HALSEL, CN – Jelang pelaksanaan Pilkades Kawasi 2019, Selasa (19/11/2019), jajaran Polsek Obi Polres Halsel berhasil amankan ratusan botol miras berbagai jenis. Kegiatan yang di Pimpin Langsung Kapolsek Obi IPDA Kris Tofel, S.Tr.K bertujuan untuk mengintensifkan operasi cipta kondisi, guna memastikan keamanan ketertiban di masyarakat
HALSEL, CN – Pilkada Halmahera Selatan (Halsel) di pastikan hanya dua Paket Pasangan Calon (Paslon) yang memenuhi syarat pencalonan. Pasalnya, tarik menarik dukungan Partai Politik pada pasangan calon mengalami pasang surut.
Pasang surut Suhu Politik pada Pilkada Halmahera Selatan semakin memanas, disebabkan dukungan Partai Beringin Karya (Berkarya) pada pasangan calon Bahrain Kasuba -Lutfi Machmud.
Dukungan Berkarya Pada Paslon Bahrain Kasuba-Lutfi Machmud yang di Tanda Tangani oleh Hutomo Mandala Putra dan Priyo Budi Santoso dipastikan batal karena tak memenuhi syarat Hukum setelah Menkumhan mengesahkan kepengurusan Muhdi Pr, hasil Munaslub.
Saat di konfirmasi para awak Media, Selasa (04/08/2020) Taski Dano pengurus Partai Beringin Karya hasil Munaslub malam tadi mengatakan bahwa dukungan Partai Berkarya pada Pilkada Halmahera Selatan Mencorot Bahrain Kasuba dan Lutfi Mahmud dari dukungan Partai Beringin Karya.
“Hasil Musyawarah Partai Berkarya memutuskan mencoret Bahrain Kasuba – Lutfi Mahmud dari dukungan dan menggantikan dengan pasangan calon yang lain,” tandasnya.
Lanjut Taskin, Bahrain Kasuba – Lutfi Mahmud dianggap tidak memenuhi prosedur dalam semua tahapan Pilkada di Partai Berkarya. Menurutnya Bahrain, “Tidak punya etika dan moral politik,” pungkasnya.
Sekali lagi, Tegas Taskin bahwa Bahrain Kasuba – Lutfi Mahmud dipastikan di coret dari dukungan Partai Berkarya.
“Bahrain – Lutfi sudah tidak ada di Partai Berkarya dan Partai Berkarya dipastikan mendukung pasangan calon yang lain,” tegasnya. Dan untuk Pilkada Halsel di pastikan hanya dua paket Balon calon Bupati dan wakil Bupati Halsel yang memenuhi syarat yakni Usman Sidik- Basam kasuba dan Helmi Umar muksin-Laode Arfan. (Red/CN)
HALSEL, CN – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Halmahera Selatan (GMNI Halsel) melakukan aksi kemanusian terhadap warga yang saat ini tertimpah banjir, terkususnya di Kecamatan Gane Timur Desa Lalubi dan dan Desa ainnya.
Pasalnya, warga yang saat ini terdampak banjir. Ketua GMNI Cabang Halsel Alfian Yunus Tuisan kepada media ini, Selasa (4/8/2020) menjelaskan bahwa saat ini warga menikmati tempat tidur dengan Tenda Terpal.
“Oleh karena itu, atas rasa kepedulian GMNI Cabang Halsel hadir di depan Pemerintah dan masyarakat Halmahera Selatan kususnya masyarakat Kota Labuha Desa tepat di Pasar Baru Labuha untuk meminta dan meringankan beban iuran tangan kepada warga yang terdampak banjir di Kecematan Gane Timur,” ungkapnya.
Menurut Alfian Pemda Halsel saat ini semestinya lebih serius dalam penanganan Bencana Banjir.
“Akhir-akhir ini semestinya Pemda Halsel lebih serius dan cepat dalam Penanganan Bencana Banjir, jadi bukan lagi menunggu laporan yang di sampaikan oleh tiap-tiap Kepala Desa baru di salurkan bantuan,” tegas Alfian.
