Umar Hi. Soleman: Untuk Sekarang Jangan Main-Main, Kita Bersama Usman-Bassam

HALSEL, CN – Kegiatan Silaturahmi dan Temu Kaders DPD II Partai Golkar dan Koalisi Pemenangan Usman-Bassam di Sekretariat DPD II Partai Golkar Halsel, Senin (2/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Mantan Bupati Halsel 2 Periode Muhammad Kasuba dalam sambutanya menyampaikan, dalam pertemuan Kaders ini ibarat senior menyerahkan tongkat, selain itu, MK juga menjelaskan bahwa ia juga satu Periode dengan Hi. Ahmad Hidayat Mus yang sama-sama pemain dalam perjalanan seperti ini.

“Alhamdulillah dalam perjalanan 2 Periode bersama-sama dengan keseluruhan Fungsionaris Partai Golkar, saya bahkan bisa mengatakan bahwa di Halmahera Selatan milik Partai Golkar juga karena dari awal kita bersama-sama yaitu Partai Golkar-PKS dan seterusnya silih berganti,”

Oleh karena itu. MK menambahkan, bagi mereka dan seluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan di tengah-tengah Covid-19 ini rasanya mustahil kalau ada orang yang datang seperti ini.

“Saya sendiri sudah 6 Bulan terisolasi disini yang tidak bisa ke mana-mana,” akuinya.

Selain itu. Ia juga mengatakan, sebagai di tunjuk mengarahkan kegiatan disini, ia mengaku bahwa mereka optimis dengan besarnya Partai Golkar, maka pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Usman-Bassam bisa menang,” tegasnya.

Sementara itu. Ketua DPD II Partai Golkar Halsel, Umar Hi. Soleman membenarkan bahwa apa yang telah disampaikan oleh Muhammad Kasuba adalah benar, jika dulunya Partai Golkar dan PKS saling bersaing ketika disaat momentum Pilkada.

“Untuk sekarang jangan main-main karena sekarang kita bersama untuk menangkan Usman-Bassam dan apa yang telah disampaikan oleh Ustad Muhammad Kasuba itu benar, bahwa selama ini Golkar-PKS saling lawan tapi sekarang ke dua Partai ini bergabung jadi tidak ada alasan lagi,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar/Wakil Ketua DPR RI Dr. H.M. Aziz Syamsuddin, SE, SH, M.A.F, MH. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara/Anggota DPR RI Komisi IV Alien Mus. Ketua DPD II Partai Golkar Halsel Hi. Umar Soleman dan seluruh Kader DPD II Partai Golkar Halsel serta seluruh Pimpinan Partai Koalisi dan Tim Relawan Usman-Bassam. (Red/CN)

Dalam Rangka Silaturahmi dan Temu Kader di Halsel, Sekretariat DPD II Partai Golkar Disemprot Disinfektan

HALSEL, CN – Tim Relawan Usman-Bassam melakukan penyemprotan Disinfektan di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan. Dalam rangka Silaturahim dan Temu Kader DPD Partai Golkar serta Partai Koalisi Pemenangan Usman-Bassam bersama DR. H.M. Aziz Syamsuddin, SE, SH, M.A.F, MH selaku Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar/Wakil Ketua DPR RI dan Ibu Alien Mus selaku Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara/Anggota DPR RI Komisi IV, Minggu, (2/8/2020) Pukul 14.00 WIT.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Selatan, Rustam Ode Nuru ketika dikonfirmasi melalui via Hanphone menyampaikan bahwa ia sangat mengapresiasi rekan-rekan relawan Usman-Bassam yang melakukan penyemprotan.

“Saya sangat mengapresiasi Kinerja dari Relawan Usman-Bassam karena kita masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 sekalipun sudah ada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang penanganan Covid-19 dan pembelanjaan nasional. Namun peraturan itu belum berlaku sampai ke Daerah karena masih menunggu juklat dari Pusat,” jelasnya.

Anggota DPRD Dapil Obi itu juga menambahkan, sebelum Juklat itu sampai, maka Protop Covid di Daerah tetap berlaku.

Oleh karena itu. Ia menghimbau sebagai Partai Politik, harus memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat.

