita sebanyak 500 orang.

“Kepada tenaga pendidik, instruktur dan pengasuh laksanakan tugas mulia ini secara ikhlas dan dengan penuh dedikasi, agar program pendidikan dapat berjalan dengan aman dan lancar sampai dengan penutupan pendidikan nantinya,” pungkasnya. (Ridal CN)

Sumbang Korban KM Cahaya Arafah : Pemerintah Kecamatan Dan SMK Global Pratama Obi Galang Dana

HALSEL, CN – Sumbang Korban Kapal Motor (KM) Cahaya Arafah. Pemerintah Kecamatan dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Global Pratama Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, galang dana di tempat umum.

Penggalangan dana untuk donasi korban kecelakaan kapal Cahaya Arafa, yang di laksanakan pada hari senin, 18 Junli sampai 24 Juli 2022 selama 6 hari, kegiatan tersebut di buat di Pertokoan Desa Laiwui, Pasar Jikotamo dan Pelabuhan, serta di berbagai tempat keramaian yang ada di kecamatan Obi.

Kegiatan yang di buat itu, adalah acara konser keliling, dengan nuansa lagu religi, sehingga memberikan empatik dan keprihatinan, serta duka, atas kecelakaan yang menimpa kapal KM Cahaya Arafa.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Camat Kecamatan Obi Fadin Bahrudin, SIP saat di konfirmasi menyampaikan, bahwa kegiatan penggalangan dana yang kami buat bersama Sekolah SMK Global Pratama Obi ini, acara konser keliling agar bisa memberikan empatik warga, sehingga dapat menyisipkan sebagaian rizikinya untuk medonasinya kepada korban kecelakaan yang menimpa Kapal KM Cahaya Arafa, yang terjadi di selat gane beberapa waktu lalu.

“Kegiatan penggalangan dana, kami pemerintah kecamatan bersama SMK Global Pratama Obi, membuat acara konser keliling, warga juga banyak berempati langsung sisipkan sebagaian rizikinya, untuk membantu korban KM Cahaya Arafa” Ungkap Fadin

Lanjut Fadin Ini merupakan bentuk duka kami selaku masyarakat Halsel, terkhusunya kami di Obi. Dengan secara langsung mendengar kabar duka bahwa keluarga yang berada di gane mengalami kecelakaan di laut, sehingga menyebabkan korban jiwa.

“Kami juga dengar kabar duka atas kecelakaan laut yang menimpa keluarga yang ada di Gane, selaku warga Halsel kami  juga berkewajiban untuk membantu sesama” centusnya

Sambung dia, penggalangan dana yang kami buat  ini bisa dapat membantu meringankan beban keluarga kami yang berada di gane, dan mudah-mudahan mereka di berikan ketabahan dan kesehatan untuk menghadapi cobaan yang menimpa mereka, Kami bersama masyarakat Kecamatan Obi turut beduka cita.

“Dana yang kami Galang ini, mudahan bisa membantu untuk meringankan beban para saudara yang mengalami kecelakaan di gane, semoga mereka di berikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan dan ujian yang menimpa, kami bersama warga kecamatan Obi turut berduka cita yang mendalam” beber Fadin

Ucap yang sama juga Kepala Sekolah SMK Global Pratama Obi, La Saaru Lantoro, Spd, M.Pd Kami juga bersama warga masyarakat Kecamatan Obi. Turut berduka cita atas meninggalnya keluarga yang ada di Gane, akibat dari kecelakaan tenggelamnya Kapal Cahaya Arafa di Selat Gane. Semoga dana yang kami Galang ini, dapat meringankan beban walaupun sedikit, semoga tuhan berikan kekuatan agar selalu kuat menghadapi cobaan yang menimpa.

“Penggalangan dana untuk sumbang ke korban KM Cahaya Arafa, Kami buat bersama pemerintah kecamatan ini, semoga dapat meringankan beban, walaupun tak seberapa, kami juga bersama masyarakat Obi turut berduka cita, semoga tuhan berikan kuatan agar mereka kuat menghadapi cobaan ini” tutup La Saaru.(Red/CN)

Dituding Salah Gunakan Anggaran Kuba Masjid, Kades Pelita: Sehari Dua Sudah Dilakukan Proses Pengiriman

HALSEL, CN – Pengadaan Kuba Masjid Al-Muhajirin Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dipersoalkan masyarakat karena belum terealisasi, bahkan masyarakat menuding ada dugaan indikasi penyalahgunaan Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2021, Kepala Desa (Kades) Pelita, Sabrun Usman membantah habis.

