Kodim 1509/Labuha Berangkatkan Putra Terbaik Halsel untuk Seleksi Calon Tamtama TNI-AD

HALSEL, CN – Penutupan Pendaftaran Calon Tamtama TNI-AD Gelombang Pertama dinyatakan ditutup, hasil dari penyaringan para Pendaftar Calon Prajurit Tamtama TNI-AD gelombang pertama berjumlah 197 orang.

Selama dibuka pendaftaran dimulai pada Januari Kodim 1509/Labuha pun menuntun serta membina mental maupun fisik Putra terbaik Halmahera Selatan (Halsel) agar siap menghadapi seleksi Penerimaan Prajurit yang akan dilakukan di Korem 152/Babullah Ternate,

Menghadapi Utusan-utusan dari Kabupaten lain yang ada di Provinsi Maluku Utara yang sudah berada di Ternate, penyiapan mental dan fisik untuk calon Prajurit selalu dilakukan Personil Kodim 1509/Labuha setiap 3 kali seminggu, selebihnya setiap Calon Prajurit membina fisik secara mandiri tetapi dengan bimbingan para pelatih.

Dengan segala kesiapan fisik, mental maupun Administrasi, Kodim 1509/Labuha memberangkatkan Putra terbaik Halsel menuju Korem 152/Babullah malam ini melalui pelabuhan Babang, menggunakan Kapal KM. Marin Teratai dan didampingi Personil kodim 1509/Labuha, (12/3/2021).

Dandim 1509/Labuha menyampaikan pesan untuk para Calon Prajurit Tamtama TNI-AD gelombang 1, sebelum berangkat minta Doa dan restu orang tua masing-masing karena Doa orang tua itu paling mustajab untuk Allah SWT mengabulkan setiap hajat dan niat para hambanya.

“Tunjukan kalian itu yang terbaik, jangan mudah menyerah dan kobarkan semangat untuk menggapai impian kalian, tinggal 1 langkah lagi kalian langung masuk di pendidikan Rindam XVI/Pattimura di Ambon,” imbuhnya.

“Selamat berjuang, semoga Allah SWT selalu menjaga, melindungi serta menjaga kalian semua. Ukirlah namamu dan harumkan namamu, tetap semangat,” tambah Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han. (Red/CN)

Kesbangpol Halsel Diduga Sulap Dana Hibah OKP Puluhan Juta Rupiah

HALSEL, CN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga kuat dengan  sengaja mempersulit pencairan Dana dan menyulap anggaran hibah untuk OKP Tahun 2021 Puluhan Juta Rupiah.

Kepada cerminnusantara.co.id, Jumat (12/3/2021, Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Halmahera Selatan (PC PMII Halsel) Provinsi Maluku Utara, Muhlis Usman menyesalkan kinerja Maryanto Ilyas selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Halsel.

Muhlis menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Halsel. Dalam hal ini, Kesbangpol dan Kesbangpol Halsel membenarkan bahwa ada anggaran untuk OKP.

“Adanya anggaran OKP yang nanti ikuti petunjuk syarat dari Kesbangpol. Jadi dengan adanya petunjuk, kami sudah memenuhi persyratannya yang disetujui disposisi Pak Bupati Halsels, Bahrain Kasuba  dan langsung kami memasukan di Kesbangpol. Alhamdulillah, sudah kami penuhi dan tinggal menunggu SP2D dari Dinas Keuangan. Dan Pak Kesbangpol menyatakan, insya Allah bulan Maret kita pastikan,” ujar Muhlis.

Namun Diakhir Februari, kata Muhlis, PMII kembali berkoordinasi dengan Kesbangpol, tenyata pagu anggaran senilai Rp 31 juta  tersisa Rp 20 Juta.

Anggaran senilai Rp 31 juta itu, Muhlis bilang, karena sebelum itu PMII mengetahui adanya informasi dari Forum Lintas Komunikasinya Cipayung Halmahera Selatan.

”Kami sangat kecewa dengan kinerja Kesbangpol Kabupaten Halmahera Selatan  yang diduga tidak terbuka dalam memberikan informasi,” kesal Ketua Umum PMII Halsel.

Selain itu, Kesbangpol juga tidak mensosialisasikan kepada OKP/Ormas. Sehingga Muhlis menduga pos anggaran senilai Rp 31 juta tersebut di sulap menjadi Rp 20 juta.

