Bupati Halsel Hadiri Undangan Rapat Pansus GPM Klasis Pulau-Pulau Bacan di Desa Galala

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Tahun 2024 ini menggelontorkan Dana senilai Rp 6 Miliar untuk pembangunan Jalan Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) di Desa Galala menuju Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan.

Hal ini disampaikan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba saat menghadiri undangan Rapat Pansus GPM Klasis Pulau-Pulau Bacan di Desa Galala pada Minggu, (18/02/2024).

“Kami Pemerintah Daerah telah berkomitmen di Tahun ini akan membangun jalan Lapen dengan anggaran sebesar Rp 6 Miliar,” kata Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba.

Menurutnya, infrastruktur jalan di Mandioli Selatan dinilai sangat penting karena menjadi pendukung akses warga dalam meningkatkan pendapatan ekonomi di Wilayah Kepulauan tersebut.

“Salah satu faktor utama dalam mendukung perputaran Ekonomi masyarakat adalah infrastruktur Jalan. Apalagi saat cuaca Laut tidak bagus. Maka dengan adanya pembangunan infrastruktur Jalan Lapen ini, masyarakat sudah tidak perlu khawatir dengan cuaca buruk lagi,” ujarnya.

Hasan Ali Bassam Kasuba berharap, Proyek pembangunan Jalan Lapen yang akan dibangun dalam waktu dekat ini dapat meningkatkan konektivitas dan memperbaiki akses transportasi bagi masyarakat.

“Serta mempercepat distribusi barang dan jasa di wilayah Mandioli Selatan,” tutupnya. (Hardin CN)

Bupati Hadiri FGD Percepatan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan Tahun Anggaran 2022-2023

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba menghadiri Focuss Group Discussion (FGD) Percepatan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan Tahun Anggaran 2022-2023 yang juga  dihadiri langsung Kepala Perwakilan BPK Malut, Marius Sirumapea S.E., M.Si., Ak bertempat di Aula Kantor Bupati, Kamis (15/2/2024).

Forum itu digelar dengan tujuan untuk mengedukasi para pengelola keuangan dan mengetahui permasalahan terkait penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2022-2023 dan sebagai upaya serta strategi Pemda dalam hal percepatan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2022-2023.

FGD ini dihadiri pula Sekretaris Daerah (Sekda) Safiun Radjulan, Pimpinan OPD dan seluruh Pengelola Keuangan Badan, Dinas dan Bagian di Lingkup Pemda Halsel.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Malut juga menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam rangka penyusunan LKPD Tahun Anggaran 2022-2023.

“Saya tidak bosan-bosan mengingatkan bahwa kita di pemeriksan setiap tahunnya. Maka saya harapkan untuk berhati-hati dalam pengelolaan keuangan,” tukasnya.

Usai mengikuti FGD, Bupati Halsel beserta Kepala Perwakilan BPK Provinsi Malut kemudian meninjau Masjid Raya Halsel. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta masukan dari Kepala Perwakilan BPK terkait Pembangunan Masjid Raya Halsel tersebut.

“Alhamdulillah. Respon beliau positif, beliau juga mendorong untuk bagaimana agar Masjid ini bisa segera difungsikan,” aku Bupati usai melakukan peninjauan dengan Kalan BPK.

Lanjutnya, melalui peninjauan ini kita bisa mendapatkan include/masukan dari Kepala Perwakilan BPK Provinsi Maluku Utara untuk kedepannya bisa segera di fungsikan.

“Alhamdulillah. Kita dapatkan masukan dari beliau, pendekatannya seperti apa, jangan sampai kemudian pekerjaan yang dilaksanakan tumpang tindih dari yang sudah dilakukan sebelumnya, termasuk beliau menyarankan untuk turunkan ahli, pengujian beton dan lakukan pengecekan beberapa item yang sedang berjalan, belum lagi bagian yang terdampak bencana kemarin, satu persatu kita perbaiki untuk difungsikan segera,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemilu 2024, Harita Nickel Buka TPS Khusus Karyawan 

HALSEL, CN – Puncak perayaan pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut), DPR-RI, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) serta Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 disambut meriah dan antusias seluruh masyarakat Indonesia, Kamis (15/2/2024).

Kemeriahan pesta Demokrasi 5 tahunan ini juga turut dirasakan Perusahaan Pertambangan dan Industrialisasi Nikel terintegrasi berkelanjutan, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Berdasarkan data yang didapatkan dari KPUD Halsel, data pemilih terdaftar di TPS Khusus diarea Perusahaan berjumlah 12.841 orang yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 12.185 dan pemilih perempuan sebanyak 656.

