Ironis, SD Inpres Orimakurunga Rusak Dibangun Jaman Presiden Soeharto

HALSEL, CN – Sekolah Dasar Inpres Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera selatan (Halsel) rusak parah.

Dari informasi yang dihimpun Media cerminnusantara.co.id bahwa Sekolah yang di bangun dari jaman Pemerintahan Presiden Soeharto hingga saat ini tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Bahkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, lewat Dinas Pendidikan (Dinkes) Halsel berjanji segera membangun, namun sampai saat ini tidak di bangun.

Pada hal Sekolah tersebut sudah di bongkar oleh Kontraktor Adi Hi Adam namun tidak di kerjakan hingga sekarang.

Hingga warga Orimakurunga mendesak Bupati Halsel Bahrain Kasuba untuk mengevaluasi Kadis Pendidikan Halmahera Selatan Nurlela Muhammad yang di ketahui juga istrinya.

Pasalnya, Sekolah yang sudah di janjikan ingin di bangun hingga sampai saat ni enggan di laksanakan. Warga Orimakurunga menduga ini adalah dendam politik Nurlela Muhammad istri kedua Bupati Halsel.

Warga menyampaikan bahwa, saat Bahrain Kasuba mencalonkan diri sebagai Bupati Halmahera Selatan mendapat suara di Desa Orimakurunga sangat signifikan. (Red/CN)

Sisihkan Gaji 13, Keluarga Besar Inspektorat Halsel Berbagi Sembako

HALSEL, CN – Sisihkan Gaji 13, Keluarga Besar Inspektorat Halmahera Selatan (Halsel) Donasikan Paket Sembako pada warga saat menjelang lebaran, Rabu (20/5/2020).

Adapun penyerahan bantuan berupa paket Sembako. paket Sembako tersebut di serahkan kepada warga di ruangan rapat INspektorat.

Selain itu, di sela-sela pembagian Sembako, Kepala Inspektorat Halmahera Selatan Slamet Ak mengucapkan sukur dan terimakasih kepada para pegawai Inspektorat karena telah menyisihkan sedikit uang mereka untuk membantu warga yang membutuhkan.

“Terima kasih teman-teman semua yang telah menyisihkan sedikit dari gaji ke 13 untuk berbagi pada warga yang membutuhkan dan semoga Allah membalas kebaikan kalian semua,” ucapnya. (Red/CN)

Jelang Lebaran, Hj. Salma Samad Anggota DPRD Halsel Fraksi PKS Kembali Salurkan Bantuan

HALSEL, CN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Faraksi Partai Keadilan Sejatrah (PKS) Hj. Salma Samad Kembali menyalurkan Bantuan berupa Masker dan Paket Sembako kepada warga Halsel.

Adapun jumlah bantuan yang disalurkan Hj. Salma Samad sebanyak 6000 Pcs Masker dan 500 Paket Sembako. Bantuan Masker dan paket sembako di berikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Disaat membagikan Bantuan Sembako, Anggota DPRD Fraksi PKS itu juga mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin kepada warga yang menerima bantuan.

“Masker 6000 Pcs dan paket Sembako sebanyak 500 Paket di bagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid,” ucap Salma kepada Wartawan cerminnusantara.co.id Rabu (20/5/2020).

Lanjutnya, sebab saling membantu bagi sesama apalagi kepada yang membutuhkan adalah bagian dari kewajiban bagi sesama.

Selain itu, Salma juga mengungkapkan bahwa pembagian Sembako menjelang lebaran ini merupakan panggilan moril.

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah-tengah pademi ini,” pungkasanya. (Red/CN)

Pemadaman Listrik Tak Beraturan, Warga Desak Copot Kepala PLN Jiko

HALSEL, CN – Warga sejumlah Desa di Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan, mengaku resah dengan suasana musibah Non alam virus Corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia dan lebih khusus masyarakat Kecamatan Mandioli Selatan rasa resah, ini bukan saja karena musibah non alam virus Corona melainkan pemadaman listrik tak beraturan di saat warga memasuki waktu berbuka puasa dan sahur juga dinilai sangat meresahkan masyarakat.

Hal ini di sampaikan salah seorang warga Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halsel yang enggan di publikasikan namanya kepada wartawan, Rabu (20/5/2020) mengaku, mereka sebagai warga mesyarakat di sejumlah Desa di Kecamatan Mandioli Selatan itu merasa sangat resah ulah pihak PLN Jiko.

“Torang (Mereka) warga masyarakat di sejumlah Desa di Kecamatan Mandioli Selatan ini merasa sangat resah dengan ulah pihak PLN Jiko yang melakukan pemadaman listrik tak beraturan di saat warga hendak berbuka puasa dan makan sahur malam, sehingga para warga harus menggunakan lampu alternatif saat makan sahur dan berbuka puasa,” ungkapnya.

