Keluhkan Jalan dan Jembatan, Warga Bacan Timur Tengah Kirim Surat Terbuka ke Gubernur Malut, Cara yang Menarik

HALSEL, CN – Kondisi jalan di 3 Desa Kecamatan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dikeluhkan masyarakat dan pengendara kendaraan roda dua dan roda empat. Jalan itu mengalami kerusakan parah yaitu berlumpur dan berlubang serta banjir besar di 5 Sungai.

Apalagi disaat hujan, kondisi Jalan Provinsi itu rusak parah dengan lubang yang menganga dan dipenuhi air.

Selain Jalan, warga juga mengeluhkan Jembatan penghubung ke Ibu Kota Kecamatan yang kurang lebih sudah 5-6 Tahun sampai saat ini, belum juga ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Akibatnya, pengendara pun harus berhati-hati saat melintas. Bahkan saat melintas, warga dengan terpaksa mengangkat pengendara roda dua secara manual.

Oleh karena itu, warga mengeluhkan jalan Provinsi dan Jembatan penghubung ke Kecamatan Desa Bibinoi dengan cara menulis surat melalui akun Facebook kepada Gubernur Malut terhadap jalan dan jembatan yang tak kunjung diperbaiki.

Kepada YTH
Gubernur Maluku Utara
Di
Tempat

Assalamualaikum wr, WB
Kami atas nama masyarakat, pemuda Tabapoma, Tutupa dan Tomara mengingatkan kepada yang Mulia bahwa jalan dan jembatan yang menghubungkan dari Desa Bibinoi ibu Kota Kecamatan Bacan Timur Tengah ke Tiga Desa statusnya Propinsi dan ini sudah berlangsung kurang lebih 5 – 6 Tahun lalu dan sampai saat ini belum juga ada perhatian untuk progres pembangunan berkelanjutan.

Kami di Tiga Desa ini berkontribusi besar untuk negeri Sarumah dan Moloku Kie Raha, Penghasilan dari Tiga komoditi unggulan yakni Kopra kurang lebih 800 Ton per Tiga bulan, pala 10 Ton permusim dan Cengkih 50 Ton permusim yang kesemuanya bergantung pada jalan dan jembatan guna untuk di distribusi.

Nah!!! sekarang aktifitas ekonomi akan lumpuh apabila secara terus menerus di biarkan dan tak ada lagi perhatian dari Pemerintah Propinsi.
Musim hujan yang berkepanjangan membuat jalan berlumpur, berlubang dan banjir besar di 5 sungai.

Kami masih berharap, bermimpi akan ada pembangunan jembatan dan jalan di Daerah kami walaupun harapan itu hanya sebesar sebutir debu
Terima kasih

Wassalamualaikum. Wr WB…
Pemoeda Kampoeng

Jumat Berkah, Dandim 1509/Labuha Bagikan Sembako

HALSEL, CN – Pagi ini, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P., M.Han secara serentak membagikan makanan dalam bentuk Nasi Kotak dengan menyebarkan Personil Kodim 1509/Labuha dan Koramil 1509-01/Bacan untuk membawa serta membagikan Nasi Kotak disekitar Pulau Bacan, Jumat (29/1/2021).

Personil Kodim 1509/Labuha serta Babinsa koramil 1509-01/Bacan bergerak cepat sebelum Shalat Jumat tiba untuk membagikan Nasi Kotak yang disiapkan Ibu-ibu Persit KCK Cab XXXVII, pembagian Nasi Kotak ditujukan kepada para tukang Ojek, Buruh, Pedagang kecil dan Penderita Gangguan Jiwa serta Pengurus Masjid.

Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han menyambangi Rumah Gubuk yang ada di Desa Amasing didampingi Babinsa Koptu Sofyan Ali dan Kepala Desa Amasing Nasrul Salim, Dandim 1509/Labuha langsung mengangkat dan memanggul sendiri Sembako berupa Beras, Mie Instan serta Beberapa Butir telur untuk diberikan kepada Muhammad Toha Penyandang disabilitas.

Ternyata Lahan dan Rumah gubuk yang ditempati Muhammad Toha merupakan milik Kepala Desa Amasing, Nasrul Salim.

“Bapak Muhammad Toha ini menderita kelumpuhan dan kebutaan, sehingga tidak bisa bergerak atau beraktivitas yang menjaga serta menemani Toha hanya Istrinya saja,” ungkap Kepala Desa, Nasrul Salim.

