Digelar 20 Hari, Ini Hasil Operasi Pekat Kieraha 2021 Polda Malut dan Jajaran

TERNATE, CN – Jelang Ramadhan 1442 H, Polda Maluku Utara (Malut) dan dan Polres jajaran melaksanakan Operasi dengan sandi Operasi Pekat Kieraha 2021 Polda Maluku Utara, dengan tujuan pemeliharaan Kamtibmas dan pencegahan penyakit masyarakat jelang bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan selama 20 Hari terhitung mulai tanggal 22 Maret sampai dengan 10 April 2021.

Kabidhumas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi, selasa (13/4/2021) menjelasakan bahwa, Polda Maluku Utara dan Polres jajaran telah selesai melaksanakan Operasi Pekat Kieraha 2021, yang sudah dilaksanakan selama 20 hari.

“Polda Maluku Utara dan Polres Jajaran telah mengamankan 276 orang dalam operasi tersebut dengan berbagai kasus yang diperbuat, sementara itu jumlah tempat yang sudah dilaksanakan razia sebanyak 175 tempat,” ujarnya.

Kabidhumas menyebut, dari berbagai tempat/lokasi yang di razia dalam operasi Pekat Kieraha 2021 Polda Maluku Utara, terdapat 98 kasus Minuman Keras (Miras), 54 Kasus Prostitusi, 5 kasus perjudian, 6 Kasus Penyalahgunaan Narkoba, 1 kasus lem aibon, 1 kasus petasan, 1 kasus motor bodong/kendaraan tanpa surat-surat dan 1 kasus pencurian.

Dari keseluruhan kasus yang ditangani Polda Maluku Utara dan Polres jajaran, Personel mengamankan barang bukti Miras berupa 2.428 kantong Cap tikus, 1.308 Botol sedang Cap tikus, 8 botol besar cap tikus, 1.300 liter cap tikus, 251 botol bir bintang, 60 botol bir putih, 306 botol bir hitam, 28 kaleng bir putih, 21 botol anggur merah, 21 botol ciu, 314 kaleng bir, 1 botol akar, 1.350 liter saguer, 8 kantong ciu dan 46 kaleng bir bintang.

Tak hanya itu, Anggota juga mengamankan barang bukti miras bermerek lainnya seperti 11 Botol Johnie Walker red label, 5 botol Johnie Walker black label, 14 botol The Singleton, 1 botol Captain Morgan, 1 botol King Robert, dan 1 botol Royal B.

Sementara itu, untuk barang bukti Narkoba yang berhasil diamankan yakni 7,36 gram Ganja dan 3,59 gram sabu, serta barang bukti judi dan kasus lainnya yakni Uang tunai Rp. 3.494.500,-, 3 buah ATM, 3 Rekapan togel, 1 kartu domino, 2 dos petasan, R2 Yamaha Aerox dan Mobil Pick Up Hilux.

“selanjutnya barang bukti narkoba diamankan, proses dan dilakukan pengembangan, sementara itu untuk kasus lainnya di proses sesuai kententuan perundang-undangan yang berlaku,” Jelasnya.

Sementara itu, untuk pasangan muda-mudi yang bukan suami istri dilakukan pendataan dan pemanggilan orang tua untuk dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.

Dalam kesempatan ini, Kabidhumas Polda Maluku Utara menghimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk menjauhi kegiatan yang melanggar hukum yang berakibat terganggunya situasi kamtibmas yang ada.

“Mari kita lakukan kegiatan-kegiatan yang positif di bulan suci Ramadhan ini, dengan meningkatkan ketaqwaan keapada Allah SWT serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pintanya. (Ridal CN)

Tim Debat Prodi Ilmu Sejarah Unkhair Ternate Raih Juara 1 Tingkat Fakultas

TERNATE, CN – Debat Bahasa Indonesia kembali digelar Fakultas Ilmu Budaya Unkhair Ternate pada Senin (12/4/2021) di gedung Pascasarjana Universitas Khairun.

Debat Bahasa Indonesia yang di gelar Fakultas Ilmu Budaya pada Tahun 2021 tersebut mengangkat Tema “Bahasa dan Sastra di Era Merdeka Belajar Kampus Merdeka”.

