Pemilukada 2024, PKB Haltim Optimis Usung Ubaid Yakub

HALTIM, CN – Meski pemilukada baru akan digelar pada November Tahun 2024 mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) optimis akan mengusung Drs. Hi. Ubaid Yakub, M.Pa. Hal itu disampaikan Fatah Shandy Tamher saat di wawancarai via telepon seluler beberapa waktu lalu.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP DPC PKB) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara (Malut), Fatah Shandy Tamher menegaskan bahwa ini bukan tanpa alasan, tentu LPP dan seluruh jajaran pengurus khususnya DPC PKB memiliki penilaian objektif tersendiri mengapa pihak para kader PKB berkeyakinan bahwa akan kembali bersama Ubaid Yakub tidak semata-mata Parpol pendukung melainkan sebagai Parpol pengusung Ubaid Yakub pada momentum Pemilu Kada 2024 mendatang.

Dimata para kader PKB, Ubaid adalah sosok birokrat yang religius yang mampu berdiri diatas kepentingan dan kebutuhan semua golongan tanpa kecuali.

Fatah Shandy Tamher bilang bahwa dibawah tangan dingin Ubaid sebagai Bupati Haltim saat ini mampu memberikan sentuhan kebijakan yang mumpuni meski disisi lain masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus terus dibenahi.

“Sebagai manusia biasa dengan keterbatasan harus diakui bahwa semua tidaklah akan bisa diselesaikan tanpa ada dukungan dari berbagai pihak,” jelas Fatah Shandy Tamher.

Sosoknya yang religius serta visioner itulah menjadi pertimbangan khusus PKB dalam memiliki pandangan kongkrit bahwa Ubaid pada 2024 mendatang tetap pada standar elektoral yang ideal untuk diprioritaskan dalam skema PKB mengusung Calon Kepala Daerah.

Terpisah, Ade Hud yang juga Ketua DPC PKB Haltim dikonfirmasi via pesan WhatsApp mengatakan bahwa proses tahapan Pemilukada baru akan dimulai awal Maret 2024 mendatang sehingga PKB saat ini fokus pada tahapan Pileg. Instruksi tengah jalan bahwa prioritas jangka pendek hari ini adalah Pileg, maka ia harap semua Kader PKB dan para Caleg agar benar-benar fokus perihal 14 Februari 2024 mendatang.

“Saya menerima laporan bahwa pasca pendaftaran Caleg di KPU beberapa waktu lalu, LPP setelah itu melaksanakan rapat terkait pengawalan tahapan verifikasi oleh KPU lalu dan ditengah-rapat itulah berkembang wacana bagaimana kalau pada 2024 mendatang PKB terus bersama Bupati saat ini yakni Hi. Ubaid Yakub,” tuturnya, Ade bilang Ubaid masih yang terbaik.

Kata Ketua PKB Haltim itu, yang lebih penting hari ini adalah bagaimana semua Kader PKB bergerak bersama para Bakal Calon untuk menata proses pemenangan PKB pada Pileg yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Selain itu, saya kembali menegaskan bahwa berdasarkan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) oleh DPW, kami DPC Halmahera Timur menargetkan 2 kursi,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemdes Toin Berikan Intensif Guru PAUD Hingga Tokoh Agama

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes Toin Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), memberikan Insentif Guru PAUD hingga Tokoh Agama.

Anggaran Instensif dialokasikan dari Dana Desa (DD). Itu dikatakan Kepala Desa (Kades) Toin Fahmi Taher, Minggu (28/5/2023).

“Pemberian insentif Guru PAUD, Badan Sara, TPQ, Posyandu, LPM, Tokoh Adat dan Tokoh Agama,” jelas Kades Toin.

Fahmi bilang, mereka diprioritaskan mendapatkan bantuan insentif tersebut untuk menghargai dedikasi dan pengabdian mereka di Desa Toin.

“Saya berharap, program ini dapat tetap berjalan secara berkelanjutan,” tutupnya. (Hardin CN)

Video Siswi Dibully, Ketua Garda Bangsa: Kadikbud Halsel Harus Evaluasi Kepala Sekolah 

HALSEL, CN – Perbuatan tidak terpuji yang terjadi dilingkungan Sekolah saat Jam Sekolah itu kini mendapat kecamatan dari bebagai pihak, salah satunya muncul dari Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Asbur Abu.

