Akun Facebook Ridwan Kamarullah Diduga Lecehkan Nabi Adam dan Hawa

HALSEL, CN – Sebuah Akun Facebook dengan nama Ridwan Kamarullah diduga kuat melecehkan Nabi Adam dan Hawa. Dalam postingannya, Akun Facebook Ridwan Kamarullah menyebut Nabi Adam dan Hawa pernah tak menggunakan Busana.

“Nabi Adam dan Hawa tu pernah t*l*nj*ng kasana kamari tapi tarada masalah_ini ngana deng baju kong maslah p banyak …haiwan ee,” tulis Akun Facebook Ridwan Kamarullah, Rabu (5/7/2023).

Dalam postingan tersebut, netizen mengingatkan kepada Akun Facebook Ridwan Kamarullah bahwa nama Nabi tidak harus dijadikan sebuah lelucon.

“Mohon maaf, tabea sekedar kase masukan. Tidak patut kita sebagai ummat berdosa membuat lelucon dgn membawa nama Nabi yang agung dan mulia,” pinta Fajrun Hairun dalam kolom komentar.

Netizen lainnya menyarankan kepada Akun Facebook Ridwan Kamarullah, jika mempunyai masalah, harus diselesaikan, jangan hubungkan dengan nama Nabi.

“Kiapa so bawa2 deng Nabi, klu ngoni pe masalah, selesaikan saja, jang bawa nama nabi atau nabi t*l*nj*ng tu na hidup d jaman nabi, orang terpelajar tu punya etika,” kecam Akun Facebook Ahsan Bachmid Acac.

“Nabi kong bikin candaan tu,” geram Akun Facebook lainnya, Fauji Bahmid.

Sementara Akun Facebook, Wahyudi Kiat mengingatkan kepada Ridwan Kamarullah agar berhati-hati menggunakan Media Sosial (Medsos).

“Selalu melakukan yg baik dan terbaik dalam melakukan sebuah postingan, apalagi dengan status Nabi yang disamakan dg kita. Terkait Nabi Adam sudah diberikan gambaran dlm surat Al-Baqarah berdasarkan Asbabun Nuzul. Maaf…coba perhatikan status bae”, maaf hanya saling mengingatkan saja,” ujar Wahyudi Kiat menanggapi Postingan Ridwan Kamarullah.

Akun Facebook, Ridwan Kamarullah tersebut diduga milik salah seorang oknum Camat di Kecamatan Mandioli, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Hingga berita ini ditayangkan, Akun Ridwan Kamarullah masih dalam upaya konfirmasi. (Hardin CN)

Camat Mandioli Utara Singgung Kemajuan Desa Indong

HALSEL, CN – Camat Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Haris A Roby bicara kemajuan Desa Indong.

“Kenapa Desa lain bisa maju? Desa Ibu Kota Kecamatan begitu saja,” cetus Camat Mandioli Utara, Haris A Roby melalui via Telepon saat dikonfirmasi terkait pernyataannya di Desa Pelita soal Ibu Kota Kecamatan Mandioli Utara lebih baik dipindahkan dari Desa Indong ke Desa Pelita, Jumat (30/6/2023).

Kata Haris A Roby, kehadiran dirinya di Kecamatan Mandioli Utara tujuan utamanya adalah mengembangkan Desa.

“Jujur saja, saya ini dengan ikhlas kehadiran saya di Mandioli Utara. Artinya, tujuan utama adalah mengembangkan, tetapi tangan kita ini tidak sampai,” ujarnya.

Camat Mandioli Utara itu juga berharap, Kepala Desa (Kades) harus punya jiwa besar untuk membangun Desa.

“Jadi kalau kemudian Desanya hanya begitu saja, ketimbang Desa-desa lain yang luar biasa membangun Desa. Tapi Ibu Kota sendiri hanya begitu,” tukas Camat Mandioli Utara, Haris A Roby. (Hardin CN)

Suka Provokasi Warga, Bupati Halsel Diminta Evaluasi Camat Mandioli Utara

HALSEL, CN – Pernyataan Camat Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Haris A Roby di acara Wisuda PAUD di Desa Pelita menuai reaksi masyarakat Desa Indong.

Mengapa tidak, itu akibat dari sikap arogan dan provokasi dari Camat Mandioli Utara terhadap masyarakat Desa Indong dan Pelita yang selama ini kedua Desa tersebut sudah hidup bersama, rukun dan penuh kekeluargaan.

“Sambutan di acara Wisuda PAUD Desa Pelita merupakan momentum penting dalam menjelaskan konsep-konsep Pendidikan anak Usia Dini ke depan lebih baik dan juga mengajak partisipasi orang tua terhadap dunia pendidikan, bukan menyinggung soal status Ibu Kota Kecamatan yang layak disini atau disana dan seterusnya. Bahkan membandingkan antara masyarakat di Desa Indong dan Desa Pelita, bandingkan soal Kerja Pemerintahan Desa A dan B dan seterusnya,” geram Mahasiswa Kota Ternate asal Desa Indong, Aldy Aswad, Sabtu (1/7/2023).

Padahal kata Aldy, Bupati Halsel sudah memberikan kewenangan kepada para Camat agar bisa melaksanakan tugas dan fungsinya yang lebih fokus. Sehingga Camat Mandioli Utara harus paham tugas dan fungsinya, bukan malah mencampur adukan tugas dan urusan seorang Camat dengan urusan Kepala Desa (Kades) untuk suka Provokasi warga.

