Alien Mus Kembali Pimpin DPD I Partai Golkar Malut

TERNATE, CN – Alien Mus ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara (Malut) sekaligus Kandidat Calon Ketua Umum DPD I Golkar pada Musyawarah Daerah (Musda) ke Lima yang di Gelar di Hotel Grand Dafam kota Ternate Pada Rabu, (18/3/2020).

Sebelumnya, Alien di ketahui bertarung dengan Edi Langkara (Elang) namun, sejauh Musda berlangsung Elang justru tidak ikut memasukan berkasnya. Sehingga Alien terpilih secara Aklamasi dengan 13 Suara.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Rizal Malarange mengatakan, mewakilih DPP secara jelas Musda di lakukan secara Demokratis, sesuai dengan mekanisme Partai dan hasilnya Alien Mus terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Malut Periode 2020-2025.

Selanjutnya, Rizal menegaskan, Partai Golkar tidak pernah mengenal Musdah tandingan.

“Tidak ada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang di sebut dengan Musdah Tandingan,” tegasnya.

Kata Rizal, Partai Golkar adalah Partai besar, Partai yang tertua di Indonesia.

“karena itu kami kerja bukan berdasarkan subjektifitas tetapi tata kerja organisasi. Sebab partai Golkar bukan Partai kaleng-kaleng,” tutupnya (Andre CN)

M. Sukur Mandar Terpilih Sebagai Ketua Umum DPD I Partai Golkar Malut

TERNATE, CN – Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang ke enam pelaksanaan Musda yang di Gelar di Hotel Boulefard Kota Ternate pada Rabu, (18/3/2020) M. Sukur Mandar terpilih sebagai Ketua Umum DPD I Partai Golkar Malut.

Ketua Dewan Pertimbangan, Hamid Usman mengatakan, pasalnya, ia telah berkoordinasi dengan Dewan pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dan telah di berikan mandat untuk melaksanakan Musda ke enam DPD I Golkar Malut kehadiran Hamid Usma merupakan atas nama DPP yang di utus untuk membuka Musda tersebut.

Menurutnya, Musda yang di Gelar telah memenuhi unsur peserta sebab di hadiri langsung oleh Sepuluh DPD II Partai Golkar Maluku Utara dan Ormas Trikarya MKGR, Kosgoro, Soksi, dan Ampi. Dua unsur ini telah memenuhi serta hasil konsultasi yang di lakukan dengan DPP dan DPP telah mengiyakan pelaksanaan Musda.

Selain itu, Pimpinan Musda jugah telah mengesahkan Delapan Dokumen dan yang terakhir adalah pengesahan Dokumen Ketua DPD terpilih sekaligus ketua Formatur.

Hamid menegaskan, agar segera di tetapkan struktur kepengurusan, untuk di berikan kepada DPP.

“Sebab, Golkar Malut sudah seharusnya memiliki Ketua Devinitif agar Golkar segerah melakukan konsulidasi Sesegerah mungkin dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah,” tegasnya. (Andre CN)

Disambut Ratusan Pendukung, Elang Sebut Selangkah Pun Tidak Akan Mundur

TERNATE, CN – Dalam menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Maluku Utara (Malut). Ratusan pendukung Edi Langkara (Elang) padati Kelurahan Gamalama Kecamatan Kota Ternate Tengah. Pada Selasa, (17/3/2020).
Hal itu di lakukan untuk menyambut kedatangan Elang di Hotel Boulefard kota Ternate.

Di depan para wartawan dan pendukungnya, Elang mengatakan, dalam menghadapi tantangan Musda DPD I Golkar Malut. Dirinya tidak akan mundur selangkah pun, dalam Rangkah membenahi partai Golkar Malut yang kini menurun Drastis pada kepemimpinan kali ini.

“Selangkah pun saya tidak akan mundur,” singkatnya.

Kepimpinan DPD I Golkar Malut di bawah kepemimpinan Alien Mus Edi menilai, Partai Golkar mengalami penurunan drastis dalam hal ini penurunan suarah pemilu, dan kursi DPRD yang hilang di seluruh Kabupaten/Kota, Terkecuali Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dan Halmahera Barat (Halbar).

“Dengan pengalaman itu, saatnya Golkar menjadi Destoyer politik di Maluku Utara untuk memenangkan pertarungan pemiluh kedepan,” Pungkasnya.

Dia mengatakan, setelah melakukan upaya-upaya Lobi kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, beserta jajaran DPP terkait Musda DPD I Partai Golkar Malut. Sampai hari ini Ketua Umum DPP masih menegaskan Elang di harapkan menjadi Ketua DPD I Golkar Malut.

Hal itu membuatnya Optimis memenangkan Musda DPD I Partai Golkar Malut, selain di dukung DPP dirinya juga di dukung oleh Delapan suara, yakni Organisasi Masyarakat (Ormas) Trikarya, MKGR, Soksi, Kosgoro, Ampi, Majelis Dakwah islamiah, DPD II Golkar Kepulauan sulah, Pulau Morotai, Halmahera Timur (Haltim), Halbar dan Tidore Kepulauan (Tikep). (Andre CN)

Dana BOS MTs Dan MA Nursyafaat Koititi Terancam Tak Cair

HALSEL, CN – Terdapat kurang lebih 4 Sekolah yang dikelola Yayasan Nursyafaat Al Farabi Provinsi Maluku Utara (Malut) dibawah kepemimpinan Roslan Konoras sebagai Ketua Yayasan, yakni, R.A, MI, MTs, dan MA Nursyafaat Koititi. Selain pengelolaan Sekolah yang dinilai gunakan sistem dinasti karena dipimpin oleh Isteri, Anak dan Menantu, terdapat juga dugaan penyelewengan Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).