Dandim 150/Labuha berpesan agar selalu melihat dan menjaga kedua lansia tersebut. Apalagi ada Toha yang menderita Kelumpuhan serta kebutaan kepada Kepala Desa Amasing Nasrul Salim.

Dandim 1509/Labuha Pun melanjutkan berkunjung ke rumah Duka Almarhum Gilman Usman Pengurus Badan Syarat Masjid Kesultanan Bacan yang meninggal pada Rabu (27/1) dengan menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Gilman Usman, (Ompu Moding Kesultanan Bacan)

“Om ace (Alm Gilman Usman) adalah orang baik, meski saya secara pribadi baru mengenal beliau, 5 Bulan yang lalu saya mengenal beliau. Beliau memberikan nasehat yang sangat membekas dihati saya,” ujar Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han.

Setelah berkunjung dari Rumah duka, Dandim 1509/Labuha langsung menemui para Personil Kodim 1509/Labuha dan Personil Koramil 1509-01/Bacan yang selesai membagikan makanan (Nasi Kotak) semoga kegiatan pada pagi ini menjadi berkah dan amal Jariyah untuk semua.

“Terimakasih tetap sehat, tetap semangat dan sampaikan salam untuk keluarga di rumah,” tutup Dandim 1509/Labuha yang mengakhiri kegiatan Jumat berkah. (Red/CN)

2021, Jumlah Penerima PKH di Halsel Meningkat

HALSEL, CN – Dibandingkan Tahun 2020, Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Tahun 2021 meningkat.

Dari catatan Dinas Sosial Kabupaten Halsel, peningkatan jumlah penerima PKH mencapai 6.106 KPM. Sebelumnya pada Tahun 2020, jumlah penerima PKH sebanyak 4.175 KPM. Sedangkan untuk Kouta tambahan di Tahun 2021, jumlahnya menjadi 1.931 KPM.

Kepala Dinas Sosial, melalui Kabid PFM Dinsos Halsel, Muh. Zaki Abd. Wahab menjelaskan, jumlah tersebut bahwa sudah BNBA langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Saat ini masih sedang berlangsung validasi data oleh SDM PKH di lapangan. Apakah tambahan 1.931 ini memang benar-benar ada di wilayah masing-masing atau tidak,” cetus Muh. Zaki saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id, Kamis (28/1/2021).

Sebab, kata Muh. Zaki, Kemensos memberi waktu kepada Dinsos sampai dengan Tanggal 5 Februari 2021 . Maka, dari Dinsos sendiri mengaku saat ini belum bisa memastikan jumlah KPM yang sebenarnya.

“Untuk itu, kami belum bisa memastikan. Apakah jumlah akan tetap dengan jumlah 1.931 KPM ini atau tidak,” katanya.

Ia menambahkan, jika jumlah KPM tidak ada perubahan, maka Tahun 2021 di Halsel dipastikan meningkatkan.

“Jika tidak berubah, maka di Tahun 2021 jumlah PKH sebanyak 6.106 KPM,” tutup Zaki (Red/CN)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Laut Makian

HALSEL, CN – Sosok mayat misterius tanpa identitas ditemukan dalam posisi mengapung di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 07.00 WIT.

Mayat tanpa identitas yang sudah membusuk itu pertama ditemukan motoris Sped Baot Momoi tepatnya depan Desa Rabutdaiyo.

Kapolsek Pulau Makian, IPDA Sukraen H Nadar saat dikonfirmasi membenarkan adanya perihal penemuan tersebut.

“Iya benar, sosok mayat tanpa identitas dan sudah membusuk itu pertama ditemukan oleh motoris Sped Baot Momoi bernama Samsul (35),” ungkap Kapolsek.

Kapolsek bilang, Kronologis temuan sesuai keterangan saksi Samsul bahwa pada pukul 06.30 WIT. Dirinya bersama beberapa rekannya keluar dari Desa Waigitang dengan menggunakan Sped Boad Mokou (Jadwal Len Pulau Makian Ternate). Pada saat perjalanan, ia melihat ada sesosok benda yang berwarna putih hanyut di depan karena penasaran, mereka pun mencoba mendekati. Ternyata benar bahwa sebuah benda tersebut adalah mayat manusia yang sudah membusuk tinggal setengah hanyut.

Selanjutnya Saksi Samsul bersama beberapa temannya mampir ke Desa Rabutdaiyo dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa mereka menemukan mayat yang hanyut.

Atas penemuan mayat tanpa identitas itu, pihaknya langsung mengevakausi dan koordinasi dengan kepala Desa Rabutdaiyo.

