Miris! ODGJ di Desa Pasimbaos Diduga Dihamili Pria Beristri 

HALSEL, CN – Miris benar nasib Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Pasimbaos Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) saat ini mengalami nasib tragis.

Betapa tidak, ODGJ perempuan berinisial TA warga Desa Pasimbaos ini diduga kuat dihamili pria beristri.

“Perbuatan bejat yang dilakukan terduga pelaku itu ada warga yang mengetahui, sehingga melaporkan hal tersebut ke Kepala Desa (Kades) setempat. Tapi tidak mendapatkan respon apapun dari Pemerintah Desa (Pemdes),” ungkap sumber terpercaya media ini, Minggu (23/7/2023).

Pelaku, kata dia, diketahui berinisial DJ. Untuk korban saat ini tinggal menunggu waktu melahirkan.

Tak terima dengan perbuatan bejat yang dilakukan pelaku, keluarga korban yang namanya tidak ingin disebutkan meminta pihak berwajib agar segera mengambil tindakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Perbuatan ini tidak bisa ditolerir, apalagi pelaku sudah beristri. Kami atas nama keluarga meminta Polres Halsel agar menangkap pelaku dan memproses hukum karena tega menggagahi korban hingga hamil,” pintu keluarga korban yang namanya tidak ingin disebutkan.

Sementara itu, Kades Pasimbaos, Taib Ahmad saat dikonfirmasi membenarkan adanya aduan yang disampaikan keluarga korban.

Menurut Ahmad, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah mencoba memanfaatkan orang lain untuk memastikan perbuatan pelaku.

“Saya maunya ada bukti yang lebih kuat lagi. Sebab yang bersangkutan sudah dipantau, tapi tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Terduga pelaku juga sudah dipanggil dan ditanyakan, tapi tidak mengakui,” jelas Ahmad.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Halsel, Dwi Aryo Prabowo saat dimintai keterangan melalu pesan WhatsApp dengan Nomor 08126*****13 perihal permintaan keluarga korban, belum memberikan keterangan Resmi. (Sain CN)

Keluar Daerah, Ini Agenda Ratusan Kades Hingga Bupati dan Wabup Halsel

HALSEL, CN – Mulai hari ini, Kantor Desa yang tersebar di 30 Kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), dipastikan tanpa Kepala Desa (Kades).

Pasalnya, informasi yang dihimpun cerminnusantara.co.id, Jumat (21/7/2023), ratusan Kades di Halsel, malam ini bertolak ke Kota Ternate dan selanjutnya terbang keluar Daerah untuk melaksanakan agenda Studi Banding (Stuban) di Kota Sumedang Jawa Barat.

“Samua peserta ABDESI yang akan berangkat ke Sumedang 235 orang,” tulis salah seorang disalah satu Groub WhatsApp yang namanya tidak dipublish.

Sementara itu sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) beserta sejumlah Pimpinan OPD di Halsel juga saat ini keluar Daerah menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-15 di ICE BSD Kabupaten Tanggerang.

Selain Bupati Halsel Usman Sidik dan Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, istri Bupati selaku Ketua Penggerak PKK Hj. Eka Dahliani Abusama bersama Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halsel, Rifa’at Al Sa’adah juga ikut menghadiri kegiatan Rekernas APKASI di Tanggerang tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Faris Hi. Madan dikonfirmasi via Telepon terkait keberangkatan para Kades, panggilan tidak terjawab. (Hardin CN)

Partai Demokrat-Gerindra Sepakat Jaga Stabilitas Politik Nasional

Jakarta, CN – Partai Demokrat dan Partai Gerindra menggelar silaturahmi Kebangsaan di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (20/7/2023). Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya menjelaskan, pertemuan ini tidak terbatas membahas Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, tetapi juga berbagai isu-isu kebangsaan dan kerakyatan hingga isu yang ada di parlemen.

