Bupati Petahana Halsel Cuti Mulai 25 September Sampai dengan 23 November 2024

HALSEL, CN – Maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Petahana Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba diwajibkan untuk mengajukan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) selama masa kampanye berjalan.

Atas dasar itu, kini Bupati Halsel yang juga sebagai Calon Petahana, Hasan Ali Bassam Kasuba telah resmi mengajukan cuti dan surat cuti telah diterbitkan.

Sehingga, Hasan Ali Bassam Kasuba diwajibkan menyerahkan seluruh fasilitas negera ke Pemerintah.  Mulai dari Rumah Dinas, Mobil Dinas, Ajudan dan Pengawal yang berstatus Pegawai Negeri Sipil hingga fasilitas lainnya.

Surat tersebut diterbitkan dengan Nomor: 100.1.4.2/4350/G.- Dalam surat itu, dijelaskan bahwa sehubungan dengan ketentuan cuti diluar tanggungan negara bagi kepala daerah dan/atau wakil kepala Daerah yang mencalonkan diri kembali di daerah yang sama.

Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-undang Nomor Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas dasar Undang-undang nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2016 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara Bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Wali Kota.

Kemudian, Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal  Pemilihan Gubernur dan Wakil dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil  dan Bupati, Serta  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024.

“Berkenaan dengan ketentuan tersebut diatas, menindaklanjuti surat Bupati Halmahera Selatan Nomor 273/2769/2024 Tanggal 30 Agustus 2024 perihal permohonan cuti selama masa kampanye. Dengan ini kami memberikan cuti diluar tanggungan negara kepada saudara Hasan Ali Bassam Kasuba, Jabatan Bupati Halmahera Selatan pada masa kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan sejak Tanggal 25 September sampai dengan 23 November 2024,” jelas surat yang ditandatangani langsung Samsudin Abdul Kadir, Gubernur Malut. (Hardin CN)

Bupati Halsel Diminta Tak Jadikan Bantuan yang Bersumber dari APBD Untuk Kepentingan Politik

HALSEL, CN – Sejumlah bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD) yang luncurkan Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba tepat pada momentun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 menjadi sorotan publik.

Sehingga, Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muammil Sunan meminta agar jangan ada politisasi bantuan pemerintah di momen Pilkada ini. Hal ini disampaikan lantaran Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba yang juga calon petahana, terkesan menjadikan sejumlah bantuan tersebut untuk kepentingan politik.

“Banyak bantuan yang sumbernya dari APBD telah menjadi komoditas yang berbau politik. Padahal APBD yang sumbernya dari rakyat berupa pajak, retribusi dan dana transfer tentunya penggunaan diperuntukkan untuk kepentingan publik dan kesejahteraan rakyat,” jelas Muammil, Selasa (10/9).

Ia menjelaskan, penganggaran bantuan memiliki 3 tujuan utama. Diantaranya, stabilitas fiskal makro, alokasi sumber daya sesuai prioritas dan pemanfaatan anggaran secara efektif dan efisien.

Lanjut Muammil, APBD digunakan untuk pembiayaan di semua bidang, termasuk bidang keagamaan dan pendidikan.

“Untuk umroh dan ibadah untuk pendeta serta beasiswa bagi mahasiswa sudah menjadi hak mereka sebagai penerima, karena bersumber dari APBD. Jadi di momentum Pilkada jagan menggunakan APBD yang sebenarnya berasal dari rakyat kemudian digunakan untuk kepentingan politik,” ujarnya.

Muammil menegaskan, setiap penganggaran yang tujuannya untuk alokasi sumberdaya merupakan tugas pemerintah untuk dialokasikan bagi pengembangan sektor pendidikan dan keagamaan.

“Sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk alokasi sumberdaya keuangan ke masyarakat. Jadi jangan karena petahana masih punya kewenangan dalam mengatur kegiatan dan keuangan kemudian setiap kebijakan terselip kepentingan politik,” tegasnya mengakhiri. (Hardin CN)

Hadapi Pilkada Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba Dinilai Panik Lawan Rusihan Jafar

HALSEL, CN – Aktivis Provinsi Maluku Utara (Malut) asal Makian, Juslan J. Latif menilai Hasan Ali Bassam Kasuba mencari dukungan atau suaka ke Tokoh Makian Kayoa (Makayoa) karena kepanikannya melawan Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel Tahun 2024.

