Dorong Program ke Halsel, Cabup Usman Bilang Bakal Lobi Semua Kementerian

JAKARTA, CN – Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), H. Usman Sidik meiliki niat baik membangun Halsel berbeda dari pemimpin sebelumnya yang perlahan mulai dibuktikan.

Setelah sebelumnya bertatap muka dengan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. Rabu (4/11/2020), Usman Sidik, kembali menemui Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Menaker RI di kawasan Gatot Subroto Jakarta itu, dimaksudkan untuk mengaet sejumlah program dari Kementerian yang nanti akan Usman Sidik bawa ke Halsel.

Usai pertemuan, Usman mengaku bahwa sejumlah program di Kementerian Ketenagakerjaan sangat sejalan dengan visi-misi yang dirinya dan Hasan Ali Basam Kasuba, dorong untuk pembangunan Halsel 5 Tahun kedepan. Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Usman menyampaikan kepada Menteri Ida Fauziyah, terkait sejumlah persoalan yang ada di Kabupaten Halsel serta beberapa solusi yang ditawarkan dengan menyesuaikan pada program yang ada di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Saya contohkan di Kementerian ada program yang namanya pembangunan 1.000 lembaga Balai Pelatihan Kerja (BLK) dengan beberapa konsep. dimana saat ini yang baru dilaksanakan Kementerian di seluruh Indonesia, baru sekitar 100 Lembaga BLK Komunitas. Nah, kesempatan ini, saya kemudian sampaikan terkait kebutuhan di Halsel akan BLK ini, khususnya BLK Komunitas,” terang Usman.

Usman menambahkan, BLK Komunitas akan sangat berdampak ke masyarakat jika dibangun di Halsel.

“BLK Komunitas dikenal dengan unit atau fasilitas pelatihan vokasi. Dimana, BLK Komunitas ini didirikan oleh Lembaga nantinya berfungsi untuk menyelenggarakan pelatihan kompetensi atau keahlian tertentu, guna memberikan keterampilan kerja kepada siswa dan komunitas masyarakat sesuai kebutuhan. Nah, program dari Kementerian inilah yang kita dorong masuk ke Halsel,” jelas Usman.

Lanjut Usman yang juga Wakil Bendahara Umum DPP PKB itu menjelaskan, BLK Komunitas merupakan salah satu contoh keseriusan dirinya untuk memberikan sesuatu yang terbaik dan berbeda dari kepemimpinan Halsel sebelumnya.

“Ini baru pemanasan, saya akan masuk ke semua Kementerian untuk buktikan keseriusan saya. Tidak hanya bertemu saja dengan Menteri, tapi saya yakinkan untuk datang dan bangun Kabupaten Halmahera Selatan demi kesejahteraan masyarakat,” akunya. (Red/CN)

Ada Dalam Gerakan 5 G, GAAS Imbau Bersama Berantas Kasus Narkoba

Tangsel, CN – sebagai langkah serius mencegah narkoba di Indonesia, Pemerintah memutuskan menggelar Rencana Aksi Nasional Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sejalan hal tersebut. Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) pada Minggu (1/11/2020) pagi tadi di Cirendeu, Ciputat Timur, Tanggerang Selatan, Banten menghadiri pertemuan bersama dengan 4 elemen penggiat anti NARKOBA lainnya, yaitu Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN), Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Garuda Gandrung Satria (GAGAS), dan Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) sehingga terbentuk menjadi 5 G.

Ketua GRANAT Suhalimi Ismedi menyayangkan kurangnya keterbukaan Polisi dalam penanganan kasus – kasus narkoba kepada elemen atau Aktivis yang bergiat dalam penanganan kasus narkoba.

Sebagai tuan rumah, Dokter Bambang Eka yang menjadi Ketua GAGAS menjelaskan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan untuk melawan dan berperang melawan bahaya narkoba.