Untuk Pilpres, lanjut Teuku Riefky Harsya, Partai Demokrat dan Partai Gerindra, saling menjaga etika politik. Saat ini, Partai Demokrat bergabung dalam Koalisi Perubahan bersama PKS dan Nasdem. Sementara Partai Gerindra dan PKB telah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Partai Demokrat dan Partai Gerindra sama-sama ingin Pileg dan Pilpres berlangsung baik, damai, demokratis, serta bebas dari intimidasi dan bebas dari kecurangan. Kedua Partai juga berpandangan sama Indonesia yang makin maju dan sejahtera hanya dapat diwujudkan melalui kerja-kerja efektif, persahabatan, sinergi, dan kolaborasi di antara partai-partai politik.

“Kami di Koalisi Perubahan juga saling mendukung untuk berkomunikasi dengan partai-partai politik lainnya. Tidak hanya sekadar untuk Pilpres, tetapi juga untuk menjaga stabilitas politik nasional. Karena mengurus bangsa tidak bisa dilakukan oleh salah satu atau salah dua partai politik saja, tetapi butuh seluruh partai politik di Indonesia,” tegas Teuku Riefky Harsya.

Teuku Riefky Harsya juga menyampaikan kalau silaturahmi kebangsaan Partai Demokrat dan Partai Gerindra bukan kali pertama. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono telah bersilaturahmi ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo. Lalu, dilanjutkan dengan pertemuan antara Prabowo dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan, Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Teuku Riefky Harsya juga menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. AHY berhalangan hadir karena sedang menjadi pembicara diskusi “Mampukah Kita Selamatkan Demokrasi di Indonesia?” yang digelar oleh Fisipol Leadership Forum, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari silaturahmi kebangsaan, dan upaya menyambung persaudaraan berdasarkan pertemuan-pertemuan antara Partai Gerindra dan Partai Demokrat sebelumnya.

“Kami berkomunikasi dengan Partai Demokrat tidak bermaksud menggoda keputusan politik yang sudah diputuskan oleh Partai Demokrat. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk saling terus membuka silaturahmi dan bergandeng tangan. Karena membangun Indonesia dengan jumlah penduduk 275 juta, dengan masalah yang segudang, dengan problem yang ruwet, ribet, rumit tentu saja memerlukan kekuatan partai politik yang banyak. Itulah yang kita komunikasikan,” ujar Ahmad Muzani. (Hardin CN)

Bupati Halsel Mewakili APKASI Berikan Penghargaan Candra Mata ke Sekjen Kemendagri

JAKARTA, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik mewakili Pengurus Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia (APKASI) memberikan penghargaan berupa Candra Mata kepada Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri Indonesia (Kemendagri), Suhajar Diantoro.

Pemberian penghargaan Candra Mata itu berlangsung diacara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV APKASI di Tanggerang Provinsi Banten dan saksikan Seluruh Pengurus APKASI se-Indonesia pada Kamis (20/7/2023).

Diketahui, Rakernis APKASI dengan mengusung Tema “Kesiapan Daerah dalam mengahadapi Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024”.

Amatan wartawan, sekira Pukul 17.43 WIB, terlihat Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro menghadiri acara Rakernis APKASI mewakili Mendagri, Tito Karnavian sebagai Pemateri.

Dalam pemateri yang disampaikan Sekjen Kemendagri terkait masa berakhirnya jabatan Kepala Daerah khususnya Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia.

Selain itu, Sekjen kemendagri juga memberikan materi terkait dengan “Strategi Membangun Sinergi Elemen Pendukung dan Keberhasilan Pemilu pada Pilkada Serentak Tahun 2024”. (Hardin CN)

Direktur Media Posko Malut Sebut Asbur Abu Patut Dilindungi Hukum

HALSEL, CN – Ancaman Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik melalui Staf Khusus (Stafsus) Bidang Hukum, Rahim Yasim yang mengatakan bakal mempidanakan media Online cerminnusantara.co.id mendapat sorotan dari Direktur Media poskomalut.com, Burhan Ismail.

