Wakapolda Malut Pimpin Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Seleksi Pendidikan Sekolah Bintara Polisi

TERNATE, CN – Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., mewakili Kapolda Malut, memimpin Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Seleksi Pendidikan Sekolah Bintara Polisi (SBP) dari Tamtama ke Bintara untuk Tahun Anggaran 2024/2025. Sidang ini berlangsung di Aula Polda Malut pada Rabu (2/10/2024).

kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Malut, Kombes Pol Murray Mirranda, S.I.K., pejabat utama Polda, panitia seleksi, pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam, serta para peserta seleksi.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Malut membacakan sambutan Kapolda yang menekankan pentingnya seleksi ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan membentuk Bintara Polri yang berpengetahuan, terampil, tangguh, serta berperilaku baik.

“Proses seleksi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjalankan tugas kepolisian secara profesional,” ucapnya.

Adapun, para peserta seleksi telah menjalani berbagai tahapan tes, seperti verifikasi 13 komponen, tes kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, tes psikologi, tes pengetahuan kepolisian, dan tes keterampilan komputer. Terutama untuk tes pengetahuan dan keterampilan komputer, seleksi ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) guna memastikan hasil yang transparan.

“Sementara itu, sidang penetapan kelulusan ini dihadiri oleh ketua tim, panitia, pengawas internal, dan peserta seleksi. Tujuannya adalah untuk memastikan proses seleksi yang transparan dan akuntabel, dan peserta dapat menyaksikan langsung perengkingan, pembagian kuota, dan penetapan kelulusan,” tuturnya.

Selanjutnya, kepada peserta yang dinyatakan lulus, Wakapolda mengucapkan selamat dan berharap mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri.

“Sebagai informasi tambahan, jumlah peserta yang mengikuti Sidang Penetapan Kelulusan Akhir adalah 30 orang, dengan 12 peserta dinyatakan lulus terpilih dan 18 peserta lainnya tidak lulus,” tutupnya. (Ridal CN)

Polda dan Jurnalis Televisi Malut Gelar Penguatan Kompetensi Jurnalis Wujudkan Pilkada Damai

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Bidhumas berkolaborasi dengan Komunitas Jurnalis Televisi Maluku Utara menggelar kegiatan pelatihan penguatan kompetensi jurnalis pemula wujudkan pemilu damai tahun 2024, yang bertempat di Royal Resto Ternate, Rabu (2/10/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 Orang Peserta jurnalis yang terdiri dari media online dan cetak dengan menghadirkan beberapa narasumber sebagai pemateri diantaranya dari Bidhumas Polda Maluku Utara yang dipaparkan oleh Paur Penum Subbid Penmas Ipda Zulkifli Kodjah, S.H.

Ketua Komunitas Jurnalis Televisi (KJTV) Maluku Utara, Sahrudin Nurdin dalam sambutannya mengatakan terselenggaranya kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kontributor media televisi Nasional dan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Maluku Utara.

“Terima kasih kepada Bidang Humas Polda Maluku Utara sudah memberikan dukungannya. Sehingga, pada hari ini kami dan teman-teman jurnalis dapat berkumpul untuk menggelar kegiatan ini,” terang Sahrudin.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H, saat di wawancarai terkait kegiatan ini menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini harapannya dapat meningkatkan kualitas dan profesionalisme, serta untuk menjaga harkat dan martabat wartawan jelang Pilkada 2024.

“Siaran berita atau hasil jurnalis merupakan produk intelektual yang harus dijaga kemudian dapat dipertanggungjawabkan baik itu kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Kabid.

Ia juga sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, sehingga menciptakan hubungan dan sinergitas antara Polri dan jurnalis lebih baik lagi. Ia menghimbau agar produk yang dihasilkan dari mulai meliput berita sampai dengan pemberitaan harus di dasari dengan fakta dan berimbang, hal inilah yang diharapkan dalam momen Pilkada.

