Peduli Tenaga Kesehatan, Polda Maluku Utara Salurkan 300 Sak Beras ke RSUD Dr. Chasan Bosoeiri

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Biddokkes Polda Maluku Utara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 tahun 2020 dan juga merupakan bentuk kepedulian Polri kepada tenaga Kesehatan (Medis), pagi tadi menyalurkan Bantuan Beras sebanyak 300 Sak bertempat di RSUD Dr. H. Chasan Bosoeiri, jumat (26/6/2020).

Pemberian bantuan ini diberikan secara langsung Oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku Utara Kompol drg. Tenang Wahyudi yang diterima langsung oleh Direktur RSUD H. Chasan Bosoeiri, dr. Syamsul Bahri Ms Hi. Idris., Sp.OG., S.H., M.MKes.

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 ini, Polda Maluku Utara melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat seperti Bedah rumah, Bakti Sosial, Bakti Religi, Bakti Kesehatan dan lain-lain, hal tersebut merupakan wujud rasa Syukur Polri khususnya Polda Maluku Utara yang akan memasuki Usia Ke-74 Tahun.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan, menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian Polri khususnya Polda Maluku Utara kepada para tim Medis atau kesehatan yang selama ini berada di garda terdepan dalam berjuang melawan Pandemi Virus Corona (Covid-19).

“Kami tidak bosan-bosanya menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Maluku Utara ditengah pandemi ini agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing guna terhindar dari pandemi Virus corona,” ucap dia.

Lanjut dia, dengan demikian pihaknya juga meringankan beban pekerjaan para Tim kesehatan yang rela mengkorbankan waktu dan tenaganya merawat Pasien Covid-19 di Maluku Utara.

“Kami dari Polda Maluku Utara mengapresiasi Tenaga Medis di Maluku Utara yang telah bekerja tak kenal waktu, semangat dan berjuang terus demi masyarakat Maluku Utara agar segera terbebas dari Pandemi ini,” tutupnya. (Ridal CN)

Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa dan Masyarakat Kelurahan Faudu Demo Camat Hiri

TERNATE, CN – Puluhan mahasiswa dan masyarakat kelurahan Faudu, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, senin kemarin, melakukan aksi unjuk rasa pengadaan Tower di Kelurahan Faudu. Aksi tersebut dilakukan di depan kantor camat kepulauan Hiri, Senin (22/6/2020).

Dalam aksi tersebut massa aksi menuntut kepada pihak kecamatan pulau Hiri agar, Alihkan Pembangunan Tower Dari Kelurahan Togolobe ke Kelurahan Faudu, serta secepatnya membangun Tower di Kelurahan Faudu

Melalui rilis yang di terima wartawan cerminnusantara.co.id, Sofyan Ramjan, koordinator lapangan dalam aksi tersebut menyebutkan, bahwa di pulau Hiri terdapat enam kelurahan, lima di antaranya suda dapat menikmati jaringan internet, namun ada satu kelurahan dari lima kelurahan yang belum bisa nikmati jaringan internet yaitu kelurahan faudu.

Kata dia, sampai detik ini masyarakat Kelurahan Faudu, belum bisa nikmati jaringan internet, untuk mendapatkan jaringan internet masyarakat Faudu harus pergi ke pantai dan ke kuburan agar mendapatkan jaringan internet yang akses jaringan nya dari Jailolo.

“Apalagi dengan kondisi sekarang ini yang di timbah musibah virus Corona (covid-19) yang berdampak buruk terhadap pelajar dan mahasiswa yang berada di kelurahan faudu. Mahasiswa dan pelajar merasa kebingungan apa bila membuat tugas atau mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru maupun dosen, karena betapa susahnya mencari jaringan internet di Kelurahan Faudu,” katanya.

Sampai saat ini, lanjut dia, masalah jaringan internet masih di abaikan oleh pihak Kecamatan Pulau Hiri dan perlu di ketahui lagi bawah Faudu merupakan Pusat Kecamatan Pulau Hiri. Namun sampai saat ini Faudu belum bisa menikmati jaringan internet.

“lebih parahnya lagi yang membuat masyarakat Kelurahan Faudu merasakan kekecewaan berat terhadap Camat Pulau Hiri yaitu setelah mengetahui adanya pembangunan tower yang berada di kelurahan Togolobe, padahal yang membutuhkan jaringan internet adalah kelurahan Faudu dan Camat telah mendatangani izin pembangunan tower yang berada di kelurahan Togolobe,” ungkapnya.

