Kapolres dan Bupati Bersama Forkopimda Halteng Kunjungi Patani

TERNATE, CN – Berbagai upaya dilakukan Polres Halmahera Tengah (Halteng) bersama-sama dengan TNI, Pemda dan Forkopimda, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat dalam rangka menyikapi kasus pembunuhan 3 (Tiga) warga di Hutan Halmahera.

Kemarin Jumat (26/3/2021), Kapolres Halteng, AKBP Nico A Setiawan, S.I.K., M.M dan Bupati Drs. Edi Lakara, M.H bersama Forkopimda melaksanakan kunjungan ke Kecamatan Patani dalam rangka memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Forkopimda yang mendampingi Kapolres dan Bupati Halteng yang ikut dalam kunjungan ini yakni, Wakil Bupati Halteng, Ketua DPRD Halteng, Kajari Halteng, Dandim 1512/Weda dan juga dihadiri Kasat Intel Polres Halteng, Asisten I, Staf Ahli Pemerintahan, Kesbagpol, Kadis Sosial, Kadis BPBD, Kasatpol PP, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Kabag Humas serta Kabag Umum.

Kabidhumas Polda Maluku Utara (Malut), Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa dalam kegiatan pertemuan tersebut, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk tidak beropini tanpa adanya bukti serta saling bahu-membahu menjaga situasi Kamtibmas di lingkungannya.

Masyarakat juga menyampaikan harapannya agar kasus ini dapat tuntas dan meminta kehadiran TNI-Polri yang lebih banyak dengan didukung persenjataan lengkap serta kendaraan yang dapat menunjang pergerakan anggota, sehingga kehadiran di wilayah Patani benar-benar membuat rasa aman.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Halteng akan membuat surat permohonan kepada Kapolda Malut dan Danrem 152/Babullah untuk mempertebal pasukan di Kecamatan Patani guna memberikan rasa aman serta melakukan penyisiran di hutan agar dapat sesegera mungkin menangkap pelaku pembunuhan.

Kabidhumas menyebut, Polda Malut siap memback up Polres Halteng untuk mempertebal keamanan di wilayah Kecamatan Patani.

“Mari kita dukung upaya penanganan kasus ini, jangan melakukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas yang sudah kondusif, kita serahkan semua kepada Polres Halteng bersama dengan unsur terkait dalam penanganan kasus ini,” Imbau Kabidhumas. (Ridal CN)

Ikatan Mahasiswa Makian Barat Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja

TERNATE, CN – Ikatan Mahasiswa Makian Barat-Maluku Utara (IMMB-MU) menggelar pelantikan pengurus masa khidmat 2021-2023 di Aula Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), Sabtu (27/3/2021) malam.

Ketua Umum IMMB, Ardian Jainudin, dalam sambutannya menyebut momentum pelantikan ini merupakan momen penyatuan gagasan dan rekontruksi paradikma bagi kader IMMB untuk bergerak progresif melalui kaderisasi.

“Saya yakin dan percaya teman-teman semua (IMMB) yang sudah dilantik mempunyai komitmen dan semangat yang sama untuk bagaimana menggerakkan organisasi ini ke arah yang dicita-citakan,” ucapnya.

Dirinya mengingatkan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar tidak melupakan sumpah jabatan yang telah diucapkan. Ia juga meminta kepada seluruh Organisasi Kecamatan (OKC) yang ada di Halsel untuk menyatukan ide dan gagasan.

“Kepada seluruh teman-teman Organisasi Kecamatan yang sempat hadir pada malam hari ini, mari kita sama-sama menyatukan ide dan gagasan untuk menyikapi seluruh problem sosial yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan,” pintanya.

Sebagai organisasi ditingkat kecamatan, Ardian berharap IMMB-MU mampu berperan aktif dalam proses membentuk SDM yang progresif dan bisa berkontribusi untuk kemajuan Daerah Kabupaten Halsel.

