Ngeri! Seorang Oknum Akui Nama Ozy di Halsel Ancam Wartawan Cerminnusantara

HALSEL, CN – Siapa sangka, tidak tahu sebab, secara tiba-tiba sekitar pada pukul 10.30 Waktu Indonesia Timur (WIT) pada Kamis (25/7/2022) malam, Wartawan Media Online Cerminnusantara.co.id bernama Hardin Hi. Idris mendapat pengancaman melalui pesan via WhatsApp.

Dalam pesan tersebut menuding kepada wartawan tidak beretika dan secara tegas bakal mencari tahu keberadaan wartawan. Namun oknum tersebut tidak menyampaikan tujuan dan maksud dari pesan tersebut.

“Ngni pe’urusan politik Jang Bicara deng saya P’Pribadi , Tra etika sama skali, Ngn sambunyi di lobang batu saya akan cari pa ngn…,” tulis oknum yang diduga mengancam wartawan melalui pesan via WhatsApp dengan nomor +628135511****.

Pesan lainnya, oknum itu kembali mengirimkan pesan singkat menyampaikan nama dan mengaku bernama Ozy.

“Ini saya ozy,” singkatnya.

Karena merasa bingung dan terancam, Hardin langsung menanggapi pesan yang bertuliskan dugaan pengancaman tersebut.

Jurnalis Cerminnusantara.co.id Kepala Biro (Kabiro) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) itu menyampaikan permohonan maaf dan menanyakan ini dengan siapa?. Namun setelah pesan wartawan terbaca dengan kode centang 2 biru. Oknum tersebut langsung memblokir nomor wartawan. Bahkan ketika dihubungi melalui via telepon seluler pun tidak merespon. (Red/CN)

Incumbent Desa Akelamo Kembali Bertarung Pilkades 2022

HALSEL, CN – Berbagai dukungan dari banyak pihak terus mengalir, Incumbent Kepala Desa Akelamo Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Herdi Raupasi  kembali bertarung di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2022-2027.

“Memimpin sebuah Desa tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, pastinya semua berawal dari keinginan masyarakat yang menginginkan sosok Kepala Desa yang berwibawa dan bermasyarakat,” kata Herdi Raupasi saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id didepan Kantor Inspektorat Halsel usai melakukan kepengurusan berkas pencalonan Kades pada Rabu (27/7/2022).

Herdi bilang, seorang Kepala Desa harus menjadi teladan yang baik bagi masyarakatnya. Sehingga sebagai Kepala Desa Akelamo, dirinya mengklaim telah sukses memimpin dan optimis kembali terpilih menjadi Kades Tahun 2022 ini.

“Jika masyarakat menilai pantas dan saya diharapkan kembali memimpin Desa Akelamo untuk periode 2022-2027, mengapa tidak,” katanya sambil tersenyum.

Sosok Kades yang dikenal ramah, santun dan sangat mengedepankan kepentingan masyarakatnya ini, kepemimpinan Herdi selama 6 Tahun telah membawa Desa Akelamo dalam berbagai kemajuan.

“Secara pribadi, saya masih tetap mempunyai keinginan untuk memimpin Desa dan ini bukan kepentingan pribadi semata, tapi ini kepentingan bersama untuk masyarakat kita,” tutupnya. (Red/CN)

Bupati Tunjuk Mantan Napi Kasus Narkoba jadi PJS Kades Pelita, Sekertaris PMD Halsel Bilang Usulan Kadis

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Usman Sidik diduga menunjuk seorang mantan Narapidana Kasus Narkoba menjadi Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa (Kades) Pelita Kecamatan Mandioli Utara.

Informasi yang dihimpun wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (27/7/2022), mantan Napi Kasus Narkoba itu merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel biasa disapa Oji.

Oji ditunjuk menjadi PJS Kades Pelita menggantikan Sabrun Usman selaku Kades Defenitif.

Sekertaris DPMD Halsel, Fahris Hi. Madan ketika dikonfirmasi melalui via WhatsApp meminta wartawan untuk konfirmasi kepada Kepala DPMD Halsel, Maslan Hi Hasan.

“Konfirmasi saja ke Kadis, (Maslan Hi. Hasan) karena beliau yang usul,” pinta Fahris.