Namun. Lanjut dia, saat masyarakat bertemu dengan Camat Pulau Hiri dari pihak camat mengakui bahwa tidak tahu soal pembangunan tower yang berada di kelurahan togolobe,” imbuhnya.

“Menurut kami sangat tidak masuk akal sebab setiap pembangunan yang bertujuan untuk keperluan masyarakat Hiri harus melewati persetujuan dari camat pulau Hiri,” tutup Sofyan. (Ridal CN)

Melalui Surat Terbuka, Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate Tolak Pernyataan Warek I Untuk Tetap Memberlakukan Pembayaran UKT

TERNATE, CN – Kepada Rektor IAIN Ternate, Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate menyampaikan surat terbuka berisi pandangan tentang Penolakan Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Surat terbuka dari Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate ini ditujukan kepada Rektor IAIN Ternate, Dr. Samlan Hi Ahmad, pada rabu (24/6/2020) pagi.

Dalam surat tersebut, mereka menyampaikan tuntutan Penolakan Pembayaran UKT, serta menanggapi pernyataan Warek I IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, disalah satu media lokal terkait dengan aksi online mahasiswa menolak pembayaran UKT dimasa pendemi covid-19 yang tidak menyentuh maksut sebenarnya dari aksi tersebut.

Berikut isi surat dari Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate:

Surat terbuka………..

               ALIANSI MAHASISWA IAIN TERNATE

Yth. REKTOR IAIN TERNATE

Assalamualaimum Wr. Wb.

Sehubungan dengan tanggapan warek I disalah satu media lokal terkait dengan aksi online mahasiswa menolak pembayaran UKT dimasa pendemi covid-19 yang tidak menyentuh maksut sebenarnya dari aksi tersebut.

Mengingat juga Kebijakan lokdown, sosial distancing dan PSBB yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19 ternyata tidak berjalan lurus dengan kondisi ekonomi yang di hadapi masyarakat.

Ketiadaan kebijakan dari kemendikbud dan kemenag untuk membebaskan biaya pendidiikan (gratiskan SPP/UKT) yang dirasakan oleh sebagian besar mahasiswa/pelajar sangat memberatkan ditengah kondisi pandemi yang belum usai.Tidak cukup di soal UKT/SPP, kami mahasiswa juga merasa bahwa sistem perkuliahan yang menggunakan pembelajaran daring (online) turut memperparah situasi ekonomi mahasiswa. Ditengah ketimpangan pembangunan infrastruktur jaringan internet yang tidak merata di semua wilayah, sebagiannya tidak dapat mengikuti pembelajaran karena tidak memiliki akses jaringan internet, pembelajaran daring sangat membebankan mahasiswa karena harus membeli kuota internet setiap mengikuti perkuliahan tidak ditanggung oleh kampus.

Alih-alih membebaskan biaya SPP/UKT, menteri agama, Fachrul Razi malah mengelurkan keputusan No 515 tentang keringanan biaya UKT yang dinilai mahasiswa PTKIN sangat jauh dari harapan, karena selama proses pembelajarn daring dilakukan tidak ada fasilitas kampus yang dipakai oleh mahasiswa sebagaimna beban UKT yang dibebankan kepada mahasiswa yang didalamnya terhitung dengan fasilitas yang digunakan mahasiswa.

Kebijakan tanpa terlebih dahulu mengkaji kondisi ekonomi yang dihadapi masayarakat tersebut mengakibatkan semakin banyaknya masyarakat yang diterpa badai Kemiskinan, karena sumber pebiayaan pendidikan mayoritas mahasiswa Maluku Utara khususnya mahasiswa IAIN Ternate berasal dari proses bercocok tanam petani di desa-desa, pedagang kaki lima (PKL) di ember-ember jalan kota, nelayan di laut lepas, pegawai rendahan, dan buruh di industri ekstraktif. tidak hanya itu melonjaknya iuran tagihan listrik dan anjloknya harga kopra menambah beban bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

Kampus seharusnya tidak menutup mata dengan persoalan ini dan menjalankan amanat dalam pasal 85 ayat (2) dalam UU No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan Perguruan tinggi yang berbunyi “pendanaan Pendidikan Tinggi dapat juga bersumber dari biaya pendidikan yang di tanggung oleh mahasiswa sesuai dengan kemampuan mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya.” dengan hadir covid-19 tentu saja mempengaruhi pendapatan orang tua mahasiswa, sehingga kampus diharapkan mampu memaknai frasa “…sesuai dengan Kemampuan” didalam pasal tersebut sebab, dengan kondisi seperti ini mahasiswa, orang tua mahasiswa, dan pihak lain belum tentu mampu membiayainya.

