Sentra Susu Cipageran, Bukti Sukses Wirausaha Muda

JAKARTA, CN – Belakangan ini pengembangan usaha peternakan yang berorientasi bisnis sekaligus meningkatkan pendapatan peternak banyak ditemui. Hal tersebut pun menjadi nyata ditangan seorang Rina Rosdianawati, seorang wirausaha muda yang sukses di bidang peternakan dalam mengelola peternakan sapi perah dan produk olahan.

Rina bergabung sebagai SMDWP (Sarjana Membangun Desa Wirausaha Pendamping) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sejak tahun 2014 hingga 2017 yang ditempatkan di Kota Cimahi. Tetapi pada awal tahun 2018 Ia memilih mengundurkan diri sebagai SMDWP, dengan alasan ingin lebih fokus mengurus usaha yang dirintis bersama kelompoknya.

Kisah kesuksesannya menjadi seorang Wirausaha bermula dari keprihatinannya terhadap harga susu di peternak Kota Cimahi yang dirasakan sangat rendah, yaitu sekitar Rp. 4.500,- s.d. RP 4.700,- . Harga tersebut dinilai belum dapat menutupi harga pakan sapi perah. Kondisi inilah yang membuat peternak kian merugi.

Namun Ia perlahan telah berhasil mengubah itu semua dan menggagas berdirinya Kelompok Peternak Sapi Perah dan Kelompok Olahan Susu yang berada dalam satu wadah, yakni Sentra Susu Cipageran yang berada di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi.

Upaya yang Ia lakukan pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan motivasi para peternak sapi perah agar dapat mengembangkan usaha pengolahan dan mengembangkan kelembagaan kelompok atau yang kita kenal dengan Gabungan Kelompok Peternak. Lebih lanjut Rina menyatakan, umumnya yang terlibat menjalankan usaha pengolahan susu ini ialah Ibu-Ibu di kelompok.

“Ibu-ibu sangat antusias sehingga kegiatan ini menjadi salah satu cara dalam pemberdayaan perempuan,” ungkapnya.

Kini berbagai macam varian produk olahan pangan telah berhasil diproduksi, antara lain susu pasteurisasi sebanyak 700 cup per hari, yoghurt sebanyak 200 botol seminggu, permen karamel sebanyak 12 kg per minggu, dan kerupuk susu yang dijual berdasarkan pesanan.

“Sekarang produk yang kami hasilkan pun dapat lebih beragam jenisnya dan bertambah jumlahnya. Ini semua berkat semangat dan kekompakan Ibu-Ibu semua,” tuturnya dengan ekspresi riang.

Disamping produk pangan, ada juga produk olahan non pangan yang dihasilkan yakni sabun susu yang berkhasiat menghaluskan kulit yang telah dipasarkan di Jakarta dan Lampung. Produk olahan Sentra Cipageran ini juga telah memiliki ijin edar PIRT dan Halal. Untuk memperluas pemasaran, Rina saat ini tengah berusaha untuk memperoleh ijin edar MD dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Ijin Edar MD bagi kami sangat penting karena kami ingin produk yang dihasilkan legal dan sudah teruji kehigienisannya sehingga kami dapat lebih leluasa memasarkannya,” tandas Rina.

Sentra Susu Cipageran dipasarkan secara offline di Gerai Olahan Susu” yang berada di Jl. Kolonel Masturi no. 2 Kota Cimahi dan secara online melalui media-media sosial dan juga menjual susu murni ke luar kota, yakni di Kabupaten Karawang sebanyak 250-300 liter per minggu. Omzet dari hasil penjualan produk tersebut sekitar Rp. 30 Juta per bulan.

Berkat kiprahnya dalam mengembangkan pemberdayaan kelompok pada tahun 2015 Rina mendapatkan penghargaan sebagai Wirausaha Baru Terbaik dari Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Di masa pandemi Covid ini, justru merupakan sebuah berkah tersendiri bagi usaha Rina bersama kelompok, karena permintaan semakin banyak dan relatif stabil.