Mengapa tidak, sebelumnya beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswi di salah satu Sekolah Dasar (SD), sedang melakukan kekerasan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang siswi.

Dalam video berdurasi 2 Menit 50 Detik itu memperlihatkan penganiayaan yang dilakukan sejumlah siswi SDN 68 Halsel  terhadap salah seorang siswi yang belum diketahui secara pasti nama dan asal sekolahnya.

Tampak dalam Video tersebut, siswi yang sedang duduk itu, ditendang dan dianiaya oleh beberapa siswi lainnya.

Atas kejadian tersebut, Asbur Abu menyangkan pembullyan yang terjadi di Jam sekolah yang masih berada dilingkungan Sekolah itu.

“Pengeroyokan terhadap siswi di Sekolah yang lagi viral ini sangat di sayangkan,” sesal Asbur, Sabu (27/5/2023).

Hal ini disampaikan Ketua DKC Garda Bangsa lantaran menilai kurangnya fungsi pengawasan pihak sekolah terhadap para siswa-siswinya, terutama bagi Kepala Sekolah dan Wali Kelas.

“Yang kita sayangkan juga adalah pengawasan para guru, Kepala Sekolah dan setiap wali kelas Siswa yang sudah menjadi tanggung jawab dalam mengawasi setiap peserta didiknya,” sesalnya lagi.

Dalam penuturannya, Asbur dengan tegas meminta Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan ( Kadikbud ) Halsel agar segera memberhentikan Kepsek SDN 68 dari jabatannya. Hal ini disampaikan Asbur lantaran menilai Kepsek tersebut lalai dari tanggungjawab dan kurang disiplin dalam mengontrol peserta didiknya.

“Kami meminta Kadikbud Halsel harus  evaluasi Kepala Sekolah SDN 68 Halsel karena tidak melakukan pengawasan terhadap siswa dan lalai dari tanggungjawabnya sebagai pengganti orang tua di saat Jam Sekolah,” pintanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  juga berharap, apa yang telah terjadi di SDN 68 Halsel ini bisa menjadi pelajaran bagi Sekolah-sekolah lain terutama dalam mengontrol seluruh peserta didiknya saat jam sekolah.

“Apa yang telah terjadi ini tentunya harus dijadikan sebuah pembelajaran bagi semua sekolah di halsel agar hal semacam ini tidak lagi terulang kembali,” harapnya.

Sementara itu Kadikbud Halsel, Safiun Rajdilun saat dimintai keterangan via pesan WhatsApp belum memberikan hingga berita ini ditayangkan. (Sain CN)

Siswi di Halsel Dibully, Praktisi Hukum Sebut Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Degradasi Moral Pelajar

HALSEL, CN – Praktisi Hukum, Irsan Ahmad menyinggung soal sebuah video berdurasi 2 menit 50 detik atas kejadian kekerasan terhadap salah seorang siswi di Sekolah Dasar Negeri 68 Kabupaten Halmahera Selatan (SDN 68 Halsel) yang viral di Media Sosial (Medsos).

Dalam video singkat yang beredar itu, nampak sejumlah siswi mengenakan Seragam Sekolah melakukan kekerasan pengeroyokan kepada seorang siswi hingga menangis.

Melihat korban dipukul bahkan ditendang itu, Irsan Ahmad menerangkan bahwa kejadian kekerasan terjadi dilingkungan Sekolah karena dampak dari degradasi moral pelajar akibat dari penggunaan gadget yang sudah merubah pola perilaku pelajar.

“Terjadinya perubahan pada perilaku siswa karena pengaruh dari Media Sosial, sehingga yang terjadi adalah para pelajar melakukan penyimpangan sosial baik ketika di dalam kelas maupun di luar kelas seperti yang terjadi dilingkungan Sekolah SDN 68 Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara,” jelas Praktisi Hukum Irsan Ahmad yang juga sebagai Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Halsel itu.

Oleh karena itu, Pengacara Muda di Halsel itu menghimbau kepada orang Tua maupun para Guru agar lebih memperhatikan kegiatan sehari-hari pada anak.

