Keluarga Sulaiman Ucapkan Terimakasih Atas Perhatian Bupati Halsel Terpilih, Direktur PT NHM dan Kabareskrim

HALSEL, CN – Anak yatim yang di adopsi pasangan suami istri, Ifkar Basrah dan Nursina H Salim Somadayo, warga Desa Wayamiga Kecamatan Bacan Timur akhirnya diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Senin (8/3/2021).

Bocah 12 Tahun bernama Sulaiman Basrah itu diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pengobatan lantaran mengalami penderita kelumpuhan (Lumpuh Layu).

Oleh sebab itu, PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM) siap menanggung seluruh biaya pengobatan Sulaiman. Bahkan hari ini, Sulaiman dijemput di Labuha menggunakan Helikopter milik PT. NHM.

Melalui Bupati terpilih Kabupaten Halsel, Usman Sidik kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah dihubungi Presiden Direktur sekaligus Pemilik PT. NHM, Hi Romo Nitiyudo Wachjo yang biasa disapa Hi Robert dan menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan Sulaiman.

“Beliau (Hi Robert-red) siap membantu biaya pengobatan Sulaiman. Beliau juga sudah perintahkan Hi Amin Anwar untuk segera mengurus semuanya. Jadi (pagi ini, red) di jemput langsung menggunakan helikopter,” terangnya.

Selain pihak NHM, Kabareskrim Mabes Polri, kata Usman Sidik, juga akan membantu. Bahkan ia sudah perintahkan jajaran di Polres Halsel untuk mengurus persiapan keberangkatan Sulaiman berobat di Jakarta.

Selain itu, Bupati terpilih itu mengaku merasa sedih saat mendengar kabar bahwa ada masyarakat yang sakit tanpa ada biaya.

“Saya sangat sedih membaca berita media masa akhir-akhir ini tentang orang sakit tidak bisa berobat karena terbentur dengan biaya. Soal rakyat miskin, saya sedih sekali,” tutur Usman dengan wajah sedih.

Padahal menurutnya, seharusnya semua ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah.

“Saya berharap kedepannya tidak ada lagi mendapat kabar orang sakit tidak punya biaya karena ini harus menjadi tanggungjawab Pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, pihak keluarga Sulaiman Basrah mengucapkan terimakasih kepada Bupati terpilih, Hi. Usman Sidik, Presiden Direktur PT. NHM, Hi Romo Nitiyudo Wachjo dan Kabareskrim Mabes Polri atas perhatian terhadap Sulaiman Basrah.

“Terimakasih banyak kepada Pak Bupati terpilih, Pak Hi. Usman Sidik dan Pak Presiden Direktur PT. NHM dan juga Kabareskrim atas bantuan ini, sekali lagi terimakasih banyak,” ucap Ifkar Basrah. (Red/CN)

Anggota Sering Miras, Kapolda Malut Tegaskan Cabut Ijin Senpi

TERNATE, CN – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, dalam rangka meninjau Jajarannya, terutama untuk mengecek Situasi Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Hukum Polres, Sabtu (6/5/2021), Kapolda bersama Rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja di Polres Halmahera Tengah (Halteng).

Dalam kunjungannya, Kapolda Malut beserta Rombongan diterima langsung Kapolres Halteng dan di sambut dengan Tarian Cakalele.

Dalam arahannya saat tatap muka bersama Personel Polres Halteng, Kapolda Malut menyampaikan bahwa Wilayah Halteng masuk urutan no 2 setelah Taliabu memasuki Zona Hijau Covid-19 dan harapannya Wilayah Halteng segera masuk Zona Hijau.

Dalam Kunjungannya di Polres Halteng, Kapolda juga menekankan kepada Personel Polres Halteng untuk tidak Minum-minuman keras. Apalagi personel yang menggunakan Senjata Api.

“Terkait dengan Anggota khususnya personel Polres Halmahera Tengah yang sering minum-minuman keras dan khususnya anggota yang menggunakan Senpi agar Kapolres mencabut ijin pakai Senpinya karena dapat membahayakan rekan kerja dan juga masyarakat,” tegas Kapolda melalui rilis resmi dari Humas Polda Malut.

Ia menambahkan, dalam rangka menjaga Wilayah Maluku Utara ini tetap Kondusif khususnya di Wilayah Hukum Polres Halteng. Tentunya juga diperlukan peran dari pada masyarakat sekitar untuk sama-sama menjaga wilayah ini.

“Kepada Personel Polres Halteng untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan Binmas dengan memperkuat Door to Door untuk memberikan suatu Komoditif Polri supaya masyarakat juga bisa menjaga bersama-sama Wilayah kita ini dari gangguan keamanan,” tutup Kapolda Malut. (Ridal CN)

3 Motor Saling Tabrak di Jalan Umum Tawa-Songa, 1 Pengendara Tewas dan 5 Orang Luka Berat

HALSEL, CN – Sebanyak Tiga unit sepeda motor terlibat kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) di Jalan Umum tepatnya menuju arah Desa Tawa dan Songa Kecamatan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara.