Dikatakannya, warga Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halsel sudah resah dengan musibah non alam virus Corona atau Covid-19 yang membuat warga tidak leluasa mencari untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, malah di resahkan dengan pemadaman listrik tak beraturan membuat lampu mereka putus dan mereka harus menyiapkan lampu alternatif lain berupa lilin dan lampu lainnya, sehingga warga merasa sangat di rugikan atas pemadaman listrik tersebut.

Olehnya itu, pihaknya mendesak kepada pihak PLN Rayon Bacan segera mengevaluasi Kepala PLN Ranting Jiko Kecamatan Mandioli Selatan karena yang bersangkutan dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai Kepala PLN Ranting Jiko.

“Kepada pihak PLN Rayon Bacan segera mengevaluasi Kepala PLN Ranting Jiko Kecamatan Mandioli Selatan karena yang bersangkutan dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai Kepala PLN Jiko, sehingga sangat merugikan para pelanggan listrik di Jiko Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan,” pintanya.

Hingga berita ini di Publish, pihak Kepala PLN Jiko belum dapat di konfirmasi atas pemadaman listrik tak beraturan tersebut. (Red/CN)

Pemdes Tagono Salurkan BLT Ke 48 KK

HALSEL, CN – Pemerintah Desa Tagono Kecamatan Makian Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 48 Kepala Keluarga (KK), Rabu, (20/5/2020).

Kepala Desa Tagono Rustam H. Ibrahim mengatakan, penyaluran ini merupakan penyaluran pertama yang mana akan di susul dengan penyaluran ke dua dan ketiga pada akhir Bulan Mei.

“Untuk kedua dan ketiga kita akan salurkan satu kali di akhir bulan Mei karena pembagian BLT terhitung tiga bulan, dari bulan April, Mei dan Juni,” bebernya.

Lanjutnya, dari 48 KK tersebut semuanya mendapatkan jatah yang sama yakni dengan besaran nilai Rp 600.000 hal ini dilakukan untuk membantu meringankan beban wargah di tengah pandemi Corona virus Disease (Covid-19).

Utam, sapaan akrab Rustam H. Ibrahim. lelaki berkulit putih dan humoris itu berharap, dengan adanya bantuan, baik yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun Bansos dapat menutupi kebutuhan ekonomi warga.

“Selaku pemerintah Desa, kami berharap dengan bantuan-bantuan tersebut dapat membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” harapnya.

Selain itu, Utam juga menghimbau di tengah kasus pandemi ini, masyarakat tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

“Dengan menjauhi kerumunan, jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan untuk menghindari virus yang mematikan ini. tandasnya. (Red/CN)

Kadis PMD Halsel Diduga Lindungi Kades Nurjihad

HALSEL, CN – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut) Bustamin Soleman terkesan membela kasus Kepala Desa Nurjihad yang digerbek bersama perempuan di sebuah Penginapan.

Kejadiannya pada Tanggal 10 April lalu, Saat Tim Satgas (Covid-19) Kelurahan Bastiong Talangame yang didampingi anggota Kepolisian melakukan Razia di tempat-tempat penginapan dan melakukan pemeriksaan identitas dan temukan pasangan yang bukan suami istri di sebuah kamar di penginapan Sulawesi.

Ternyata diketahui pasangan yang bukan suami istri tersebut adalah Kepala Desa Nurjihad Bahrudin Hi Malan dengan seorang wanita yang ternyata mantan Bendaharanya sendiri.

Hal yang berbeda kemudian di sampaikan oleh Kadis PMD Bustamin Soleman ketika di konfirmasi media cerminnusantara.co.id

Bustamin Soleman menyampaikan bahwa kejadian penggebrekan Satuan Gugus pada bulan Februari lalu, pihaknya sudah melayangkan panggilan pada Bahrudin untuk ditanyakan perihal kasusnya. Selain itu, ia sudah menghubungi Lurah Bastiong dan tidak di permasalahkan.

Bustami juga mengatakan bahwa dalam kejadian itu, pada saat Razia Kades keluar dari kamar tanpa memakai Baju karena Tim Satgas mengetuk pintu terlalu kuat.

“Kejadian sudah lama dari bulan Februari dan saya sudah panggil Kades menghadap. Selain itu, saya sudah konfirmasi dengan Lurah Bastiong, tidak ada masalah,” Jelas Bustamin, Selasa (19/5/2020).

Bustamin menyampaikan bahwa saat kejadian itu. “Kades kaluar dari kamar tara bake baju karena dorang Razia toki pintu talalu kuat kong dorang kaluar deng sawang,” terangnya.

Selain itu, Bustamin juga menyampaikan Tim Satgas Bastiong yang di dampingi pihak kepolisian melakukan Razia ini baru jam 8 malam, sebab hal ini sudah saya konfirmasi dengan Lurah Banstiong

“Saya so ketemu Lurah Bastiong, dia bilang tra apa-apa dan bukan penginapan Sulawesi seperti yang di beritakan tapi Penginapan Tingkat di Bastiong yang di samping Bank BRI,” pungkasnya. (Red/CN)