Selain itu, Salah seorang Aktivis Perempuan yang juga Kader GMNI Halsel Radia menyampaikan dalam orasi penggalangan Dana di depan Pasar Baru Labuha itu, bahwa sebagai ummat beragama di wajibkan saling peduli antara satu sama yang lain.
“Kita sebagai Ummat yang beragama diwajibkan atas kepedulian sesama bangsa khususnya bangsa Indonesia,” imbuhnya. (Red/CN)
HALSEL, CN – PT Harita Group kembali memberikan dukungan untuk Penanganan Pencegahan Covid-19 kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara (Malut) berupa 1 unit Alat polymerase chain reaction (PCR) yang lengkap.
Alat PCR tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Trimegah Bangun Persada, Donald Hermanus, yang mewakili Harita Nickel, yang diterima langsung oleh Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Halsel, Kamis, 30 Juni 2020, di Posko Utama Penanganan Percepatan Covid-19 Halsel.
Donald Hermanus, selaku Direktur Utama Trimegah Bangun Persada, berharap agar bantuan PCR yang diserahkan ini dapat dipergunakan dengan baik oleh Masyarakat Halsel.
“Alatnya saat ini sedang perjalanan, dan akan tiba di tanggal 7 Agustus mendatang, semoga dapat berguna untuk Masyarakat Halsel,” kata Donald.
Donald juga menambahkan bawah, Harita Group juga akan kembali memberikan tempat karantina di Hotel Jenisy bagi tim medis atau pasien Covid-19.
“Hotel Buana Lipu yang dijadikan tempat karantina sudah Ful, maka kami kembali memberikan tempat karantina di Hotel Jenisy,” tutup Donal.
Sementara Bupati Halsel, H. Bahrain Kasuba, mengucapkan terima kasih kepada Harita Group yang kembali memberikan bantuan, berupah satu alat kesehatan yaitu PCR kepada Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Halsel.
“Terima Kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan alat PCR ini,” ungkap Bupati
Bupati Halsel ini juga menyampaikan bahwa alat ini nantinya dapat membantu tim Gustu, khususnya tim medis agar dapat bekerja secara cepat dalam mengatasi penyebaran Wabah ini.
“Dengan adanya alat PCR ini tentunya dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat agar lebih cepat mengatahui hasil swabnya, sehingga hasilnya tidak harus menunggu lama,karena harus dikirim,” ungkapnya.
Bahrain juga berharap agar kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus terjaga untuk memajukan daerah ini kedepannya.
Penyerahan alat PCR ini disaksikan langsung oleh Sekda Halsel Helmi Surya Botutihe, Dandim 1509 Labuha Letkol. Inf. Imam Khanafi, Liaison Officer (LO) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Laksamana TNI (Pur) A. Bambang Pratiknyo, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halsel Hasna Muhammad. (Red/CN)
HALSEL, CN – Desa Gandasuli Kecamatan (Kec) Bacan Selatan, Kabupaten (Kab) Halmahera Selatan (Halsel) memang dikenal dengan masyarakat yang kental akan budayanya. Hal ini tercermin pada setiap hari besar Islam yang selalu diramaikan perhelatan Budaya.
Pada Idul Adha 1441 Hijriah Bertepatan dengan hari Jumat, 31 Juli 2020 ini hal serupa kembali digelar. Dalam perhelatan Festival Kebudayaan yang dimulai dengan prosesi pengantaran hewan kurban (Hadrat) dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Selatan H. Bahrain kasuba, S.Pd, M.Pd bersama ibu Nurlaila Kasuba.
Kehadiran Kosong Satu Halsel itu mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat, bukan hanya sekedar menghadiri acara. Bupati bersama Isteri pun turut ambil bagian saat pelaksaan Hadrat dan diikuti hingga selesai.
Agenda yang berkaitan dengan budaya seperti ini selalu mendapat respon istimewa dari Bupati. Hal ini diutarakanya saat menyampaikan sambutan, “Suku Buton yang berada di Gandasuli dengan Budayanya selalu menjadi perhatian. Hal ini karena budaya merupakan motor pembangunan Halsel sebagaimama visi Pemerintah Daerah (Pemda) yaitu Membangun dengan berlandakan Kebudayaan,” terang orang nomor satu di Halsel itu.