Diketahui, setiap Tahun pergelaran lomba debat di Fakultas Ilmu Budaya digelar dalam rangka meningkatkan minat dan bakat mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unkhair.

Dalam pelaksanaan debat Tahun 2021, Tim debat Program Studi Ilmu Sejarah Unkhair berhasil meraih juara 1. Tim debat yang berhasil meraih juara atas nama Rizky M Zain Tarabubun, Amirudin Urip dan Akim Umar yang merupakan mahasiswa Ilmu Sejarah semester 2.

Rizky, salah seorang mahasiswa Ilmu Sejarah yang tergabung dalam Tim Debat mengakui pihaknya sangat merasa bangga dengan hasil pencapaian debat yang di raih.

“Harapannya adalah kedepan kami beserta teman-teman dapat memberikan apresiasi kepada teman teman lainnya untuk bisa menjadi yang terbaik bagi Program Studi Ilmu Sejarah dan Universitas Khairun,” ujar Iki sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, kemenangan debat yang yang diraih Tim-Nya merupakan kemenangan perdana setelah beberapa Tahun lalu Tim debat Ilmu Sejarah selalu kalah dan finis di juara 2.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah, Risman Sapsuha menyebut, kemenangan Tim debat Ilmu Sejarah dalam perlombaan Debat tingkat Fakultas adalah Sebuah prestasi yang luar biasa.

“Harapan kami dari HMJ semoga kedepannya ada peningkatan dan semoga teman-teman yang sudah meraih juara tetap kosisten dalam belajar untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Program Studi Ilmu Sejarah FIB Unkhair, Jainul Yusup, mengatakan sangat senang dengan prestasi tersebut.

Selain itu, ia berharap prestasi itu tetap dipertahankan untuk mengharumkan nama Program Studi Ilmu Sejarah serta membawa nama baik Fakultas, Universitas Khairun dan juga nama baik Provinsi Maluku Utara (Malut) pada debat tingkat nasional.

Tim debat Ilmu Sejarah yang suda meraih juara 1 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000 serta piagam penghargaan dari pihak Fakultas.

Penyelanggara dari kegiatan tersebut juga berharap kedepannya Tim yang sudah meraih juara dapat berkompetisi di tingkat Universitas membawa nama Fakultas Ilmu Budaya. (Ridal CN)

Danrem 152/Babullah Hadiri Apel Gelar Pasukan di Polda Malut

TERNATE, CN – Polda Maluku Utara (Malut) melaksanakan apel gelar pasukan persiapan pengamanan menjelang Ramadhan Tahun 2021 Operasi Kepolisian terpusat dengan Sandi “Keselamatan Kie Raha 2021”, Apel tersebut digelar di Lapangan Apel Mapolda, Senin (12/4/2021).

Pimpinan Apel, Kapolda Malut Irjen Pol.Risyapudin Nursin S.I.K, di hadiri Komandan Korem 152/Babullah Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan, Waka Polda Malut Brigjen Pol. Drs. Eko Parasetyo Siswanto, M.Si., Pju Polda Serta Forkopimda Malut.

Pada Kesempatan itu, Kapolda Malut Irjen Pol.Risyapudin Nursin membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) serta pelaksanaan Operasi Bidang Lalu Lintas dengan Sandi Operasi “Keselamatan 2021”.

Danrem 152/Babullah, usai gelar pasukan mengatakan, pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin Tahunan biasa, agar tidak cenderung under estimatee dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat.

“Terlebih di masa Pandemi Covid-19 saat ini harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan Ramadhan menimbulkan hal baru lagi,” ucapnya.

Ia menyebut, Personel yang diterjunkan ini akan bersifat mobile, mengingat berada di Pandemi Covid-19. Mengurangi adanya kerumunan, sehingga tidak terlalu banyak Personel di Pos pengamanan tersebut.

Komandan Korem itu juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan, agar menghindari penyebaran Virus Corona.

