1 Rumah Sakit dan 2 UPT Puskesmas Terima Bantuan Dari Sat Brimob Polda Sumut

MEDAN, CN – Satuan Brimob Polda Sumut Salurkan Bantuan APD, Makanan serta Minuman ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan KH. Wahid Hasyim dan UPT Puskesmas Polonia, serta UPT Puskesmas Padang Bulan Medan, Sumatera Utara. Selasa, (2/6/2020).

Sebanyak 10 buah APD, 10 pasang sepatu, 1 kotak kacamata, 2 kotak masker, 100 pasang sarung tangan, 1 kotak Energen, 2 kotak makanan ringan serta 1 krat minuman kaleng di salurkan untuk 2 UPT Puskesmas dan Rumah Sakit Bhayangkara.

Di pimpin Kasi Kesjas Sat Brimob Polda Sumut AKP Ahmad Wahyudi, personil Sat Brimob yang juga di hadiri Humas Sat Brimob Polda Sumut Rizki, SN, S.H. mendapat sambutan dan apresiasi dari pihak Rumah Sakit maupun ke 2 UPT Puskesmas tersebut.

Melalui Kasi Kesjas AKP Ahmad Wahyudi, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H. mengatakan, bantuan ini untuk menunjang kinerja para tenaga medis yang ada di Rumah Sakit Bhayangkara dan di 2 UPT Puskesmas itu.

“Semoga, apa yang kami berikan dapat bermanfaat, serta dapat menambah semangat para tenaga medis,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu pegawai Puskesmas yang menjabat bagian penerimaan barang Yosiana Yuniza mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi serta berterima kasih kepada Sat Brimob Polda Sumut, atas bantuan yang sudah di berikan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang sudah di berikan. Semoga, bantuan APD, makanan dan minuman dari Sat Brimob Polda Sumut dapat bermanfaat buat kami, ” ungkap Yosiana Yuniza. (Hendra CN)

Tim Elang Intel Sat Brimob Polda Sumut Berhasil Ciduk Pelaku Pencurian Handpone

MEDAN, CN – Seorang kakek berusia 60 tahun pelaku pencurian HP istri mantan Gubernur Sumut, berhasil di amankan Tim Elang dari Seksi Intel Sat Brimob Polda Sumut. Penangkapan tersebut di lakukan di Kantor Mabmi, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Medan, Sumatera Utara. Selasa, (2/6/2020).

Dengan berdasarkan bukti Laporan Polisi No. STPL/628/V/2020/SPKT/SEK DELTA, Tim Elang yang di pimpin Panit Opsnal Seksi Intel Sat Brimob Polda Sumut Ipda Heri Suhartono langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian kepada pelaku.

Lakhar Kasi Intel Kompol Heriyono, melalui Panit Opsnal Seksi Intel Ipda Heri Suhartono kepada wartawan mengungkapkan, bahwa pencurian Handphone (HP) merek Oppo Type X909 terjadi di rumah Fatimah Habibie di Jalan STM pada saat halal bihalal. Dan saat hilang, HP tersebut terletak di atas meja.

“Saat ini pelaku sudah kita interogasi, dan sudah mengakui perbuatannya. Selanjutnya, kita lakukan koordinasi ke pihak Polsek Deli Tua untuk di proses,” ungkap Ipda Heri Suhartono.

Sebelumnya, Tim Elang Intelmob kemudian melakukan koordinasi dengan personel Subdit 3 Jahtanras Polda Sumut, di pimpin oleh Aipda M Fahri Afrizal untuk melakukan penyelidikan atas dasar bukti pelaporan tersebut.

Kemudian, tim melakukan penyelidikan di Jalan Pasar 3, Gg Bhineka Tunggal Ika, Kec. Percut Sei Tuan, tepatnya di kediaman Sayian. Ketika itu, Sayian dan istrinya Fauziah tidak mengakui keberadaan HP yang diduga keras milik Fatimah Habibie ada bersama mereka.

Menurut pengakuan Saiyan dan Fauziah, memang benar anaknya mempunyai HP, dan saat ini anak mereka tinggal di rumah Opanya (pelaku-red) di Jalan Rawa Gang Tengah, Kel. Tegal Sari Mandala 2, Kec. Medan Denai.

Berdasarkan keterangan tersebut, kata Heri, personel menuju alamat yang diberikan oleh Saiyan dan istrinya, Senin (1/6/2020) pukul 20.00 WIB. Setibanya di alamat tersebut, personel menemukan AFA sedang berada di rumah Opanya, dan sedang bermain ponsel yang di duga milik Fatimah Habibie (korban-red).