“Progresif yang diharapkan ialah agar IMMB-MU bisa berpikiran maju, serta ilmu yang dimiliki dapat diaplikasikan demi kemajuan daerah kabupaten Halmahera Selatan,” pungkas Ardian. (Ridal CN)

Polda dan Polres Halteng Tangani Masalah Pembunuhan di Hutan Halmahera

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara (Malut) terus melakukan upaya dalam penanganan kasus pembunuhan di Hutan Halmahera Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H menjelaskan bahwa Kapolda Malut Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K. memerintahkan Kapolres Halteng untuk melakukan upaya-upaya dalam penanganan kasus tersebut, bersama-sama dengan TNI, Pemerintah Daerah, Tokoh masyarakat serta warga Daerah setempat.

Kapolres Halteng, AKBP Nico Andreano Setiawan, S.I.K., M.M. dengan Bupati Halteng dan Dandim Weda serta Forkopimda Halteng, Tokoh agama dan masyarakat melaksanakan Rapat dalam rangka menyikapi kasus pembunuhan 3 (Tiga) warga Patani di hutan Halmahera.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Direktif Kapolda Malut agar segera meredam situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Dari hasil pertemuan tersebut, Kapolres Halteng bersama-sama dengan Forkopimda Halteng akan melakukan pembinaan terhadap suku terasing (Togutil) seperti yang sudah dilaksanakan Polres Halmahera Timur (Haltim) dan bila diperlukan dilakukan penindakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kapolres Halteng akan terus berupaya untuk melakukan pembinaan kepada suku terasing di hutan Halmahera agar dapat melakukan upaya pendekatan bersama-sama TNI dan tokoh masyarakat yang ada,” ucapnya.

Guna memback up Polres Halteng, Polda Malut juga mengirimkan Tim Penyidik sebanyak 5 orang dari Dit Reskrimum dan 10 Personel Sat Brimob Polda Malut, guna memberikan bantuan Penyidikan dan Penyelidikan kasus tersebut serta menyisir dan mengamankan lokasi/desa sekitar TKP.

“Polda Maluku Utara sampai sekarang terus memback up Polres Halmahera Tengah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kabidhumas meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak beropini tanpa adanya bukti yang jelas.

“Mari sama-sama membantu Polda Maluku Utara dan Polres Halteng dalam penanganan kasus ini dengan tetap menjaga situasi Kamtibmas kondusif,” pintanya. (Ridal CN)

452 Personel Polda Amankan Kunjungan Presiden Jokowi di Maluku Utara

TERNATE, CN – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K., menerjunkan ratusan Personel Polri jajaran Maluku Utara dalam rangka pengamanan Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang dijadwalkan akan kunjungan kerja di wilayah Maluku Utara pada Rabu 24 Maret 2021.

Tercatat Polda Maluku Utara telah mempersiapkan 452 Personel dalam pengamanan Kunjungan Presiden RI di Maluku Utara, dengan rincian 266 Personel BKO Polda Maluku Utara yang terdiri dari Komando 10 Personel, Dit Intelkam 14 Personel, Dit Binmas 5 Personel, Dit Pamobvit 10 Personel, Dit lantas 14 Personel, Dit Samapta 79 Personel, Dit Reskrimum 3 Personel, Dit Resnarkoba 2 Personel, Sat Brimob 111 Personel, Bidhumas 4 Personel, Bid Propam 5 Personel dan 186 Personel Polres Halmahera Utara.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa Polda Maluku Utara dan jajarannya siap mengamankan kunjungan kerja Presiden RI di Provinsi Maluku Utara.

“Kami sudah siapkan Personel, Sarana dan Prasarana dalam Pam RI 1, tentunya dengan bekerjasama dengan unsur TNI dan Paspampres yang ada,” ujarnya saat dikonfirmasi, senin (22/3/2021).

Kabidhumas menyebut, Personel Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Utara yang sudah disiapkan akan ditempatkan di Pos-pos pengamanan, Pam Jalur dan Lokasi yang telah ditentukan.

