Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Desa Doro Desak Kades Pecat Sekdes

HALSEL, CN – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Desa Doro (IPPMADO) Mendesak Kepala Desa Doro Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Idris Umsohi Segera Mencopot Sekertaris Desa Doro Manaf Dahlan.

“Sebelumnya IPPMADO pernah melakukan Unjuk rasa di depan kantor Desa, dengan hasil kesepakatan adalah pecat Manaf Dahlan sebagai Sekretaris Desa, karena ketika diangkat oleh kepala Desa sebagai Sekretaris Desa, Manaf Jarang berada di Desa,” Kata Alvian M. Ali Kepada Media cerminnusantara.co.id Jum’at (3/7/2020).

Mahasiswa Asal Desa Doro yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan IPPMADO ini, juga menjelaskan bahwa dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa dalam Pasal 48 tentang perangkat Desa, serta pasal 49 ayat 1 : perangkat Desa sebagaimana dimaksud dalam pasal 48 bahwa perangkat Desa bertugas membantu kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.

“Dengan dasar hukum inilah Kepala Desa Doro seharusnya melakukan pemecatan kepada Manaf Dahlan karna jarang berada di Desa,”Tandasnya

Alvian juga menyampaikan bahwa Kepala Desa Doro, Idris Umsohi seharusnya tegas dan tampa ragu-ragu untuk melakukan pemecatan, karena itu adalah hak legitimasi Kepala Desa

Itu sebabnya, Mahasiswa Prodi Geografi FKIP Unkhair Ternate ini menyampaikan bahawa, Sebagai Kepala Desa Idris Umsohi Harus paham bahwa kepemimpinan itu bukan cuma ada follower dan punya power serta konsep semata, tetapi juga eksekusinya.

Ia juga menyampaikan “Kami berikan kesempatan Kepada Idris Umsohi sebagai Kepala Desa dalam minggu ini harus melakukan pemecatan, jika tidak kami akan melakukan gerakan yang lebih berbahaya,” tegasnya. (Hafik CN)

Selain Bagi-bagi Masker di Pasar, DPD PSI Halsel Sumbang APD di Puskesmas Gandasuli

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Halmahera Selatan (halsel) Menyerahkan Alat pelindung Diri (APD) dan Alat penyemprotan serta masker ke puskesmas gandasuli, Jumat (03/07/20)

Penyerahan Alat Pelindung Diri (APD), Alat Penyemprotan dan Masker di lakukan langsung oleh anggota DPRD ABDul lubis I Noh dan Sekertaris Bro Zamrud Zaid serta pengurus DPD PSI lainnya.

Selanjutnya DPD PSI Halsel
melakukan pembagian masker di pasar tembal melibatkan pengurus DPC Kecamatan Bacan selatan.

Ketua DPD PSI Halsel Adnan Wahid Kepada Media Cerminnusantara.co.id Menyampaikan bahwa pembagian APD, Alat penyemprotan Desinfektan dan masker yang di lakukan oleh DPD PSI Halsel adalah bentuk peduli PSI terhadap penangan dan Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Halmahera Selatan.

Lanjut Adnan, Penyerahan APD dan alat penyemprotan ke puskesmas Gandasuli, Karna puskesmas adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai covid-19.

Adnan juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, DPD PSI Halsel juga telah melakukan kegiatan pembagian masker di beberapa Daerah yakni makian dan kayoa

Kemudian pada hari ini DPD PSI selain melakukan penyerahan Alat APD dan Alat Penyemprotan, DPD PSI juga lakukan pembagian Masker di pasar Tembal,” Tandasnya.

Kata Adnan, Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan dan selanjutnya DPD PSI akan lakukan kegiatan seperti ini di beberapa DPC di Bacan, Gane Barat dan kepulauan Joronga.

Sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini, Kita bersama-sama memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten halmahera selatan khususnya dan umumnya di maluku utara,” harapnya. (Red/CN)

Monotoring ke Halsel, Wagub Berikan Apresiasi Kinirja Tim Gustu Covid Halsel

HALSEL, CN – Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), Al Yasin Ali berikan Apresiasi ketegasan Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dalam melakukan pengawasan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19..

Hal ini diutarakan orang nomor dua di Malut itu saat melakukan Kunjungan Kerja (kuker) ke Halsel, Kamis (2/7). Meski dijemput langsung oleh Sekda Halsel juga selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Helmi Surya Botutihe Wagub bersama ke 8 asistennya tetap diwajibkan melewati proses pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku bagi setiap orang baru datang dari liar Halsel.

Tentu hal ini mendapat perhatian khusus bagi orang nomor dua di Malut itu. “Yang dilakukan Halsel sangat bagus dan harus dicontoh, karena merupakan bukti kalau mereka benar-benar ingin melindungi daerah mereka dari wabah covid-19,” ungkap Wagub saat diwawancarai di Posko Utama, (Aula Kantor Bupati).

