Sambut HBA Ke-62, Kejari Halsel Bagi-bagi 62 Paket Sembako Kepada Masyarakat

HALSEL, CN – Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-62 pada tanggal 22 Juli 2022, Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan hari ini melakukan pembagian sembako sebanyak 62 paket.

“Iya hari ini kita melakukan pembagian sembako untuk masyarakat yang kurang mampu, tukang becak, tukang ojek dan lainnya” ujar Kajari Halmahera Selatan, Fajar Haryowimbuko, kepada Wartawan, Selasa (19/07/2022)

Fajar menjelaskan tujuan pemberian sembako ini untuk meringankan beban masyarakat dengan adanya kenaikan 9 bahan pokok dan bahan bakar minyak.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan untuk meringankan beban masyarakat dengan adanya kenaikan 9 bahan pokok dan bahan bakar minyak” tambah Fajar.

Pembagian paket sembako ini selaras dengan tema Hari Bhakti Adhyaksa Ke-62 yaitu “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”. tutup dia (Red/CN)

Isu Bahrain Kasuba jadi Lawan di Pilgub Malut 2024, MK: Semua Orang Bisa

HALSEL, CN – Muhammad Kasuba nampaknya santai ketika isu berkembang Mantan Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) 1 periode, Bahrain Kasuba mencalonkan diri sebagai Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut).

Mengapa? Keputusan Muhammad Kasuba telah matang untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Malut, sehingga dirinya siap bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Malut 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan Muhammad Kasuba saat diwawancarai sejumlah awak media di Aula Kantor Bupati Halsel usai menghadiri acara wisudawan mahasiswa STP Labuha yang digelar pada Rabu (20/7/2022).

Muhammad Kasuba menuturkan, sebagai warga Negara Indonesia khususnya Provinsi Maluku Utara, sudah tentunya memiliki hak politik masing-masing.

“Menjadi bagian dari pada alternatif figur yang ditawarkan dari pada masyarakat Maluku Utara, jika berkenan, jadi kalau yang lain juga bisa, maka saya juga bisa,” tegas Muhammad Kasuba.

Muhammad Kasuba bilang, untuk saat ini, dirinya selaku Kader Partai Keadilan Sosial (PKS), maka PKS yang menjadi basis utama untuk mengkonsolidasi.

“Saya kan PKS, berarti kita harus mulai dari basis kita sendiri. Setelah itu, baru kita mencari koalisi pasangan yang bekerja sama,” katanya.

Sementara menanggapi isu Bahrain Kasuba yang bakal menjadi lawan Politik Tahun 2024, Mantan Bupati Halsel 2 periode itu tetap relaxed.

“Everyone can study, everyone can be a candidate for governor. Artinya, Semua orang bisa Kuliah, jadi setiap orang bisa Calon Gubernur,” tutup MK. (Red/CN)

Menyambut HBA Ke-62 dan HUT IAD Ke- XXII : Kejari Halsel Laksanakan Sunatan Massal, Dan Donor Darah

HALSEL, CN – Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-62 dan HUT Ikatan Adyaksa Darmakarini (IAD) Ke-XXII

pada tanggal 22 Juli 2022, Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan hari ini melakukan kegiatan donor darah dan sunatan massal.

“Iya hari ini masih dalam rangka HBA ke 62 dan HUT Ikatan Adyaksa Darmakarini ke XXII Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) mengadakan donor darah dan sunatan massal” ujar Kajari Halmahera Selatan, Fajar Haryowimbuko, kepada Wartawan, Selasa (20/07/2022)

Fajar menambahkan untuk donor darah mendapatkan 27 kantong darah dan 36 anak yg kurang mampu untuk disunat secara massal tujuan dari acara ini yaitu untuk menambah persediaan stok darah bagi yg membutuhkan dan membantu anak-anak kurang mampu untuk di sunat secara gratis.

“Alhamdulilah untuk donor darah mendapatkan 27 kantong darah dan 36 anak yg kurang mampu untuk disunat secara massal” tambah Fajar.

Kegiatan donor darah dan sunatan massal ini selaras dengan tema Hari Bhakti Adhyaksa Ke-62 yaitu “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi” tutupnya. (Red/CN)

Diduga “Cuek” Peraturan Kemenkeu RI, Bendahara Desa Loleo Mekar Nekat Gunakan BLT-DD Tahap I 2022 Bayar Hutang

HALSEL, CN – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dianggarkan sebesar paling sedikit minimal 40% dari pagu Dana Desa yang diterima setiap Desa di Tahun 2022.

Dimana, melalui peraturan Kementrian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) yakni PMK Nomor 190 Tahun 2021 juga memperkuat tentang kriteria calon penerima dan besaran alokasi BLT-DD, maka wajib dianggarkan Pemdes setiap bulannya.

Namun lain hal dengan Pemerintah Desa Loleo Mekar Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Pemdes Loleo Mekar diduga kuat “Cuek” Peraturan Kemenkeu RI tersebut.

Mengapa tidak? Sesuai Pasal 33 ayat (5) PMK 190 Tahun 2021, disebutkan bahwa besaran BLT Dana Desa 2022 ditetapkan sebesar Rp 300.000 untuk bulan pertama sampai dengan bulan kedua belas per Keluarga penerima manfaat. Namun yang terjadi di Desa Loleo Mekar, Pemdes setempat menyalurkan BLT-DD Tahap I Tahun 2022 hanya 2 bulan. Sehingga per-Kepala Keluarga (KK) yang seharusnya menerima Rp 900.000 berubah menjadi Rp 600.00 untuk 77 KK penerima.