Dengan begitu menghayati dan menikmati pentas Hadrat, Bupati juga mengutarakan harapannya “dengan adanya Festival kebudayaan Buton di Desa Gandasuli, saya berharap ajang semacam ini kedepannya bukan hanya sebatas didesa tapi Pemda akan mengupayakan agar Festival Budaya bisa dilaksanakan dalam skala yang lebih besar dalam wilayah Halsel,” Harap BK, sapaan akrab Bupati Bahrai Kasuba.
Dari sisi lain, apresiasi beserta rasa terimakasih yang begitu besar disampaikan oleh Kepala Desa Gandasuli Umar La Suma. “Kehadiran Bapak Bupati Halsel ditengah masyarakat Gandasuli merupakan cerminan seorang pemimpin yang memiliki jiwa sosial tinggi. Dan saya mewakili masyarakat mengucapkan rasa terimakasi yang Tak terhingga atas kesediaan waktu dan segala kontribusi atas acara ini,” Papar Kades saat memberikan sambutannya.
Disamping itu, selain menghadiri Festival Budaya Bupati Halsel juga turut menyumbangkan Se-ekor sapi untuk dikurbankan dan memberikan bantuan finansial ke panitia untuk membantu kesuksesan kegiatan hingga akhir. (Red/CN)
HALSEL, CN – Kepala Desa Gurua, Rusdi Bahra diduga korupsi Anggaran Dana Desa yang di beberkan masyarakat dan Mahasiswa serta Pemuda yang tergabung dalam Koalisi Perjuangan Untuk Masyarakat Gurua (KPUMG) melalui hasil Laporan Realisasi Penyerapan Dana Desa Gurua yang tidak sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa di Desa Gurua.
Selain dari dugaan Korupsi yang beberkan melalui Laporan Relisasi Anggaran Dana Desa Gurua, KPUMG juga mempertanyakan terkait dengan anggaran Covid yang sebesar Rp 50 Juta.
Sementara itu, Kades Rusdi Bahra ketika dikonfirmasi Wartawan melalui via telepon seluler belum lama ini menjelaskan bahwa Anggaran tersebut selesai pada pembagian Covid-19, nanti sisanya dianggarkan pada Padat Karya.
“Anggara sisanya itu nanti di pembagian Covid-19 nanti sisanya dianggarkan pada Padat Karya, jadi masyarakat ini tidak mengerti,” tegasnya.
Selain itu. Rusdi bilang, sebelum anggaran Dana Desa dicairkan, Pemerintah Desa lebih dulu melaksanakan Musdes setiap Tahunnya.
“Sebelum anggaran dicairkan, kami sudah lebih dulu melaksanakan Musdes,” ungkap Rusdi.
Rusdi juga membenarkan bahwa Pos Pemuda dan Pos PKK diberikan Non Tunai sesuai yang dibutuhkan oleh PKK maupun Pemuda.
“Jadi kalau untuk ibu-ibu PKK ketika membutuhkan seperti Dandang, Piring itu semua di beli, tapi ada kwitansinya begitu juga Kaos Bola dan Sepatu Bola untuk Pemuda dan untuk nilai dari harga barang itu tergantung pada APBDes, jadi kita tidak bisa berikan mereka berupa Tunai karena takutnya mereka makan sendiri maka yang pastinya di dikembalikan itu Kepala Desa jadi yang ruginya adalah Kepala Desa,” pungkasnya.
Sebelumnya, KPUMG menggelar aksi Demonstrasi besar-besaran di Desa Gurua hingga ke Kecamatan Pulau Makian bahkan ke Kabupaten memprotes terkait dengan tidak tranparansi pengelolaan Anggaran Dana Desa oleh Kepala Desa Gurua terhadap masyarakat.
