Aksi Jilid 3, Ribuan Massa di Kota Ternate Minta Presiden Keluarkan PERPPU Pembatalan UU Omnibus Law

TERNATE, CN – Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Komite Aksi Bersama Kota Ternate siang ini, Selasa (20/10/2020) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Ternate.

Kedatangan ribuan massa aksi yang datang dari berbagai Kampus di Kota Ternate itu, untuk menolak UU Omnibus Law dan meminta Presiden Indonesia, Jokowi, untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (PERPPU) untuk membatalkan UU yang menurut massa aksi akan “mencilakaan” masyarakat pinggiran.

Dalam aksinya, massa aksi membawakan spanduk yang bertuliskan “Terbitkan PERPPU pembatalan UU Omnibus Law Cipta Kerja, Bubarkan DPR dan Bangun Dewan Rakyat”.

Selain spanduk, massa aksi juga membawa sejumlah umbul-umbul yang bertuliskan “Bubarkan DPR dan bangun Dewan Rakyat,” “DPR penjilat,” “Berikan Kami Kepastian bukan Kepalsuan,” “Mosi tidak Percaya”.

Dalam orasinya massa aksi mengatakan bahwa akan membangun alat politik rakyat. “Kami sudah tidak percaya lagi dengan DPR, DPR penjilat,” teriak salah satu orator.

Hingga berita ini dibuplish, massa aksi sudah bergerak menuju Taman Nukila Kota Ternate dan berorasi didepan Duafa Center Ternate. (Ridal CN)

Pangdam XVI/Pattimura Kunjungi Maluku Utara

TERNATE, CN – Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman didampingi Ketua Persit KCK PD XVI/Ptm Ny. Herati Agus Rohman melakukan kunjungan kerja ke wilayah Maluku Utara. Turut serta dalam rombongan Kapoksahli Pangdam XVI/PTM Brigjen TNI Heri Safari, As Intel Kasdam XVI/PTM Kol Inf Andreas, As Ops Kasdam XVI/PTM Kol Inf Arief, As Ter Kasdam XVI/PTM Kol Inf Hendro dan Rindam XVI/PTM Kol Inf R Dwi T.Harsono dan pengurus Persit KCK PD XVI/Ptm, Senin (19/10/2020).

Rombongan yang tiba di Bandara Sultan Babullah ternate disambut oleh Danrem 152/Bbl Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan, Kabinda Malut Brigjen TNI Dudy P, PJU Korem 152/Babullah, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 152 Ny. Oki Imam Sampurno Setiawan, Dandim 1501/Tte Letkol Inf Iskandar, Dandenpom Ternate Letkol Cpm Darmaji.

Rombongan setelah istirahat sejenak di Sahid Bela Hotel kemudian bertolak menuju Makorem 152/Babullah guna meninjau kesiapan Latihan Posko 1 Korem 152/Babullah yang akan digelar selama 3 hari 20 s.d 23 Oktober 2020 yang dipusatkan di Makorem 152/Babullah Jl. A.M. Kamarudin No. 1 Kelurahan Sangaji Ternate.

Sementara itu dalam keterangannya Kapenrem 152/Babullah, Mayor Inf Iriono menyampaikan, Pangdam beserta rombongan melakukan kunjungan kerja dalam rangka latihan posko korem yang diselenggarakan oleh Kodam XVI/Pattimura dalam hal ini pelaksana Rindam XVI/Ptm serta sejumlah agenda di wilayah Maluku Utara. (Ridal CN)

Cek Pasukan, Panglima Devisi Infantri Kostrad Berkunjung ke Malut

TERNATE, CN – Panglima Devisi Infantri I / Kostrad Mayjen TNI Dedi Kusmayadi, di ketahui beberapa hari lalu telah berkunjung ke wilayah Maluku Utara (Malut) untuk mengecek pasukan yang bertugas di Malut.

Saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan di Royal Resto Ternate, jumat (16/10/2020) malam, dirinya menyebut kunjungan itu hanya untuk mengunjungi pasukannya yang bertugas di Malut serta melakukan pemantauan selama tiga hari di beberapa kabupaten.

Ia mengatakan, ada pasukannya yang melaksanakan tugas disejumlah Kabupaten di Maluku Utara. “Mereka sudah bertugas sudah hampir 9 bulan, jadi saya datang ke sini menengok anak-anak saya di Armed IX yang lagi melaksanakan tugas pengamanan,” terangnya.

“Selain itu, kami melaksanakan pengamanan daerah rawan di tiga daerah yakni di Kabupaten Halmahera Utara (Ibu, Loloda, Tetewang, Dumdum, Malifut), Kabupaten Kepulauan Morotai, serta Kabupaten Halmahera Tengah (Weda, Patani, Gebe),” paparnya.

Selain itu, Dedi juga meluangkan waktu untuk memberikan motivasi kepada para pasukanya di dalam pelaksanaan tugas.

“Alhamdulillah saya sudah lakukan itu ke jajaran saya dan bagi yang tidak bisa di tengok, saya komunikasi secara langsung lewat radio,” ucapnya.

Kalau di dunia Militer, sambungnya, adapun di kenal dengan Pengendalian dan Pengawasan Operasi, sebab daerah ini, dulu pernah terjadi konflik besar.