“Ditambah lagi dalil dari anggaran Rp 31 juta yang di sulap menjadi Rp 20 juta itu setidaknya harus ada sosialisasi dari pihak Kesbangpol,” tegasnya.

Sementara itu, Maryanto Ilyas ketika dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsApp dengan singkat mengungkapkan bahwa anggaran untuk PMII senilai Rp 20 juta.

“Iya di alokasikan di Rrk PMII cuman Rp 20 juta bukan Rp 31 juta. Sk juga PMII Rp 20 juta saja,” singkatnya. (Red/CN)

Polda Malut Amankan 1.000 Botol Cap Tikus dari Manado Tujuan Ternate

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara dalam hal ini Direktorat Samapta Polda Malut yang dipimpin oleh Kombes Pol. Sukron, S.I.K, berhasil mengamankan 1.000 botol ukuran 650 Ml minuman keras jenis Cap Tikus yang di bawah dari Manado tujuan di Kota Ternate.

Temuan barang bukti miras tersebut merupakan hasil dari lidik, pengamanan, penggalangan yang di lakukan serta informasi dari masyarakat tentang peredaran minuman keras melalui jalur laut yang di bawah menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP), Jumat (12/3/2021).

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K, M.H ketika di konfirmasi, membenarkan terkait temuan minuman keras jenis Cap Tikus.

“Pagi tadi dalam pelaksanan Kegiatan Kepolisian Yang di Tingkatkan (K2YD) Patroli pemberantasan peredaran minuman keras di wilayah Polda Maluku Utara yang di laksanakan Direktorat Sabhara berhasil mengamankan minuman keras jenis Cap Tikus yang di isi di dalam botol air mineral berukuran 650 Ml dengan jumlah 1.000 botol,” ucap Kabidhumas.

Ia menambahkan, minuman keras ini di temukan di KMP Karya Indah tujuan Manado-Ternate yang menepi di pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

“Untuk sementara tersangka masih dalam proses penyelidikan Unit Tipring Ditsabhara Polda Malut, Mualim I/ Chief Officer KMP. Karya Indah Bpk. Ali sebagai penangung jawab muatan sementara di mintai keterangan terkait muatan minuman keras ini,” ucapnya.

Kata dia, saat ini Polda Maluku Utara sementara dalam pelaksanaan Operasi terpusat kewilayahan Bina Kusuma, di samping itu juga Kegiatan Kepolisan Yang di Tingkatkan (K2YD) terus di laksanakan, agar pelanggaran, peredaran minuman keras, Narkoba, Judi maupun tindak pidana lainnya dapat di tekan.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga Wilayah Maluku Utara ini dari Penyelundupan Narkoba, Miras dan Tindak Pidana lainnya agar Wilayah Maluku Utara bebas dari Narkoba maupun Miras,” tutup Kabidhumas. (Ridal CN)

Sekretariat Diblokade, Mahasiswa IAIN Ternate Kembali Gelar Aksi Protes

TERNATE, CN – Mengugat Pemblokade Sekretariat Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) IAIN Ternate, Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, kembali mengelar aksi protes kepada pihak Kampus, Jumat (12/3/2021).

Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Mahasiswa IAIN Ternate, Rizkiyawan Hasan menyebut, Aksi yang dilakukan adalah respon keras mahasiswa karena Pemblokade tersebut adalah satu hal yang sangat urgen karena menyangkut ruang gerak mahasiswa dalam aktifitas Mahasiswa di Kampus.

Pihaknya menganggap bahwa birokrasi Kampus melalui kebijakan Warek III dan Kepala Bagian Umum sudah melakukan pembungkaman bahkan pembunuhan demokrasi secara total yang ditandai dengan adanya pemblokade Sekretariat Ormawa IAIN Ternate.

“Nah, ini menandakan bahwa kampus itu tidak memberikan keleluasaan atau kebebasan bagi teman-teman Mahasiswa untuk mengembangkan potensi berfikir secara ilmiah di IAIN Ternate,” ucapnya.

