Pangdam XII/Tpr Berikan Motivasi Kepada Anak-Anak Rumah Singgah di Perbatasan RI-Mly

SINTANG, CN – Panglima Komando Daerah Militer XII/TPR Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke rumah singgah remaja yang terletak di daerah perbatasan, tepatnya di Desa Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (2/11/2024).

Kunjungan kerja ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan TNI terhadap kesejahteraan Generasi muda di wilayah perbatasan. Kunjungan ini juga bagian dari program pembinaan teritorial TNI yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat serta mendukung upaya pemberdayaan pemuda di daerah perbatasan.

Dalam kunjungan ini, Pangdam XII/Tpr disambut hangat oleh para pengurus Rumah Singgah, tokoh masyarakat serta para remaja yang tergabung dalam kegiatan-kegiatan pembinaan di yayasan tersebut.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan pengurus dalam membantu menyediakan ruang aman bagi remaja di wilayah perbatasan untuk belajar, berkreasi dan mengembangkan diri.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pangdam menyerahkan bantuan berupa sembako, perlengkapan belajar, serta alat-alat olahraga untuk mendukung berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan di Rumah Singgah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan harian yayasan dan menunjang kegiatan pendidikan informal yang diselenggarakan untuk anak-anak dan remaja setempat.

Pangdam juga mengadakan sesi dialog bersama remaja dan pengurus yayasan untuk mendengar aspirasi dan kendala yang mereka hadapi. Dalam kesempatan ini, Pangdam memberikan motivasi kepada para Remaja Rumah Singgah agar tetap semangat belajar dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Kalian adalah masa depan bangsa. Teruslah berkarya dan jangan berhenti bermimpi. Kami di TNI akan selalu mendukung kalian,” ujar Pangdam XII/Tpr dalam pesannya kepada para remaja.

Selain memberikan bantuan, Pangdam juga menyampaikan pesan-pesan kebangsaan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan pemahaman mengenai pentingnya persatuan dalam menjaga kedaulatan negara. Hal ini menjadi sangat penting, mengingat wilayah perbatasan sering kali menghadapi tantangan khusus, baik dari segi ekonomi, sosial maupun keamanan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi pemicu bagi kerjasama yang lebih erat antara TNI dan yayasan-yayasan sosial di wilayah perbatasan.

Pangdam menyampaikan harapannya agar dukungan untuk rumah singgah ini terus berkelanjutan, tidak hanya dari pihak TNI, tetapi juga dari berbagai pihak lain, baik pemerintah maupun sektor swasta.

Dengan adanya kunjungan kerja Pangdam ini, diharapkan rumah singgah remaja di wilayah perbatasan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Suatu Kehormatan dan Kebanggaan bagi kami, Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW atas Kunjungan kerja Bapak Pangdam XII/Tpr, momentum ini merupakan motivasi moril bagi kami dalam melaksanakan tugas di wilayah perbatasan,” tukas Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW, Letnan Kolonel Czi Shobirin Setio Utomo, S.H. (Hardin CN)

Polda Malut Ringkus Pelaku Pencurian Kotak Amal di Masjid Raya Ternate

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut),  melalui Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Malut berhasil melakukan penangkapan terduga pelaku tindak pidana pencurian Kotak Amal Masjid Raya Al-Munawar Kota Ternate yang terekam CCTV, Senin (4/11/2024) kemarin.

Terduga pelaku tindak pidana pencurian ini berhasil diamankan Tim Resmob Polda Malut di Penginapan Sulawesi, Kelurahan Bastiong, Kecamatan Ternate Selatan.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H, saat konfirmasi pada, Selasa (5/11), terkait hal tersebut menjelaskan kronologi kejadian tindak pidana ini bermula pada Senin pukul 01.00 WIT. Pelaku berpura-pura tidur di dalam Masjid dan berselang beberapa menit, pelaku mencoba membongkar kotak amal Masjid tetapi tidak berhasil.

“Karena tidak berhasil, pelaku membawa kotak amal tersebut ke kamar mandi Masjid dan membongkarnya,” ucapnya.

Sekitar pukul 05.30 WIT, jama’ah Masjid Al-munawar mendapati kotak amal didalam kamar mandi Masjid dan dalam keadaan kosong.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Resmob melakukan penyelidikan di sekitaran Masjid dan mendapati aksi pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di Masjid Al-Munawar.