Dimana, sebelumnya, Calon Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba mencari dukungan dari tokoh Makayoa, Thaib Armain.

Hal itu terlihat beredar foto Hasan Ali Bassam Kasuba dengan mantan Gubernur Malut 2 periode, Thaib Armain yang diduga sengaja disebarkan di Media Sosial (Medsos).

“Pertemuan Bassam dengan Thaib Armain sebagaimana foto yang beredar di medsos dalam momentum politik sudah tentunya meminta suaka atau dukungan,” kata Juslan, Minggu (1/9/).

Lanjut aktifis Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMNI) itu, komposisi 4 pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, terdiri dari 3 calon Bupati berasal dari Tobelo Galela (Togale). Sementara hanya 1 dari Makayoa dan tidak bisa dinafikan dengan politik Identitas.

Maka, kata Juslan, foto Hasan Ali Bassam Kasuba dengan Thaib Armain yang dikenal dengan Tokoh Makayoa itu terlihat ada kepanikan Hasan Ali Bassam Kasuba dalam pencalonan di Pilkada Halsel.

“Empat Cakada Halsel ini, 3 Togale dan 1 Makayoa, Bassam terlihat Panik. Sehingga mencari solusi menemui Tokoh Makayoa Thaib Armain,” jelasnya.

Sementara itu, Thaib Armain ketika dikonfirmasi melalui via telepon belum dapat tersambung. Sementara Hasan Ali Bassam Kasuba masih dalam upaya mengkonfirmasi terkait tudingan tersebut.

Diketahui, Hasan Ali Bassam Kasuba yang berpasangan dengan Helmi Umar Muchsin itu adalah Calon Petahana yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hanura dan Partai Nasdem. (Hardin CN)

Bupati Halsel Jadikan Festival Marabose Agenda Utama Pemda

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba berkomitmen menjadikan Festival Marabose sebagai agenda utama tahunan Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel.

Komitmen ini disampaikan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba dalam acara open ceremony napak tilas sejarah perjalanan Kesultanan Makian ke pulau Bacan, Minggu (23/6/2024) di Desa Dauri Tahane Pulau Makian.

“Kami Pemerintah Daerah berkomitmen bahwa Festival ini akan menjadi agenda utama yang akan selalu kita agendakan,” kata Hasan Ali Bassam Kasuba.

Untuk segala bentuk kekurangan yang ada pada Festival Marabose ketiga ini, Bupati Halsel berinisiatif akan terus mendorong dan menutupi segala yang menjadi kekurangan dalam rangka mendapatkan hasil yang lebih baik di tahun mendatang.

“Kekurangan-kekurangan yang ada akan kami dorong untuk bisa kita lengkapi,” ujarnya.

Menurut Bupati, sejarah Kesultanan Bacan merupakan satu keutuhan yang amat sangat penting untuk seluruh kalangan ada di Halsel.

Bagi Bassam, sejarah merupakan pemersatu dan rumah bersama dalam membangun daerah di sisi mental dan kepribadian yang lebih baik.

“Sejarah atau festival Marabose atau kemudian napak tilas ini menjadi suatu hal yang penting. Tidak hanya perjalanan Kesultanan Bacan, tapi bagi seluruh masyarakat dan etnis yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan,” ucapnya.

“Juga sebagai bagian dari pemersatu, sebagai rumah bersama kita semua untuk membangun negeri yang kita cintai ini menjadi negeri yang rahmatan lilalamin,” tambah Bupati.

Selain itu, Hasan Ali Bassam Kasuba juga menyebut, akan menjadikan Desa Dauri Tahane sebagai destinasi utama dan tempat bermula dimulainya start Festival Marabose. (Hardin CN)

Festival Marabose ke-III, Kades Talimau: Kegiatan yang Sangat Positif

HALSEL, CN – Festival Marabose yang ke-III Tahun 2024 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), yang dimulai pada 23-26 Juni 2024, mendapat dukungan dan antusias luar biasa dari masyarkat Halsel.