Maka kami ALIANSI MAHASISWA IAIN BERSATU melalui surat terbuka ini menolak dengan tegas pernyataan warek I untuk tetap memberlakukan pembayaran UKT (uang kuliah tunggal).

Demikian surat terbuka ini atas nama mahasiswa, atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terimah kasih.
Assalamu’alaiqum wr…wb…!

Koordinator Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate

Nafhiar Kuthani

Demikian isi surat dari Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate, yang di tandatangani oleh Koordinator Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate, Nafhiar Kuthani. (Ridal CN)

Sambut HUT Bhayangkara ke-74, Polda Malut Gelar Donor Darah

TERNATE, CN – Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-74 Tahun 2020, yang jatuh pada 1 Juli, Polda Maluku Utara dan pengurus Daerah Bhayangkari Maluku Utara menggelar bakti kesehatan Donor darah yang bertajuk “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif” bertempat di Aula Mapolda Maluku Utara, selasa (23/6/2020).

Kegiatan Bakti kesehatan yang dilakukan Polda Maluku Utara tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-74 Tahun 2020 yang Puncaknya akan dilaksanakan Upacara secara Virtual pada tanggal 1 Juli 2020 Mendatang.

Ini juga merupakan bentuk kepedulian Polri dalam rangka membantu masyarakat yakni memenuhi stok darah di PMI akibat mewabahnya pandemi Virus Corona dengan harapan masyarakat yang membutuhkan darah dapat dengan mudah mendapatkan.

Donor darah yang dilakukan Ratusan orang pendonor baik dari Personel Polri maupun institusi terkait lainnya tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan guna mencegah penyebaran pandemi Virus Corona.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan, menyampaikan bahwa untuk kegiatan bakti kesehatan donor darah dalam menyambut Hari Bhayangkara merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya dengan tujuan membantu memenuhi stok darah.

“Dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-74 ini, Polri Khususnya Polda Maluku Utara setiap tahunnya selalu melakukan rangkaian-rangkaian kegiatan diantarannya Bakti kesehatan, bakti sosial, serta bakti religi. Itu merupakan bentuk kepedulian Polda Maluku Utara kepada masyarakat yang diharapkan dapat bermanfaat,” ucap Kabid Humas.

Sesuai dengan tema yang diangkat, lanjut dia, Hari Bhayangkara Ke-74 ini Polri bertekad menciptakan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif agar masyarakat tetap Produktif di tengah Pandemi Covid-19.

Turut hadir dan melaksanakan Donor darah, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, Wakapolda Brigjen Pol. Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H., Pejabat Utama Polda Maluku Utara, Personel Polda Maluku Utara, Perwakilan Bhayangkari, perwakilan Personel Korem 152/Babullah, Lanal Ternate, Jasaraharja, Asabri dan KPKNL Kota Ternate, serta 6 Tim Medis dari transfusi Darah PMI Maluku Utara. (Ridal CN)

Sambut New Normal, TNI-Polri Siap Mengedukasi Masyarakat Soal Protokol

TERNATE, CN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan memperbolehkan kawasan pariwisata alam yang berada di zona hijau dan kuning dibuka untuk umum ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Kebijakan itu bagian dari dimulainya aktivitas berbasis ekosistem dan konservasi dengan tingkat resiko Virus Corona paling ringan.

Pariwisata alam yang diperbolehkan untuk dibuka secara bertahap antara lain, kawasan wisata bahari, kawasan konservasi air, kawasan wisata petualangan, kawasan taman nasional, kawasan taman wisata alam.

Kemudian kawasan hutan raya, suaka margasatwa, geopark, pariwisata alam non kawasan konservasi, kebun raya, kebun binatang, taman safari, desa wisata dan kawasan wisata alam yang dikelola masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, menegaskan bahwa TNI-Polri siap untuk melakukan pengamanan dan pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata tersebut.