“Dengan mematuhi Protokol Kesehatan. Diantaranya, memakai Masker saat beraktivitas di luar, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” pinta Danrem. (Ridal CN)

Operasi Keselamatan Kieraha 2021 Resmi Diberlakukan

TERNATE, CN – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi bertempat di Lapangan Apel Mapolda Maluku Utara memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian keselamatan Kieraha 2021 Polda Maluku Utara, Senin (12/4/2021).

Dengan digelarnya apel Gelar Pasukan ini, operasi Keselamatan Kieraha 2021 Polda Maluku Utara (Malut) resmi di berlakukan selama 12 hari, terhitung mulai 14 April s.d 25 April 2021.

Apel gelar pasukan ini dihadiri juga oleh Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Drs. Eko Para Setyo Siswanto, M.Si, Danrem 152/Babullah, Irwasda Polda Malut, PJU Polda Malut, Danlanal Kota Ternate, Kapolres Ternate, Danden POM AD, Kepala BPBD, Kepala PT Jasa Raharja, Kadishub Provinsi Maluku Utara, Kasatpol PP Kota Ternate, Kadishub Kota Ternate, Satgas Covid-19 Kota Ternate dan Provinsi Malut.

Kapolda Maluklt dalam amanatnya menyampaikan bahwa operasi ini digelar dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang hari raya idul Fitri atau bulan suci Ramadhan 1442 H tahun 2021 sehingga pada saatnya tidak menimbulkan suatu dampak di bidang lalulintas maupun di Bidang Transportasi.

“Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari diwilayah Maluku Utara dan yang menjadi sasaran adalah bagaimana kita memberikan suatu Edukasi, Sosialisasi dalam memberikan Himbauan-himbauan kepada Masyarakat berlalulintas yang baik, tertib, patuh dan disiplin apalagi di tengah Pandemi Covid-19,” ucapnya.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Operasi kali ini ketat akan Protokol kesehatan, sehingga semua anggota yang terlibat harus bebas dan bersih dari Covid-19 dan harus selalu menggunakan APD saat di Lapangan serta menjaga jarak.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, Kapolda mengajak seluruh stakeholder pemangku kepentingan untuk dapat mendukung dan mensukseskan program Vaksinasi yang ada di Maluku Utara harus segera di capai, serta berupaya meyakinkan masyarakat akan manfaat dari Vaksinasi untuk kekebalan tubuh dari serangan Covid-19.

“Selamat melaksanakan Operasi, dan semogga apa yang kita niatkan untuk memberikan perlindungan, pengayoman kepada Masyarakat tidak ada hambatan atau berjalan lancar dan mendapat ridho dari Allah Swt,” tutup Kapolda.

Kabidhumas Polda Malut yang turut hadir dalam Apel Gelar tersebut saat di konfirmasi menyampaikan bahwa dengan atau tidak dilaksanakannya operasi Keselamatan Kieraha 2021 ini, masyarakat harus selalu Patuh dan Taat saat berlalulintas dengan menggunakan Helm, SIM dan surat-surat kendaraan lainya dilengkapi, serta yang paling penting selalu menerapkan Protokol Kesehatan. (Ridal CN)

PSU Pilkada Halut, Kapolda Malut Tekan Personel untuk Siapkan Mental dan Fisik

TERNATE, CN – Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan pemungutan suara ulang pilkada di Kabupaten Halmahera Utara, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan yang bertempat di Polres Halmahera Utara, Jumat (9/4/2021).

Personel yang terlibat dalam pelaksanaan Apel gelar pasukan ini terdiri dari 1 Peleton Personel Kodim 1508 Tobelo, 1 Peleton Kompi C 732 Banau, 1 Peleton Brimob Kupa-kupa, 1 Peleton Dalmas, 1 Peleton Dalmas kerangka Polres, 40 Personel PAM TPS, 1 Peleton Satpol PP, 10 Orang dari Dishub, dan 10 Orang Linmas, serta dihadiri oleh segenap unsur TNI-Polri, Pemda, KPUD dan Bawaslu Kabupaten Halut serta Instansi Terkait.