“Ini dampak penggunaan gadget terhadap Degradasi moral Pelajar. Maka dari itu, generasi pelajar perlu membekali diri dengan nilai spiritual dan moral sehingga terbentuk pribadi yang kuat. Tujuannya, tidak lagi terjadi hal seperti ini lagi untuk kedepannya,” imbuhnya. (Hardin CN)

Asbur Abu Nilai Asbur Somadayo: Audit Inspektorat Halsel di Sejumlah Puskesmas Sudah Sesuai SOP

HALSEL, CN – Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Partai Kebangsaan Bangsa (PKB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Asbur Abu menilai proses pemeriksaan Inspektorat Halsel terhadap sejumlah Puskesmas termasuk Puskesmas Babang Kecamatan Bacan Timur sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Hal ini disebut Ketua DKC Garda Bangsa Halsel, Asbur Abu saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id melalui via Telepon seluler, (27/5/2023).

“Jadi ada yang meminta kepada Inspektorat Halsel segara mengeluarkan hasil audit itu sebenarnya kepentingannya apa. Untuk itu, saya meminta kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak mempolitisir kinerja Inspektorat. Agar apa? Agar hasil audit penggunaan anggaran lebih profesional,” tegas Ketua Garda Bangsa Halsel, Asbur Abu.

Asbur menilai, sistem Audit penggunaan anggaran yang dilakukan Inspektur Inspektorat Halsel, Asbur Somadayo sudah sesuai SOP. Baik itu Audit khusus maupun Audit reguler internal Inspektorat Halsel.

“Apalagi ini Tahun politik, sehingga Inspektorat lebih dituntut kerja berdasarkan SOP, jangan terpengaruh dengan penilaian pihak-pihak tertentu yang menyudutkan Inspektorat. Karena jika Inspektorat terpengaruh dengan boncengan politik pihak tertentu, maka dipastikan hasil audit tidak sesuai dengan realita penggunaan anggaran,” imbuhnya.

Asbur menegaskan, Garda Bangsa Halsel secara kelembagaan dengan tegas mendukung sepenuhnya terhadap Inspektorat Halsel dalam melaksanakan tugas dan kewenangan dalam mengawasi penggunaan anggaran Negara dan Daerah.

Dengan begitu, Inspektorat Halsel dinilai sangat tepat mempublikasikan hasil audit secara terbuka berdasarkan SOP pemberian informasi publik.

“Dan saya yakin Inspektorat Halsel lebih profesional melakukan audit penggunaan anggaran dan tidak ada audit pesanan dari pihak manapun dalam rangka menyelamatkan para koruptor atau mengorbankan pihak yang jelas dan benar dalam penggunaan anggaran yang dilakukan oleh Inspektur Inspektorat Halsel. Intinya, Audit Inspektorat Halsel di Sejumlah Puskesmas Sudah Sesuai SOP,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemdes Nyonyifi Bersama Warga Gelar Jumat Bersih

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar gotong royong di berbagai titik Lokasi, Jum’at (16/5/2023).

Pelaksanaan gotong royong kebersihan diterapkan sebagai agenda rutin Pemdes  bersama warga Nyonyifi  untuk dilakukan secara masif setiap Hari Jumat.

Kepala Desa (Kades) Nyonyifi, Hasyim Hairun saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, mengatakan, kegiatan Jumat bersih dilakukan di area Lapangan Bola Kaki, Masjid serta pembersihan di seluruh Parit yang ada di Desa Nyonyifi.

“Saya mengajak seluruh warga Desa Nyonyifi untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah disembarang tempat demi terciptanya kebersihan lingkungan yang nyaman dan hidup sehat,” ungkap Kades Nyonyifi.

Lanjut Kades Hasyim Hairun, pola hidup sehat sangat perlu, sehingga kegiatan Jumat bersih itu merupakan kegiatan rutin Pemdes Nyonyifi.

“Ini sangat besar maknanya. Selain lingkungan bersih, kekompakan dan kebersamaan masyarakat juga menjadi semakin erat silaturahminya,” tutupnya. (Hardin CN)