“Meningkatnya penjualan berarti sejalan dengan peningkatan penghasilan kelompok. Walaupun mengolah susu belum menjadi mata pencaharian utama, tapi kegiatan ini memberikan dampak yang positif, meningkatnya kegiatan ekonomi dimasyarakat dan meningkatkan pendapatan peternak.” pungkasnya.

Dihubungi ditempat terpisah, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani menyatakan bahwa kehadiran peternak milenial seperti Rina Rosdiana ini diharapkan dapat memberikan banyak sumbangsih.

“Dengan adanya peternak-peternak milenial mereka telah berkontribusi dalam memperkuat jaringan agribisnis, sebagai trend setter, mempercepat peningkatan adopsi inovasi dan teknologi informasi pertanian, peningkatan produktifitas tenaga kerja dan akselarasi dampak positif pertumbuhan ekonomi,” ujar Fini.

Lebih jauh Fini mengatakan berbagai upaya telah dilakukan Ditjen PKH untuk mendorong peran generasi muda dalam pengembangan usaha dan pembangunan sub sektor peternakan, antara lain pada periode 2014-2018 dengan fasilitasi pendampingan usaha dengan Sarjana Membangun Desa, pengembangan Sentra Peternakan Rakyat, Sarjana Membangun Desa Wirausaha Pendamping, pengembangan Sentra Peternakan Rakyat dan pengembangan kawasan peternakan.

Selanjutnya pada periode 2018 s.d. saat ini upaya yang dilakukan adalah pendampingan usaha peternakan yang bertujuan untuk meningkatkan usaha peternakan di kelompok peternak dan atau kawasan peternakan.

Dengan membangun bisnis kolektif di dalam kelompok dan atau kawasan sesuai Keputusan Direktur Jenderal PKH Nomor 5879 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pendamping Usaha Peternakan; serta pengembangan kawasan peternakan berbasis korporasi peternak sebagai implementasi dari amanat Permentan Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kawasan Korporasi Peternakan.

“Selain itu, untuk mengakselerasi peningkatan petani peternak milenial, di tingkat Kementerian Pertanian telah dilaksanakan pengembangan petani milenial dan petani andalan, dimana didalamnya termasuk peternak milenial dan peternak andalan,”

“Ini sesuai amanat Permentan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pedoman Gerakan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia dan perubahannya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 9 Tahun 2019,” sambungnya. (Dody CN)

Subden KBR Sat Brimob Polda Sumut Gencarkan Penyemprotan Disinfektan di Medan

MEDAN, CN – Memasuki masa transisi menjelang diterapkannya New Normal di Sumatera Utara (Sumut), Subden KBR Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut terus lakukan penyemprotan Disinfektan di beberapa tempat di Medan.

Kali ini, ada dua tempat yang menjadi sasaran penyemprotan, di antaranya Rumah Makan Ucok Durian yang berada di Jalan KH. Wahid Hasyim, serta Taman Merdeka Walk yang berlokasi di Jalan Balai Kota, Kota Medan, Sumatera Utara. Kamis, (4/6/2020).

Sebanyak 5 orang personil di kerahkan untuk lalukan penyemprotan tersebut. Dengan di Koordinir Kanit 1 Subden KBR Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumut Iptu Joko Siswoyo, S.H., personil Subden KBR lakukan kegiatan di dua tempat berbeda di Medan.

Saat di konfirmasi terkait penyemprotan tersebut, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H. melalui Iptu Joko Siswoyo, S.H. menjelaskan, pihaknya saat ini terus fokus dalam upaya pencegahan Covid-19, menjelang pemberlakukan New Normal Di Sumut dan Kota Medan.

“Kita akan terus fokus di upaya pencegahan. Apalagi, saat ini Pemerintah Sumut sedang lakukan pengkajian terkait penerapan New Normal,” jelas Iptu Joko Siswoyo.

“Hari ini kita lakukan di dua tempat yang berbeda. Di awal kita lakukan di Rumah Makan Ucok Durian dan selanjutnya Taman Merdeka Walk,” sambungnya.

Dirinya juga kembali mengatakan, Sat Brimob Polda Sumut akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menangani Covid-19, khususnya di Sumut dan Kota Medan.