Pasalnya, Sabrun membenarkan bahwa pengadaan Kuba Masjid Al-Muhajirin Desa Pelita Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 150 juta. Namun hingga saat ini, belum juga ada lantaran Rp 50 juta telah terpakai untuk proses pekerjaan dudukan Kuba Masjid Al-Muhajirin.

“Pengadaan Kuba Masjid itu Tahun Anggaran 2021, total anggarannya senilai Rp 150 juta, tapi karena dalam proses pekerjaan pengecoran dudukan Kuba itu membutuhkan biaya, makanya anggaran Kuba Rp 150 juta digunakan Rp 50 juta untuk pembuatan pengecoran dudukan Kuba Masjdi tersebut,” jelas Sabrun saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (24/7/2022).

Sabrun bilang, karena sudah terpakai Rp 50 juta dari total anggaran Rp 150 juta, secara otomatis sisa anggaran Rp 100 juta, sehingga pekerjaan Kuba Masjid Al-Muhajirin dengan terpaksa tertunda.

“Tapi perlu dijelaskan bahwa sampai pada pencairan anggaran Tahap III diakhiri Desember 2021 lalu, baru dilunasi anggaran Kuba yang sudah terpakai Rp 50 juta itu, jadi total kembali menjadi Rp 150 juta. Namun ketika itu, kami mencoba kembali koordinasi ke pihak Perusahan di Kota Surabaya, kata mereka itu ada 3 Kuba yang dibuat, sehingga ini menjadi hambatan kami karena dalam antrean yang harus menunggu pembuatan Kuba hingga selesai,” ujar Sabrun.

Pria yang sangat peduli dengan masyarakat itu juga berkomitmen bakal sehari dua, Kuba Masjid-Muhajirin akan didistribusikan ke Desa Pelita jika pembuatan Kuba sudah diselesaikan pihak Perusahaan di Kota Surabaya.

“Insya Allah, sehari dua sudah dilakukan proses pengiriman, karena pekerjaan Kubah sudah selesai. Jadi, pihak Perusahan ketika kami menghubungi mereka menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, semuanya sudah rampung dan dilakukan proses pengiriman,” tutupnya. (Red/CN)

Anggota DPRD Dapil Gane Bersama PKB Halsel Sambangi Korban Tenggelam KM. Cahaya Arafah

HALSEL, CN – Tragedi tenggelamnya KM. Cahaya Arafah di perairan Gane Barat Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut)  mengundang keprihatinan dan kesedihan banyak pihak. Duka yang dirasakan bersama ini tidak luput dari perhatian dan rasa empati pengurus DPC PKB Halsel.

Pada Harlah PKB yang ke-24 Tahun 2022 ini, DPC PKB Halsel bersama anggota DPRD Dapil III Fraksi PKB Halsel, Alwan K. Hi Bode menyambangi korban tenggelamnya KM. Cahaya Arafah di Desa Dolik, Desa Tokaka dan Desa Fulai Kecamatan Gane Barat Utara.

Dalam kesempatan itu, Alwan menyampaikan, kunjungannya ke Desa Dolik bersama jajaran Pengurus DPC PKB Halsel, bukan semata-mata memperingati Harlah PKB, akan tetapi sikap berbagi duka, saling tolong-menolong.

Menurutnya, ini merupakan kewajiban bagi seluruh umat islam. Oleh karena itu, pihaknya hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai rasa kemanusiaan dan peduli terhadap sesama.

“Sebelumnya, kami jajaran Pengurus DPC dan saya secara pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang selamat dan keluarga korban yang meninggal diberikan ketabahan dan keikhlasan, sedangkan korban yang meninggal semoga Khusnul khatimah dan dimasukkan ke surga Allah SWT,” ujar Alwan K.Hi Bode, Minggu (24/7).

Selepas mendoakan korban, DPC PKB Halsel bersama anggota DPRD Dapil III Fraksi PKB itu memberikan bantuan sembako kepada korban yang masih selamat dan keluarga korban yang telah meninggal.

Selain itu, DPC PKB Halsel juga berharap, semoga korban tenggelam KM. Cahaya Arafah yang selamat dan keluarga korban meninggal bisa senantiasa mendapat bantuan baik dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan ataupun dari pihak swasta lainya.

“Dikesempatan ini, saya mengajak kepada kita semua mari kita saling bahu-membahu membantu para korban, agar bisa meringankan beban mereka,” tutup anggota DPRD Halsel Dapil Gane itu. (Sain CN)

Rayakan Hari Anak Nasional, Pemda Halsel Realisasikan Ratusan KIA di Tahun 2022

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut)  melalui Dinas pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halsel  melaksanakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022.

Perayaan HAN Tahun 2022 ini dilaksanakan pada 22 Juli di Aula Palm Hotel Labuha dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan dihadiri oleh Forum anak dan genre (Generasi berencana) Halsel.