Terkait dengan pemberitaan sebelumnya Terdapat dugaan pemalsuan tanda tangan dan pembayaran honor Guru yang tidak sesuai dengan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Senin,(16/03/20) Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Husain Jafar, membenarkan terkait dengan pemberitaan sebelumnya dan mengatakan bahwa, saat berada di Lokasi MTs dan MA Nursyafaat Koititi, Ia bersama Bendahara Pendis menemukan kejanggalan terkait LPJ Dana BOS.

Lanjut Husain, bahwa Bendahara Sekolah MTs Dan MA Nursyafaat Koititi Rusman Abdullah, mengakui tidak pernah melakukan pencairan dan menandatanganan LPJ.

“Bahkan diapun tidak tau kalau dia diangkat sebagai Bendahara Sekolah,” terang Husain.

Husain juga mengatakan bahwa ada pengakuan Guru-Guru honor yang di bayar tidak sesuai dengan LPJ Tahun 2019.

Meski begitu, ia menegaskan untuk saat ini pihaknya belum bisa mencairkan Dana BOS MTs Nusyafaat dan MA Nursyafaat Koititi karena terdapat banyak keganjalan.

“Untuk saat ini kami belum bisa mencairkan Dana BOS, sebab LPJnya tidak jelas,” tegasnya (Hafik CN)

Silaturahmi Dengan Sahabati, Bassam Kasuba Diminta Kembalikan Budaya Santuni Anak Yatim

HALSEL, CN – Calon Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Ali Hasan Basam Kasuba saat bersilaturahmi dengan Sahabati di Desa Amasing Kecamatan Bacan Senin (10/3/2020) malam. Bassam Kasuba diminta kembalikan budaya santuni anak yatim dan para janda yang sebelumnya di lakukan Ayahandanya semasa menjabat sebagai Bupati Halmahera Selatan.


“Ketika Bapak Ustat H. Muhammad Kasuba tidak lagi menjabat sebagai Bupati Halmahera Selatan program santuni anak yatim piatu dan para janda, sudah hilang jadi apabila Allah membukakan pintu Rahmat kepada Bapak Bassam menduduki jabatan selaku Wakil Bupati kami menginginkan program itu di kembalikan khususnya santuni janda-janda dan anak yatim piatu,” ujar sala seorang Sahabati.

Menangapi hal itu, Bassam Kasuba menyampaikan bahwa, salah satu konsen kami, ketika Allah menghendaki sebagai Bupati dan Wakil Bupati maka ini menjadi perhatian utama.

“Memang kita lihat saat ini program-program yang sangat menyentuh masyarakat itu banyak yang hilang terutama santunan anak yatim piatu, orang meninggal, kemudian santunan imam, dan beberapa santunan lagi yang memang sempat menjadi program rutin di pemerintahan masa jabatan Ust. H Muhammad Kasuba,” ujarnya.

Menurutnya, Kalau dibilang berhenti itu tidak, namun program itu tetap ada karena memang di awal pemerintahan sekarang kita sempat susun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka periode selama 5 ( lima ) tahunan yang berisi penjabaran dari visi , misi , dan program kepala daerah. Sesuai dengan apa yang menjadi Prioritas yang sudah dibangun 10 tahun sebelumnya.

“Insya Allah kalau memang amanah ini dipercayakan dan kami terpilih untuk pimpin Halmahera Selatan lima tahun kedepan maka program itu akan kami kembalikan,” kata Bassam. (Red CN)

DPC Halsel Harap Timses Usman-Bassam Bersabar Gunakan Logo PDI-P

HALSEL, CN – DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan melakukan presskofrens guna menindaklanjuti surat teguran dari DPD PDI Perjuangan Propinsi Maluku Utara (Malut), di Warkop Marimoi Desa Tomori, Senin (09/03). Surat teguran dengan nomor 33/IN/DPD/32/III/2020, ditujukan kepada Ketua DPC dan Wakil Ketua Bapilu PDI Perjuangan Halsel Bunyamin Daud dan La Jamra Hi Zakaria.

Untuk itu, Presskonfrens yang dihadiri ketua dan Wakil ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan mengklarifikasi terkait informasi yang beredar media sosial bahwa PDI Perjuangan sudah mengeluarkan SK dukungan kepada salah satu Bakal Calon Bupati (Bacabup) di Halsel. Sekaligus mengklarifikasi bahwa pemasangan Logo dan simbol partai PDI Perjuangan di Media bersama sejumlah partai koalisi salah satu Bacabup itu tanpa sepengetahuan Internal DPC PDI Perjuangan Halsel.

Bunyamin juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Ketua DPC PKB Halsel terkait hal itu. “Dan kami akan susul dengan surat resmi kepada Koalisi Usman Basam agar menertibkan dan mencopot semua logo Partai PDI Perjuangan dari setiap iklan ataupun alat peraga kampanye,” Tegasnya.

Wakil ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan La Jamra Hi Zakaria, menambahkan bahwa upaya klarifikasi ini sebagai bentuk ketaatan secara organisatoris dalam internal PDI Perjuangan. Dan kedepan tidak ada lagi agenda Lobi-lobi Partai penjajakan koalisi dalam Pilbup Halsel dilakukan secara terbuka. “Kita sudah komunikasikan secara internal dalam bentuk klarifikasi ke DPD PDI Perjuangan Malut bahwa dalam pertemuan hanya dibicarakan terkait agenda lobi partai koalisi sebagaimana instruksi DPP,” Pungkasnya. (Red CN)