Bendahara Desa Loleo Mekar, Ridwan Tuahuns ketika dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (6/7) lalu membenarkan bahwa Pemdes Loleo Mekar menyalurkan BLT-DD Tahap I Tahun 2022 hanya 2 bulan.

Selain itu, Ridwan Tuahuns bilang, Pemdes Loleo nekat mengambil kebijakan tersebut dengan alasan melunasi Hutang Desa.

“Itu ada pemotongan hutang Desa dari Tahun 2020 langsung dari Bank. Makanya kami tidak bisa salurkan 3 bulan. Jadi hanya salurkan 2 bulan saja,” jelas Ridwan.

Ridwan mengaku, saat penyaluran BLT-DD, dirinya telah menyampaikan kepada masyarakat bahwa anggaran BLT-DD Tahap I Tahun 2022 dipotong pihak Bank lantaran ada Hutang Desa.

“Kemarin yang pembagian itu saya sudah sampaikan langsung bahwa Hutang Desa telah dipotong Rp 10 juta,” akunya.

Meski begitu, dirinya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, baginya Hutang Desa Loleo Mekar sudah terlalu lama.

“Jadi saya tidak bisa ngotot karena Hutang Desa itu saudaranya pak Ikbal,” tutupnya. (Red/CN)

1 KK Batulak Terima BLT-DD Tahap I 2022 di Loleo Mekar, Bendahara Desa Sebut Arahan DPMD Halsel

HALSEL, CN – Ada-ada saja kebijakan Pemerintah Desa (Pemdes) Loleo Mekar Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut). Mengapa tidak? Pemdes Loleo Mekar diduga kuat dengan sengaja melanggar prosedur pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Informasi yang dihimpun wartawan cerminnusantara.co.id, satu Kepala Keluarga (KK) asal Desa Batulak Kecamatan Gane Barat Utara atas nama Rustam Hasan menerima BLT-DD Tahap I Tahun 2022 di Desa Loleo Mekar melalui istrinya, Kinang Hamis.

Kinang Hamis merupakan adik ipar Bendahara Desa Loleo Mekar, Ridwan Tuahuns. Atas dasar tersebut, Pemdes Loleo Mekar diduga kuat dengan sengaja memutuskan 1 KK Desa Batulak atas nama Rustam Hasan menerima BLT-DD Tahap I Tahun 2022.

Saat penyaluran BLT-DD yang digelar didepan Rumah pribadi Bendahara Desa Loleo Mekar, Kinang Hamis menerima BLT-DD yang diserahkan langsung kaka iparnya yakni Bendahara Desa Loleo Mekar, Ridwan Tuahuns.

Sementara itu, Bendahara Desa Loleo Mekar, Ridwan Tuahuns ketika dikonfirmasi melalui via telepon seluler pada Rabu (6/7) lalu membenarkan bahwa adik iparnya, Kinang Hamis ditetapkan sebagai penerima BLT-DD Tahap I Tahun 2022.

“Itu adik ipar saya, kemarin ketika kami melakukan pendataan, mereka belum memiliki KK, nama mereka masih terdaftar di KK orang tua. Jadi kami masukan mereka sebagai penerima BLT-DD,” terang Ridwan.

Meski begitu, Ridwan kembali mengatakan bahwa kebijakan Pemdes Loleo Mekar tersebut atas instruksi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel.

“Kami melakukan pendataan itu, arahan dari DPMD harus ada nomor NIK, jadi kami melakukan pendataan seperti itu. Makanya mereka terima BLT-DD melalui nomor NIK mereka dari KK orang tua,” cetus Ridwan.

Sekedar diketahui, KK atas nama Rustam Hasan dikeluarkan Dinas Catatan Sipil Halsel tertanggal 21 Oktober Tahun 2020 sebagai masyarakat Desa Batulak Kecamatan Gane Barat Utara. (Red/CN)

Antisipasi Kembali Banjir, Mantan Kades Liaro Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

HALSEL, CN – Mantan Kepala Desa (Kades) Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) bersama warga mengantisipasi kembali terjadi banjir seiring dengan datangnya musim penghujan dengan melaksanakan kerja bakti.

Kerja Bakti tersebut digelar lantaran meluapnya air Sungai yang mengakibatkan ambruknya penahan banjir pada Minggu malam (10/7/2022).

Mantan Kades Liaro, Najarlis Mansur mengatakan, kerja bakti dilakukan dengan mengutamakan pembersihan saluran air.

“Kebersihan saluran harus tetap menjadi prioritas, sehingga kami membersihkan Saluran Air yang tertimbun akibat banjir semalam,” kata Najarlis saat diwawancarai wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (10/7).

Meski telah dicopot dari Jabatan Kades Liaro, namun Najarlis tidak pernah merasa lemah dalam bertanggung jawab untuk masyarakat.

“Melakukan kerja bakti bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Desa, tapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” cetusnya.

Oleh karena itu, selaku mantan Pemimpin Desa Liaro, Najarlis mengimbau kepada warga terutama warga yang rumahnya dekat Sungai agar selalu waspada. Apalagi saat musim hujan.

“Saya berharap kepada warga tidak menebang pohon dan buang sampah di Air Sungai. Sebab, jika hal itu dilakukan, maka sudah tentunya mengancam keselamatan warga disaat terjadi hujan. Mengapa? Hal tersebut bisa mengakibatkan air Sungai tersumbat,” tuturnya.

Akibat hujan deras, Najarlis bilang, Intake Air bersih di Desa Liaro juga saat ini tidak bisa digunakan dikarenakan mengalami kerusakan.

“Untuk memperbaiki yang rusak, masyarakat melakukan patungan per Kepala Keluarga sebesar Rp 20 ribu,” tutupnya. (Red/CN)