Karena itulah, pihaknya merespon secara tanggap. Karena bagi dia, mahasiswa itu bisa berekreasi melalui pikiran ketika ada media atau ruangan yang tersedia, yakni sekret organisasi kemahasiswaan yang saat ini di blokade oleh pihak keamanan kampus melalui instruksi Warek III dan Kepala Bagian Umum.

“Karena ada percakapan dilaman media sosial Facebook IAIN Ternate, pihak keamanan yang menyampaikan bahwa itu atas dasar instruksi Warek III dan Kepala Bagian Umum dengan dalih bahwa mahasiswa tidak menjaga kebersihan dalam sekretariat dan ada mahasiswa yang menjadikan sekret Ormawa sebagai tempat tinggal,” ujarnya.

Padahal kata dia, kalau hanya dua alasan tersebut pihak kampus sebenarnya masih bisa memberi ketegasan lewat surat teguran agar setiap Mahasiswa Ormawa bisa lebih disiplin dalam menjaga kebersihan di Sekretariat.

“Jika teman-teman mahasiswa tidak melaksanakan atau melanggar ketentuan dalam surat teguran, kan pihak kampus bisa diberikan sanksi secara tegas. Namun, alih-alih memberikan teguran dan peringatan melalui kebijakan sepihak, Kampus lansung memblokade dan melakukan penguncian semua pintu Sekretariat menggunakan kayu. Itu yang kemudian kami sesali karena ini mutlak merupakan pembungkaman dan bahkan pembunuhan demokrasi di kampus IAIN Ternate,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut massa aksi menuntut, Krang demokrasi harus dibuka seluas-luasnya melalui dibuka dan diaktifkan kembali sekretariat Ormawa dan bisa diakses serta digunakan oleh setiap pengurus organisasi kemahasiswaan. Kedua, Warek III harus mengaktifkan kembali Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa karena dewan eksekutif mahasiswa dan senat mahasiswa merupakan motor penggerak organisasi yang nantinya akan mengakomodir seluruh kepentingan teman-teman mahasiswa untuk disampaikan ke pihak kampus.

“Karena Demokrasi itu hanya bisa diakses ketika teman-teman mahasiswa punya medium yang bisa diakses, kalau mediumnya dikunci maka yakin dan percaya demokrasi itu akan dipukul mundur dan itulah yang terjadi di IAIN Ternate sekarang,” kata Korlap.

“Kami sudah bersikap secara tegas bahwa seluruh tuntutan kami harus dipenuhi, kalau tidak maka kami akan mengkonsolidasikan seluruh teman-teman Mahasiswa untuk melakukan aksi yang lebih besar bahkan sampai pada tingkatan melakukan penyegelan terhadap ruangan Warek III dan juga Kepala Bagian Umum,” tambah Rizkiyawan. (Ridal CN)

Majelis Taklim Desa Matantengin Gelar Khataman Al-Qur’an

HALSEL, CN – Bertempat di Masjid Quba Desa Matantengin Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan (Halsel) dilaksanakan Khatam Al-Quran yang merupakan langkah awal dalam mempelajari dan mendalami isi dan kandungan Al-Quran itu sendiri.

“Untuk menjadikan anak yang mau dan mampu membaca dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalam wahyu Allah SWT tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama,” ucap Ketua Majelis Taklim Desa Matantengin, Hi. Nifa Saban, dalam rilis resmi yang diterima wartawan, kamis (11/3/2021).

Kegiatan Khataman Qur’an ini, diikuti oleh segenap anggota majelis taklim Desa Matantengin. Kata Nifa kegiatan membaca Al-Qur’an merupakan sebuah program mulia mengingat begitu besarnya manfaat dari membaca Al-Qur’an dan betapa pentingnya Al-Qur’an sebagai tuntunan.

Dirinya berinisiatif melaksanakan kegiatan khataman Qu’ran dengan tujuan mengmbangkan minat baca alquran pada generasi Matantengin.

“Dengan digelarnya Khatam Al-Quran kiranya mempunyai bekas dan tidak berhenti membaca Al-Quran setelah ikut khatam. Dengan kerjasama dan pengorbanan baik moril maupun materil, masyarakat bahu-membahu demi terlaksananya khatam Al-Quran, agar kegiatan ini memberikan manfaat dalam membentuk generasi yang kuat lahir dan batin,” ujarnya. (Ridal CN)

STQ ke-26 Resmi Dibuka Bupati Halsel

HALSEL, CN – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke XXVI (26) tingkat Kabupaten Tahun 2021 resmi dibuka Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, pada Kamis, (11/3/2021). Kegiatan berlangsung di Pondok Pasantreng Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan.

