PJs Bupati Halsel Lepas 54 Jama’ah Umrah

HALSEL, CN – Pejabat Sementara (PJs) Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Kadri La Etje, melepas 54 Jama’ah umrah di Aula Kantor Bupati, Jl Karet Putih, Bacan Selatan, Senin (4/11/2024).

Dalam kesempatan itu, PJs Bupati Halsel, Kadri La Etje mengatakan, puluhan Jama’ah umrah ini merupakan para Imam Masjid, Badan Syara dan Tokoh masyarakat dari beberapa Kecamatan.

Mereka mendapat kesempatan program umrah gratis yang dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel.

“Kami mendoakan ibadah kalian semua berjalan lancar dan kembali dalam keadaan sehat,” ucap Kadri La Etje.

Berdasarkan jadwal, Jama’ah umrah ini bertolak ke Kota Ternate malam ini menggunakan Kapal reguler.

Kemudian memulai perjalanan ke Jakarta menggunakan maskapai Batik Air pada Selasa (5/11/2024) pukul 09.00 WIT. Dan perjalanan ke Jeddah, Arab Saudi pada Rabu (6/11/2024) pukul 11.30 WIT.

Kadri meminta para Jamaah umrah memberi Do’a agar Halsel tetap aman dan damai selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Meskipun semua masyarakat beda-beda pilihan, tolong didoakan agar hubungan persaudaraan dan persatuan kita tetap kokoh,” imbuhnya. (Hardin CN)

Kunjungi Koramil 05/Ketungau Hulu, Pangdam XII/Tpr Tekankan Kepada Babinsa jaga Netralitas TNI

SINTANG, CN – Dalam rangka memberikan semangat dan moril kepada Prajuritnya, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., mengunjungi Koramil 05/Ketungau Hulu Kodim 1205/Sintang di Desa Senaning, Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (2/11/2024).

Kedatangan Pangdam XII/Tpr beserta rombongan Jelajah Perbatasan RI-Malaysia disambut oleh Danramil 05/Ketungau Hulu beserta para Babinsa.

Saat memberikan pengarahan, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan menegaskan kepada anggota Koramil 05/Ketungau Hulu tidak patah semangat melaksanakan tugas di wilayah terpencil. Sebab, Babinsa adalah ujung tombak satuan.

“Ini adalah suatu pengabdian yang memang mulia, mudah-mudahan pengabdian yang kalian berikan mendapatkan imbalan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terus berkarir dan berkarya. Jangan terbersit di benak kalian untuk melakukan pelanggaran. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI,” tegasnya.

Pangdam berpesan, memasuki tahapan Pilkada Serentak 2024, kepada para Babinsa di lapangan untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini serta memetakan potensi konflik yang mungkin terjadi menjelang maupun sesudah pesta demokrasi. Ia juga berpesan untuk tetap menjaga netralitas TNI.

“Yakinkan dirimu dan anggotamu bahwa kamu akan konsen dengan netralitas. Jangan mencoreng netralitas TNI dengan janji-janji dengan ajakan-ajakan yang akan menyengsarakan, yang akan membikin satuan kita ini dipertanyakan masalah netralitasnya,” pesannya. (Hardin CN)

Gunakan DD, Kades Kokotu Salurkan Biaya Kuliah untuk 2 Mahasiswa

HALSEL, CN – Kepala Desa Kokotu, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Susmi Idris, menyalurkan program bantuan studi akhir bagi 2 mahasiswa asal Desa Kokotu.

Penyaluran bantuan atau biaya studi akhir itu, diperuntukkan ke mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Ternate.

“Jadi, kami serahkan bantuan studi ini untuk 2 orang mahasiswa asal Desa Kokotu. Kami berikan sebesar Rp 4 juta perorangan,” kata Kades Kokotu, Susmi Idris, Minggu (3/11/2024).

Susmi berpesan kepada para mahasiswa penerima bantuan dari Dana Desa (DD) itu agar digunakan dengan baik untuk keperluan kuliah.

“Gunakan dengan baik. Dan fokus kuliah sesuai dengan waktunya,” pesan Kades Kokotu saat memberikan bantuan itu melalui kedua orang tua mahasiswa tersebut. (Hardin CN)

Pemdes Kokotu Salurkan BLT-DD Tahap II 2024

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Kokotu, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun 2024 kepada 27 KPM, pembagian bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Desa Kokotu.

