oleh

Masyarakat Lingkar Tambang Kawasi Imbau Jaga Ketertiban Selama Ramadan

HALSEL, CN – Masyarakat Lingkar Tambang Kawasi mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh pihak untuk menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah Desa Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Imbauan ini disampaikan di tengah berlangsungnya ibadah bulan suci Ramadan, kegiatan gereja, serta aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Himbauan tersebut ditandatangani Ketua Masyarakat Lingkar Tambang (Malintang) Kawasi, Bambang Bakir. Dalam suratnya disebutkan bahwa sebagian warga tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan yang membutuhkan suasana aman dan tenang. Selain itu, masyarakat juga sedang mempersiapkan Konferda AMGPM PP Obi dan Sidang Klasis ke-33 GPM PP Obi yang dijadwalkan berlangsung pada Maret hingga April 2026.

banner 650250

“Kami sebagai unsur yang turut menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Kawasi tidak akan tinggal diam. Siapa pun yang melakukan tindakan tidak pantas dan merusak suasana Ramadan akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ujar Bambang Bakir, Rabu (11/3).

Seperti dikutip Ketik.co, Wakil Bupati Halsel Umar Muchsin juga menyuarakan hal serupa kepada warga Kawasi. Saat membuka acara di kediamannya di Desa Papaloang, Bacan Selatan, Wabup Helmi mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan selama Ramadan.

“Sebagai pemerintah daerah, tentu kita ingin momentum Ramadan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi,” ujar Helmi. Ia menambahkan bahwa solidaritas dan kepedulian sosial menjadi kunci dalam membangun Halsel yang lebih baik.

Dalam poin himbauan tersebut juga disebutkan bahwa Masyarakat Lingkar Tambang (Malintang) berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut serta mencegah potensi konflik sosial yang dapat merugikan masyarakat luas. Dengan pertimbangan itu, masyarakat lingkar tambang Kawasi menegaskan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, serta saling menghormati antarwarga.

Ia menambahkan, Ramadan merupakan momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mempererat silaturahmi. Karena itu, segala bentuk provokasi, keributan, maupun aktivitas yang merugikan masyarakat dinilai bertentangan dengan nilai-nilai bulan suci. (Hardin CN)

banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250

Komentar