Sementara itu, Kadis PMD Halsel, Maslan Hi Hasan dikonfirmasi tidak merespon pesan wartawan hingga berita ini dipublish. (Red/CN)

Karang Taruna RT 08 Desa Labuha Ikuti Pelatihan di BLK Kota Ternate

HALSEL, CN – Pemuda adalah individu dengan karakter dinamis, bergejolak dan optimis. Namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. Pemuda diperhadapkan dengan situasi sosial maupun kultural dan dituntut untuk menjadi pelaku perubahan.

Selain menjadi agen of change (Agen perubahan),  pemuda juga memiliki peran sebagai agen pembangunan. Dimana, pemuda saat ini memiliki peran dan tanggung jawab dalam melancarkan berbagai macam pembangunan di berbagai macam bidang, baik pembangunan ditingkat Daerah maupun pembangunan di Kanca Nasional.

Berdasarkan Instrument pemuda di atas serta melihat banyak potensi pemuda Desa yang perlu di latih dan dikembangkan, Ketua Karang Taruna RT 08 Desa Labuha Kecamatan Bacan mengirim beberapa anggotanya untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Ternate sesuai dengan basic yang di minati.

“Karang Taruna RT 08 Desa Labuha bekerjasama dengan Dinas tenaga Kerja Kabupaten Halmahera Selatan, hal ini di lakukan agar lebih mudah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam arti luas dapat meningkatkan Sumber daya pemuda RT 08 Desa Labuha,” cetus Muslih S.A Dialy (26/7/2022).

Hal ini dilakukan, kata Muslih, karena melihat banyaknya pengangguran di tingkatan RT maupun Desa. Pengiriman beberapa anggota Karang Taruna ini ujarnya lagi, untuk mengembangkan minat dan bakat pemuda dengan harapan dapat menambah wawasan keilmuan dan skillnya masing-masing. sehingga, dapat dengan mudah mencari pekerjaan serta dapat menghindari pemuda dari hal-hal negatif seperti mabuk, judi dan lain sebagainya.

“Pelepasan anggota karang taruna di laksanakan pada tanggal 24 Juli 2022. Pada hari dan tanggal tersebut kami melepaskan dengan resmi beberapa anggota kami untuk mengikuti pelatihan di BLK kota ternate Provinsi Maluku Utara,” tutupnya. (Red/CN)

Sumbang Korban KM Cahaya Arafah : Pemerintah Kecamatan Dan SMK Global Pratama Obi Galang Dana

HALSEL, CN – Sumbang Korban Kapal Motor (KM) Cahaya Arafah. Pemerintah Kecamatan dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Global Pratama Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, galang dana di tempat umum.

Penggalangan dana untuk donasi korban kecelakaan kapal Cahaya Arafa, yang di laksanakan pada hari senin, 18 Junli sampai 24 Juli 2022 selama 6 hari, kegiatan tersebut di buat di Pertokoan Desa Laiwui, Pasar Jikotamo dan Pelabuhan, serta di berbagai tempat keramaian yang ada di kecamatan Obi.

Kegiatan yang di buat itu, adalah acara konser keliling, dengan nuansa lagu religi, sehingga memberikan empatik dan keprihatinan, serta duka, atas kecelakaan yang menimpa kapal KM Cahaya Arafa.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Camat Kecamatan Obi Fadin Bahrudin, SIP saat di konfirmasi menyampaikan, bahwa kegiatan penggalangan dana yang kami buat bersama Sekolah SMK Global Pratama Obi ini, acara konser keliling agar bisa memberikan empatik warga, sehingga dapat menyisipkan sebagaian rizikinya untuk medonasinya kepada korban kecelakaan yang menimpa Kapal KM Cahaya Arafa, yang terjadi di selat gane beberapa waktu lalu.

“Kegiatan penggalangan dana, kami pemerintah kecamatan bersama SMK Global Pratama Obi, membuat acara konser keliling, warga juga banyak berempati langsung sisipkan sebagaian rizikinya, untuk membantu korban KM Cahaya Arafa” Ungkap Fadin

Lanjut Fadin Ini merupakan bentuk duka kami selaku masyarakat Halsel, terkhusunya kami di Obi. Dengan secara langsung mendengar kabar duka bahwa keluarga yang berada di gane mengalami kecelakaan di laut, sehingga menyebabkan korban jiwa.