Kepada Media cerminnusantara.co.id ini, Sarjo Muhlis mengatakan bahwa sejumlah kegiatan fisik yang ada di Desa Gurua sampai saat ini tidak terrealisasi. Selain itu, Muhlis juga menjelaskan bahwa selama ini, Kades Rusdi Bahra ketika melakukan suatu kebijakan di Desa itu, tanpa Musyawarah Desa.
Sementara didalam Laporan Realisasi Penyerapan Dana Desa (DDS) Tahap III 40% Tahun 2018 Desa Gurua Kecamatan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan tidak terrealisasi. Seperti, Pembangungan Jalan Rabat Beton, Pembangunan/Rehabilitas/Peningkatan/Pengerasan Jal Desa Gurua, Volume Output 250 Meter, Swakelola, Anggaran 371. 100.000,00. Realisasi 371. 100.000,00. Sisa Anggaran 0.00, Capaian Output 100.00. Tenaga 0 888 orang, Durasi 60 Hari, Upah 78.000.000,00. Pengedaian Mainan Paud, Uruaian Output 1 Paket, Cara Pengadaian Swakelola, Anggaran 18.000.000,00, Realisasi 18.000.000,00. Sisa 0.00, % Capaian Output 100.00, Tenaga Kerja 5, Durasi 6 Hari, Upah 15.000.000,00. Makan Tambahan 12×500.000, Uraian Output 12 Unit, Cara Pengadaian Swakelola, % Cara 100.00, Tenaga Kerja 0, Upah 3.000.000,00.
“Dari sejumlah kegiatan yang ada didalam Laporan Realisasi Penyerapan Dana Desa (DDS) Tahap III 40% Tahun 2019 Desa Gurua Kecamatan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan tidak terrealisasi,” bebernya.
Selain itu, Laporan Realisasi Penyerapan Dan Desa (DDS) Tahap I 20% Tahun Anggaran 2018 diantaranya, Pembangunan Gedung Kantor, Uraian Balai Pelatihan, Volume Output 1 Unit, Cara Pengadaan Swakelola, Anggaran 293.939.00,00. Realisasi 0.00, Sisa 293.939.000,00. Capaian Output, 0.00, Tenaga Kerja 0, Durasi 0 Hari, Upah 0.00, Pemb. Taulud Penahan Tanah, Uraian Output, Jalan Desa, Volume Output 200 meter, Anggaran 7.200.000,00. Sisa 0.00, Capaian Output 0.00, Tenaga Kerja 0, Upah 7.200.000,00. Insentif Badan Syara (Imam dan Wakil Imam), Uraian Output Jumlah Peserta Terlatih, Volume Output 2 orang, Cara Pengadaian Swakelola, Capaian Output 100.00, Tenaga Kerja 2 Orang, Durasi 360 Hari, Upah 4.800.000,00. Kegiatan Pembinaan Lembaga Adat, Anggaran 7.200.000,00. Realisasi 7.200.000,00. Sisa 0, Tenaga Kerja 3 orang, Durasi 360 Hari, Upah 7.200.000,00. Kegiatan Lanjutan Insentif Badan Syara, Uraian Output Jumlah Peserta Terlatih, Volume Output 20 orang, Cara Pengadaian Swakelola, Capaian Output 100.00, Tenaga Kerja 20 orang, Durasi 360 Hari, Upah 18.000.000,00. Kegiatan Lanjutan Insentif Guru Mengaji, Volume Output, 9 orang, Cara Pengadaan Swakelola, Capaian Output 100.00, Tenaga Kerja 9 orang, Durasi 360 Hari, Upah 13.500.000,00. Penderian BUMDes, Volume 1 unit, Anggaran 14.150.500,00. Reisasi 5.900.000,00. Sisa 8.250.5000,00. Capaian Output 0.00. Tenaga Kerja 5 Orang, Durasi 30 Hari, Upah 5.900.000,00.