“Media diharapkan turut berperan menjaga netralitas didalam kontestasi pilkada, dengan menciptakan suasana yang damai dan sejuk melalui pemberitaan, sehingga proses kontestasi ini berjalan dengan baik tidak ada konflik kekerasan politik,” ujarnya.

Diakhir penyampaiannya, Kabidhumas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal Pilkada ini dengan damai tanpa gangguan Kamtibmas.

“Mari ciptakan Pilkada 2024 Damai, Tertib dan demokratis serta hindari Hoax, propaganda dan Ujaran Kebencian,” tutupnya. (Ridal CN)

Mobil Husain Alting Sjah Dihadang, Emak-emak di Desa Gamlamo Morotai Timur Teriak HAS Nomor 1 MenangĀ 

MOROTAI, CN – Para emak-emak di Desa Gamlamo, Morotai Timur, Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut), menghadang Mobil Calon Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), Husain Alting Sjah beserta rombongan, Selasa (1/10/2024).

Padahal, rombongan tersebut diketahui akan melakukan kampanye di Desa Mira. Tetapi diadang dalam perjalanan.

Rupanya, para ibu-ibu itu merupakan warga Desa setempat yang sudah lama menantikan kedatangan kandidat HAS (Husain-Asrul) di Pulau Morotai.

Begitu mengetahui Sultan Husain datang ke Morotai, emak-emak langsung berinisiatif mengadang di tengah jalan untuk menyampaikan dukungan.

“Ini sudah torang pe Gubernur. HAS nomor 1 menang,” teriak sejumlah ibu-ibu yang berdiri tepat di depan mobil Husain.

Sultan Husain sendiri langsung turun dari Mobil dan menemui ibu-ibu sembari mengucapkan Terimakasih.

Sebelumnya, Husain yang berpasangan dengan Asrul Rasyid Ichsan, melakukan kampanye di Desa Daeo Induk. Di Daeo, Husain juga meresmikan Posko Pemenangan HAS, yang didirikan warga setempat secara sukarela. (Hardin CN)

Diduga Aniaya Anak Dibawah Umur, Polda Malut Tindak Tegas Oknum Polri di Sula

TERNATE, CN – Baru-baru ini, beredar pemberitaan dibeberapa media terkait dengan adanya Oknum Personel Polres Kepulauan Sula yang diduga menganiaya anak dibawah umur di Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Menyikapi hal tersebut, Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H, dalam keteranganya, Kamis (26/9/2024), membenarkan bahwa memang telah terjadi tindak pidana kekerasan pada jumat 20 september 2024, pukul.03.00 WIT yang di lakukan oleh Oknum Personel Polres Kepulauan Sula dengan inisial Briptu FH dengan Korban inisial TAS (16).

“Akibat perbuatan terlapor, korban mengalami luka lebam dan 1 buah gigi depan korban jatuh, dan untuk kasus ini sementara ditangani oleh Sat Reskrim Polres Kepulauan Sula untuk pidananya, sedangkan untuk Pelanggaran Kode etik sementara dilakukan pemeriksaan oleh Sie Propam Polres Kepulauan Sula,” ujarnya.

Kabidhumas menegaskan bahwa akan menindak tegas personel Polri di Polda Malut yang melakukan pelanggaran. Katanya, sesuai dengan Komitmen Kapolda bahwa personel yang melakukan pelanggaran baik pidana maupun kode etik. Apabila terbukti, maka akan ditindak tegas sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

“Kepada seluruh masyarakat Maluku Utara apabila mengetahui adanya pelanggaran yang di lakukan oleh oknum Polri khususnya Polda Malut, jangan segan-segan atau takut untuk melaporkan ke Polda Maluku Utara,” tegasnya. (Ridal CN)

4.468 Personel TNI – Polri Malut Siap Amankan Pilkada 2024

TERNATE, CN – Dalam rangka menjelang Pilkada 2024, Kepolisian Daerah Maluku Utara Melaksanakan Apel gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Kieraha 2024-2025, yang bertempat di Lapangan Ngaralamo Salero Ternate, Rabu (11/9/2024).