“Tujuan penempatan pasukan ini, kita mengantisispasi apabila terjadi lagi konflik-konflik seperti itu, tapi berdasarkan perkembangan yang ada, saya lihat sudah bagus semua, tetapi kita perlu mengajak lagi ataupun menghibau kepada masyarakat sehingga mereka tidak berkeinginan memunculkan konflik sama sekali,” imbuhhnya.

Dedi menyebut, sekitar 35 Pos dan 500 personel yang di sediakan sebagai langkah penyadaran terhadap masyarakat, kalau konflik itu tidak ada manfaat dan dapat menyengsarakan, ini salah satu upaya untuk mengantisisipasi apabila terjadi penyekatan-penyekatan.

“Kerawanan itu pasti ada, saya melihat tingkat kesadaran masyarakat sudah cukup baik karena mereka punya pengalaman, akan tetapi yang paling pertama adalah menghimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk tidak mengulang kembali terjadinya suasana itu,” pungkasnya. (Ridal CN)

10 Pelaku Aksi Unjuk Rasa Penolakan UU Omnibus Law Yang Dilepaskan Tetap Diproses

TERNATE, CN – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Malut, AKBP Adip Rojikan, S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa para pelaku aksi Unjuk Rasa penolakan UU Omnibus Law sudah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Dit Reskrimum Polda Malut dan belum dilakukan penahanan, namun proses hukum tetap dilanjutkan.

“Untuk ke Sepuluh pelaku yang di amankan saat aksi Unjuk Rasa yang terjadi di depan Kantor Walkota Ternate sudah di periksa dan dikenakan pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman 1 Tahun 4 Bulan Penjara,” jelas Kabidhumas saat dikonfirmasi wartawan, kamis (15/10/2020).

“Mereka tidak dilakukan penahanan dikarenakan secara Formil untuk dilakukan penahanan terhadap mereka belum terpenuhi. Namun proses hukum tetap berjalan,” terang Kabidhumas. (Ridal CN)

Penuhi Unsur Pidana, 10 Pelaku Aksi Penolakan UU Omnibus Law Diproses

TERNATE, CN – Setelah sebelumnya pada (13/10/2020) kemarin, Personel Polri mengamankan sebanyak 19 (Sembilan Belas) massa aksi unjuk rasa yang diduga melakukan aksi yang tidak sesuai aturan yang berlaku, Polda Maluku Utara melalui Dit Reskrimum Polda Maluku Utara telah melaksanakan pemeriksaan, dengan hasil 10 orang memenuhi unsur pidana.

Kesepuluh orang tersebut memenuhi unsur tindak pidana sesuai dengan pasal 212 KUHP, sedangkan 9 (Sembilan) Orang lainya tidak memenuhi unsur tindak pidana.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan saat di konfirmasi, rabu (14/10/2020) membenarkan hal tersebut. “Polda kemarin telah mengamankan 19 (Sembilan belas) orang yang melakukan tindakan aksi unjuk rasa tidak sesuai dengan aturan dan setelah dilakukan pemeriksaan, sebanyak 10 (sepuluh) orang memenuhi unsur tindak pidana sehingga akan di proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutur Kabidhumas.

Ia menyebut, kesepuluh orang tersebut sementara ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Pasal yang disangkakan yakni pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman Pidana 1 tahun 4 bulan,” jelasnya.

“Untuk 9 (Sembilan) orang lainya yang tidak memenuhi unsur tindak pidana dibebaskan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali, selanjutnya dijemput oleh keluarga masing-masing untuk kembali dirumah,” imbuhnya.

Adapun ke sepuluh orang tersebut masing-masing berinisial FU (19) Mahasiswa, JIA (24) Pedangang Kopi, MRA (19) Mahasiswa, IM (24) Mahasiswa, AR (20) Penganguran, IA (24) Mahasiswa, ABU (20) Mahasiswa, AA (20) Mahasiswa, LJW (23) Mahasiswa, dan HW (19) Mahasiswa. (Ridal CN)

Pilkada, PARADE Malut Ajak Masyarakat Taat Protokol Kesehatan

TERNATE, CN – Menjelang Pilkada pada Tanggal 9 Desember 2020, Pergerakan Aktivis Demokrasi Indonesia (PARADE) Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan aksi himbauan kepada masyarakat Provinsi Maluku Utara guna menjaga stabilitas kesehatan demi lancarnya Pilkada serentak 2020 di Maluku Utara, bertempat di Lendmark Kota Ternate, Rabu (14/10/2020).

Suldam Kabir, salah seorang orator menyebut, pesta Demokrasi 9 Desember harus bersama-sama menjaga kesehatan dan jaga jarak antara satu dengan lainnya.

“Mari kita bersama sama masyarakat kota Ternate secara kolektif Maluku Utara agar pakai masker, saling jaga jarak dengan satu dan lainnya demi terhindarkan dari virus,” tandasnya dengan suara lantang.

Sementara itu, Ketua PARADE Malut, Bahrun M, mengajak kepada masyarakat Maluku Utara agar patuhi protokol kesehatan dalam kampanye.

“Mari Kita patuhi protokol Kesehatan dalam kampanye Pilkada serentak di Malut 2020, Pilkada lancar kita saling melindungi satu sama lain,” ajak Bahrun dalam orasinya. (Ridal CN)