Polda Malut Amankan 1.000 Botol Cap Tikus dari Manado Tujuan Ternate

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara dalam hal ini Direktorat Samapta Polda Malut yang dipimpin oleh Kombes Pol. Sukron, S.I.K, berhasil mengamankan 1.000 botol ukuran 650 Ml minuman keras jenis Cap Tikus yang di bawah dari Manado tujuan di Kota Ternate.

Temuan barang bukti miras tersebut merupakan hasil dari lidik, pengamanan, penggalangan yang di lakukan serta informasi dari masyarakat tentang peredaran minuman keras melalui jalur laut yang di bawah menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP), Jumat (12/3/2021).

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K, M.H ketika di konfirmasi, membenarkan terkait temuan minuman keras jenis Cap Tikus.

“Pagi tadi dalam pelaksanan Kegiatan Kepolisian Yang di Tingkatkan (K2YD) Patroli pemberantasan peredaran minuman keras di wilayah Polda Maluku Utara yang di laksanakan Direktorat Sabhara berhasil mengamankan minuman keras jenis Cap Tikus yang di isi di dalam botol air mineral berukuran 650 Ml dengan jumlah 1.000 botol,” ucap Kabidhumas.

Ia menambahkan, minuman keras ini di temukan di KMP Karya Indah tujuan Manado-Ternate yang menepi di pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

“Untuk sementara tersangka masih dalam proses penyelidikan Unit Tipring Ditsabhara Polda Malut, Mualim I/ Chief Officer KMP. Karya Indah Bpk. Ali sebagai penangung jawab muatan sementara di mintai keterangan terkait muatan minuman keras ini,” ucapnya.

Kata dia, saat ini Polda Maluku Utara sementara dalam pelaksanaan Operasi terpusat kewilayahan Bina Kusuma, di samping itu juga Kegiatan Kepolisan Yang di Tingkatkan (K2YD) terus di laksanakan, agar pelanggaran, peredaran minuman keras, Narkoba, Judi maupun tindak pidana lainnya dapat di tekan.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga Wilayah Maluku Utara ini dari Penyelundupan Narkoba, Miras dan Tindak Pidana lainnya agar Wilayah Maluku Utara bebas dari Narkoba maupun Miras,” tutup Kabidhumas. (Ridal CN)

Sekretariat Diblokade, Mahasiswa IAIN Ternate Kembali Gelar Aksi Protes

TERNATE, CN – Mengugat Pemblokade Sekretariat Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) IAIN Ternate, Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, kembali mengelar aksi protes kepada pihak Kampus, Jumat (12/3/2021).

Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate, Rizkiyawan Hasan menyebut, Aksi yang dilakukan adalah respon keras mahasiswa karena Pemblokade tersebut adalah satu hal yang sangat urgen karena menyangkut ruang gerak mahasiswa dalam aktifitas Mahasiswa di Kampus.

Pihaknya menganggap bahwa birokrasi Kampus melalui kebijakan Warek III dan Kepala Bagian Umum sudah melakukan pembungkaman bahkan pembunuhan demokrasi secara total yang ditandai dengan adanya pemblokade Sekretariat Ormawa IAIN Ternate.

“Nah, ini menandakan bahwa kampus itu tidak memberikan keleluasaan atau kebebasan bagi teman-teman Mahasiswa untuk mengembangkan potensi berfikir secara ilmiah di IAIN Ternate,” ucapnya.

Karena itulah, pihaknya merespon secara tanggap. Karena bagi dia, mahasiswa itu bisa berekreasi melalui pikiran ketika ada media atau ruangan yang tersedia, yakni sekret organisasi kemahasiswaan yang saat ini di blokade oleh pihak keamanan kampus melalui instruksi Warek III dan Kepala Bagian Umum.