“Tujuan semua kita ini adalah dapat dikelompokkan kedalam tiga hal, yaitu pertama Supply reduction. Bagaimana terjadi pengurangan penawaran dari produsen dan Bandar narkoba. Bertujuan memutus mata rantai pemasok Narkotika mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya. Kedua, Demand Reduction, mengurangi tingkat permintaan dari konsumen atau memutus mata rantai para pengguna. Dan yang ketiga, Harm Reduction. Yaitu pengurangan dampak buruk pada pengguna Napza. Merupakan pendekatan pengurangan dampak buruk terkait  narkoba,” jelas Dokter Bambang Eka selaku Ketua GAGAS.

Menanggapi penjelasan dari para penggiat anti narkoba, Sekjen Gerakan Advokat dan Aktivis Suta Widhya SH berharap bersatunya di dalam wadah 5 G agar mampu menekan tingkat pengguna narkoba dan menekan serta mempersempit jaringan bandar dan produsen narkoba jenis apapun.

“Narkoba cenderung dipakai untuk hal yang bersifat fantasi, ilusi dan seks selain motivasi ingin mendapatkan uang easy money dengan menjadi kurir hingga bandar dan produsen narkoba. Faktor-faktor semua ini menjadi tantangan bagi kita bagaimana menyelamatkan bangsa kita dari kehancuran yang diakibatkan oleh bahaya pemakaian dan perdagangan narkoba. Mayoritas penghuni Lapas saat ini dipenuhi oleh kasus Narkoba. Marilah kita bahu-membahu selamatkan bangsa ini dari bahaya Narkoba,” tegas Suta.

“Kami dari DPP GAAS bersedia membantu setiap permasalahan hukum yang terjadi terkait masalah narkoba. Baik pendamping di tingkat kepolisian maupun di ruang Pengadilan,” tambah Ketua Umum GAAS Rudy Silfa SH.

Dengan bersepakatnya kelima elemen masyarakat 5 G diharapkan ke depan ada dinamika kepedulian untuk mencegah, mendampingi, dan menindaklanjuti program 3 Reduction yang dijelaskan oleh Dokter Bambang Eka. (Dody CN)

Visi-Misi Disampaikan ke Menteri Desa, Usman Sidik: Sejumlah Program Kemendes Akan Fokus Bangun Halsel

JAKARTA, CN – Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), H. Usman Sidik didundang Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dikantornya, Senin (02/11/2020), usai Debat Publik kedua yang dirasakan langsung Kompas TV pada Minggu malam tadi.

Dikesempatan tersebut, Calon Bupati Halsel yang juga Wakil Bendahara Umum DPP PKB Pusat, Usman Sidik terlihat sangat akrab berbincang dengan Menteri Desa, pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar didampingi Sekretaris Jenderal, Taufik Madjid dan sejumlah Direktur Jenderal (Dirjen).

Usman Sidik usai pertemuan dengan Menteri Desa kepada Wartawan mengatakan, dirinya diundang Menteri Desa membicarakan terkait Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

“Pak Menteri Desa sampaikan ke saya, beliau akan membantu ful bangun Halsel, jika Usman terpilih jadi Bupati. Sejumlah program Kemendes akan fokus bangun Halsel,” ujar Usman Sidik.

Wakil Bendahara Umum DPP PKB ini mengatakan, sejumlah program yang dirumuskan dalam visi-misi Usman-Bassam telah disampaikan secara lisan kepada Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Jika warga Halsel memberikan amanah, maka kedepan Menteri akan turun ke Halsel.

“Di Kemendes itu banyak program untuk Desa, Bidang Perikanan Pertanian, Jalan Tani dan masih banyak program lainnya untuk Pembangunan Desa Tertinggal, maka saya akan konsen lakukan lobi demi kesejahteraan rakyat Halmahera Selatan,” tambah Hi Usman.

Usman Bilang, Menteri Desa akan mengagendakan berkunjung ke Halsel.