Pembagian BLT-DD didampingi Pendamping Desa, Rudin Tamrin, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kepala Desa Kokotu, Susmi Idris, menyampaikan bahwa penyaluran BLT merupakan lanjutan program jaringan pengamanan sosial untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19 yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

“Pembagian BLT–DD ini dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak serta layak menerimanya. Itu juga semuanya atas dasar musyawarah bersama antar aparat Desa dengan tokoh masyarakat kita, hingga hasil dari musyawarah tersebut ada 27 orang yang masuk dalam kategori penerima manfaat BLT-DD ini,” ungkap Susmi Idris kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (3/11).

Kades Kokotu berharap, bantuan tersebut dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, bisa sedikit dapat meringankan beban Ekonomi, harapnya. (Hardin CN)

Keluhkan Krisis Air Bersih, Warga Sebut Badar Abbas Bukan Lagi Kades Bahu

HALSEL, CN – Warga Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengeluhkan krisis air bersih. Mereka terpaksa harus berharap hujan dan bantuan air dari sumur.

Kondisi kehidupan warga Desa Bahu yang mengalami krisis air bersih itu tanpa kepedulian dari Pemerintah Desa (Pemdes) maupun Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel.

Sehingga untuk memperoleh air bersih, warga hanya berharap dengan sumur untuk hidup sehari-hari, warga juga bersyukur jika tingkat curah hujan tinggi mereka bisa mendapatkan air.

Padahal mereka berharap ada prihatin dari Pemda Halsel. Namun apalah daya, jangankan Pemda, Pemdes Bahu sendiri seakan menutup mata. Sebab, Kepala Desa (Kades) Bahu, Badar Abbas jarang berada di Desa.

Salah seorang warga yang namanya tidak sebutkan, kepada cerminnusantara.co.id Sabtu (2/11/2024), mengungkapkan bahwa di Desa Bahu saat ini, seakan tidak ada Pemerintah Desa.

“Bak Air itu harusnya ada 2, tapi mau bikin bagaimana, Pemerintah Desa saja tidak bikin apa-apa. Jadi kami masyarakat Bahu ini sangat tersiksa dengan air bersih,” ujar warga.

Ditambah lagi kata warga, Kades Bahu, Badar Abbas tidak pernah menetap di Desa. Bahkan mereka menyebut Badar Abbas bukan lagi sebagai Kades Bahu.

“Dia (Badar Abbas) itu Kades Labuha bukan Kades Bahu,” kesalnya.

Sementara itu, Kades Bahu Badar Abbas dikonfirmasi melalui via telepon seluler dengan nomor 0853-4396-**** tidak aktif hingga berita ditayangkan. (Hardin CN)

Warga Desak Copot Kepala PLN Cabang Bacan yang Dinilai Gagal jadi Pimpinan

HALSEL, CN – Pelayanan buruk yang sengaja dilakukan para petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), makin menjadi-jadi. Hal itu membuat kesabaran warga mulai hilang. Warga pun meminta kepada Pimpinan PLN Area Sofifi Provinsi Maluku Utara (Malut), untuk segera mencopot Kepala PLN Cabang Bacan.

Dimana, warga menilai pelayanan pihak PLN Cabang Bacan terhadap pelanggan di Halsel itu merupakan pelayanan terburuk dari semua Kabupaten Kota yang di Maluku Utara.

Ini disebabkan, karena seorang Pimpinan seperti Kepala PLN Cabang Bacan yang tak becus mengawasi kinerja para petugas di lapangan terhadap pelanggan.

Sehingga, warga menyarankan agar Pimpinan PLN Area Sofifi untuk tidak asal-asalan menempatkan Kepala PLN disetiap Ranting, khususnya PLN Cabang Bacan.

“Kepala PLN Provinsi Maluku Utara segera mencopot Kepala PLN Cabang Bacan karena tidak mampu mengatasi masalah kecil yang sengaja dilakukan para petugas. Masa hanya masalah memindahkan Kabel Listrik tepat atas atap rumah saja tidak bisa. Kalau Kabel Listrik ini tidak mau dipindahkan, bagaimana mau warga bangun rumah. Pekerjaan Rumah tidak bisa dilanjutkan karena dengan adanya Kabel Listrik atas atap rumah,” kesal Hardin Hi Idris, warga Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, Sabtu (2/11/2024).

Hardin mengaku, hal ini telah diadukan berulang kali di Kantor PLN Cabang Bacan. Namun petugas PLN hanya janji tanpa tindakan sama sekali. Sehingga, pihaknya menilai pelayanan paling buruk se-Malut hanya pelayanan PLN Cabang Bacan.

Bahkan sebelumnya juga, akhir-akhir ini, sering terjadi pemadaman listrik hingga membuat warga protes karena merasa tidak nyaman. Maka, Hardin menyebut, sudah sepantasnya Kepala PLN Cabang Bacan dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal menjadi seorang pimpinan. (Hardin CN)