Apel gelar ini di laksanakan serentak seluruh jajaran sebagai bentuk kesiapan Polda Provinsi Maluku Utara (Malut), dalam pengamanan pemilihan Kepala Daerah di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Wilayah Malut.

Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum yang di dampingi Danrem 152/Babullah saat membacakan Amanat Kapolda menyampaikan bahwa sebanyak 3.823 Personel Polda Malut dan 645 Personel TNI di terjunkan dalam kesiapan pengamanan Pilkada 2024.

“Operasi ini mengedepankan kegiatan Preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelejen, penegakan hukum dan Humas melalui penyelengaraan melalui Fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk satuan tugas tingkat Daerah, dan tingkat Polres,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda melalui Wakapolda Malut berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelengaraan Pilkada serentak Tahun 2024 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai.

Diakhir sambutanya Kapolda menekankan beberapa hal yang perlu di pedomani di antaranya yaitu untuk selalu meningkatkan soliditas dan Sinergitas TNI-Polri, menjaga netralitas, kedepankan langka Proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini.

“Mendorong seluruh elemen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku dan gelorakan deklarasi damai di wilayah masing-masing, serta lakukan penegakan hukum secara profesional dan Proporsional,” pungkasnya. (Ridal CN)

9 Program Paslon BERSAMA, Jalan Tani dan Alat Tangkap Nelayan Hingga Pembangunan Infrastruktur

TERNATE, CN – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), Benny Laos-Sarbin Sehe mengenalkan 9 program andalannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Malut 2024.

Kesembilan program unggulan tersebut di gadangnya dapat membawa Malut Bangkit 5 Tahun ke depan.

Program tersebut diantaranya, Jalan Tani dan Alat Tangkap Nelayan, Dapur Sehat dan Rumah Layak Huni, Pendidikan Gratis Inovatif dan Beasiswa Sarjana, Kesehatan Gratis dan Kwalitas Gizi, Rumah Ibadah dan Sejahtera Imam, Pendeta, ASN, Buruh, Sofifi Halmahera Metropolitan dan Transformasi Birokrasi, Pemberdayaan Perempuan, Pemuda, Industri Kreatif dan UMKM, Pengendalian Harga Barito dan Sembako serta Pembangunan Infrastruktur, Jalan dan Jembatan, Dermaga, Sekolah, Rumah Sakit, Air Bersih, Sarana Olahraga dan Kawasan Wisata, Listrik dan Signal.

“Insya Allah, sembilan hal tersebut harus kita utamakan,” ungkap Benny dalam keterangannya, Rabu (4/9).

Menurut Benny, kesembilan programnya merupakan prioritas. Jika ia terpilih nanti, 9 program tersebut tak lagi hanya berupa wacana belaka, tapi akan langsung diterapkan.

“Kita akan langsung menetapkan itu (Sembilan program unggulan) sebagai perhatian, prioritas. Artinya, itu akan kita lakukan secara sistematik, diawali langkah-langkah bukan hanya planning, tapi sudah bisa berjalan,” ujarnya.

Mantan Bupati Morotai itu juga mengaku sudah memilih nama panggilan yang dipergunakan dalam pemilihan Gubernur yang akan berlangsung pada 27 November itu.

Dia menyebut, pasangan Benny Laos dan Sarbin Sehe menamai dirinya dengan sebutan ‘BERSAMA’.

BERSAMA sendiri merupakan gabungan nama dari Benny-Sarbin. Nama itu dipilih untuk memudahkan masyarakat dan pendukungnya mengenal pasangan yang mendapat dukungan dari Partai Demokrat, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Gelora, PSI dan Partai Buruh.

“Nama kami berdua BERSAMA. Dari nama Benny-Sarbin Untuk Semua,” pungkas Benny Laos mengakhiri. (Hardin CN)