“Dalam waktu dekat, Pak Menteri akan berkunjung ke Halmahera Selatan,” tutupnya. (Red/CN)

Kekerasan Terhadap Wartawan di Bogem Saat Minta Konfirmasi Soal Proyek Galian

Bekasi, CN – Nasib naas menimpa seorang Jurnalis (wartawan) Bekasi, bernama Kosasih alias Romo yang sehari-hari meliput di wilayah Bekasi Jawa Barat.

Pasalnya, pada Minggu Tanggal 1 November sekitar pukul 11.00 WIB, saat dirinya melakukan konfirmasi atas keberadaan proyek galian kabel yang berada di depan Hotel Greend Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, malah mendapat kekerasan dari oknum yang tidak dikenal dan diduga Aparat.

Mengetahui tindakan yang semena-mena itu, rekan korban, Putra, wartawan Photografer dan juga wartawan Bekasi lainnya menyampaikan informasi mengenaskan ini, melalui Group Wartshapp Jurnalis Jakarta-Bekasi.

Mengabarkan, bahwa pada saat ini wartawan Kosasih alias Romo, sudah dibawah ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan pertolongan pengobatan pertama dan visum.

Selanjutnya rencana kasus kekerasan terhadap wartawan Bekasi itu, akan segera dilaporkan kepada pihak penegak hukum.(Dody CN)

Cek Kesiapan Akhir Antisipasi Libur Panjang, Kasdam Ikuti Rakor Satgas Penanganan Covid-19

JAKARTA, CN – Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional melalui video conference (vidcon) yang dipimpin langsung oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, bertempat di Ruang Puskodalops Kodam IX/Udayana, pada Minggu (25/10/2020) malam.

Rakor yang diikuti oleh masing-masing Satgas Penanganan Covid-19 di daerah serta TNI dan Polri tersebut, membahas tentang Persiapan Akhir Antisipasi Pencegahan dan Penularan Covid-19 terkait Antisipasi libur panjang dari tanggal 28 Oktober sampai dengan 1 November 2020.

Ketua Satgas Pusat menekankan, agar tetap meningkatkan pengawasan dengan menerapkan protokol kesehatan guna menanggulangi penyebaran Covid-19 dalam mengantisipasi libur panjang tersebut, khususnya di tempat-tempat wisata, tempat ibadah keagamaan, pusat perbelanjaan, pasar-pasar tradisional dan transportasi angkutan umum.

“Hal-hal yang sudah dipersiapkan dengan baik dalam menghadapi hari libur dan cuti bersama tersebut agar ditingkatkan, termasuk di lokasi pariwisata/perbelanjaan, serta antisipasi kesiapan rumah sakit reagen, testing dan tracing, pada seminggu setelah libur panjang,” kata Ketua Gugus Tugas Nasional.

Lebih lanjut Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, kerjasama antara pusat dan daerah yang didukung seluruh instansi terkait lainnya ini akan menjadi salah satu cara kerja yang paling efektif. Liburan yang aman dan juga nyaman tanpa kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan sudah menjadi suatu kewajiban untuk memutus penularan Covid-19 yang dilakukan dengan cara 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Secara umum, saat ini terjadi tingkat kesembuhan yang cukup signifikan di 9 Provinsi prioritas termasuk Provinsi Bali, oleh karena itu kerja sama antar semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sangatlah diharapkan, mengingat dan belajar dari pengalaman beberapa bulan lalu yaitu angka positif Covid-19 terdapat kenaikan yang cukup signifikan selama masa libur panjang saat itu,” ujar Pati TNI bintang tiga tersebut.

Sementara itu, Waasops Panglima TNI Marsekal Pertama ‎TNI Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., dalam kesempatan tersebut pada intinya menyampaikan bahwa TNI siap untuk melaksanakan pengawasan dan pendisiplinan masyarakat dengan penerapan peraturan kesehatan 3M terutama di tempat-tempat yang akan banyak dikunjungi oleh masyarakat pada saat libur panjang kedepan.