Usai melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas kesehatan dipelabuhan, Wagub beserta rombongan langsung bertolak ke Rumah Solo yang berlokasi di Hutan Kebun Karet dan dilanjutkan ke Posko Utama (Aula Kantor Bupati Halsel) Untuk melakukan Monitoring pelaksanaan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Halmahera Selatan sekaligus tatap muka dengan Pemerintah Kabupaten.

Setelah melakukan agenda Kuker, wagub menyimpulkan Halsel saat ini masih aman. “Walau Halsel terus mengalami peningkatan kasus Covid-19 namun masih tergolong aman karena cukup siap dalam penanganan,” ujarnya.

“Seluruh aspirasi dari Satgas dan Pemd Halsel mengenai problem dalam penanganan Covid-19 akan menjadi catatan Pemerintah Provinsi dan akan secepatnya ditindak lanjuti,” Janji Wagub sebelum meninggalkan Posko Utama.

Seusai memantau kondisi Posko Utama, Wagub dan Rombongan kembali ke Pelabuhan Babang untuk melanjutkan perjalanan ke Saketa Kecamatan Gane Timur dan akan melanjutkan Kuker ke Weda Halmahera Tengah.

Dalam Kukernya, Orang nomor Dua Malut itu melakukan perjalanan ke seluruh Kabupaten Kota se-Maluku Utara melalui jalur laut menggunakan Speedboad dan jalur darat (Lintas). (Red/CN)

Terkait Problem Pembagian BLT-DD, ABDESI Monas Lampung Halsel Angkat Bicara

HALSEL, CN – Ketua Dewan Pertimbangan ABDESI Monas Lampung Halsel, Ahmad R. Adam  angkat bicara terkait dengan polemik yang terjadi di setiap Desa yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan terkait dengan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Berdasarkan hasil pantauan DPC ABDESI Monas Lampung Halsel, Ahmad R. Adam kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Jumat (3/7/2020) mengungkapkan bahwa  masih ada sebagian Desa terkhususnya di Kabupaten Halmahera Selatan masih terjadi Polemik terkait dengan Bantuan Langsung Tunai bersumber dari Dana Desa (BLT-DD)

“Seperti Desa Lata-Lata Kasiruta Barat yang dikabarkan beberapa hari yang lalu bahwa Kepala Desa, Abdul Malik Gama melalukan pemotongan BLT-DD. Namun kenyataannya, setelah kami memantau ternyata Kades Lata-Lata Abdul Malik Gama telah menyalurkan BLT sebesar 600/KK yang sudah tersalur 2 bulan,” ungkapnya.

Begitu juga di Desa Obi Sambiki, Lanjut Ahmad, Kades Wahyudin Wahid telah menyalurkan BLT-DD. Namun masih ada permintaan dari masyarakat untuk penambahan penerima BLT, maka Kades Sambiki telah menyetujui penambahan penemrima BLT tersebut.

“Jadi kalau di Desa Sambiki Kecamatan Obi itu, tinggal menunggu Hasil Musyawarah Ksusus Desa untuk melakukan pembagian BLT-DD secara keseluruhan,” katanya.

Aktivis Muda itu juga mengatasnamakan  Pengurus DPC ABDESI Monas Lampung  Halsel menegaskan kepada seluruh Kades yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan  agar jangan mengurangi nilai BLT yang telah di tetapkan 600/KK sesuai edaran Kementerian Desa dan secepatkan menyalurkan bagi yang belum sempat menyalurkan BLT.

Selain itu, Pengurus ABDESI Monas Lampung Halsel juga meminta kepada seluruh Kades bahwa, apabila ada persoalan yang terjadi di Desa segera di konfirmasikan ke DPC ABDESI Monas Lampung Halsel guna dibahas bersama untuk mencari solusi yang terbaik.

“Untuk hasil pantauan kami, hampir seluruh Desa khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan telah menyalurkan BLT Tahap I dan II. Bahkan ada beberapa Desa yang telah menyalurkan BLT Tahap III,” tutupnya. (Red/CN)

Bohongi Warga Didepan Muspika, Kades Koititi Salurkan BLT Ada Yang Rp 400 Ribu

HALSEL, CN – Kepala Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selan (Halsel) Musli Marasabessy bohongi warga didepan Muspika Kecamatan.

Kepala Desa Koititi Musli marasabesi saat di lantik pada tahun 2017 – 2020 jarang berada di Desa selain itu dalam pengelolaan anggaran DDS juga tidak tranparansi serta banyak pos anggaran Pembinaan dan pemberdayaan yang tidak di salurkan.

Akibatnya kemarahan warga memuncak saat Instupsi Pemerintah Pusat terkait dengan pembagian BLT, warga kemudian melaporkan kades ke pemerintah kecamatan.Tepat pada tanggal 20 Mei 2020 Musli pun tiba di desa dan pukul 21.30 Malam WIT Musli hampir di amuk warga beruntung aparat keamana dari Polsek dan Koramil berhasil mengamankan.