“Dari berita yang beredar bahwa Camat mengakui membuat pernyataan tersebut, maka kami masyarakat Desa Indong meminta kepada Bupati Halsel Hi. Usman Sidik agar segera mengevaluasi Camat Mandioli Utara, sehingga masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes) fokus melaksanakan tugas dan fungsinya dan lebih penting kita bisa hidup rukun, aman, damai,” pintanya mengakhiri. (Hardin CN)

Gelar Silaturahmi, Bupati Halsel Berikan Hadiah Umrah kepada Imam Masjid Nurul Huda

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik menggelar silaturahmi  bersama para Forkopimda, Pimpinan OPD dan masyarakat di rumah Dinas (Rumdis) Bupati di Desa Papaloang Kecamatan Bacan Selatan, Jumat (30/6/2023).

Silaturahmi itu bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar umat islam khusunya dan umat beragama yang ada di Halsel untuk memperingati hari raya Idul Adha 1444 H/2023 M.

Stafsus Bidang Ekonomi dan Pembangunan, M.Yunus Najar mengatakan bahwa silaturahmi yang diselenggarakan Bupati Halsel tersebut untuk memperingati hari raya Idul Adha 1444 H. Dimana, agar saling bermaaf-maafan dan juga mempererat tali persaudaraan sesama umat beragama.

“Selain silaturahmi ini, beberapa rangkaian kegiatan Bupati kemarin juga terfokus pada Sholat alat Idul Adha 1444 H Tahun 2023 di Desa Guruaping, Kecamatan Kayoa. Dimana, Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel sendiri menjadwalkan Sholat Idul Adha di 3 Zona Wilayah Halmahera Selatan yaitu di Zona Bacan, Zona Kayoa dan Zona Makian. Setalah Pelaksanaan Sholat Idul Adha kemarin, Pak Bupati Halsel juga sempat berkunjung ke Masjid Nurul Huda di Kayoa untuk penyerahan Bantuan Hibah Masjid. Selanjutnya akan ke Pulau Makian untuk menyerahkan Bantuan Hewan Kurban Sapi di Masjid Desa Dalam Ngofakiaha. Setelah itu, makan siang di Desa Waigitang Kecamatan Pulau Makian,” tuturnya.

Stafsus Bupati Halsel itu juga menyampaikan, pada penyerahan hibah bantuan Masjid Nurul Huda di RT 03 Kampung Baru Desa Guruaping sebesar Rp 150.000.000.

“Bupati Halmahera Selatan juga memberikan Hadiah Umrah kepada Imam Masjid Nurul Huda di Tahun 2024,” tutupnya. (Hardin CN)

Diduga Berulah di Desa Bobo, Camat Mandioli Utara Nyaris Dipukul Warga

HALSEL, CN – Camat Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Haris A Roby ternyata sering diduga kuat berulah di setiap Desa yang ada di Kecamatan Mandioli Utara. Hal itu dikeluhkan warga Desa Bobo.

“Camat Mandioli Utara juga datang di Desa Bobo beberapa Bulan yang lalu. Dia bikin provokasi antara masyarakat dan Kepala Desa (Kades),” ujar sumber terpercaya wartawan cerminnusantara.co.id, melalui via WhatsApp, Sabtu (1/7/2023).

Bahkan kata dia, Camat Mandioli Utara, Haris A Roby saat berkunjung ke Desa Bobo langsung mengumpulkan masyarakat dan bentak Pemerintah Desa (Pemdes) bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Camat datang di Desa kumpul masyarakat baru dia hajar Kepala Desa dan Perangkatnya yang tidak sesuai kenyataan,” ujarnya.

Bahkan saat itu, Pimpinan Kecamatan Mandioli Utara itu juga nyaris dipukul warga lantaran muak dengan sikapnya.

“Hampir kemarin dia dapat pukul,” tuturnya.

Sementara itu, Sekertaris Desa (Sekdes) Bobo, Samang Habib membenarkan Camat Mandioli Utara, Haris A Roby marah-marah saat berkunjung ke Desa Bobo belum lama ini.

“Mereka marah itu karena Bendahara dan Kepala Desa ada berurusan di Labuha,” akunya.

Meski begitu, ia mengaku pihaknya tidak menanggapi semua tudingan yang disampaikan Camat Mandioli Utara saat itu.

“Itu soal biasa sudah. Itu juga sebagian dari pelajaran,” tutupnya.

Terpisah, Camat Mandioli Utara, Haris A Roby dikonfirmasi via Telepon diluar jangkauan. (Hardin CN)

Camat Mandioli Utara Akui Nyatakan Ibu Kota Kecamatan Lebih Baik Pindah dari Indong ke Desa Pelita

HALSEL, CN – Camat Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Haris A Roby mengaku melontarkan pernyataan Ibu Kota Kecamatan Mandioli Utara lebih baik dipindahkan dari Desa Indong ke Desa Pelita.

“Saya hanya memberikan semangat masyarakat Desa Pelita. Agar supaya Kepala Desa (Kades) Indong di Ibu Kota Kecamatan itu harus melihat contoh terhadap Desa-desa lain yang telah melakukan berbagai macam kegiatan-kegiatan yang ada. Salah satu Desanya Desa Pelita,” aku Camat Mandioli Utara, Haris A Roby melalui via Telepon, Sabtu (1/7/2023).

Selain itu, Camat Mandioli Utara juga menilai Desa Pelita sudah menunjukkan contoh yang baik daripada Desa Indong sebagai pusat Ibu Kota Kecamatan.

“Tapi kalau berhubungan dengan peralihan Ibu Kota Kecamatan itu kan mustahil. Hanya saja, saya menyampaikan Desa Pelita itu layak jadi Ibu Kota Kecamatan untuk memberikan semangat kepada masyarakat Desa Pelita atas kerja kerasnya, kebersamaannya, kemudian membangun Desa dan salah satunya memberikan contoh ke Desa Indong sebagai Ibu Kota Kecamatan,” tukas Haris A Roby. (Hardin CN)