“Sat Brimob siap mengawal serta mendukung semua kebijakan pemerintah, terkait penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya Sumatera Utara,” paparnya kembali. (Hendra CN)

Polri Terbitkan Surat Telegram Kapolri Dukung Program Padat Karya Pemerintah

JAKARTA, CN – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1576/VI/Ops.2/2020 yang memerintahkan seluruh pejabat Operasi Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 Tahun 2020 mendukung Program Padat Karya yang telah dicanangkan Pemerintah.

Surat Telegram tersebut ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, selaku Kaopspus Aman Nusa II 2020, pada (3/6/2020).

“Program Padat Karya itu ditujukan untuk membuka lapangan kerja dan menjaga daya beli masyarakat khususnya mereka yang kehilangan pekerjaan di masa pandemi COVID-19,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Surat Telegram tersebut ditujukan kepada para Kasatgas Opspus Aman Nusa II 2020, Kasubsatgas Opspus Aman Nusa II 2020, Kasatgas Opsda Aman Nusa II 2020, dan Kasubsatgas Opsda Aman Nusa II 2020.

Para pejabat Ops Aman Nusa II tersebut mendapat perintah untuk mendukung, membantu, dan memfasilitasi semua pelaksanaan Program Padat Karya mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaannya.

“Juga berkoordinasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan kementerian/lembaga, Pemda sampai tingkat desa, dan stakeholder lainnya terkait program apa saja yang akan dikerjakan sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” imbuh Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain itu, para pejabat Ops Aman Nusa II tersebut juga diperintahkan untuk melakukan kerja sama dengan TNI dan Pemda untuk melaksanakan pengawasan terhadap Program Padat Karya agar dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran sehingga bisa menjangkau semua masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

Dan terakhir, para pejabat Ops Aman Nusa II tersebut juga mendapat perintah bekerja sama dengan TNI, Pemda, dan stakeholder lainnya untuk mendisiplinkan serta memastikan penerapan protokol kesehatan di Program-progran Padat Karya demi menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Surat Telegram ini bersifat perintah untuk dilaksanakan,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto. (Reza CN)

Di Hari Pertama Menjabat, Direktur/SEVP PTPN IV Perkenalkan Diri

MEDAN, CN – Direktur/ Senior Executive Vice President (SEVP) PT Perkebunan Nusantara IV Medan menjadwalkan berbagai agenda di hari pertamanya menjabat, Selasa (2/6/2020).

Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno mengatakan, jadwal pertamanya dimulai dengan perkenalan dengan SEVP, Kepala Bagian di ruang Dura Kantor Direksi PTPN IV Jl. Letjen Suprapto No. 2 Medan dan secara virtual dengan General Manajer Distrik, Manajer Kebun, Manajer Pabrik dan Manajer Balai Benih yang tersebar di 10 kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, kemudian rapat bersama Dewan Komisaris PTPN IV.

“Kami melakukan konsolidasi dengan Dewan Komisaris dan teman-teman lebih dulu,” ujar Sucipto Prayitno pada Kamis 4/6/2020 pagi di Medan.

Dalam rapat konsolidasi bersama Dewan Komisaris secara virtual itu, Sucipto Prayitno menyebut akan lebih dulu mendengarkan arahan dari Dewan Komisaris. Adapun rapat itu juga mengagendakan perkenalan antar Komisaris dan Direktur/ SEVP PTPN IV.

Rapat juga membahas hal-hal yang lebih jauh soal permasalahan perseroan. Dewan Komisaris dan Direktur/ SEVP juga akan menyusun rencana-rencana ke depan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas perseroan.

Selanjutnya, Sucipto Prayitno mengatakan pada Rabu (3/6/2020) melakukan kunjungan di setiap ruangan yang ada di Kantor Direksi PTPN IV Jl. Letjen Suprapto No. 2 Medan.

“Kami ajak karyawan ngobrol-ngobrol dulu tentang tugas dan fungsi masing-masing bagian,” ucapnya.

Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Riza Fahlevi Naim mengatakan bahwa Sucipto Prayitno bersama SEVP Operation I Rizal H. Damanik, SEVP Operation II Joni Raja Siregar dan SEVP Business Support Ryanto Wisnuardhy ditetapkan pemegang saham sebagai Direktur/ SEVP PTPN IV sejak 26 Mei 2020 yang lalu.

Sebelumnya Sucipto Prayitno menjabat sebagai Direktur Komersil PTPN XI, Rizal H. Damanik sebagai Direktur SDM dan Umum PTPN IV, Joni Raja Siregar sebagai General Manajer Distrik I PTPN IV dan Ryanto Wisnuardhy sebagai Direktur Komersil PTPN VIII, kata Riza Fahlevi Naim.

Sementara Pemangku Jabatan Puncak dari PTPN IV yang menerima promosi, selain Joni Raja Siregar juga ada Fauzi Omar dari General Manajer Distrik III menjadi SEVP Operation I PTPN VII dan Budi Susanto dari Kabag SDM menjadi SEVP Business Support PTPN II. (Red/CN)

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Laksanakan Screaning di Pelabuhan Guruapin

HALSEL, CN – Satgas Yonarmed 9 laksanakan pemeriksaan dan pencegahan virus Covid-19 terhadap penumpang kapal yang tiba di Pelabuhan Kayoa, Desa Guruapin, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Hal ini disampaikan oleh Komandan Satgas, Mayor Arm Andi Achmad Afandi S.Sos, M.Si. pada rilisnya yang dikeluarkan di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (4/6/2020).

Komandan Satgas mengungkapkan bahwa 4 orang personel Pos 1 Kayoa SSK IV dipimpin oleh Lettu Arm Ediyah melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pencegahan Covid-19 di Pelabuhan Kayoa, Desa Guruapin, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan dengan bekerja sama dengan Camat Kayoa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Kayoa serta petugas yang berasal dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 wilayah Kecamatan Kayoa.

Camat Kayoa, M. Fajri S.Sos., MM. menyampaikan terima kasih banyak atas inisiatif anggota Satgas yang sudah mau secara sukarela melaksanakan kegiatan sosial. Beliau berharap akan tetap berlangsung sampai dengan wabah pandemi selesai.

Komandan Kolakops Brigjen TNI Dr. C A Sopamena,S.I.P,.M.Si. menyampaikan bahwa. “Pandemi Covid-19 saat ini menjadi perhatian utama Satgas Yonarmed 9 Kostrad sehingga dalam operasinya kami mengerahkan banyak upaya dalam mengatasi penyebaran virus tersebut di wilayah Maluku Utara,” terang Komandan Kolakops. (Red/CN)

Satgas Yonarmed 9 Layani Pemeriksaan Kesehatan Kepada Masyarakat Desa Dofa

SULA, CN – Satgas Pamrahwan Yonarmed 9 secara aktif berupaya memberikan dampak positif terhadap lingkungannya. Salah satu wujud dari upaya tersebut adalah Satgas Yonarmed 9 melayani pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang berada di wilayah binaannya secara Gratis.

Dilansir dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Komandan Satgas, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. di Tobelo, Kab. Halmahera Utara (4/6/2020)

Dalam rilis resmi tersebut Komandan Satgas menjelaskan bahwa 3 orang personel Pos Koki SSK IV Dofa memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada warga Desa Dofa, Kecamatan Mangoli, Kabupaten Kepulauan SUla. Kegiatan ini dilaksanakan karena terbatasnya akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala Desa Dofa mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonarmed 9 kepada masyarakat desanya. Beliau sangat bersyukur atas kehadiran Satgas Yonarmed 9 yang berada di sekitarnya.

Komandan Kolakops Brigjen TNI Dr. C A Sopamena,S.I.P,.M.Si, mengatakan bahwa Tidak semua masyarakat di wilayah Maluku Utara memiliki akses kepada pelayanan kesehatan yang baik.

“Untuk itu Satgas Yonarmed 9 berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Maluku Utara melalui tenaga medis yang berada di pos-pos Satgas Yonarmed 9 Kostrad,” terang Komandan Kolakops.
(Red/CN)