“Dan pada pukul 22.15 WIT, Tim Resmob berhasil mengamankan terduga pelaku dengan inisial ASJ (27) beserta barang bukti di Penginapan Sulawesi Kelurahan Bastiong, dan selanjutnya pelaku di bawa ke kantor Dit Reskrimum untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan yaitu uang tunai sebesar Rp 7.345.500 dan barang bukti lainnya yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi pencurian.

Diakhir penyampaiannya Juru bicara Polda Malut ini menyampaikan dan menghimbau kepada Seluruh masyarakat Malut, apabila melihat atau mengetahui adanya tindak pidana agar segera melapor kepada pihak yang berwenang serta tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri apalagi sampai melakukan aksi tindak pidana kejahatan. (Ridal CN)

Selingkuh dengan Mantan Istri, Oknum Kades di Mandioli Selatan Dilaporkan ke Polres Halsel Dugaan Tindak Pidana Perzinahan

HALSEL, CN – Pertengkaran hingga berujung penganiayaan terjadi di Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan Halsel (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), antara istri pertama dan mantan istri kedua.

Penganiayaan ini didasari persoalan dugaan perselingkuhan sang suami berinisial BA. BA merupakan seorang Kepala Desa (Kades) aktif di Kecamatan Mandioli Selatan.

Kejadian itu terjadi, karena sang suami atau oknum Kades tersebut pergi menemui mantan istrinya berinisial RE, kemudian istri pertama berinisial UU datang menghajar mantan istri kedua sang suami.

UU menceritakan, sang suami sebelum bertemu dengan mantan istri keduanya, BA meminta izin keluar untuk menyaksikan kampanye politik salah satu Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah di sekitar kota Labuha. Namun kebohongan itu telah diketahui UU.

UU bilang, ia mengetahui kebohongan BA melalui salah seorang istri teman suaminya. Dimana, istri teman suaminya itu adalah istri Kades Sayoang, Kecamatan Bacan Timur. Istri Kades Sayoang secara tiba-tiba menelpon dimalam itu, menanyakan alamat kosannya. Sebab, istri Kades Sayoang sendiri tanpa sadar, ternyata perempuan yang ia hubungi bukanlah wanita perselingkuhan BA, melainkan istri sah BA.

Sehingga itu, dalam percakapan tersebut, UU langsung mengetahui kebohongan sang suami dan juga mengetahui alamat kosan mantan istri kedua sang suami dari istri Kades Sayoang.

Dalam kesempatan itu, tepat sekitar pada pukul 00.30 WIT malam, ia sambil menggendong bayinya yang baru berusia 6 Bulan, langsung menuju ke Kosan RE di Desa Tomori dan kedapatan keduanya sedang ngobrol asyik bersama didalam kamar dan langsung terjadi perkelahian.

Kemudian setelah itu, UU merasa tidak puas atas perilaku sang suami dengan mantan istri kedua, ia langsung melakukan laporan resmi ke Polres Halsel atas dugaan tindak pidana Perzinahan dengan Surat Tanda Penerima Laporan Nomor: STPL/583/XI/2024/SPKT pada Selasa 5 November 2024.

“Ini adalah pembohongan yang kesekian kalinya mereka (BA dan RE-Red) berbuat. Jadi bagi saya, tidak ada ampun lagi. Untuk itu, saya berharap pihak kepolisian dalam hal ini, Polres Halsel segera menindaklanjuti pengaduan saya sesuai hukum yang berlaku di NKRI ini,” pinta UU saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, di Kosannya di Desa Tomori, kompleks Jalan Baru, Selasa (5/11).

Sambil menetaskan air mata dan menggendong bayi berusia 6 Bulan itu, UU juga sangat berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel, agar menindak tegas terhadap sang Suami. Baginya, Dana Desa (DD) adalah uang rakyat, bukan uang pribadi untuk kepentingan pribadi.

“Ini menyangkut kasus perselingkuhan, maka sudah pasti ada dugaan kuat penyalahgunaan Dana Desa untuk kepentingan hura-hura dengan wanita lain. Jadi Inspektorat Halsel harus melakukan audit Dana Desa Bahu. Dan jika terbukti, maka hasil audit segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri Labuha untuk diproses Hukum. Dan saya juga berharap penuh kepada Bupati Halsel agar segera memberhentikan Kades Bahu, agar hal ini tidak terjadi lagi ke Kades-kades yang lain. Karena perlakuan Kades Bahu ini, merupakan satu contoh buruk ke Kades-kades yang lain,” harap UU, memohon sambil menangis dan mencium anaknya.