Akibat kecelakaan itu, Satu pengendara tewas di lokasi yakni, Novriandi Husni (20), lahir di Desa Dolik. Sementara 5 orang lainnya mengalami luka berat yakni, Otniel Dodengo, warga Desa Bibinoi, Falen Kakanok (49), warga Desa Bibinoi dan Alman Alvin (20) warga Desa Nyonyifi. Sedangkan Reinowen Yohanis Tebeote (20) dan Rolanda Tobeoto (21) keduanya lahir di Desa Pediwang.

“Telah terjadi peristiwa kecelakaan Lalulintas bertempat di jalan umum beraspal antara Desa Tawa dan Desa Songa Kecamatan Bacan Timur Tengah. 1 (Satu ) Unit sepeda motor merek Yamaha Vixion warna merah Nomor Polisi K 5533 RO dengan 1 (Satu) unit sepeda motor Merk Honda Vario Warna putih Nomor Polisi. DG 4257 YXX serta 1 (Satu ) Unit sepeda motor merk Honda Vario warna hitam Nomor Polisi DG 3404 PB,” ujar Kasatlantas Polres Halsel, Iptu Rachman Ashari, SIK saat dihubungi wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (7/3/2021).

Rachman menyampaikan, kejadian kecelakaan terjadi sekitar Pukul 14.00 WIT. Dimana pada saat itu, sepeda motor merk Yamaha Vixion yang dikendarai Novriandi Husno melaju dari arah Desa Songa menuju ke arah Desa Tawa dengan kecepatan tinggi kurang lebih 70 KM/Jam serta sudah dalam keadaan terpengaruh minuman keras jenis cap tikus.

Jelas Rachman, kemudian ketika sampai di tikungan belok ke kiri pengendara tersebut masuk ke jalur kanan. Sehingga kaget dan hilang kendali lalu menabrak sepeda motor Merk Honda Vario yang dikendarai Rolando Tobeoto yang datang dari arah berlawanan dan mengenai samping kanan.

“Sehingga sepeda motor Merk Honda Vario Warna putih Nomor Polisi DG 4257 YXX terpental ke kiri jalan, sedangkan sepeda motor merk Yamaha Vixion warna merah Nomor Polisi K 5533 RO terseret lalu menabrak sepeda motor merk Honda Vario warna hitam Nomor Polisi DG 3404 PB yang jalan beriringan dengan sepeda motor Merk Honda Vario Warna putih Nomor Polisi DG 4257 YXX, sehingga kedua sepeda motor tersebut terseret ke aspal,” jelasnya.

Dari kecelakaan tersebut mengakibatkan Novriandi Husno mengalami luka robek di Kepala dan lutut serta kaki kanan sehingga meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara Otniel Dodengo mengalami patah kaki kanan dan mengalami luka lecet.

“Untuk saudari Falen Kakanok mengalami bengkak di bagian wajah dan mengalami luka lecet, saudara Alman Arvin mengalami luka lecet di punggung belakang dan saudara Reinowen Yohanis mengalami luka lecet di bagian wajah dan untuk ketiga sepeda motor yang mengalami kecelakaan itu mengalami kerusakan sedang,” tutupnya. (Red/CN)

Bersihkan Lahan Lokasi Masjid Al-Hijra Desa Soasangaji, Babinsa Bersama Warga Bergotong-royong

HALSEL, CN – Pemerintah Desa Soasangaji Kecamatan Obi Barat kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bersama Babinsa Serda Anyong dan masyarakat melakukan Kerja Bhakti Pembersihan Lahan Lokasi Masjid, Minggu (7/3/2021).

Kondisi Masjid Desa Soasangaji sudah tua dan lama sehingga tidak bisa lagi menampung jumlah Jemaat. Oleh karena itu, Pemdes bersama masyarakat akan membangun Masjid baru.

Maka, sebagai Aparat kewilayahan Babinsa Serda Anyong bergerak untuk segera mengumpulkan masyarakat desa Soasangaji dan Kerja Bakti dilaksanakan pada Minggu pagi.

Masyarakat berbondong-bondong menuju Lokasi Lahan yang akan dibuatkan Masjid dengan bahu membahu masyarakat gotong royong. Membersihkan Lahan Masjid.

Kepala Desa Soasangaji, La Jati Haji Arsad didampingi Sekdes La Ali La Ode sehe, Imam Desa Lawahid Lakalamu dan Ketua BPD Lasaiti mengapresiasi kegiatan Kerja Bhakti pembersihan Lahan Masjid oleh Babinsa dan masyarakat.

“Alhamdulillah, dengan adanya Bapak Babinsa, masyarakat kami tergerak dan mau ikut kerja Bhakti pembersihan Lahan yang merupakan Lokasi Masjid dan Insya Allah akan kita namakan Masjid Al-Hijrah,” ujar La jati haji Arsad.