Salah seorang personel kemudian menanyai AFA perihal ponsel tersebut. Atas kepolosannya, AFA mengaku mendapatkan Handphone itu dari Opanya Alex Afiantara Kawilarang (60) pada hari Jumat (29/5/2020) di Hotel Daksina Jalan Sisingamangaraja XII, saat AFA dan ibunya menemui Alex Afiantara Kawilarang.

Tim Elang dari Seksi Intel Sat Brimob Polda Sumut kemudian melakukan pengembangan. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan informasi tentang keberadaan Alex Afiantara Kawilarang di Kantor Mabmi, yang berada di Jalan Brigjen Katamso Medan.

Tidak ingin kehilangan jejak, Tim langsung bergerak ke arah kantor tersebut. Setibanya di lokasi, Personil mendapati Alex berada di salah satu ruangan, dan langsung disergap. Selanjutnya, para personil Tim Elang Intelmob mengamankan pelaku beserta barang bukti dan membawa ke Mako Sat Brimob Polda Sumut.

Setelah di interogasi, Alex mengakui dirinya mengambil HP korban saat acara halal bihalal. Dari tangan pelaku, petugas menemukan barang bukti satu sim card milik korban dan satu HP Oppo X909 yang di duga milik Fatimah Habibie, yang tidak lain adalah istri mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin.

“Untuk penyidikan kasus ini lebih lanjut, tersangka Alex Alfian Kawilarang kami serahkan ke Polsek Delitua,” tandas Heri. (Hendra CN)

Pembagian BLT-DD Dinilai Pilih Kasih, Warga Sambangi Kantor Camat Simpang Kiri

Subulussaam, CN – Puluhan Masyarakat Desa Suka Makmur Datangi kantor Camat Simpang Kiri Kota Subulussalam kedatangan masyarakat ke kantor camat tersebut karena mereka tidak terima bahwa dirinya tidak mendapatkan BLT DD atau BST, Selasa (2/6/2020).

Nurmi Kaloko (45) salah seorang warga Desa Suk Makmur mengatakan, pembagian BLT-DD di Desa-Nya banyak tidak tepat sasaran dan diduga adanya tebang pilih dari Kepala Desa.

“Sebagian ada warga yang mendapatkan BLT hidupnya sudah berkecukupan, tapi kami kurang mampu tidak mendapatkan, kami merasa ini ada pilih kasih,” ucup nurmi.

Nurmi mengaku, setiap di pertanyakan ke Perangkat Desa atau Kadus (Dusun) malah di bilang tidak masuk dalam daftar data penerima BLT tersebeut.

“Setiap kami pertnayakan, kami dibilang tidak masuk dalam daftar data penerima BLT – DD dan Perangkat Desa menyuruh kami untuk menjumpai Kepala Desa. Sedangkan menjumpai Kepala Desa aja naujubillah susahnya. Kadi kami sepakat hari ini menyambangi kantor Camat untuk mengadukan nasib kami kepada ibu Camat Simpang Kiri dan kami berharap kami bisak di bantuk supaya Kami mendapatkan BLT,” ujarnya.

Kedatangan warga Sukamakmur itu disambut langsung oleh Camat Simpang Kiri, Rahmayani Munte, yang didampingi Polsek Simpan Kiri, Iptu.Arianto.ST.p.

Dalam penyampaiannya, Camat Simpang Kiri menjelaskan kepada warga bahwa Penerima BLT itu mempunyai 14 macam kreteria yang tertentu sesui dengan aturan Pemerintah dan Desa mempunyai pokja untuk pendataan masyarakat, yang mana layak untuk menerima BLT-DD.

“Kreterianya sudah ditertentu Pusat apa bila di langar itu tidak boleh nanti bisa penjara Kepala Desanya,” ujar Camat Simpang Kiri.

Saat masyarakat Suka Makmur menyambangi kantor Camat Simpang Kiri, Kepala Desa Suka Makmur, Amirudin Padang. SH pun hadir pada saat itu, Kades pun menyampaikan kepada awak media bahwa program- program mengenai penyaluran BLT-DD sudah sesui dengan Juknis aturan.