Untuk pemenuhan hak anak di Bidang sipil yang merupakan bagian dari indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) DP3AKB melalui Dinas Dukcapil Halsel  merealisasikan ratusan Kartu Identitas Anak (KIA) yakni 200 KIA yang diserahkan secara simbolis oleh Drs Khairuddin Abd Rahman asisten 3 Bidang pemerintahan kepada 13 anak.

Dalam sambutannya, Asisten 3 Bidang Pemerintahan, Drs Khairuddin Abd Rahman menegaskan, anak adalah generasi bangsa yang harus mendapatkan perhatian serius dari  Pemerintah untuk memberikan haknya.

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit dan raihlah cita-citamu untuk kesuksesan kalian di masa mendatang. Forum anak dan genre harus memiliki nilai-nilai agama yang kuat. Shalat jangan ditinggalkan, harus bisa baca Qur’an yang muslim, yang Nasrani rajin ke gereja, fokus pada pendidikan dan tingkatkan ketrampilan agar dapat bersaing dengan anak-anak Indonesia di manapun anak-anak ku berada untuk menyongsong Indonesia emas 2045,” cetus Khairuddinn Abd Rahman, Minggu (24/7).

Perayaan HAn ini dirangkaikan dengan Talk Show menghadirkan Host dari Dinas Kesehatan, Kemenag dan DP3AKB sebagai penyelenggara dengan mengusung tema “Berani Bergerak Melawan Pernikahan Anak”.

Turut hadir, Kepala Dinas Dukcapil Halsel Saban Ali dan Kepala Kantor Urusan Agama Labuha serta Kementrian Agama Halsel.

Pada kesempatan ini, hadir pula Duta Genre Halsel Tahun 2018 Aqilatul Badliyah, satu-satunya putri terbaik Halsel yang lulus seleksi IPDN Tahun 2022 sekaligus memberikan motivasi kepada forum anak dan Genre agar selalu optimis dan berani bersaing dengan teman sebaya untuk implementasikan potensi diri menjadi anak yang sukses.

Ditempat terpisah, Kepala DP3AKB Halsel Apt. Karima Nasaruddin, S.Si.M.Kes saat diwawancara menyampaikan bahwa perayaan HAN merupakan momentum yang dirayakan setiap Tahun sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah atas partisipasi dan peran aktif dari anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakat yg dimiliki sebagai modal generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045.

“Forum anak dan Genre harus bisa menjadi panutan bagi rekan sebaya dalam mencegah pernikahan dini dan berbagai pengaruh buruk yang merugikan anak anak itu sendiri” ungkap Karima Nasarudin.

Kepala DPA3KB, anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dibimbing dan penuhi hak-haknya, sehingga mereka berkembang dengan baik dan bebas berinspirasi yang positif untuk tingkatkan kualitas diri sehingga mampu menjadi generasi hebat yang taqwa di masa depan.

“Saya berharap dengan peran forum anak dan genre tingkat pernikahan anak di Kabupaten Halmahera Selatan dapat di tekan,” tutup Karimah. (Red/CN)

Dugaan Korupsi Dana Desa Marabose Masih dalam Tahap Penyidikan

HALSEL, CN – Proses penyelidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi penggunaan Dana Desa Marabose sudah naik ke Tahap penyidikan. Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Fajar Haryowimbuko saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id melalui via WhatsApp, Sabtu (23/7/2022).

“Masih dalam Tahap Penyidikan,” ungkap Fajar.

Sedangkan proses penyelidikan perkara dugaan korupsi Dana Desa Tahun anggaran 2019-2022 sudah selesai dilakukan Penyidik Kejari Halsel. Sehingga dari hasil perhitungan kerugian negara diduga mencapai Rp 1 miliar lebih.

Bahkan belum lama ini, Tim Penyidik Kejari Halsel juga melakukan penggeledahan di Kantor Desa Marabose, Rumah Mantan Kades dan Bendahara Desa Marabose. Pasalnya, penggeledahan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti lain seperti yang ditargetkan untuk mempermudah proses Penyidikan.

Sedangkan pemeriksaan Saksi-saksi, Kejari Halsel juga sudah memeriksa sejumlah Saksi. Namun pihak Penyidik Kejari Halsel hingga saat ini masih memeriksa saksi-saksi lain.

“Ya kan masih ada saksi-saksi yang harus diperiksa,” tegas Kajari Halsel.

Meski begitu, ketika ditanya terkait penetapan tersangka, Fajar menjawab bakal kembali meminta perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Halsel.

“Ya nanti kita minta perhitungan kerugian negara ke Inspektorat dulu,” tutupnya. (Red/CN)