Sementara ditempat lain, Danramil 1509-02/Obi mengatakan, Kerja Bhakti .erupakan salah satu bentuk Komunikasi Sosial yang lebih dikenal Sebagai Komsos, Kerja Bhakti juga merupakan kekuatan, kebersamaan serta kerja sama antara Pemerintah Desa, Babinsa dan Masyarakat,

“Sehingga tercipta Komunikasi yang baik antar masyarakat dan Pemerintah Desa. Karena kerja Bhakti juga kita memelihara semangat Gotong royong dimasyarakat agar semangat dan budaya gotong royong tidak hilang termakan zaman,” kata Danramil 1509-02/Obi Kapten Inf Nursahid. (Red/CN)

Sejumlah Gedung di Aceh Singkil, Kepsek SDN Alur Linci : Legalitas Sekolah Ini Masih Siluman

Aceh Singkil, CN – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kabupaten Aceh Singkil sudah di bangun bertahun-tahun belum ada sertifikat atau surat hibah di aset Sekolah.

SDN Rimo Handel Kecamatan Gunung Meriah dan SDN Alur Linci Kecamatan Suro Makmur yang akan di ragu kelak menjadi biang masalah.

Siti Asmah S.pd, Kepsek SDN Rimo Handel, Kamis (4/3/2021) saat di temui di ruang kerjanya mengeluhkan legalitas lokasi tanah Sekolah.

Menurut Siti Asmah, terkait Legalitas alas hak tanah kepemilikan sangat penting untuk berdirinya sebuah bangunan agar di kemudian hari tidak jadi permasalahan apalagi ini termasuk aset pemerintahan.

“Memang ini saya sudah pernah mempertanyakan kepada mantan Kepala Desa Rimo bahwa kata dia, Suratnya ada pernah saya tanda tangan ni , tapi saya minta Photo copy-Nya juga tidak ada. Nah selanjutnya Dinas juga sudah pernah saya tanyakan, namun sampai saat ini juga belum ada,” ujar Siti.

“Ini lah Sekolah kita masih sangat membutuhkan pagar agar anak anak kita menjadi aman. Apa lagi Sekolah Dasar Negeri Rimo Handel ini di pinggir jalan lintas Kabupaten dan turunan terjal yang membahayakan anak-anak didik kita,” ungkapnya.

Sementara itu, M. Bahrum  S.pd, selaku Kepsek SDN Alur Linci saat di konfirmasi di tempat yang berbeda juga keluhkan legalitas gedung pembangunan Sekolah yang sudah lama di bangun Pemerintah juga belum menetapkan tapal batas lokasi bangunan.

“Terkait lokasi Legalitas Sekolah ini masih Siluman, sehingga kami tidak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya, Desa membangun Sekolah Tingkat Kanak (TK) dan gedung PAUD di lokasi Sekolah ini sehingga yang belum pernah kemari pasti sudah jelas bangunan 2 gedung milik desa di kira milik sekolah ini,” tegas Bahrum.

“Dan harapan kami kepada Pemerintah Daerah dan yang bagian dari aset Daerah Aceh Singkil agar seluruh Legalitas aset bagian keabsahan alas hak yang lebih jelas agar bisa di pertanggungjawabkan,” sambungnya. (Muklis CN)

Proyek LAB Kimia SMA LPM Koititi Capai 90%, Kepsek : Hanya Miskomunikasi

HALSEL, CN – Proyek Pembangunan Laboratorium (LAB) Kimia SMA Swata LPM Desa Koititi Kecamatan Ganebarat Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dengan anggaran sudah mencapai 90%, namun sempat di beritakan media online bahwa pekerjaan tersebut belum selesai dan sudah di cairkan 100% itu hanya salah paham atau mis komunikasi (Mis Communication) antara pekerja dan Kepala Sekolah, sehingga mencuat di publik hingga di beritakan oleh beberapa Media online.

“Pekerjaan bangunan LAB kimia SMA Swasta LPM Desa Koititi sudah capai 90% namun karena ada sala paham dengan pekerja terkait upah kerja sehingga saya di beritakan melalui media online,” ungkap Kepala Sekolah SMA Swasta LPM Idris Umsohi kepada wartawan dalam via Handphone, Kamis (4/3/2021)

Menurutnya pekerjaan pembangunan satu lokal LAB Kimia SMA Swasta dengan sumber anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) hanya senilai Rp,330 juta bukan 360 juta, dan pekerjaannya tinggal fhinising dengan prsentasj pekerjaan 10% namun karena keterlambatan material sehingga mengalami keterlambatan.

“Soal keterlambatan bahan material itu merupakan kelelaian saya sehingga pekerjaan masi tertunda 10% untuk fhinising namun pekerjaan fisik bangun sudah rampung dengan tital presentasj pekerjaan 90%. Keterlambatan material kerja itulah menjadi slah paham atau Mis Communication antara saya dan para pekerja jadi saya mengakui bahwa saya salah,” jelas Kepsek Idris Umsohi.

Idris juga mengakui soal pemberitaan yang menyebutkan anggaran pembangun SMA Swasta LPM senilai Rp330 juta telah cair 100% dan pekerjaan hanya pada pekerjaan finishing atau pembersihan itu dan di target dalam bulan ini telah rampung 100%. (Red/CN)