Persiapan Administrasi Telah Usai, Helmi-La Ode Tinggal Menunggu Waktu Pendaftaran

TERNATE, CN – Pasangan Calon Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan yang di usung Partai NasDem dan Hanura, dalam kesiapan administrasi pencalonan sudah siap 100%. Demikian di katakan langsung juru bicara HELLO HUMANIS, Muhlis Ibrahim, ST. kepada awak media di kediamanya, Jumat (14/8/2020).

Muhlis memaparkan, menuju perhelatan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, pasangan Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan semakin mantap melangkah.

“Semua administrasi persyaratan calon sudah disiapkan oleh tim sekretariatan. Selebihnya tinggal menunggu waktu pendaftaran,” paparnya.

Muhlis menerangkan, disamping itu, kerja-kerja konsolidasi terus dilakukan. Apalagi sekarang dapat terlihat jelas berbagai macam dukungan dari masyarakat Halsel yang terus menerus mengalir itu.

Ia menambahkan, untuk mengetahui komitmen pasangan HELLO HUMANIS dalam mendorong demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Halmhahera Selatan, perlu di bangun demokrasi yang bermoral dan bermartabat.

“Pada prinsipnya tim HELLO HUMANIS selalu menghindar dari kampanye hitam (Black campaign) seperti menghina, apalagi menghujat pasangan calon kepala daerah yang lain. Hal ini juga selalu diingatkan oleh bapak Helmi Umar Muchsin kepada semua timnya saat turun melakukan konsolidasi. Sehingga fokus kita adalah terus memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan visi dan misi untuk Kabupaten Halmahera Selatan kedepan yang lebih baik,” tutup Muhlis. (Ridal CN)

Polres Ternate Kembali Salurkan Bantuan Beras Tahap III Sebanyak 10 Ton Dari Mabes Polri

TERNATE, CN – Polres Ternate mendapat bantuan 10 Ton beras dari Mabes Polri. Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Ternate yang sudah terdata oleh para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran, bertempat di halaman Mapolres Ternate Kamis (13/8/2020).

Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada S.I.K , menyerahkan paket beras secara simbolis kepada para Kapolsek Jajaran yang akan menyalurkan paket beras bantuan dari Mabes Polri.

Kapolres mengatakan, ditengah wabah Pandemi Covid-19 ini, Mabes Polri kembali memberikan bantuan berupa beras sebanyak 10 Ton kepada Polres Ternate untuk disalurkan kemasyarakat yang sudah terdata oleh para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran.

“Dalam penyaluran bantuan paket beras tersebut, diharapkan para Bhabinkamtibmas menyalurkan tepat sasaran guna membantu dan meringkan beban hidup yang terdampak Covid-19,” ucap Kapolres.

Sebab, tambah Kapolres bahwa dampak adanya wabah Covid-19 sudah mengganggu perekonomian yang ada di masyarakat.

“Untuk di Polsek yang menyalurkan para Bhabinkamtibmas. Semoga paket beras tersebut bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” tutup Kapolres. (Ridal CN)

Jelang Pilkada, Kapolda Malut Tegaskan Anggota dan ASN Polri Harus Netral

TERNATE, CN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, didampingi Wakapolda Malut Brigjen Pol. Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H, serta Pejabat Utama Polda Malut melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) yang bertempat di Polres Tidore Kepulauan, Rabu (12/8/2020).

Kunker Kapolda Malut di Polres Tidore Kepulauan ini dalam rangka tatap muka dengan Personel serta dalam menjaga situasi Kambtibmas dalam Masa Covid-19 untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan dan kesiapan dalam menghadapi Pilkada serta peninjauan perkembangan Pembangunan SPN Polda Malut Gurabati Tidore Kepulauan.

Saat Pelaksanaan Tatap Muka di Mapolres Tidore Kepulauan, Kapolda Malut menyampaikan untuk situasi Wilayah Maluku Utara masih Kondusif dan di Tidore Kepulauan ini dapat dikatakan Religius. Namun tidak boleh terlena serta ditengah Pandemi Covid-19 Polri dapat membantu tugas pemerintah dalam berupaya memulihkan kembali situasi ekonomi.

“Situasi Covid-19 yang berdampak pada ekonomi untuk itu pemerintah kembali memulihkan stabilitas ekonomi dengan membuka kembali aktifitas di kehidupan Masyarakat, untuk itu Polri dalam hal ini Polda Malut beserta jajaranya dapat membantu Pemerintah dengan melakukan penanganan Covid-19 berupa protokol Kesehatan tetap diterapkan,” ucap Kapolda.

Kapolda menambahkan, dalam menjelang Pilkada yang berlangsung Lima Tahun sekali harapanya semua anggota Polda dan Polres jajaran dapat menangani semua permasalahan yang ada.

“Menjelang Pilkada nantinya kepada Personel Polri dan ASN Polri harus Netral,” tegas Kapolda.

Kegiatan Kunker ini dikemas dengan rangkaian kegiatan Gowes dan Pemberian Sembako kepada Masyarakat Tidore Kepulauan bagi yang membutuhkan. (Ridal CN)

Naiknya Tarif ASDP Ditengah Pandemi, PMII Ternate Akan Layangkan Surat Hearing ke Pemprov

TERNATE, CN – Keputusan pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk menaikkan tarif ASDP, dinilai sangat memberatkan masyarakat, keputusan Pemprov menaikan tarif penunumpang ASDP ini, sangat disesalkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Ternate.