“Karena ada percakapan dilaman media sosial Facebook IAIN Ternate, pihak keamanan yang menyampaikan bahwa itu atas dasar instruksi Warek III dan Kepala Bagian Umum dengan dalih bahwa mahasiswa tidak menjaga kebersihan dalam sekretariat dan ada mahasiswa yang menjadikan sekret Ormawa sebagai tempat tinggal,” ujarnya.

Padahal kata dia, kalau hanya dua alasan tersebut pihak kampus sebenarnya masih bisa memberi ketegasan lewat surat teguran agar setiap Mahasiswa Ormawa bisa lebih disiplin dalam menjaga kebersihan di Sekretariat.

“Jika teman-teman mahasiswa tidak melaksanakan atau melanggar ketentuan dalam surat teguran, kan pihak kampus bisa diberikan sanksi secara tegas. Namun, alih-alih memberikan teguran dan peringatan melalui kebijakan sepihak, Kampus lansung memblokade dan melakukan penguncian semua pintu Sekretariat menggunakan kayu. Itu yang kemudian kami sesali karena ini mutlak merupakan pembungkaman dan bahkan pembunuhan demokrasi di kampus IAIN Ternate,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut massa aksi menuntut, Krang demokrasi harus dibuka seluas-luasnya melalui dibuka dan diaktifkan kembali sekretariat Ormawa dan bisa diakses serta digunakan oleh setiap pengurus organisasi kemahasiswaan. Kedua, Warek III harus mengaktifkan kembali Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa karena dewan eksekutif mahasiswa dan senat mahasiswa merupakan motor penggerak organisasi yang nantinya akan mengakomodir seluruh kepentingan teman-teman mahasiswa untuk disampaikan ke pihak kampus.

“Karena Demokrasi itu hanya bisa diakses ketika teman-teman mahasiswa punya medium yang bisa diakses, kalau mediumnya dikunci maka yakin dan percaya demokrasi itu akan dipukul mundur dan itulah yang terjadi di IAIN Ternate sekarang,” kata Korlap.

“Kami sudah bersikap secara tegas bahwa seluruh tuntutan kami harus dipenuhi, kalau tidak maka kami akan mengkonsolidasikan seluruh teman-teman Mahasiswa untuk melakukan aksi yang lebih besar bahkan sampai pada tingkatan melakukan penyegelan terhadap ruangan Warek III dan juga Kepala Bagian Umum,” tambah Rizkiyawan. (Ridal CN)

29 Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih Sekolah Inspektur Polisi 2021

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara dalam hal ini Biro Sumber Daya Manusia (SDM), sore tadi melaksanakan Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan Akhir Tingkat Panda dalam rangka seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan Ke-50 T.A 2021 Panda Polda Maluku Utara, yang bertempat di Aula Kieraha Polda Maluku Utara, Rabu (10/3/2021)

Sidang Terbuka ini di Pimpin langsung oleh Karo SDM Polda Maluku Utara Kombes Pol. Guntur Herditrianto, S.I.K selaku Ketua Pelaksana dan di hadiri oleh beberapa Pejabat Utama Polda Malut, pengawas Internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Malut serta di hadiri 50 orang peserta seleksi yang terdiri dari 45 Pria dan 5 Wanita.

Untuk diketahui bahwa keseluruhan peserta yang mengikuti seleksi ini sebanyak 801 Peserta namun yang dinyatakan Lulus memenuhi syarat sampai dengan Tahap NKP sebanyak 103 Orang yang terdiri dari 94 Pria dan 9 Wanita.

Sementara itu Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Adip Rojikan saat dimintai keterangan terkait hal tersebut menyampaikan bahwa dari keseluruhan Peserta seleksi yang dinyatakan lulus terpilih dan memenuhi Syarat sebanyak 29 Orang yang terdiri dari 27 Pria dan 2 Wanita, dan mereka akan Lapor tiba di Sektupa Pusdik Jajaran Lemdiklat Polri pada tanggal 14 Maret 2021, dilanjutkan dengan pengambilan data kesehatan calon peserta didik serta pembukaan pendidikan pada Tanggal 18 Maret 2021.