Dari hasil koordinasi, bersepakat bahwa mayat tanpa identitas yang sudah membusuk itu dimakamkan di Desa Rabutdaiyo Kecamatan Pulau Makian. (Red/CN)

Polres Kawal Kedatangan Vaksin Sinovac Covid-19 di Halsel

HALSEL, CN – Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melaksanakan pengawalan kedatangan Vaksin Sinovac Covid-19 untuk Halsel yang dipimpin Kapolsek Bacan Timur IPDA Mardan Abdurahman, S.H., Jumat (28/1/2021).

Kapolsek Bacan Timur IPDA Mardan menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk preventif dan melancarkan pendistribusian Vaksin Sinovac Covid-19 yang aman dan kondusif.

Ipda Mardan saat di konfirmasi menambahkan, kedatangan Vaksin disalurkan melalui jalur laut dari Kota Ternate menuju Halsel menggunakan Kapal Penumpang Bunda Maria yang tiba pagi tadi di Pelabuhan Penumpang Desa Babang.

Pihaknya memastikan pengawalan kedatangan Vaksin Sinovac Covid-19 dengan Jumlah 3520 dosis dan alat pendukung lainya seperti Set Apd Imun 350 set, safety box 34 pc, Alkohol swab 3600 sacet dan Ass 0,5 ml 3600 pcs, yang diangkut dengan menggunakan kendaraan roda 4 Milik Kementerian Kesehatan.

“Kemudian pendistribusian vaksin dengan dikawal oleh Personel Polres Halsel dan Polsek Bacan Timur,” jelasnya.

Sampai dengan proses pemindahan vaksin covid-19 dari mobil Kementerian Kesehatan Halsel ke Ruang penyimpanan vaksin di Gudang Penyimpanan Obat Dinas Kesehatan Kabupaten Halsel. (Red/CN)

Dekat Pembubaran PPS, PPK Obi Timur Masi Menunggak Pembayaran Gaji Honor Sebesar Rp 61.600.000,-

HALSEL, CN – Pembubaran PPS di rencanakan bulan Febuari 2021, akan tetapi Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK) Kec. Obi Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Belum membayar seluruh gaji honor Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) di Kec. Obi Timur dari bulan Desember-Januari. (28/02/2021)

UU RI No. 7 Tahun 2017, Tentang Pemilihan Umum (PEMILU) Pasal 54 Ayat (3) PPS dibentuk oleh KPU Kabupaten/Kota paling lambat 6 (enam) bulan sebelum Penyelenggaraan pemilu dan
dibubarkan paling lambat 2 (dua) bulan setelah hari pemungutan suara.

Sampai saat ini PPK Obi Timur belum membayar gaji PPS. Ketua PPS Desa Sosepe Arifin Lawangi saat di konfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id, dia menyampaikan bahwa “sudah dua bulan dari Januari sampai Febuari gaji honor kami belum di bayar, saya sudah laporkan ke Polsek Obi tinggal menunggu pemanggilan saja” kata Arifin

Sedangkan Anggota Komisioner KPU Kab. Halmahera  Selatan Yared Coling saat di konfirmasi dia bilang “terkait pembayaran gaji PPK dan PPS untuk Obi timur kami sudah adakan pembayaran, dan kami bahkan memerintahkan kepada PPK agar secepatnya melakukan pelunasan gaji honor PPS, tapi entah kenapa sampai sekarang PPK Obi Timur belum melakukan pelunasan gaji honor di Kecamatan Obi Timur” ungkap Yared

Arifin juga menjelaskan menjelaskan bahwa “jumlah honor Ketua Itu sebesar Rp. 1.200.000,- dan 5 anggota serta staf di berikan honor sebesar Rp. 1.150.000,- per bulan dan di tambah biaya sekertariat sebesar Rp. 1.000.000,-. Jika ditotalkan seluruhnya berjumlah Rp. 7.700.000,- di kalikan Dua Bulan maka total sebesar Rp. 15.400.000,-” ungkap kerta

Menurut arifin “jika total Rp. 15.400.000,- per PPS dari 4 desa yang ada di Obi Timur, maka PPK harus melunasi pembayarannya sebesar Rp. 61.600,000,-, tapi sampai mau berakhirnya masa jabatan PPS, PPK belum juga melunasi atau membayar gaji kami” tutur Arifin

Sampai berita ini di terbitkan Ketua PPK Obi Timur Jeki Karane dan ke lima anggotanya sudah di hubungi via heanphone celullar dan WhatsApp berada di luar jangkauan dan tidak pernah di balas. (Red/CN)