Hingga berita ini ditayangkan, BA diketahui masih bersama dengan mantan istri kedua yang saat ini sedang bersembunyi dilain tempat. (Hardin CN)

Masyarakat Solid, Tim Paslon Rusihan-Muhtar Yakin Menangkan Pilkada Halsel di Bacan Timur Selatan

HALSEL, CN – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila (Rusihan-Muhtar) diyakini akan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel di Kecamatan Bacan Timur Selatan.

Dimana, masyarakat pendukungnya terlihat sangat solid atas sosok kedua putra terbaik Halsel asal Makian Kayoa (Makayoa) dan Pulau Obi yang saat ini bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel periode 2024-2029 yaitu Pasangan Calon (Paslon) Rusihan-Muhtar.

Hal ini itu dikemukakan Tim Pemenangan Rusihan-Muhtar, Lajamrah Hi Zakaria kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Selasa (5/11/2024).

Keyakinan Lajamrah ini, setelah menyaksikan langsung antusias masyarakat ketika Paslon Rusihan-Muhtar melakukan kampanye disetiap Desa di Kecamatan Bacan Timur Selatan.

“Dengan antusias masyarakat di 7 Desa yang  tersebar di Kecamatan Bacan Timur Selatan ini, Yang dimana, dari Desa Wayakuba, Desa Pigaraja, Desa Liaro, Desa Silang, Desa Wayaua, Desa Tabajaya dan Desa Tabangame, itu sangat luar biasa masyarakat menyambut baik Pasangan Calon nomor urut 2 Rusihan Jafar dan Muhhtar Sumaila,” ungkap Ogut, sapaan akrab Lajamrah Hi Zakaria.

Menurutnya, ini salah satu bukti bahwa masyarakat Bacan Timur Selatan sudah 10 kali lipat melangkah maju dan telah terjadi pergeseran pemahaman. Sehingga itu, Ogut menilai bahwa masyarakat 7 Desa yang ada di Kecamatan Bacan Timur Selatan mulai sadar dan telah pintar memahami kondisi Daerah Halsel saat ini.

“Yang dalam penilaian saya, masyarakat telah pintar memahami akan sebuah keadaan Daerah terkini lebih khusus perkembangan realitas kehidupan masyarakat di Kecamatan Bacan Timur Selatan. Yang dimana, kita tidak mau lagi hidup serasa 20 Tahun lalu,” jelasnya.

Politisi PDI-Perjuangan itu kembali menjelaskan, dengan antusiasnya masyarakat Bacan Timur Selatan tersebut, dirinya optimis Paslon nomor Urut 2 Rusihan-Muhtar bakal menangkan Pilkada Halsel di Kecamatan Bacan Timur Selatan.

“Saya yakini, Pasangan Calon nomor urut 2, bisa memenangkan kontestasi pemilihan Bupati dan Wakilnya Bupati Halsel di Kecamatan Bacan Timur Selatan,” tutup Lajamrah yang juga sebagai Ketua Tim Hukum Rusihan-Muhtar. (Hardin CN)

Paslon Rusihan-Muhtar Dipastikan Juara di Kecamatan Bacan Timur Selatan, Terutama Desa Liaro

HALSEL, CN – Sejumlah titik pemilih padat di Desa-desa di Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengisyaratkan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2 Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila (Rusihan-Muhtar), dipastikan bakal memenangkan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel pada 27 November 2024 mendatang.

Pasalnya, potensi kemenangan Paslon Rusihan-Muhtar terlihat pada hampir semua Desa yang memiliki pemilih terbanyak di Kecamatan Bacan Timur Selatan.

“Desa Wayakuba, Desa Pigaraja, Desa Liaro, Desa Silang, termasuk anak Desa Silang, Desa Wayaua, Desa Tabangame dan Desa Tabajaya, itu bisa dipastikan Pasangan Rusihan-Muhtar hampir menang di semua Desa. Sehingga kami optimis akan jadi pemenang pertama di Kecamatan Bacan Timur Selatan,” jelas Mat, Koordinator Kecamatan (Korcam) Bacan Timur Selatan, usai Paslon Rusihan-Muhtar menggelar kampanye di Desa Liaro pada Minggu (3/11).

