Bupati Halsel Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, menerima duplikat Bendera pusaka dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Hasan Ali Bassam Kasuba, menerima Bendera dalam sebuah upacara  jelang Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79, di Balai Samudra, Jakarta Utara, Rabu (7/8/2024).

Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi, mengatakan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Pasalnya, pada Pasal 8 ayat (1) dan (3), di maksudkan, BPIP bertanggung jawab untuk mendistribusikan salinan Bendera Pusaka kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, termasuk lembaga-lembaga lainnya.

Sehingga, Bendera Pusaka yang didistribusikan ini akan digunakan selama 10 Tahun. Namun, dalam rentang waktu itu, jika terjadi kerusakan harus dilaporkan dengan surat resmi kepada pemerintah pusat dalam hal ini Badan Pembina Ideologi Pancasila.

“Kami berharap agar duplikat Bendera Pusaka ini dijaga dengan sebaik-baiknya,” harap Yudian Wahyudi.

Sementara itu, Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel siap mengembang amanah dan menggunakan duplikat Bendera Pusaka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bendera tersebut akan disimpan dengan baik dan hanya akan digunakan dalam upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus.

“Kami akan siap menjaga dan mengakibatkan duplikat bendera pusaka ini pada tanggal 17 Agustus Tahun 2024 dengan penuh semangat,” tukasnya. (Hardin CN)

Bupati Halsel jadi Pembicara Proyek GEF7 di Bogor

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba didaulat menjadi pembicara Inception Workshop GEF7.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Swiss-Belhotel Bogor,  Selasa 6 Agustus 2024.

Hasan Ali Bassam Kasuba dinilai sukses oleh pemerintah pusat dalam melaksanakan pengembangan pertanian di wilayahnya tersebut dalam 3 Tahun terakhir.

Sebelumnya, proyek GEF 7 sendri berfokus pada pengembangan komoditas pertanian. Seperti Padi, Talas, Uwi, Cengkeh dan Pala di Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, termasuk Malut.

Dihadapan peserta seminar nasional dari seluruh Daerah di Indonesia, Hasan Ali Bassam Kasuba bicara tentang Peluang dan Tantangan Kedaulatan Pangan di Halsel.

Karena selain memilki potensi di bidang wisata, Halsel juga dikenal kawasan industri penghasil baterei dan nikel terbesar. Itu sebabnya, menggeser fokus ekonomi dari pertanian ke industri.

“Sebelumnya, pendapatan ekonomi masyarakat di wilayah kami sebagian besar bersumber dari sektor pertanian. Namun kini telah beralih ke sektor industri,” jelas Bupati Halsel.

Ia berharap, adanya kemitraan yang saling menguntungkan dalam menjalankan industri berbasis pertanian sangatlah penting, yang nantinya membawa manfaat lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap dengan mengikuti proyek ini, pemerintah pusat dapat melihat potensi unggulan pertanian Halmahera Selatan dan membantu menghadirkan industri pengolahan di daerah kami,” harapnya.

Hasan Ali Bassam Kasuba menambhakan, dalam 3 Tahun terakhir, pihaknya telah membina para petani, melalui pembanguan jalan produksi hingga pemberian ratusan ribuan bibit Pala dan Cengkeh dan ratusan ton obat basmi hama.

“Ada 167.475 bibit pala dan cengkeh dan telah terdistribusikan kepada 87 kelompok Tani dan 1.600 botol obat-obatan serta menyediakan sarana perkebunan berupa jalan produksi dan jalan tani bagi 62 kelompok tani,” tutupnya. (Hardin CN)

Bupati Halsel Tunaikan Janji, Peningkatan Jalan dari Lapen ke Hotmix di Pulau Obi

HALSEL, CN – Warga Pulau Obi boleh bernafas lega setelah Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba menuntaskan janji peningkatan Halan pulau Obi dari Lapen ke Hotmix.

Pembangunan Jalan yang dijadwalkan selesai pada 24 Juli 2024 ini, akan memberikan dampak positif bagi aktifitas masyarakat serta perekonomian lokal.

Proyek peningkatan Nalan dari Lapen ke Hotmix di pulau Obi yang diresmikan pada 20 Juli ini, mencakup Jalan sepanjang 3,1 kilometer yang menghubungkan Rumah Sakit Umum (RSU) Obi hingga Desa Akegula di Kecamatan Obi.