“Seluruh satuan TNI yang tersebar diseluruh Kodam se Indonesia telah melaksanakan Rakor guna mendukung pemerintah daerahnya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dalam mengantisipasi libur panjang tersebut dengan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan terutama pada tempat-tempat yang akan dikunjungi masyarakat,” ucap Waasops Panglima TNI.

Pihaknya juga mengatakan bahwa TNI telah melaksanakan apel siaga Covid-19 serta melaksanakan penebalan pasukan dengan memaksimalkan patroli rutin gabungan TNI, Polri dan stakeholder lainnya dalam melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan dalam penerapan pendisiplinan masyarakat.

“TNI dan Polri akan selalu berkoordinasi dengan Satgas daerah untuk kesiapan Rumah Sakit Darurat khususnya Hotel-hotel untuk penempatan pasien yang terpapar Covid-19 harus sudah siap dioperasionalkan termasuk mempersiapkan fasilitas bedah jika diperlukan,” tegas Marsma TNI Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han.

Turut hadir mendampingi Kasdam IX/Udayana dalam vidcon tersebut antara lain Asops Kasdam IX/Udayana, Asintel Kasdam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Danpomdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, Karumkit Tk. II Kodam IX/Udayana dan Kapuskodalopsdam IX/Udayana. Pendam IX/Udayana. (Red/CN)

Pemerintah Siapkan Indonesia Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

JAKARTA, CN – Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Namun, saat ini Indonesia baru mengisi 3,8 persen ekspor produk halal di pasar global. Untuk itu, pemerintah berupaya keras menjadikan Indonesia sebagai produsen halal terbesar di dunia. (26/10/2020)

“Indonesia memiliki potensi besar sebagai produsen dan konsumen, karena itu kita ingin mendorong supaya Indonesia menjadi produsen halal besar dunia,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin saat memberikan keterangan pers secara virtual, di Istana Wakil Presiden Jakarta, Sabtu (24/10). Wapres menjelaskan, untuk mencapai hal tersebut pemerintah berupaya mengembangkan Kawasan Industri Halal (KIH) di beberapa daerah di Indonesia.

Pemerintah menyadari potensi Indonesia dapat ditingkatkan dengan pengembangan kawasan pariwisata serta pengembangan industri keuangan syariah. “Kita akan kembangkan yaitu pusat-pusat industri halal dengan semua ekosistemnya. Salah satunya adalah Kawasan Industri Halal,” ujarnya.

Wapres pun mengungkapkan, saat ini sudah ada dua kawasan yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Perindustrian yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Cikande, Jawa Barat, dan SAFE n LOCK Halal Industrial Park di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Sekarang sudah ada dua yang memperoleh izin dari Kementerian Perindustrian dan yang sudah dalam proses ada enam. Oleh karena itu, kita akan terus dorong,” ungkapnya. Lebih lanjut, Menko Ekon Airlangga Hartarto menerangkan, kawasan industri halal akan terbuka untuk klaster makanan, minuman, fesyen, farmasi dan kosmetik.

Keberadaan di dalam satu lokasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk halal. “Dan tentu dengan adanya satu lokasi diharapkan terkait dengan sertifikasinya pun kehalalannya menjadi lebih mudah. Dan juga untuk berorientasi ekspor, kalau dia berasal dari kawasan halal tentu diharapkan bisa meningkat penjualannya,” ujarnya.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani menambahkan, terkait pengembangan KIH dibutuhkan insentif untuk dapat mendukung industri produk halal seperti tax holiday dan tax allowance. KIH dapat memperoleh insentif karena termasuk dalam area yang dikembangkan. “Kita juga akan memberikan dalam bentuk dukungan dari kepabeanan dan cukai. Karena biasanya dalam hal ini impor-impor bertebaran modal maupun bahan baku juga akan dapat pembebasan biaya masuk atas impor. Dan juga untuk pengembangan di kawasan industri untuk tujuan ekspor,” kata Sri Mulyani. (Red/CN)