“Sebagai Partai Politik khususnya di Partai Golkar kita harus mencoba memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” tutupnya. (Asi CN)

Akibat Pandemi, Sejumlah Sekolah di Halmahera Selatan Terapkan School From Home

HALSEL, CN – Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) membuat pihak sekolah di wilayah Halmahera Selatan dan khususnya Kayoa Utara, telah menerapkan sistim pembelajaran siswa dari rumah (School From Home).

Mewabahnya Covid-19 ini, menciptakan kondisi yang tidak memungkinkan, sehingga membuat banyak anak sekolah di kampong (Desa) tidak memanfaatkan waktu belajar dengan baik.

Hal inilah yang membuat Babinkamtibmas Kecamatan Kayoa Utara, Kasim Hi Umrah berinisiatif menggerakan buku dari rumah kerumah.

Demikian disampaikan Kasim usai melakukan launching layanan Babinkam Batamu di kantor desa Laromabati, kecamatan Kayoa Utara.

Kasim menyebut, program yang diberi nama Babinkam Batamu (Bangkitkan Minat Kampong Membaca Melalui Tatap Muka) dilakukan dengan cara mendekatkan buku kepada anak sekolah dengan bertamu dari rumah ke rumah (Door To Door).

Buku bacaan yang disediakan tidak hanya buku anak-anak, namun juga menyedikan bacaan terkait pertanian dan tataboga untuk ibu rumah tangga.

“Karena saat ini anak-anak belajar dirumah maka saya melakukan layanan membaca buku dari rumah ke rumah sekaligus terus membangun silatruahim dengan masyarakat,” jelas Kasim dalam rilis resmi yang diterima wartawan, Jumat (31/7/2020).

Ia menambahkan, wilayah yang bakal menjadi sasaran program Babinkam Batamu adalah 7 Desa di Kecamatan Kayoa Utara yakni, Laromabati, Modayama, Ngokomalako, Akesipan, Gayap, Dehegila dan Batu atas.

“Untuk mendapatkan bahan bacaan, saya melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan provinsi Maluku Utara Rahwan K Suamba dan memperoleh sumbangan 50 buah buku bacaan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, launching layanan Babinkam Batamu dilakukan di kantor Desa Laromabati dan disaksikan langsung Kepala Desa Laromabati Muhammad Dj Saban, Kepala Sekolah SDN Laromabati serta sejumlah Mahasiswa. (Ridal CN)

Tetap Waspada Covid-19, Masyarakat Jikotamo Bagian Tengah dan Barat Memilih Sholat di Masjid Lapanawa

HALSEL, CN – Menghindari wabah Covid-19 Di masa New Normal, hari ini Jum’at 31/07/2020. Masyarakat Jikotamo Bagian Tengah dan Barat, Desa Jikotamo, Kec. Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) melaksanakan Sholat Idul Adha 1441 H di Masjid Lapanawa Jikotamo Barat.

Telah dikeluarkan surat edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 Hijriyah (2020 masehi) menuju masyarakat produksi dan aman Covid-19.

Untuk itu masyarakat Desa Jikotamo bagian Tengah dan Barat memilih masjid Lapanawa Dusun Jikotamo Barat untuk melaksanakan sholat idul adha untuk menghindari meningkatnya penyebaran wabah Covid-19.

Sholat Idul Adha dengan menggunakan pengaman APD masker, ada juga tidak menggunakan masker sebagai alat pelindung diri, namun sholat tetap lancar dan aman.

Sesuai pantauan wartawan cerminnusantara.co.id, kondisi di lapangan Masjid Lapanwa, Dusun Jikotamo Barat. Bahwa masyarakat hanya sebagain, kurang lebih 40% menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan 60% tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memakai, akan tetapi sholat idul adha tetap berjalan aman dan baik sebagaimana mestinya.(Red/CN)

BPBD Halsel Dinilai Lambat Tangani Bencana, Pemda Diminta Tak Abaikan Korban Gempa di Gane

HALSEL, CN – Terkait dengan Bencana Banjir Bandang di Desa Doro Kecamatan di Gane Barat 23 Juli lalu. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan pada Senin kemarin, telah menggelar aksi meminta sikap responsif dari Pemda Halsel. Dalam hal ini, BPBD Halsel untuk segera membijaki bencana kemanusiaan yang dialami masyarakat Desa Doro.