“Pembangunan ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memajukan daerah,” ungkap Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba saat dikonfirmasi media ini, pada Minggu (21/7).

Berkat projek peningkatan Jalan tersebut, masyarakat akan memperoleh kemudahan dalam mobilitas sekaligus membuka lebih banyak peluang untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Akses yang lebih baik ke RSU Obi akan mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dan membuka lebih banyak peluang usaha,” kata Politisi PKS itu.

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba tetap berkomitmen dalam memenuhi janjinya untuk memajukan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sangatlah diapresiasi. Hal ini akan menjadi sebuah contoh yang bagus bagi para pemimpin lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan dari Lapen ke Hotmix akan membawa dampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pelayanan kesehatan,” ujar Anak Sulung mantan Bupati Halsel 2 periode Muhammad Kasuba itu.

Kata Bassam Kasuba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel dengan proyek peningkatan Jalan Pulau Obi berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. (Hardin CN)

Bupati Halsel Tinjau Kebakaran di Desa Tomori

HALSEL, CN – Pada Sabtu malam, 20 Juli 2024, pukul 23.50 WIT, Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, bersama dengan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Saiful Turuy, turun langsung ke lokasi kebakaran di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan.

Kedatangan mereka untuk memastikan situasi dan kondisi kebakaran yang menghanguskan beberapa kios dan warung makan milik warga.

Kebakaran tersebut terjadi di Desa Tomori, tepatnya di kios sembako milik Agama Saleh, seorang pria berusia 60 Tahun. Diduga, api bersumber dari pom Bensin yang berada di dekat lokasi tersebut.

Menurut laporan awal, kebakaran terjadi akibat percikan api dari saat pengisian Bahan Bakar Minyak.

Agama Saleh yang menjadi korban utama dalam kejadian ini kehilangan satu kios penjual sembako yang habis dilalap api. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materi yang cukup besar, termasuk beras sebanyak 3 ton, satu Sepeda Motor dan uang tunai sebesar Rp 200 juta rupiah.

Mengetahui adanya kebakaran tersebut, Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, segera turun ke lokasi bersama Staf Ahli. Kehadiran mereka di tempat kejadian adalah bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warganya. Bupati ingin melihat langsung kondisi pemadaman api dan memberikan dukungan moral kepada korban.

“Saya mendapatkan kabar duka ini dan langsung turun untuk melihat kondisi musibah kebakaran ini. Saya harap keluarga korban tetap tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini,” ujar Bupati Halsel kepada korban kebakaran.

Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel tidak akan tinggal diam dalam menghadapi musibah ini.

”Yang sabar, jangan terlalu banyak berpikir. Karena pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam musibah kebakaran ini,” kata Bupati sembari menyemangati para korban.

Hasan Ali Bassam Kasuba juga menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam upaya pemadaman api dan evakuasi korban. Dia memuji semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat, tim pemadam kebakaran, TNI dan Polri.

“Atas dasar rasa kemanusiaan, semua pihak bahu membahu berjibaku memadamkan api dan mengevakuasi korban. Atas bantuan Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat, terima kasih kami sampaikan,” ucap Bupati Halsel.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Halsel untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran.

Ia meminta agar warga selalu memeriksa kondisi di dalam rumah sebelum bepergian, termasuk memastikan kompor gas dan peralatan listrik lainnya dalam kondisi aman.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan kondisi di dalam rumah. Apabila bepergian, harap dicek kembali apakah kompor gas dan lain sebagainya sudah dalam keadaan mati atau aman,” pesan Bupati Halsel. (Hardin CN)

Bupati Halsel Resmi Lakukan Pelepasan Kontingen Popda ke-XI 2024

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi melakukan pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-XI Tahun 2024, Jum’at (19/7/2024).

Agenda pelepasan kontingen dipusatkan di Aula Kantor Bupati Halsel, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Safiun Radjulan, Kadis Pemuda dan Olahraga Ikbal Hi. Mustafa dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel.

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, dalam sambutannya menjanjikan bonus berupa uang tunai bagi Atlet Halsel dari setiap Cabor yang mampu mempersembahkan medali untuk daerah.