Sebagai bentuk peran aktif Perusahaan dalam mendukung pemerintah untuk menyukseskan gelaran Pemilu 2024, Harita Nickel mendukung penuh program KPUD Halsel dalam menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus sebanyak 44 TPS yang tersebar didalam area Perusahaan.

Sejak pukul 07.00 WIT, ribuan karyawan dari berbagai unit kerja mulai berdatangan ke TPS untuk menyalurkan hak pilih mereka.

Samsul Baharudin, seorang karyawan yang ditemui di TPS mengaku senang karena sebagai warga negara dapat difasilitasi Perusahaan untuk menyalurkan hak suaranya di lokasi kerjanya.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan pihak penyelenggara juga sangat bagus, dengan fasilitas TPS yang nyaman serta pengelolaan kegiatan yang berlangsung dengan sangat baik.

“Ada TPS khusus yang disediakan untuk kami, bahkan tahun ini TPS sangat banyak, namun tetap terorganisir dengan aman. Waktu pencoblosan juga sesuai harapan kami, sehingga kami masih bisa kerja di site masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pemilu 2024 di area Perusahaan.

“Terima kasih kepada perusahaan dan pihak penyelenggara yakni KPUD dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan yang telah menyediakan TPS lokasi khusus untuk kami,” ungkap Samsul.

Sejalan dengan itu, anggota KPUD Halsel yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD Halsel, Yaret Colling, S,Pi., mengapresiasi langkah yang dilakukan Harita Nickel dengan menyediakan ruang TPS Khusus di area operasinya.

“TPS khusus ada 44 di Harita Nickel. Itu artinya sosialisasi kena sasaran. Otomatis antusias pemilih juga tinggi. Ini sebuah apresiasi untuk pihak Harita Nickel karena telah ikut menyukseskan hajatan negara melalui Pemilu,” ucapnya saat ditemui wartawan di area TPS Khusus Harita Nickel di Pulau Obi, Rabu (14/2).

Anggota Bawaslu Halsel yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Hans William Kurama, menjelaskan bahwa pada Pemilu Tahun 2024 ini, jumlah TPS lokasi khusus di Harita Nickel mengalami peningkatan dari pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang hanya 8 TPS lokasi Khusus dan pada Tahun ini meningkat menjadi 44 TPS.

“Sehingga kami memberikan apresiasi kepada pihak Perusahaan atas penyelenggaraan Pemilu Tahun ini,” tukasnya.

Baik Bawaslu maupun KPU juga memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah mengizinkan karyawan untuk menjadi bagian dari petugas penyelenggara Pemilu di lokasi TPS. Seluruh karyawan yang bertugas sebagai pengawas TPS maupun KPPS sebelumnya telah mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) dari Lembaga terkait. (Hardin CN)

Bongkar Dugaan Gaji Honorer Guru PAUD Ditahan, Kades Nyonyifi Malah Sindir Warga 

HALSEL, CN – Kepala Desa (Kades) Nyonyifi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyindir warganya melalui via WhatsApp.

Kades Nyonyifi Hasim Hairun, menyindir warganya sendiri diduga atas terbongkarnya pada Jumat (26/2/2024) terkait Kades Nyonyifi diduga kuat menahan gaji Honorer Pengelola Anak Usia Dini (PAUD) selama setengah Tahun lebih.

“Tinggal asal dong kuwat bage yg penting dong kuwat,” tulis Kades Nyonyifi, Hasim Hairun via WhatsApp yang tersebar disejumlah Grub WhatsApp belum lama ini.

Sindiran Kades Nyonyifi tersebut, lantas terkesan menantang warganya sendiri.

Sehingga, sikap pembangkang Kades Nyonyifi tersebut membuat warga meminta agar Kades Nyonyifi Hasim Hairun segera dievaluasi.

“Itu Kades Nyonyifi bilang asal dong saja..Kades ini perlu dievaluasi,” pinta Hayagani menanggapi pesan WhatsApp Kades Nyonyifi. (Hardin CN)

Pemda Halsel Hibahkan Rp 2,3 Miliar untuk Bangunan Masjid Al Kautsar

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), memberikan bantuan hibah sebesar Rp 2,3 miliar untuk pembangunan Masjid Al Kautsar Tomori.

Penyerahan hibah diberikan langsung Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, usai Sholat Jum’at di Masjid Al Kautsar, Jum’at (9/2/2024).

Bupati Halsel Bassam Kasuba menyampaikan, Masjid Al Kautsar Tomori sendiri memang masih dalam tahap pembangunan. Namun dengan adanya bantuan hibah dari Pemda Halsel, diharapkan pembangunan Masjid dapat berlangsung secara lancar dan segera selesai. Dengan demikian, para jema’ah akan merasakan kenyamanan dalam beribadah dan merasakan indahnya Doa di dalam rumah Allah SWT.