“Kita sudah siapkan Ploting Personel Pengamanan bersama-sama dengan TNI dan steakholder, sesuai hasil koordinasi dengan Tim Advance maupun Paspampers diantaranya Pos Pengamanan yang sudah ditetapkan serta Pam Jalur yang akan dilewati Bapak Presiden RI,” tuturnya.

Kabidhumas menjelaskan, Sesuai agenda Bapak Presiden akan meresmikan Bandar Udara Kuabang Kao dan meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara.

Dalam Kegiatan ini Polda Maluku Utara juga sudah menyiapkan tim sterilisasi guna memastikan keamanan dan keselamatan Presiden RI yang terdiri dari K-9 Dit Samapta Polda Maluku Utara, Unit Jibom Sat Brimob Polda Maluku Utara, dan DVI Biddokkes Polda Maluku Utara, serta juga megerahkan Unit AWC, APC, Raisa (Pengurai Masa), Peleton PHH, Peleton Rainmas, Unit Barakuda/Body System dan Unit Scendoor dari Dit Pamobvit Polda Malut guna memeriksa setiap Orang yang Masuk ke area Kegiatan.

“Kepada seluruh personel Polri yang ditugaskan dalam pengamanan Presiden RI dalam rangka kunjungan kerja di Maluku Utara agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, dan kepada masyarakat agar berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ucapnya.

“Mengingat situasi Pandemi Covid-19, dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan terlebih saat kunjungan kerja Presiden RI di Kabupaten Halmahera Utara,” pungkasnya. (Ridal CN)

Calon Rektor, Forum Dosen FKIP Unkhair Antarkan Dr. Samsul Somadayo Daftar ke Kampus II

TERNATE, CN – Kekompakan Forum Dosen FKIP Unkhair patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, mereka rela sejumlah kegiatan terhenti sementara waktu demi menghantarkan Dr. Samsul Somadayo mendaftarkan diri sebagai Calon Rektor Periode 2021-2026.

Pantauan dilapangan, sekitar 20 mobil yang ditumpangi rombongan Forum Dosen FKIP yang mengatarkan Dr.Samsul Somadayo arak-arakan menuju di Gedung Rektorat Kampus II Unkahir itu dikawal Patwal.

Setibanya di sana, rombongan Dr. Samsul Somadayo disambut tarian adat Maluku Utara yakni Soya-Soya dan Cakalele. Proses pendaftaran pun berjalan lancar hingga selesai.

Salah seorang Dosen FKIP mengaku, seluruh forum dosen ikut mengawal proses pendaftaran Calon Rektor Dr. Samsul Somadayo.

Menghantarkan Dr. Samsul Somadayo mendaftarkan diri sebagai Calon Rektor. (Istimewa)

“Karena semua mengikuti Pak Doktor Samsul Somadayo mendaftar sehingga ada kegiatan kami sempat terhenti. Namun itu akan dilanjukan di sore hari,”Ungkapnya.

Terpisah, Calon Rektor Unkhair Ternate Dr. Samsul Somadayo menyampaikan bahwa proses pendaftaran berjalan lancar hingga selesai.

“Memang ada ada satu Dokumen yang belum lengkap yaitu LHKPN, namun itu akan dipenuhi,”Tandas Dr.Samsul. (Red/CN)

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Ternate, Warga Panik

TERNATE, CN – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,3 mengguncang Ternate, Maluku Utara, sekitar pukul 00.01 WIT, Minggu (21/3/2021).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter resminya @infobmkg menyebut Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

“Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG.

Gempa berada di kedalaman 11 kilometer. Titik koordinat gempa berada di 1,02 lintang utara (LU) dan 126,93 bujur timur (BT).

Informasi yang dihimpun cerminnusantara.co.id, gempa tersebut membuat warga merasa khawatir, bahkan mengagetkan warga yang sudah tidur.

“Kita takage tara bae. Kira sunami, kita so tasono kong takage bangun tu,” ucap Fhira.

Hingga berita ini dipublish, belum ada laporan korban jiwa dan rumah rusak akibat gempa tersebut. (Ridal CN)