Burhan Ismail bilang, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, maka Asbur Abu sebagai Direktur Media, patut dilindungi hukum sebagaimana profesi-Nya.

“Ada ruang klarifikasi yang dijamin Undang-Undang Pers bagi siapapun, termasuk Pemda Halsel untuk menyampaikan klarifikasi tanpa harus mengancam mempidanakan setiap hasil karya Jurnalis,” ujar Direktur Media Posko Malut, Burhan Ismail kepada wartawan, Rabu (19/7/2023).

Jurnalis senior di Maluku Utara itu menegaskan, meskipun tindakan hukum merupakan hak setiap orang dalam merespon pemberitaan Media, namun sikap Bupati Halsel, Usman Sidik tersebut merupakan sikap arogan yang sengaja ditunjukkan bersama Staf Bidang Hukumnya untuk menakut-nakuti Jurnalis dan Media.

“Maka dari itu. Sekali lagi saya tegaskan, jangan sedikit-sedikit mau pidanakan Jurnalis dan Media. Itu benar-benar arogan,” tegas Bos Media Posko Malut, Burhan Ismail. Sembari mengingatkan bahwa Pemilik Media Online Cermin Nusantara, Asbur Abu adalah Wartawan Jebolan Media Posko Malut. (Hardin CN)

Ancam Pidanakan Media Cermin Nusantara, Bos Posko Malut Ingatkan Bupati Halsel Tak Arogan Terhadap Jurnalis 

HALSEL, CN – Jurnalis senior di Provinsi Maluku Utara (Malut), Burhan Ismail yang juga Direktur media poskomalut.com, akhirnya bereaksi keras terhadap ancaman proses hukum yang bakal ditempuh Staf Khusus (Stafsus) Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rahim Yasim terhadap pemberitaan media cerminnusantara.co.id yang ditayangkan pada 17 Juni 2023.

Sebab menurut Burhan, ada ruang klarifikasi yang dijamin Undang-undang Pers bagi siapapun, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel  untuk menyampaikan klarifikasi tanpa harus mengancam mempidanakan setiap karya Jurnalis.

Meski menurut Burhan, tindakan hukum merupakan hak setiap orang dalam merespon pemberitaan Media, namun hal itu merupakan sikap arogan yang sengaja ditunjukkan Bupati Halsel, Usman Sidik dan Staf Bidang Hukumnya untuk menakut-nakuti Jurnalis dan Media.

Selain itu, Burhan juga mengingatkan Bupati Usman Sidik agar bertindak lebih dewasa dalam merespon setiap pemberitaan Media, jangan arogan. Apalagi, Usman Sidik merupakan mantan Jurnalis yang sedikit tahu tentang praktik-praktik ber-jurnalis sebagaimana diisyaratkan dalam Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang pokok-pokok Pers.

“Jangan sedikit-sedikit mau pidanakan Jurnalis dan Media. Itu benar-benar arogan,” tegas Burhan Ismail saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (19/7).

Sebagai wartawan senior di Maluku Utara, Bos media Posko Malut itu mengaku merasa berkepentingan penuh  untuk menyikapi ancaman Stafsus Bidang Hukum Bupati Halsel terhadap Direktur Media cerminnusantara.co.id, Asbur Abu. Karena Asbur Abu merupakan mantan Jurnalis jebolan Media Posko Malut yang pantas dilindungi dari ancaman manapun.

Bahkan Wartawan senior itu menegaskan, poskomalut.com secara institusi siap melakukan advokasi secara total, jika ancaman itu benar adanya.

“Saya siap membela kepentingan semua mantan Jurnalis Posko Malut yang kini berdikari sendiri, termasuk Jurnalis lain  yang bertugas di wilayah Maluku Utara,” tegasnya mengakhiri. (Hardin CN)