Perayaan kebudayaan yang digelar Pemda Halsel, dirangkaikan dengan acara Napak Tilas menyelusuri beberapa Desa di Halsel.

Dalam kegiatan Napak Tilas, Desa Talimau Kecamatan Kayoa menjadi salah satu Desa yang dikunjungi Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba dan Sultan Bacan Muhammad Irsyad Maulana Syah karena masuk dalam sejarah perjalanan Hijrah Kesultanan Bacan dari Pulau Makian.

Pantauan Media ini, dalam Festival Marabose yang ke-III, Desa Talimau merupakan salah Desa yang ikut menyelenggarakan kegiatan Napak Tilas tersebut.

Kepala Desa (Kades) Talimau, Khatab Sanaky dalam sambutannya, sangat mengapresiasi pihak Kesultanan Bacan dan Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel. Karena kegiatan yang digelar itu, dinilainya sangat positif.

“Kegiatan yang sangat positif dan patut diapresiasi. Sebab, masyarakat Desa Talimau sangat bangga dan antusias. Karena dapat menyaksikan kegiatan Festival tersebut,” ujar Kades Talimau, Khatab Sanaky, Minggu (23/6/2024).

Menurutnya, Festival Marabose ini, selain menceritakan kisah perjalanan Dakwah Kesultanan Bacan, juga sebagai pesan perjuangan.

“Pemerintah Desa Talimau dan masyarkat sangat bersyukur karena di kunjungi oleh Ompu yang mulia Muhammad Irsyad Maulana Syah dan Bupati Halsel. Kami berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, bisa menjalin kerjasama yang baik dalam hal syiar-syiar islam kedepannya,” harap Khatab Sanaky.

Sementara itu, Sultan Muda Muhammad Irsyad Maulana Syah dan Bupati Bassam Kasuba juga berterimakasih kepada masyarakat Desa Talimau yang telah ikut berpartisipasi dalam suksesnya kegiatan Festival Marabose ke-III tersebut. (Shain CN)

Bupati Halsel Resmikan Masjid di Desa Tegono

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri acara peresmian Masjid Nurul Huda Desa Tegono, Kecamatan Makian Barat. Acara itu, diisi dengan pembacaan Doa selamatan syukuran dan penandatanganan prasasti Masjid pada Jumat, 21 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan, kebahagiaannya atas undangan masyarakat Desa Tegono untuk meresmikan Masjid Nurul Huda dan menandatangani prasasti Masjid tersebut.

“Kami sangat berbahagia sekali mendapat undangan untuk meresmikan Masjid Nurul Huda Desa Tegono, Kecamatan Makian Barat. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Masjid. Semoga yang hadir dalam pelaksanaan acara ini mendapat amal ibadah serta diridhoi dan dirahmati oleh Allah SWT,” ucapnya.

Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba juga memuji keindahan Masjid Nurul Huda yang memiliki perpaduan warna putih, melambangkan kesucian. Ia mengingatkan bahwa sebagai orang beriman, harus menampilkan keindahan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, anak cucu dapat meneladani.

“Pembangunan Rumah Allah SWT merupakan salah satu sedekah jariah yang patut diapresiasi. Kami berpesan agar Masjid ini terus diramaikan dengan sholat 5 waktu dan dirawat. Sehingga, kesuciannya tetap terjaga,” tambahnya.

Bupati Halsel juga menekankan bahwa kerinduan akan sebuah masjid yang layak, aman, dan nyaman akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel memberikan apresiasi atas segala pengorbanan masyarakat, donatur serta semua pihak yang telah membantu dalam membangun Masjid Nurul Huda.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, kami sangat mengapresiasi semua bentuk pengorbanan masyarakat, panitia, donatur dan semua pihak yang ikut serta dalam membangun Masjid Nurul Huda. Terima kasih dan semoga partisipasi Bapak Ibu mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT kelak,” tutup Bupati Halsel. (Hardin CN)