Dana Desa Toin Tahun 2024 Capai Rp 758 Juta

HALSEL, CN – Desa Toin, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Tahun 2024 menerima alokasi Dana Desa (DD) sebesar Rp 758.006.000. Data terakhir pembaruan tercatat pada 12 Juli 2025 dengan status Desa masih dalam kategori Tertinggal.

Dana Desa tersebut dikelola oleh Kepala Desa Toin, Fahmi Taher, melalui beberapa program prioritas di bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan ekonomi Desa. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp 354.922.600 atau 46,82 persen, dan tahap kedua Rp 403.083.400 atau 53,18 persen. Sementara tahap ketiga belum disalurkan.

Rincian penggunaan Dana Desa Toin Tahun 2024 antara lain mencakup:

Pembinaan kelembagaan desa seperti LKMD/LPM/LPMD Rp 5 juta, lembaga adat Rp 3 juta, serta group kesenian dan kebudayaan Rp 19 juta.

Bidang kebudayaan dan keamanan melalui penyelenggaraan festival kesenian Rp 10 juta, pengiriman kontingen kesenian Rp 8 juta, serta pembangunan pos keamanan desa Rp 4,5 juta.

Bidang kesehatan dan pendidikan meliputi penyelenggaraan PAUD/TPQ/Madrasah non-formal Rp 16,5 juta, Pos Kesehatan Desa Rp 3,6 juta, Posyandu Rp 30 juta ditambah Rp 9,96 juta, serta Desa siaga kesehatan Rp 15 juta.

Bidang ekonomi dan ketahanan pangan antara lain bantuan perikanan Rp 166,1 juta, peningkatan produksi tanaman pangan Rp 21,5 juta, serta pembangunan sarana energi alternatif Rp 102 juta dan pemeliharaan Rp 9,75 juta.

Bidang keadaan mendesak dan operasional Pemerintahan Desa sebesar Rp 72 juta serta Rp 7 juta.

Terkait realisasi DD tersebut, Kades Toin Fahmi Taher belum dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi. (Hardin CN)

Warga Halsel Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

HALSEL, CN – Stasiun Meteorologi Oesman Sadik mengeluarkan himbauan waspada cuaca ekstrem untuk wilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Sabtu (23/8/2025). Warga diimbau tetap berhati-hati menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem.

Menurut BMKG, potensi bencana meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, peningkatan tinggi gelombang laut, dan berkurangnya jarak pandang.

Wilayah yang berisiko antara lain perairan, lereng gunung, kaki gunung, tebing, dan daerah aliran sungai.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan sigap terhadap kemungkinan ancaman hidrometeorologi. Warga juga diingatkan untuk menyiapkan bekal darurat serta terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG di:

Website: cuaca.bmkg.go.id

BMKG Halsel: bmkghalsel.carrd.co

Telepon: 0812 1363 8158 (Hardin CN)

Dialog Budaya Dorong Pelestarian Halua Kenari sebagai Ikon Kuliner Tradisional Makian

HALSEL, CN – Pada 15 Agustus 2025, digelar dialog budaya penting yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana dengan dukungan fasilitasi promosi kebudayaan dari Balai Pelestarian Wilayah XXI Provinsi Maluku Utara (Malut). Kegiatan ini mengangkat tema “Pelestarian dan Promosi Halua Kenari sebagai Ikon Kuliner Tradisional Khas Makian” yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pelaku kuliner dan generasi muda, tentang pentingnya melestarikan kuliner tradisional Indonesia.

Halua Kenari merupakan camilan khas Makian yang terbuat dari kenari dan gula. Makanan ringan ini tidak hanya lezat, tetapi juga kaya manfaat kesehatan karena mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Halua kenari telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Makian.

Dialog budaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melestarikan kuliner tradisional, mempromosikan halua kenari sebagai ikon kuliner tradisional Makian, serta mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam memasak dan menginovasi resep tradisional Makian.

Untuk melestarikan halua kenari sebagai warisan kuliner, generasi muda (Generasi Z) didorong untuk men digitalisasi pengetahuan kuliner melalui pendidikan, budaya, dan promosi, serta mengembangkan kreativitas dalam memasak halua kenari.

Dialog budaya ini diharapkan mendorong pemerintah kecamatan, pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dan seluruh lapisan masyarakat untuk berkolaborasi menjadikan pulau Makian sebagai destinasi wisata kuliner halua kenari. Langkah ini juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis kuliner.

Selaku Ketua Panitia Dialog Budaya, Sunarti Mahmud berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel, khususnya Dinas terkait, dapat memberikan dukungan dan fasilitasi dalam pengembangan usaha kuliner berbasis halua kenari.