Kapolda Malut dalam arahannya menyampaikan bahwa apel gelar pasukan yang dilaksanakan ini untuk mengecek kelengkapan personel dan peralatan serta sarana prasarana lainnya yang akan digunakan dalam pengamanan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Halmahera Utara pada 28 April 2021 nantinya sesuai dengan Jadwal dari KPUD Kabupaten Halut.

“Guna menjamin stabilitas Kamtibmas selama proses PSU, Polri siap mengamankan PSU mengedepankan tindakan Preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelejen maupun penegakan Hukum, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kontijensi,” ucap Kapolda.

Dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan ini kapolda menekankan kepada setiap Personel Polri untuk dipedomani dan dilaksanakan diantaranya yaitu, menyiapkan mental dan Fisik, memetakan setiap kerawanan serta lakukan deteksi dini, tingkatkan hubungan yang baik dengan KPUD, Bawaslu serta unsur lainnya, tingkatkan kewaspadaan terhadap Potensi ancaman yang memanfaatkan momen PSU, kemudian lakukan pengawasan serta pengendalian secara melekat terhadap pelaksanaan pengamanan pemilu dan tentunya selalu menerapkan Protokol Kesehatan karena mengingat situasi masih dalam Pandemi Covid-19.

“Kepada seluruh personel Polri, saya menekankan dan juga mengingatkan untuk menjaga Netralitas dalam pelaksanaan pengamanan PSU,” tegas Kapolda.

“Marilah kita jadikan apel gelar pasukan ini untuk membangun kerjasama Polri bersama unsur stakeholder terkait dalam mensukseskan PSU yang jujur, Adil, Bebas dan Rahasia guna memilih pemimpin yang terbaik dan tidak KKN,” tambah Kapolda.

Untuk di ketahui dalam pelaksanaan PSU ini kekuatan yang akan diturunkan yaitu Personel Dit Samapta Polda Malut dan Sat Brimob Polda Malut, serta kekuatan Linmas dengan pola 1 TPS, 10 Personel Polri, 1 Perwira pengendali, dan 2 Linmas, dan di samping itu akan di Backup satuan atas sebagai ‘power on hand’ Kapolres Halut dengan kekuatan 1 peleton Dalmas lanjut Dit Samapta dan 2 Peleton PHH Brimob dari kompi Kupa-kupa maupun kompi sofifi, serta di perkuat 1 Kompi TNI dari Kodim Tobelo. (Ridal CN)

Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Internal, Polda Malut Lakukan Tes Urine Secara Acak

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) yang mengandeng Biddokkes Polda Maluku Utara, melakukan tes urine secara acak yang dilakukan mendadak kepada 17 anggota Polda Malut, Rabu (7/4/2021).

Pemeriksaan urine yang dilakukan terhadap personel Polda Malut ini di laksanakan di sela-sela apel pagi personil Polda Malut.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K, M.H menyampaikan pemeriksanan ini merupakan atensi dari Pimpinan sehingga harus dilakukan, guna mencegah anggota terpapar penyalahgunaan Narkoba dan dari hasil pemeriksaan yang di laksanakan secara acak kepada 17 personel tersebut, alhamdulillah hasilnya Negatif.

Ia juga menyampaikan bahwa Kasus penyalahgunaan Narkoba di Indonesia khusunya di Malut masih cukup tinggi, terbukti dengan banyaknya kasus yang ditangani Dit Resnarkoba Polda Malut dan jajaran.

“Sebelum kita melakukan penegakkan hukum kepada Masyarakat yang menggunakan atau mengedarkan Narkoba, maka kita sendiri dulu harus pastikan bahwa Personel terbebas dari Narkoba dalam menuju Polri yang Presisi yakni prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan,” akunya.

Juru bicara Polda Malut ini mengingatkan kepada anggota Polri khusunya Polda Malut agar tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

“Tidak ada tempat bagi pengguna Narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti dipidana,” ucapnya.

“Kepada masyarakat Maluku Utara mari kita jaga wilayah Maluku Utara ini dari Peredaran Narkoba dan apabila melihat dan mengetahui adanya peredaran Narkoba untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwenang,” tutupnya. (Ridal CN)