Pria yang biasa disapa Om Mat itu bilang, merujuk pada komitmen masyarakat di Kecamatan Bacan Timur Selatan, Paslon Rusihan-Muhtar akan juara alias menang disetiap Desa diangka 40-70 persen melalui data yang dikantongi.

“Artinya, ini bisa menjadi rujukan dan barometer kita bahwa Pasangan Rusihan-Muhtar yang akan pemenang pertama di Kecamatan Bacan Timur Selatan,” kata Om Mat.

Oleh karena itu, putra Desa Liaro itu memastikan, masyarakat di Kecamatan Bacan Timur Selatan menjadi basis loyal terhadap Paslon Rusihan-Muhtar.

“Maka, kami pastikan Pasangan Rusihan-Muhtar sebagai pemenang di Kecamatan Bacan Timur Selatan. Terutama di Desa Liaro,” ujar Om Mat teriak lantik Paslon Nomor Urut 2, Rusihan-Muhtar.

Korcam Rusihan-Muhtar itu menyebut, kerja-kerja Tim di Desa-desa yang ada di Bacan Timur Selatan dalam rangka memenangkan Paslon Rusihan-Muhtar kali ini, sudah maksimal dan hasilnya pun akan maksimal.

“Kita sudah pastikan semua maksimal. Insya Allah, kita tunggu tanggal mainnya,” ucap Mat dengan nada optimis. (Hardin CN)

Tokoh Muda Kristen Togale “Pastiu” Dimasa Kepemimpinan Dinasti 15 Tahun, Hanya Makayoa yang Tulus Bangun Halsel

HALSEL, CN – Tokoh Muda Kristen Tobelo Galela (Togale) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Sefnat Togoku mengaku merasa “pastiu” alias bosan dimasa kepempimpinan Dinasti di Halsel selama 15 Tahun.

Hal ini ditegaskan Sefnat Togoku saat Pasangan Calon (Paslon) Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila (Rusihan-Muhtar), menggelar kampanye di Desa Marabose, Kecamatan Bacan pada Senin (4/11/2024) malam.

“Selama 15 Tahun mereka pimpin Kabupaten Halmahera Selatan, tapi apa yang mereka bangun. Tapi Almarhum Haji Usman Sidik, hanya dengan jangka waktu 2 Tahun lebih, beliau sukses membangun wajah ibu Kota Kabupaten Halmahera Selatan. Itu berarti pertanda bahwa hanya orang-orang yang punya ketulusan, dengan niat yang baik yang harus pimpin Kabupaten Halmahera Selatan,” tegas Sefnat Togoku saat menyampaikan orasi politiknya mewakili Kristen Togale di Halsel.

Sefnat Togoku juga mengaku, masa membludak di basis-basis Togale khususnya daratan Gane bahwa semua masyarakat mendukung yang kemudian menyatukan persepsi untuk memenangkan Paslon Rusihan-Muhtar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel periode 2024-2029. Sebab, Sefnat bilang, hanya Bupati orang Makian-Kayoa (Makayoa) yang mampu membangun Halsel.

“Berapa banyak orang Makayoa yang sukses dimasa Kepemimpinan mereka, berapa banyak orang Makayoa yang pimpin di setiap OPD di Halsel, Togale saja hanya hitung jari, apalagi orang Makayoa,” tanya Sefnat Togoku mempertanyakan berapa banyak putra Daerah yang sukses dimasa Kepemimpinan Dinasti di Halsel selama 15 Tahun.

Sehingga itu, Sefnat Togoku mengajak seluruh masyarakat Makayoa khususnya di Desa Marabose dan masyarakat pada umumnya di Halsel untuk memenangkan Paslon Rusihan-Muhtar demi melanjutkan program mendiang Hi. Usman Sidik.

“Torang (kami) orang Togale saja mendukung Rusihan-Muhtar, maka dari itu, saya mengajak seluruh masyarakat Desa Marabose untuk bersama-sama memenangkan Pasangan Rusihan-Muhtar di Pilkada Halsel,” tukas Sefnat Togoku mengajak menangkan Paslon Rusihan-Muhtar.

Hingga berita ini ditayangkan, kampanye Paslon Rusihan-Muhtar masih berjalan. (Hardin CN)