Sarjo Muhlis yang juga Korlap Aksi didalam Koalisi Perjuangan Untuk Masyarakat Gurua itu, mengaku bahwa dari sejumlah kegiatan yang tercatat didalam Laporan Realisasi Penyerapan Dana Desa (DDS) Tahap I 20% Tahun 2018 dan Laporan Realisasi Penyerapan Dana Desa (DDS) Tahap III 40% Tahun 2019 Desa Gurua Kecamatan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan itu tidak sesuai sesuai kegiatan yang ada di Desa Gurua. (Red/CN)
HALSEL, CN – Dalam kegiatan Silaturrahmi dan Temu Kaders DPD II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Koalisi pemenang Usman-Bassam, Dr. H. M. Aziz Syamsuddin selaku Wakil ketua DPR RI yang di dampingi Alien Mus selaku Ketua DPD I Partai Golkar Malut memuji kepada Muhammad Kasuba (MK), saat menjabat Bupati Halsel 2 Periode bahwa kebijakannya menyentuh masyarakat sehingga masyarakat tidak bisa melupakannya, Senin (2/8/2020).
Dalam sambutanya Dr. H. M. Aziz Syamsuddin, Wakil ketua DPR. RI, pada Minggu (2/8) kemarin menghimbau, kita mengambil contoh dari Ustad Hi. Muhammad Kasuba menjabat Bupati selama 2 Periode. Sebab sampai saat ini, masyarakat masih merindukan sosok seorang Muhammad Kasuba karena kebijakannya sangat menyentuh masyarakat.
“Saya pesan kepada adinda, Pak Bassam Kasuba calon Wakil Bupati Halsel. Buat program yang prioritas, sehingga di kenang orang, seperti Ustat Muhammad Kasuba yang menjabat Bupati 2 Periode dan sampai sekarang masih di kenang orang dan bisa masuk lagi di tengah-tengah masyarakat. Jangan hanya ingin menang dan setelah menang, semuanya babak belur, pemanfaatan di mata masyarakat tidak ada,” imbuhnya Dr. Aziz.
Lanjutnya. Menjelang 9 Desember ini, dari proses pendaftaran kemudian kampanye harus menjaga ketertiban, juga bagimana Tim pemenangan besertai saksi dengan merumuskan program yang bisa menyentuh dan bermanfaat kepada masyarakat, sehingga pesta demokrasi itu, tidak dalam rangka hanya membagi kaus, stiker, tapi apa tawaran programnya yang di jalanankan kedepan.
“Saya berharap Pilkada 9 Desember nanti, di samping kita memenangkan pasangan Usman-Bassam, kita juga jangan di manfaatkan oleh lawan-lawan kita, sehingga kualitas demokrasi kita gagal karena tujuan demokrasi adalah untuk kesejatraan masyarakat, kita jangan saling fitnah, sehingga tujuan kita memenangkan pasangan ini tidak tercapai karena Halsel ini membutuhkan kita,” ucapnya Wakil Ketua DPR RI itu.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara Alin Mus yang juga sebagai anggota DPR RI Komisi IV Dapil Maluku Utara itu mengatakan dalam sambutanya, kalau mendengar keluarga Kasuba itu seperti keluarganya sendiri karena keluarga itu, sampai kapan pun kadang berantam itulah intrik-intriknya, tapi samuanya saling sayang.
“Partai Golkar Kalau mengeluarkan surat keputusan (SK) itu, tidak akan terjadi perubahan SK lagi, kalau pun perubahan itu kehendak Allah,” tegas Alien Mus.
Ia juga meminta seluruh Kader Partai Golkar DPD II dari 30 Kecamatan dan 249 Desa di Halsel dan Partai Koalisi pasangan Usman-Bassam semakin hari harus bersemangat
“Karena kita berbagai warna, yang saat ini berkoalisi, seperti warna pelangi dan itulah tanda-tanda kehidupan, karena pelangi itu indah di pandang,” cetusnya.
Selain itu, ia juga berharap bahwa pasangan yang di usung Partai Golkar dan Partai koalisi yang lain dapat memberikan satu perubahan di Kabupaten Halmahera Selatan.
“Kenapa tidak kita menangkan. Kita bersama-sama untuk memenangkan pasangan ini, persaingan hanya sementara sehingga tidak ada yang menghina dan saling memfitnah karena kita adalah satu di Kabupaten Halmahera Selatan,” tutupnya. (Red/CN)