“Dan sebelum penyaluran dana itu kami pemerintahan desa, lakukan musyawarah dengan para perangkat didesa juga melibatkan pendamping desa dan juga melibatkan TNI – POLRI,” tutur Kapdes Suka Makmur. (Mh CN)

Dandim Pidie Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Pidie Jaya, CN – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0102/Pidie Letkol Arm Wagino, S.E menghadiri acara pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI), Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Jalan Banda Aceh – Medan Desa Dayah Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (2/6/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Mukhzan, SH. MH dalam sambutannya mengatakan, Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya sebagai bagian dari kesungguhan institusi Kejaksaan Negeri dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya korupsi disertai dengan upaya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Lebih lanjutnya Kajari menuturkan, Bahwa penerapan Zona Integritas ini merupakan salah satu formula yang tepat untuk dapat mewujudkan wilayah yang kita cintai ini bebas dari Korupsi demi kemajuan Kab. Pidie Jaya. Dengan pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) di Kab. Pidie Jaya berharap kepada para Muspida dan unsur lainya agar ikut mendukung dan menerapkan Zona Integritas menuju wilayah yang bebas dari Korupsi. Sehingga diharapkan kegiatan pencanangan ini akan dapat melakukan perbaikan secara nyata dimasa mendatang sebagai sebuah landasan yang kokoh, untuk mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan berhati nurani sesuai harapan masyarakat.

“Program ke depan akan melakukan koordinasi terpadu pengaduan masyarakat dengan team gabungan instansi terkait, adanya Posko terpadu Intelijen agar pelayanan masyarakat ke depan harus lebih dapat maju dan efektif,” pungkas Kajari.

Lebih lanjut Bupati Bupati Pidie Jaya, H. Aiyub Abbas menyampaikan, Pencanangan Zona Integritas merupakan program lanjutan seluruh Instansi Pemerintah sebagai komitmen penyelenggara negara untuk tidak korupsi.

“Mengajak bersama-sama menurunkan angka kasus korupsi dan dilakukan pencegahan korupsi disemua instansi pemerintah dan harus dapat bantuan dalam pencegahan korupsi dari masyarakat, LSM, Media dan elemen yang terkait,” terangnya.

“Seluruh ASN yang berada di lingkungan Pemkab Pidie Jaya harus berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan baik dan tidak korupsi,” imbuh Bupati.

Sementara Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Arm Wagino, S.E yang juga hadir dalam acara saat ditemui mengatakan, “Pencanangan yang ditandai dengan penandatanganan ini adalah pakta integritas oleh Forkompimda Kabupaten Pidie Jaya, ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung program pemerintah dalam melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik dan bersih,” tegas Dandim.

Selanjutnya Penandatanganan Pakta Integritas Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Kejaksaan Negeri Kabupaten Pidie Jaya Oleh Bupati Pidie Jaya dan seluruh Komandan, Kepala, dan Ketua Instansi terkait. (Red/CN)

Pangdam XII/Tpr Lepas 6 Pasien Sembuh Covid-19

Kubu Raya, CN – Selasa (2/6/20) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melepas sebanyak 6 Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Tingkat II Kartika Husada Kesdam XII/Tpr.

Acara pelepasan dihadiri oleh Kadinkes Provinsi Kalbar, dr. Harisson, M.Kes., Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo., Asisten 2 Pemkab. Kubu Raya, Lugito, Kakesdam XII/Tpr, Kolonel Ckm Sebastian A.B., M.Kes dan para Pejabat Utama Kodam XII/Tpr.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad saat memberikan keterangannya menyampaikan, siang tersebut dilakukan acara pelepasan pasien terkonfirmasi positif yang dinyatakan sembuh pasca dirawat di Rumkit Kartika Husada.

“Alhamdulilah enam orang ini telah menjalani perawatan, kemudian hasil lab terakhir dinyatakan negatif,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan tentunya hal tersebut merupakan berita menggembirakan bagi masyarakat. Ada harapan untuk masyarakat bahwa mereka yang terkonfirmasi bisa disembuhkan. Menurutnya hal ini juga menjadi bukti bahwa untuk mengatasi Covid-19 kita harus mengikuti prosedur atau protokol-protokol yang telah ditetapkan.

“Kalau kita mengikuti semua protokol maka Insyallah yang positifpun ternyata bisa sembuh. Ini saya kira berita yang sangat baik untuk kita semua. Mudah-mudahan di Pontianak ini kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang terkonfirmasi positif,” harapnya.

Untuk itu mantan Danrem 084/Bhaskara Jaya ini mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta menjaga Pontianak agar terbebas dari Covid-19. Ia mengajak masyarakat merubah perilaku menjadi new normal. Menurutnya new normal bukan berarti kita terbebas dari Covid-19, new normal adalah bagaimana kita berperilaku membentuk satu etika yang baru.