“Personel TNI-Polri akan ikut membantu pemerintah dalam hal ini gugus tugas dalam mengatur dan mengedukasi masyarakat agar menghabiskan waktu liburannya di tempat wisata tetap menerapkan standar protokol kesehatan,” kata Argo dalam keterangan elektroniknya seperti yang disampaikan Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan, selasa (23/6/2020).

Jenderal bintang dua ini mengungkapkan kehadiran TNI-Polri bukan semata-mata untuk penegakan hukum, namun melakukan pendekatan humanis dan persuasif agar masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 itu.

Menurutnya, aparat keamanan akan membantu memberikan sosialisasi, edukasi dan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya melakukan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami, TNI-Polri akan mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis kepada masyarakat, kami tetap dalam kerangka bagaimana mengedukasi masyarakat agar bisa disiplin dalam hal standar protokol kesehatan,” papar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya juga sempat menginstruksikan kepada TNI-Polri untuk membantu pemerintah di (1.800 titik) dalam mendisiplinkan masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung. Tujuannya, agar Indonesia bisa menerapkan tatanan kehidupan normal yang baru atau yang biasa disebut dengan New Normal.

Argo menambahkan, dengan hadirnya TNI-Polri dalam mengedukasi masyarakat soal protokol kesehatan di masyarakat sudah sejalan dengan cita-cita pemerintah untuk bisa menerapkan New Normal.

“Dengan begitu, pola adaptasi kebiasan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 akan bisa terwujud,” ujar Argo.

Bahkan, kata Argo, disisi lain beberapa Polda sudah bergerak untuk membantu memulihkan sektor pariwisata seiring kebijakan pemerintah menjelang New Normal. Terutama pada wilayah yang terdapat potensi destinasi pariwisata.
 
Dia mengatakan sektor pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan untuk penciptaan lapangan kerja, membawa devisa, investasi, dan merangsang hampir semua sektor lainnya. Itulah sebabnya, pihaknya bekerja keras dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata.

“Tugas kami bagaimana meyakinkan wisatawan baik domestik maupun internasional agar kembali melancong di Indonesia tanpa khawatir akan penularan Covid-19,” tutur Argo.
 
Sejumlah Polda lanjut dia sudah bergerak untuk mengawal fase pemulihan sektor pariwisata. Puluhan bahkan ratusan personel diterjunkan untuk pendisiplinan.

Salah satu jajaran Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), dimana sebanyak 520 Bhabinkamtibmas membagikan 15.000 bantuan paket sembako kepada para pekerja di kawasan pariwisata NTB yang terdampak Covid-19. (Ridal CN)

TNI-Polri Malut Laksanakan Penyemprotan Desinfektan di XXI Jatiland Mall Ternate

TERNATE CN – Dalam rangka menyambut New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru di tengah Pandemi Virus Corona (Covid-19), TNI-Polri Jajaran Maluku Utara (Malut) bahu-membahu dalam penanganan Covid-19 di Maluku Utara.

Hal tersebut terlihat, pada Senin (22/6/2020) diadakannya penyemprotan Desinfektan di XXI Jatiland Mall Ternate yang melibatkan unsur TNI dari Denbekang dan unsur Polri dari Dit Samapta Polda Maluku Utara yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara.

Hal itu dilakukan dalam rangka menyambut ‘New Normal’ atau tatanan kehidupan baru di tengah Pandemi Virus Corona (Covid-19) di Maluku Utara.

Adapun Jumlah Personel yang melaksanakan Penyemprotan yakni sebanyak 8 orang, terdiri dari Personel Polda Maluku Utara 5 orang dan TNI 3 orang, dengan harapan dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lingkup Studio XXI yang merupakan tempat berkumpul banyak orang.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan, membenarkan kegiatan tersebut. Benar, kata dia, kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapan TNI-Polri yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam menghadapi New Normal mendatang.

“Tim terdiri dari unsur TNI-Polri yang ada di Maluku Utara, itu adalah bukti bahwa TNI-Polri di Maluku Utara sangat solid,” tambahnya.

Mengingat hal tersebut, dihimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk tetap memperhatikan Protokol Kesehatan dalam beraktifitas, agar selalu terhindar dari Covid-19. (Ridal CN)