Ke esokan harinya, Kepala Desa yang di dampingi sekertaris Desa kemudian di bawa ke polsek Gane Barat bersama perwakilan masyarakat dan melahirkan kesepakatan, bahwa Musli akan memberikan BLT untuk tiga bulan di akhir Juni.

Kepada Media cerminnusantara.co.id Senin (2/7/2020) Ali Basrah Salah satu perwakilan yang turut hadir saat musawarah Di polsek Gane Barat, Ali menyampaikan bahwa pembagian BLT yang seharusnya telah tersalurkan 3 bulan di bulan juni, Musli kemudian baru menyalurkan 2 bulan.

Ali Basarah juga menyampaikan bahwa sebelumnya Musli telah melakukan musawarah dengan perwakilan tokoh-tokoh masyarakat yang di hadiri oleh Muspika Kecamatan yakni Camat Gane Barat Jamal Ishak, Kapolsek Gane Barat Ipda Mardan Abdurahman dan Wakil Koramil Fahirrudin.

“Dari hasil musawarah yang melahirkan kesepakatan antar Kepala Desa dan perwakilan masyarakat ialah pembayaran BLT pada akhir Juni itu sebesar Rp 1.800.000/KK atau Tiga tahap penyaluran sekaligus dengan jumlah penerima sebanyak 221 Kepala Keluarga. Namun Kesepakatan itu kemudian di ingkari oleh Musli. Sebab saat tiba di koititi musli kemudian melakukan pembayaran hanya 2 Bulan yakni sebesar Rp 1.200.000,” tutup Ali.

Selain itu, Media cerminnusantara.co.id menerima informasi pembagian BLT juga tidak merata sebab Menurut pengakuan beberapa warga bahwa mereka menerima BLT hanya Rp 400.000. Sebut saja Sahbudin bakri, ayah tiga orang anak ini mengaku menerima BLT hanya 400 Ribu.

Ada juga pengakuan dari Sukandi Sani dan Abubakar Yohanes yang menerima 400 ribu. Sementara ini media cerminnusantara.co.id masih melakukan pendataan terkait pembagian BLT yang tidak merata.

Terpisah, Kepala Desa Koititi Musli Marasabessy ketika di konfirmasi media Cerminnusantara.co.id menjelaskan bahwa terkait informasi yang menerima BLT hanya 400 Ribu, ia tidak mengetahui sebab pembagian di lakukan oleh staf nya.

“Sementara terkait dengan laporan warga yang menerima hanya 400 ribu, saya akan tindak lanjuti,” pungkasnya. (Hafik/CN)

Kapolres Halsel Terapkan Protokol Kesehatan Saat Pimpin Sertijab Wakapolres

HALSEL, CN – Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., menerapkan protokol kesehatan saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Halsel di ruangan Aula Polres Halsel, Kamis (2/7/2020).

Sebelum memasuki ruangan sertijab, para peserta upacara menjalani cek suhu tubuh, semprot handsanitizer / mencuci tangan, dan menggunakan masker. Begitu juga saat memasuki ruang upacara, masing-masing personel juga jaga jarak. Penerapan protokol kesehatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid19.

Hadir dalam Upacara Sertijab Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K, M.M, Selaku Inspektur Upacara, Kabag Sumda Polres Halsel AKP Subhan, selaku Perwira upacara, Komandan IPDA Renaldi Anwar, S.Trk serta para PJU Polres Halsel dan Personil Polres Halsel.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Maluku utara No : kep/266/VI/2020, Pejabat yang melaksanakan sertijab dilingkungan Polres Halsel yaitu Kompol Naim Ishak, S.I.K., M.H., Wakapolres Halsel yang di promosikan dan menduduki jabatan baru Ps. Kasubdit III Direskrimsus Polda malut, Posisinya digantikan Kompol Andreanaldo Ademi, S.H, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Tidore Polda Malut.

Kapolres Halsel dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka kebutuhan organisasi di lingkungan Polri, sertijab suatu hal yang sudah biasa. “yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional, penyegaran organisasi, dan upaya memberikan kesempatan untuk mengembangkan karier di lingkupan organisasi Polri, termasuk di Polres Halsel,” ujarnya.

Di akhir sambutan Kapolres Halsel mengucapkan terimakasih kepada Kompol Naim Ishak, S.I.K., M.H, yang dipromosikan menjadi Ps. Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Malut yang selama ini sangat membantu organisasi Kepolisian Khususnya di Polres Halsel, sedangkan Wakapolres Halsel Kompol Andreanaldo Ademi, S.H, S.I.K., “ Saya ucapkan selamat bergabung di Polres Halsel”., besar harapan saya dapat membantu dan menjalankan roda organisasi di Polres Halsel agar organisasi ini semakin baik kedepannya.(Red/CN)