Politisi PKS itu mengatakan, pembangunan Masjid juga dapat menjadi bentuk investasi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Semoga dengan berjalannya pembangunan Masjid Al Kautsar Tomori, para Jama’ah dapat merasakan kenyamanan dalam beribadah dan semakin memantapkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” ucapnya.

“Kita selalu berdoa agar Allah SWT memberikan kelancaran dan keberkahan dalam setiap tahap pembangunan Masjid dan memberikan keselamatan dan kesehatan bagi para jama’ah yang beribadah di dalamnya,” tambahnya.

Terpisah, Kadis Perkim Fadli Hi. Nasir, kepada media ini menjelaskan, bantuan hibah dari Pemkab Halsel itu melalui kerjasama dengan leader OPD Perkim serta panitia Masjid.

“Proses pembangunan Masjid Al Kautsar Tomori ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Halsel. Peran Masjid dalam kehidupan masyarakat khususnya muslim sangat penting,” tuturnya.

Karena itu, Pemda Halsel dengan semangat kepedulian Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba memberikan bantuan hibah untuk mendukung pembangunan tempat ibadah Masjid maupun Gereja.

“Semoga dengan adanya bantuan hibah ini pembangunan tempat ibadah dapat diselesaikan dengan cepat dan berkualitas yang menjadi fasilitas yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Hardin CN)

Gelar Bimtek, Ketua Bawaslu Halsel: Koordinasi yang Baik Menjadi Hal Penting Untuk Dilakukan

HALSEL, CN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024. Peserta Bimtek adalah Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) se-Kabupaten Halsel.

Kegiatan tersebut, digelar di dua tempat yakni Aula Penginapan Kie Besi Desa Tomori Kecamatan Bacan dan Aula Buana Lipu Hotel desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan, minggu (4/2/2024) pagi.

Ketua Bawaslu Halsel Rais Kahar, dalam sambutannya menyampaikan, PKD harus berkoordinasi dengan pengawas TPS yang nantinya sudah mulai bekerja pada 14 Februari 2024.

“Untuk itu, koordinasi yang baik menjadi hal penting untuk dilakukan dan para pengawas diharapkan untuk menjaga kesehatan dan tetap bangun komunikasi untuk mengatasi kendala-kendala yang mungkin terjadi nanti,” tutur Rais Kahar.

Rais Kahar juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pengawas untuk menjalankan tugas dengan baik.

“Jika ada ketidakpahaman langsung koordinasi, diharapkan dapat memastikan keberlanjutan dan integritas pelaksanaan tugas pengawasan kita,” ucapnya.

Sementara Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas, Bawaslu Halsel, Hans William Kurama mengatakan, jajaran pengawas Pemilu di tingkat Desa dan TPS menjadi ujung tombak Bawaslu. oleh karena itu, peran aktif jajaran pengawas menjadi hal penting dalam menyukseskan Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Jika ada dugaan pelanggaran Pemilu yang ditemukan segera berkoordinasi dengan Panwascam. Data yang disampaikan haruslah akurat karena pengawas pemilu memiliki peran penting sebagai penjaga kejujuran Pemilu,” jelasnya.

Hans menekankan pentingnya koordinasi di tingkat kecamatan dan sebagai pengawas  diingatkan agar tidak mengambil kebijakan mendadak, terutama jika terjadi kompleksitas di tingkat TPS.

“Jika ada hal-hal yang tidak dipahami, diharapkan para pengawas langsung berkoordinasi untuk memastikan kelancaran tugas pengawasan” terang Hans William.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Halsel, M. Hijra Hi. Kamuning dalam arahannya mengatakan Puncak dari proses pemilu dilihat pada tahapan pemungutan suara, yang dianggap sebagai momen krusial dalam pesta demokrasi.

“Saat ini, kita memasuki tahapan akhir kampanye dan segera akan memasuki puncak dari seluruh tahapan pemilu yang selama ini kita awasi. Kami ingin mengingatkan teman-teman jajaran pengawas bahwa seluruh rakyat Indonesia menitipkan harapan mereka pada proses demokrasi ini,” ungkap anggota Bawaslu Halsel itu.

Ia menghimbau kepada Panwaslu Desa untuk bersikap proaktif dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu.

“Saya berharap kepada teman-teman, jika ada dugaan pelanggaran yang ditemukan di lokasi Desa masing-masing, secepatnya koordinasikan dengan Panwaslu Kecamatan. Dengan begitu, segala bentuk kejadian yang terjadi di Desa dapat teratasi dengan baik,” pungkasnya. (Hardin CN)