Ketua Cabang PMII Kota Ternate, Musadat Ishak, mengaku sangat terkejut dengan adanya kenaikan tarif angkutan ferry sebesar 20 persen (20%), mulai 1 Agustus 2020. Padahal kata dia, saat ini masyarakat lagi terjebak dengan clCovid-19 yang hampir melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tiba-tiba ada kenaikan tarif angkutan Ferry. Kenaikan ini terkesan mebebankan masyarakat dan pelaku usaha kecil yang memanfaatkan angkutan ferry sebagai alat transportasi antar pulau, apalagi ini dalam kondisi sulit di tengah COVID-19,” ucap Musadat dalam rilis resmi yang diterima cerminnusantara.co.id, Rabu (12/8/2020).

Musadat bilang, secara sosial ekonomoni, kebijakan kenaikan tarif Ferry ini tidak mendapat empati masyarakat karena kebijakan ini akan berpengaruh pada naiknya harga 9 Bahan Pokok, ditamba keadaan ekonomi saat ini lagi terpuruk.

“Jadi kami menganggapnya mengejutkan. Jadi kenaikan tarif itu memberatkan, dan membuat semua terkejut,” tuturnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah Provinsi agar dapat mebicarakan ini kembali sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat dan membantu masyarakat sebagai lembaga pengambil kebijakan.

“Kami tetap menolak keputusan ini dan juga akan terus mengawal keputusan ini hingga mendapatkan keputusan baru dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” tegasnya.

Ia menyebut, PMII juga akan mengirimkan surat hearing ke Pemerintah Provinsi dalam beberapa hari kedepan untuk mendiskusikan hal ini.

“Surat hearing akan kami kirimkan dan kami juga akan merangkum semua data terkait dampak ekonomi dan poin lain yang akan berpengaruh ketika tarif tetap dinaikan sehingga ini menjadi bahan diskusi kami dengan Pemprov,” tutup Musadat dalam rilis itu. (Ridal CN)

Tarif Kapal Ferry Naik 20 Persen, PKC PMII Malut Bakal Gelar Aksi Demo

Ternate, CN – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dan PT. ASDP Ferry Cabang Ternate telah melakukan kesepakatan untuk menaikan tarif angkutan Ferry sebesar 20 persen, mulai 1 Agustus 2020.

Menanggapi hal tersebut. Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Maluku Utara melalui Ketuanya, Ulief Assagaf menolak serta meminta kepada Pemprov Malut dan PT. ASDP Ferry Cabang Ternate untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang telah di buat karena dianggap merugikan masyarakat Maluku Utara.

“Kita ini dalam musibah Covid-19, Pemerintah mestinya memikirkan untuk agar rakyat tidak susah, ini malah Pemerintah menyusahkan rakyak ditengah bencana Covid-19 ini,” tegas Ulief Assagaf selaku Ketua PKC PMII Malut melalui pesan WhatsAppnya kepada wartawan Cerminnusantara.co.id, Selasa (11/8/2020).

Aktivis PMII itu juga menyampaikan bahwa PKC PMII Malut dengan tegas menolak. Tapi, jika Pemerintah dan pihak PT. ASDP Cabang Ternate tidak menghiraukan. Maka, tak segan-segan pihaknya bakal mengundang PMII se-Maluku Utara untuk menggelar aksi Demonstrasi besar-besaran.

“Oleh karena itu. Kami dari PKC PMII Malut bakal melakukan koordinasi ke Pengurus Cabang PMII se-Maluku Utara untuk melakukan aksi besar-besaran, menolak keputusan yang telah di ambil oleh pihak terkait,” tegasnya mengakhiri (Red/CN)

Sejumlah Pejabat Menengah di Polda Malut Kembali Berganti

TERNATE, CN – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, kembali merotasi/Mutasi Pejabat ditubuh Polri berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2332/VIII/KEP./2020 Tanggal 10 Agustus 2020 Tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Polri.

Berdasarkan Surat Telegram tersebut, Jabatan Wadirpolairud Polda Malut yang sebelumnya Kosong kini dijabat oleh AKBP Bambang Purwadi, S.Pd, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Jateng.

Sedangkan KA Rumkit Bhayangkara TK IV Ternate Biddokkes Polda Malut Kompol drg. Tenang Wahyudi diangkat dalam jabatan baru sebagai Pamen Polda DIY (Diarahkan pada Biddokkes).

Kabagbinopsnal Dit Sabhara Polda Malut yang sebelumnya di jabat oleh AKBP Hari Suparli Sembiring, S.I.K diangkat dalam Jabatan baru sebagai Kabagdalops Roops Polda Malut dan AKBP M. Adnan Hanafi, S.I.K., diangkat dalam Jabatan baru sebagai Kabagdalpers ROSDM Polda Malut yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Malut.

Adapun Pamen Polri yang mendapat kepercayaan untuk melaksanakan Tugas dipolda Maluku Utara selain AKBP Bambang Purwadi yang menjadi Wadir Polairud, AKBP Windro Akbar Panggabean, S.I.K juga diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagkermaroops Polda Malut yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Yanma Polri.

Kabidhumas Polda Malut, AKBP adip Rojikan menyampaikan, Rotasi jabatan ditubuh Polri merupakan hal yang biasa dilakukan untuk guna memberikan penyegaran dilingkungan kerja baru dan dalam rangka pembinaan karir personil.

“Mutasi di lingkungan Polri yang dilakukan merupakan bentuk penghargaan pimpinan Polri kepada personel Polri yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tutup Kabidhumas. (Ridal CN)