Dalam aksi itu. Sugyanto Umakaapa
selaku Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi HMI Cabang Bacan kepada Wartawan cerminnusantara.co.id (30/7/2020) mengatakan bahwa HMI Cabang Bacan menuntut tegas, agar Pemda Halsel tidak mengabaikan keselamatan korban bencana tersebut karena pada umumnya di Gane sampai saat ini, korban Gempa pada satu Tahun lalu belum mendapat fasilitas hunian yang layak, sebagian masyarakat masih hidup terkatung-katung dalam tenda-tenda pengungsian.

Oleh karena itu, Sugyanto menjelaskan bahwa bencana yang terjadi di Gane, baik itu banjir yang terjadi di Desa Doro saat ini dan Gempa Bumi Tahun lalu adalah bencana kemanusiaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab kita semua khususnya Pemerintah Daerah setempat.

“Apa lagi dalam beberapa bulan terakhir ini kita dihadapkan dengan Bencana non alam yaitu Covid-19 yang dampaknya diberbagai sektor kehidupan, pasti memberikan penderitaan yang berlipat ganda pada masyarakat yang mengalami Bencana,” tegasnya.

Selin itu. Ia mengatakan, dalam aksi HMI Cabang Bacan tersebut. Salah satu tuntutannya adalah terkait pendistribusian bantuan hunian korban bencana Gempa Gane, pada satu Tahun lalu yang sampai saat ini terkesan BPBD Halsel melakukan pembiaran dan tidak serius dalam menangani bencana kemanusiaan di Gane yang sama-sama merasakan.

“Kami Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bacan mengutuk keras atas tindakan BPBD Halsel yang terkesan lambat dan mengabaikan kepentingan masyarakat korban gempa Gane, kemudian Kepala Badan BPBD Halsel juga mengabaikan Panggilan DPRD Halsel untuk Rapat bersama lintas komisi dengan HMI Cabang Bacan pada hari Rabu 29 Juli untuk mendengarkan keterangan terkait dengan penanggulangan pendistribusian bantuan hunian korban Gempa di Gane satu Tahun lalu yang sampai saat ini masyarakat belum menikmati,” tukasnya.

Dengan demikian. Ia juga mengaku, Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas Komisi di DPRD bersama HMI Cabang Bacan, “DPRD berjanji akan mendorong hal masalah tersebut di Sidang Paripurna DPRD” tutupnya. (Red/CN)

Warga Alami Rumah Rusak, Tidak Ada Respon dari Pemda Halsel

HALSEL,CN – Bencana Tanah longsor yang menimpa Satu unit rumah di Desa Ori Makurunga Kecamatan Kayoa Selatan, pada hari Rabu (29/07/20) Pukul 10.15 WIT, Bulum juga ada respon dari pemerintah Kabupaten

Di ketahui, satu unit rumah yang rusak adalah milik Guntur Hi Suaib warga Desa Ori Makurunga yang kesehariaanya berprofesi sebagai kuli Bangunan.

Kepada media Cerminnusantara.co.id Guntur Hi Suaib saat di tanyakan terkait bantuan dari pemerintah Daerah, suaib mengatakan bahwa, untuk sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah

Sementara ini, Ungkap Guntur Hi Suaib bahwa dia bersama Istri dan anak-anak’nya terpaksa harus menginap di rumah keluarga

“Saat ini saya, anak dan istri harus tinggal di rumah keluarga karena rumah saya sudah rusak parah,” Ungkapnya

Selain Guntur Hi Suaib, ada juga Wahid yang merupakan Tetangga Guntur. Kepada awak Media Wahid merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa rumah tetangganya itu.

itu sebabnya, Kata Wahid intensitas hujan yang sampai malam ini juga belum reda dan berdampak pada tebing yang longsor semakin parah hingga Rumah tetangganya itu sudah tidak layak untuk dihuni.

Sebagai tetangga, Wahid merasa prihatin dan berharap ada langkah dan upaya dari pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban Guntur Hi Suaib.(Red/CN)