“Dimana kedepan kita harus selalu menggunakan masker dalam berbagai aktivitas kemudian ke depan juga kita akan selalu kemana-mana membawa sabun cair atau handsanitizer dan yang paling penting pada setiap tempat di manapun berada kita selalu menjaga jarak,” ujarnya.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan juga selama ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dengan Gugus Tugas untuk merawat pasien-pasien terkonfirmasi poasitif.

“Manakalah ada pasien-pasien yang harus dirawat di Rumkit Kartika Husada maka tentunya kami berkewajiban untuk merawat kemudian juga tentunya berkewajiban untuk menyembuhkan,” tandasnya.

Kadinkes Kalbar, dr Harisson, M.Kes menyampaikan untuk di Kalbar sampai saat ini kasus konfirmasi ada 196 orang, sembuh ada 55 orang kemudian meninggal 4 orang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Panglima yang sudah memberikan peran serius kepada pasien pasien kita sehingga hari ini ada yang sembuh. Diharapkan kedepan memang akan banyak pasien yang sembuh dari Covid-19 ini,” ucapnya.

Ia mengatakan akan tetap dlakukan monitoring terhadap mereka yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dan mereka tetap harus menjalankan protokol-protokol kesehatan.

Dan kita harapkan nanti yang sudah dinyatakan sembuh ini benar-benar tetap selalu sehat sehingga tidak tertular lagi Covid-19.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kubu Raya ia mengucapkan puji syukur, karena 6 pasien yang sudah terkonfirmasi positif berhasil disembuhkan. Berkat semangat dan perawatan dari tenaga medis di Rumkit Kartika Husada ini akhirnya sehat dan sembuh.

“Ini sebagai gambaran kepada saudara-saudara kita yang sedang sakit dinyatakan positif harus tetap supaya imunnya menjadi baik dan kemudian menjadi sembuh,” pungkasnya. (Red/CN)

Tim Jibom Gegana Brimob Banten Berhasil Amankan Temuan Bom dan Amunisi Militer di Rumah Warga

Serang, CN – Sebanyak 7 personel Tim penjinak bom (jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Banten mengamankan temuan Bom Militer dan Amunisi Militer di salah satu rumah warga yang berlokasi di Perumahan Persada Banten blok C4 no1 RT 07/03 Kel. Kepuren, Kec. Walantaka Kota Serang, Selasa (2/6/2020) pukul 12.30 WIB.

Komandan Satuan Brimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho membenarkan adanya temuan itu.

“Ya benar, tadi kami mendapat laporan bahwa telah ditemukan kotak besi yang berisikan amunisi Ss1 kal 5.56 mm produksi Pindad sebanyak 91 butir, Klise 5 renteng dan satu buah granat tangan jenis Korea produksi Pindad (granat manggis),” ucap Dwi yanto Nugroho.

Dwi Yanto Nugroho juga menjelaskan kronologis awal penemuan granat tersebut.

“Menurut data yang kami terima, granat tersebut ditemukan di rumah kontrakan milik Ibu Atihah (68) yang sedang beres-beres di kontrakan tersebut. Sebelumnya kontrakan tersebut di huni oleh mantan menantunya yang bernama Sdr. Hasan (umur 45 tahun) pekerjaan Wiraswasta.

Menurut informasi yanga ada, sebelumnya Hasan tinggal ngontrak di perumahan Taman Pesona Taktakan, Hasan bekerja sebagai sopir rental, berhubung di komplek tersebut mayoritas TNI maka Hasan sering di suruh untuk jadi sopir pada saat para tetangganya yang TNI pulang kampung. Dan saat ini Hasan sudah meninggalkan istrinya selama 2 tahun.

Untuk mengamankan barang temuan tersebut ,pihak Ketua RT kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak Koramil dan pihak Polsek untuk pengambilan tindakan selanjutnya. Lalu pihak Koramil Walantaka dan pihak Polsek Walantaka dihadiri oleh AKP. Kasmuri (Kapolsek Walantaka), Kapten Inf Tumiran (Danramil Walantaka), Iptu Suroso (Kanit Sabhara) dan 2 Personel TNI Koramil Walantaka mendatangi TKP menunggu Unit Jibom Gegana Brimob Polda Banten tiba di lokasi.

Saai ini, temuan Bom Militer dan Amunisi Militer sudah diamankan dan dibawa ke Mako Den Gegana Brimob Banten dan menunggu waktu disposal. (Red/CN)