Kata dia, pemberian bonus adalah bagian dari apresiasi dan motivasi terhadap para atlet yang mengikuti ajang Popda di Kota Sofifi pada 22 Juli nanti.

Untuk besaran bonus uang yang diberikan kepada setiap atlet yang berprestasi yaitu, penyumbang medali emas hadiahnya sebesar Rp 10 juta, kemudian Medali Perak Rp 6 juta dan Medali Perunggu Rp 3 juta.

“Jadi bonus ini kami berikan sebagai bentuk dari motivasi terhadap anak – anak yang juara pada saat bertanding nanti di semua Cabor supaya mereka lebih bersemangat,” ucapnya, disambut aplus ratusan atlit dan pimpinan OPD yang menyaksikan.

Ia menambahkan, untuk bisa meraih semuanya, maka seluruh Atlet harus bermain dengan baik serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Pertandingan nanti juga sekaligus menjadi ajang pembuktian dari hasil kerja keras selama latihan yang telah dibimbing pelatih disetiap cabor,” sebutnya.

Lebih lanjut, Hasan Ali Bassam Kasuba, meminta kepada seluruh Atlet Halsel agar tidak menganggap remeh dan tetap fokus disaat bertanding nanti.

“Saya berharap kepada semua kontingen untuk selalu menjaga kekompakan sehingga bisa meraih prestasi dan membawa nama baik Kabupaten Halmahera Selatan di tingkat Provinsi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dispora, Halsel, Ikbal Hi. Mustafa, mengatakan bahwa Atlet yang dilepas hari ini sebanyak 136.

“Jadi, sebanyak 136 atlet asal Halsel. Mereka tersebar di 7 Cabor yang dipertandingkan di Popda Malut ke XI tahun 2024 yaitu, sepakbola, bola basket, atletik, pencak silat, karate, bola voli dan tinju,” terangnya.

Kata Ikbal, para atlet yang dikirim ke Sofifi untuk bertanding di Popda Maluku Utara memiliki persiapan pelatihan setelah mengikuti tahapan selektif berjenjang, sehingga kami berharap mampu memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama baik Halsel.

“Insya Allah, kami optimis atlet kita di setiap cabor mampu memberikan yang terbaik sehingga dapat menyumbangkan medali emas dan mengharumkan nama baik Kabupaten Halsel,” pungkasnya.

Diketahui, pelepasan 216 kontingen tersebut terdiri dari 136 Atlet dan para Offisial yang akan diberangkatkan untuk bertanding di Kota Sofifi, pada 22 Juli mendatang. (Hardin CN)

Bupati Halsel Datangkan Dokter Spesialis di RS Obi

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, memastikan masyarakat Obi sehat. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel, harus memberikan inisiatif yang luar biasa dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Salah satunya adalah dengan mendatangkan Dokter Spesialis ke Kecamatan-kecamatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari, dari 16 sampai 17 Juli 2024, Pemkab Halsel menjadikan Rumah Sakit (RS) Obi sebagai tuan rumah pelayanan Dokter Spesialis penyakit dalam dan Dokter Spesialis anak.

Tidak hanya itu, pelayanan Dokter Spesialis kali ini berlangsung selama 2 hari dan bahkan dibuka hingga pukul 12 dini hari.

Dokter Surahmat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Halsel menegaskan bahwa kegiatan fisitas Dokter Spesialis ini akan terus ditingkatkan frekuensinya. Hal ini tentunya akan sangat membantu masyarakat dalam mengurangi beban biaya kesehatan.

“Masyarakat yang datang dari Desa Madapolo juga menyambut sukacita dan mengungkapkan kebahagiaannya usai mendapatkan pelayanan kesehatan dari Dokter Spesialis yang datang ke RSU Obi,” ucapnya.

Sekertaris Dinas Kesehatan itu juga mengatakan, inisiatif Pemkab Halsel ini patut diapresiasi. Tidak hanya memberikan manfaat kesehatan untuk masyarakat, tetapi juga menunjukkan keseriusan dan kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Semoga kebijakan ini terus ditingkatkan lagi, demi menjadi Halsel ini masyarakatnya sehat dan daerahnya sejahtera,” harapnya. (Hardin CN)