Pembukaan STQ dirangkaikan dengan Isra Mira’j 1442 H dengan Tema “Dengan STQ ke 26 Tingkat Kabupaten Halsel Kita Wujudkan Rasa Generasi Cinta Al-Qur’an Dalam Membangun Halsel Penuh Berkah”.

Dalam sambutan pembukaan STQ, Bupati Bahrain Kasuba menyampaikan, STQ dilaksanakan Tahun 2021 ini merupakan momentum bersejarah bagai dirinya bersama Wakil Bupati, Iswan Hasjim. Sebab, pelaksanaan STQ dilaksanakan tepat dipenghujung akhir masa jabatan.

“Pembukaan STQ di Desa Wayaua menjadi gelanggang terakhir bagi perjalanan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati di bumi Saruma ini,” ucapnya.

Walaupun hanya sebatas 5 Tahun memimpin, Bahrain Kasuba berterima kasih kepada masyarakat. Dimana, sudah memberikan kepercayaan yang besar untuk menjadi pelayan di Bumi Saruma.

“Selama kepemimpinan kami, BK-IS. Kami sadari masi banyak kekurangan dan kelemahan yang kami miliki. Namun tidak sedikit juga prestasi pembangunan di Halmahera Selatan yang kami raih,” katanya.

Prestasi itu, jelas Bahrain, seperti penyelesaian gerbang ekonomi Halsel dan Pendidikan serta Fasilitas Kesehatan.

“Tahun ini, kami selesaikan pasar Modern, sebuah Mall yang terintegrasi dengan fasilitas penunjang dan fasilitas olahraga, infastruktur jalan panambuang ke Kota Labuha 4 km. Memberikan biaya siswa kedokteran kepada 24 putra-putri Daerah Halsel yang tersebar di dalam dan luar perguruan tinggi, pembangunan rumah guru serta 4 pembangunan Puskesmas baru,” jelas Bahrain.

“Selamat datang peserta STQ di Desa Yawaua dan selamat perkompotisi,” tambah Bahrain.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, Helmi Surya Butotehe dalam laporannya mengatakan, kegiatan STQ yang menghadirkan seluruh peserta di Halsel sebanyak 186 peserta didampingi 300 official di 30 Kecamatan.

Peserta Tilawah terdiri dari lomba Tilawah anak dengan jumlah peserta putera 25 orang, puteri 24 orang. Tilawah dewasa putera 26 orang, puteri 18 orang. Tahfidz 1 jus, putera 20 orang, Puteri 24 orang. Sementara Tahfidz 5 jus putera 17 orang, puteri 15 orang. Sedangkan Tahfidz 10 jus putera 8 orang, puteri 4 orang. Untuk Tahfidz 20 jus 2 putra, 2 orang putri 2 orang serta Tahfidz untuk 30 jus hanya 1 orang putera.

“Masing-masing peserta putra sebanyak 99 orang, puteri 87 orang,” sebutnya.

Prosesi pelantikan Dewan Hakim STQ ke-26 dilantik, Sekda Halsel Helmi Surya Butotehe. MM. Oleh karena itu, Helmi memaparkan, peserta Tiwalah yang ikut berkompetisi dalam STQ itu, dalam rangka untuk mencari yang terbaik dari jenis mata lomba yang yang dilombakan untuk kemudian akan dikirimkan ke STQ tingkat Provinsi Maluku Utara.

“Maka dari itu, seleksi STQ ditingkat Kabupaten ini, kami harapkan yang terbaik untuk bisa mewakili Halmahera Selatan ke tingkat Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.

Turut hadir, Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim, MT. DPRD Halsel, Sekda Helmi Surya Botutehe, SKPD Halsel, Dandim 1509/Labuha Inf Untung Prayitno, Kapolres Halsel AKBP. Muhammad Irvan, Danramil 1509-01/Bacan, Inf Aga Galela, Kapolsek Bacan Timur, Para Camat, Kepala-kepala Desa se-Halsel dan peserta seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di 30 Kecamatan serta Tamu undangan. (Red/CN)