“Kami juga dengar kabar duka atas kecelakaan laut yang menimpa keluarga yang ada di Gane, selaku warga Halsel kami  juga berkewajiban untuk membantu sesama” centusnya

Sambung dia, penggalangan dana yang kami buat  ini bisa dapat membantu meringankan beban keluarga kami yang berada di gane, dan mudah-mudahan mereka di berikan ketabahan dan kesehatan untuk menghadapi cobaan yang menimpa mereka, Kami bersama masyarakat Kecamatan Obi turut beduka cita.

“Dana yang kami Galang ini, mudahan bisa membantu untuk meringankan beban para saudara yang mengalami kecelakaan di gane, semoga mereka di berikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan dan ujian yang menimpa, kami bersama warga kecamatan Obi turut berduka cita yang mendalam” beber Fadin

Ucap yang sama juga Kepala Sekolah SMK Global Pratama Obi, La Saaru Lantoro, Spd, M.Pd Kami juga bersama warga masyarakat Kecamatan Obi. Turut berduka cita atas meninggalnya keluarga yang ada di Gane, akibat dari kecelakaan tenggelamnya Kapal Cahaya Arafa di Selat Gane. Semoga dana yang kami Galang ini, dapat meringankan beban walaupun sedikit, semoga tuhan berikan kekuatan agar selalu kuat menghadapi cobaan yang menimpa.

“Penggalangan dana untuk sumbang ke korban KM Cahaya Arafa, Kami buat bersama pemerintah kecamatan ini, semoga dapat meringankan beban, walaupun tak seberapa, kami juga bersama masyarakat Obi turut berduka cita, semoga tuhan berikan kuatan agar mereka kuat menghadapi cobaan ini” tutup La Saaru.(Red/CN)

Dituding Salah Gunakan Anggaran Kuba Masjid, Kades Pelita: Sehari Dua Sudah Dilakukan Proses Pengiriman

HALSEL, CN – Pengadaan Kuba Masjid Al-Muhajirin Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dipersoalkan masyarakat karena belum terealisasi, bahkan masyarakat menuding ada dugaan indikasi penyalahgunaan Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2021, Kepala Desa (Kades) Pelita, Sabrun Usman membantah habis.

Pasalnya, Sabrun membenarkan bahwa pengadaan Kuba Masjid Al-Muhajirin Desa Pelita Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 150 juta. Namun hingga saat ini, belum juga ada lantaran Rp 50 juta telah terpakai untuk proses pekerjaan dudukan Kuba Masjid Al-Muhajirin.

“Pengadaan Kuba Masjid itu Tahun Anggaran 2021, total anggarannya senilai Rp 150 juta, tapi karena dalam proses pekerjaan pengecoran dudukan Kuba itu membutuhkan biaya, makanya anggaran Kuba Rp 150 juta digunakan Rp 50 juta untuk pembuatan pengecoran dudukan Kuba Masjdi tersebut,” jelas Sabrun saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (24/7/2022).

Sabrun bilang, karena sudah terpakai Rp 50 juta dari total anggaran Rp 150 juta, secara otomatis sisa anggaran Rp 100 juta, sehingga pekerjaan Kuba Masjid Al-Muhajirin dengan terpaksa tertunda.

“Tapi perlu dijelaskan bahwa sampai pada pencairan anggaran Tahap III diakhiri Desember 2021 lalu, baru dilunasi anggaran Kuba yang sudah terpakai Rp 50 juta itu, jadi total kembali menjadi Rp 150 juta. Namun ketika itu, kami mencoba kembali koordinasi ke pihak Perusahan di Kota Surabaya, kata mereka itu ada 3 Kuba yang dibuat, sehingga ini menjadi hambatan kami karena dalam antrean yang harus menunggu pembuatan Kuba hingga selesai,” ujar Sabrun.

Pria yang sangat peduli dengan masyarakat itu juga berkomitmen bakal sehari dua, Kuba Masjid-Muhajirin akan didistribusikan ke Desa Pelita jika pembuatan Kuba sudah diselesaikan pihak Perusahaan di Kota Surabaya.

“Insya Allah, sehari dua sudah dilakukan proses pengiriman, karena pekerjaan Kubah sudah selesai. Jadi, pihak Perusahan ketika kami menghubungi mereka menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, semuanya sudah rampung dan dilakukan proses pengiriman,” tutupnya. (Red/CN)