“Kami berharap pemerintah dapat mengalokasikan anggaran, membangun rumah produksi halua kenari, serta mengembangkan program pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kualitas produk, infrastruktur pendukung, dan keamanan pangan halua kenari,” ujarnya. (Hardin CN)

Satgas TMMD Ikut Upacara HUT RI ke-80 di Makian Barat

HALSEL, CN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) turut serta dalam upacara bendera yang digelar di Lapangan Desa Mateketen, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Minggu (17/8/2025).

Anggota Satgas TMMD yang sehari-hari melaksanakan kegiatan fisik dan nonfisik, pada momentum ini tampil gagah dengan seragam resmi. Mereka berbaris penuh disiplin bersama peserta upacara lainnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara Camat Makian Barat, Ersan Ahmad, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Sertu Bahar. Upacara tersebut diikuti oleh personel Satgas TMMD, para pelajar SD, SMP, SMA, ASN se-Kecamatan Makian Barat, serta tamu undangan.

Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Letkol Inf Syamsul menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih yang digelar Pemerintah Kecamatan Makian Barat. Ia menilai, kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Dengan adanya peringatan Kemerdekaan RI, kita diajak untuk terus bersyukur dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Momentum ini juga penting untuk menumbuhkan semangat bela negara di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Letkol Syamsul menambahkan, semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan harus diwujudkan dalam membangun negeri dan membina generasi penerus, baik dari rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

Adapun upacara penurunan bendera pada sore hari akan dipimpin oleh Dan SKK sebagai inspektur upacara. (Hardin CN)

HUT RI ke-80 di Kayoa, Kades Talimau: Menyongsong Indonesia Emas 2045

HALSEL, CN – Dalam khidmat upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tahun 2025, Kepala Desa (Kades) Talimau, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Chatab M. Sanaky, menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya rangkaian kegiatan dan pelaksanaan upacara.

“Selamat HUT RI ke-80 untuk Bangsa Indonesia. Saya juga menyampaikan selamat kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Kayoa yang telah berhasil menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2025 ini,” ucap Chatab penuh rasa syukur seusai upacara di halaman Kantor Kecamatan Kayoa, Minggu (17/8).

Ia menaruh harapan agar semarak peringatan HUT RI di tahun-tahun mendatang kian bertambah meriah, menjadi ruang kebersamaan yang semakin mempererat persatuan.

“Semoga di masa depan, peringatan HUT RI semakin semarak dan meriah, lebih indah dari tahun ini,” ungkapnya penuh optimisme.

Sebagai pemimpin Desa Talimau, Chatab pun menitipkan asa agar masyarakat, khususnya di Kecamatan Kayoa, terus melangkah maju dan siap menyongsong cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

“Harapan saya, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Kecamatan Kayoa, mampu melangkah lebih maju demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (Hardin CN)

Figur Muda Bertarung di KNPI Halsel, ‘Saruma – Satu Rumah’ Jadi Slogan Pemersatu

HALSEL, CN – Di tengah kebutuhan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), akan figur muda yang visioner, lahirlah satu nama yang membangkitkan harapan yakni Muklas Adam, S.Pi.
Tokoh muda asal Makian Kayoa (Makayoa) ini mencalonkan diri sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halsel, periode 2025–2030. Ia datang dengan semangat persatuan yang terangkum dalam satu slogan: “Saruma – Satu Rumah”.

Muklas bukan sekadar nama di kertas pencalonan. Ia adalah penggerak sosial dan kepemudaan, pembangun jembatan antara perbedaan, serta penyala api kolaborasi.

“Saya hadir bukan untuk mendominasi, tetapi menjadi penghubung antara semua unsur perubahan. Bersama pemuda, kita bangun masa depan bangsa,” ujarnya tegas, Sabtu (16/8).

Baginya, kekuatan pemuda terletak pada persatuan gagasan dan aksi nyata. KNPI, dalam pandangannya, harus menjadi rumah besar bagi semua, pusat kreativitas, forum diskusi, dan ladang pengabdian yang berbuah manfaat bagi masyarakat.

Dukungan untuk Muklas mengalir deras, terutama dari generasi muda Halsel yang melihatnya sebagai wajah baru pembawa semangat segar. Kehadirannya diyakini mampu menghapus sekat perbedaan dan menyatukan potensi demi kemajuan Halsel.

Dengan identitas sebagai Penghubung Aspirasi, Pemuda, dan Perubahan, Muklas Adam melangkah mantap. Niatnya murni, tanpa kepentingan pribadi. Hanya keikhlasan untuk bertarung demi masa depan pemuda Halsel yang lebih terbuka, produktif, dan siap menjawab tantangan zaman. (Hardin CN)