“Sebanyak 29 Orang yang dinyatakan memenuhi Syarat ini mereka berasal dari beberapa Kategori dan Klasifikasi penilaian, yaitu dari klasifikasi Reguler sebanyak 14 orang yang terdiri dari 12 Pria dan 2 wanita, klasifikasi fungsi satker Brimob 2 Orang, klasifikasi fungsi Satker Reskrim 2 Orang, Klasifikasi Fungsi Satker Keuangan 1 Orang, Klasifikasi Fungsi Bhabinkamtibmas 6 orang, klasifikasi fungsi satker Binmas 2 Orang, klasifikasi fungsi satker Intelejen 1 orang dan klasifikasi penghargaan Kapolri 1 orang,” terang Kabidhumas.

Juru bicara Polda Malut juga menyampaikan ucapan selamat kepada Peserta seleksi yang dinyatakan lulus terpilih.

“Saya mengucapkan selamat kepada 29 prang yang dinyatakan lulus Terpilih untuk mengikuti Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) T.A 2021, Insya Allah setelah mengikuti Pendidikan dan dilantik akan menyandang pangkat Perwira yaitu Inspektur Dua (IPDA), serta sebagai seorang Perwira sudah selayaknya menjadi contoh dan panutan bagi rekan-rekan yang lain,” ucap Kabidhumas.

“Kepada 74 orang yang terdiri dari 67 Pria dan 7 Wanita yang dinyatakan tidak memenuhi Syarat agar tidak patah semangat bisa di coba Tahun depan dengan lebih mempersiapkan diri baik Do’a dan Usaha,” pungkas Kabidhumas. (Ridal CN)

Bantu Ananda Chayra, IPPML Serahkan Donasi Rp5 Juta

TERNATE, CN – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Lelei (IPPML) Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan, memberikan bantuan donasi-sumbangan masyarakat kepada ananda Chayra Ainin Qulaibah Arsit (8 Bulan) anak Desa Tabajaya Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan yang menderita penyakit semacam penumpukan cairan di sekitar rongga kepala.

M. Iqbal K. Sangadji, selaku Koordinator aksi dalam Gerakan Peduli Kaira mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh para donatur yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Ia juga berterimakasih kepada penanggung jawab, terkhususnya Ketua Umum beserta seluruh Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Desa Lelei dan seluruh mahasiswa dari berbagai elemen yang telah turut serta membantu memberikan donasi kepada Putri dari Ibu Nurdiyana Hi. Taher dan Bapak Arsit Rajulan (29).

“Kegiatan galang dana ini salah satu program yang melibatkan nurani kita bersama sebagai insan manusia, kegiatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Apalagi, adik Kaira juga adalah ponakan kami, tentunya mereka bagian dari kelurga kami sebab bapanya berasal dari Desa Lelei,” ujar Iqbal.

Beberapa hari ini, kata Ikbal, turut hadir dalam aksi tersebut Pembina IPPML, Ketua Umum, serta keluarga besar Desa Lelei.

Sementara itu, Ketua Umum IPPML, Rifaldy Mujair mengatakan bahwa dari Gerakan Penggalangan Dana dimulai dari 6-8 Maret 2021.

“Total donasi yang terkumpul dalam waktu 3 hari, Rp. 5.000.000. Kami berharap uang yang telah dikumpulkan bisa membantu beban keluarga dalam biaya perawatan adik Kaira selama proses pengobatan nantinya,” ungkap Rifaldy.

Arsit Rajulan, ayah dari ananda Kaira yang juga sebagai pemuda Desa Lelei mengucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang telah turut membantu.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk mahasiswa dan pemuda dari berbagai Daerah, turut membantu keluarga kami,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketum IPPML, ia berterima kepada mahasiswa dan pemuda yang berpartisipasi dalam aksi sosial ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan positif seperti penggalangan dana, untuk orang yang mungkin membutuhkan bantuan,” tuturnya.

“Harapannya kedepannya pemuda-pemudi dan mahasiswa di Maluku Utara selalu merespon cepat kasus-kasus seperti ini,” harapnya. (Ridal CN)

Anggota Kodim 1501/Ternate Terima Vaksinasi Covid-19

TERNATE, CN – Personel Kodim 1501/Ternate Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Bertempat Di Rst Tk.IV.07.01 Ternate dan Faskes Pratama Korem 152/Babullah (9/3/2021).

Kegiatan yang dipimpin oleh Pasiops Kodim 1501/Ternate Mayor Inf Roby Manuel tersebut diikuti oleh 75 personel Makodim.

Pelaksanaan Vaksinasi sendiri menerapkan protokol kesehatan para personel dengan menggunakan masker serta melakukan cuci tangan serta diperiksa suhu tubuh menggunakan thermogun sebelum memasuki lokasi vaksi, kemudian dilaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa tensi dan denyut nadi serta pendataan penyakit bawaan hingga kemudian diberikan dosis pertama Vaksin Covid-19.

Ditempat terpisah Danrem 152 /Babullah Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan menyampaikan bahwa mulai hari ini kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi personel TNI khususnya para Babinsa.

Kegiatan vaksinasi sendiri dilaksanakan secara Nasional dan bertahap, hal ini menunjukan komitmen TNI untuk bersama pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa Vaksin ini aman dan halal.

“Selain itu juga memberikan proteksi bagi para personel Babinsa yang dalam tugasnya berinteraksi langsung dengan masyarakat serta selama ini kami juga senantiasa memberikan edukasi kepada masyarakat baik penerapan protokol kesehatan maupun sosialisasi Vaksin Covid-19 agar Pandemic ini segera berakhir sambil kita kembali memulihkan perekonomian masyarakat,” tutup Danrem. (Ridal CN)

Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Dai Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama

TERNATE, CN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran bersilaturahmi dengan pengurus pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Beberapa hal dibahas, diantaranya bagaimana memaksimalkan peran Dai untuk menyampaikan pesan Kamtibmas hingga moderasi beragama.

Kapolri mengatakan, dengan pendekatan dakwah, penyampaian pesan Kamtibmas dinilai cukup efektif ketimbang dengan bahasa Kepolisian.

“Bagaimana Dai kamtibmas ini diberdayakan. Misalnya pimpinan LDII menyampaikan pesan Kamtibmas ke umatnya,” kata Kapolri di kantor pusat LDII di Jalan Tentara Pelajar, Senayan, Jakarta Selatan, melalui rilis yang diterima dari Humas Polda Malut, Selasa (9/3/2021).

Sigit mengatakan, residu Pilpres dan Pilkada hingga saat ini masih ada hingga membuat polarisasi di tengah masyarakat. Untuk itu, penguatan moderasi beragama saat ini dinilai penting dilakukan karena dalam kondisi krisis karena pandemi Covid-19, amat sangat dibutuhkan persatuan.

“Pendekatan moderasi beragama untuk menekan polarisasi di tengah masyarakat,” tekan Sigit.

Disisi lain, Kapolri juga mengajak LDII bekerjasama dalam rangka menangani pandemi Covid-19 dengan menyampaikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait menegakan protokol kesehatan hingga memberikan pemahaman kepada umat tentang program vaksinasi nasional.

Di kesempatan yang sama, Pj Ketua Umum LDII Criswanto Santoso mendukung upaya Polri dalam rangka menekan penularan Covid-19. LDII kata dia, siap berkolaborasi dengan Polri. Selain dalam rangka menghadapi Covid, juga dalam upaya mempertahankan ketuhan NKRI

“LDII siap melakukan sinergi dengan Polri demi keutuhan bangsa,” pungkas Criswanto. (Ridal CN)