Keberangkatan CJH Kab. Halsel Tahun 2020 Ditunda Hingga 2021

HALSEL, CN – Keputusan pembatalan Haji Tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama RI melalui Menteri Agama, Fachrul Razi membuat Calon Jamaah Haji (CJH) di seluruh Indonesia harus bersabar hingga Tahun depan 2021 Termasuk Calon Jamaah Haji Asal Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Halmahera Selatan, Lasengka Ladadu kepada cerminnusantara.co.id  Selasa (2/6/20) mengungkapkan, menyangkut dengan pengumuman dari Menteri Agama bahwa Tahun 2020 ini para Calon Jemaah Haji belum di berangkatkan.

“Jadi jata atau jumlah Jemaah Haji yang bakal di berangkatkan di Tahun depan Tahun 2021 itu jatanya Tahun 2020, maka secara otomatis Calon Jamaah Haji di Tahun 2021 itu di undur lagi untuk di berangkatkan pada Tahun 2022,” ungkapnya.

Pemerintah mengambil keputusan lewat Kementrian Agama dalam hal ini, Kementrian agama RI mengambil sebuah keputusan untuk pemberangkatan Haji Tahun 2020 itu tidak diberangkatkan.

Lasengka mengunkapkan lagi, di Kabupaten Halsel, para CJH yang dijadwalkan berangkat Tahun ini pun harus menunda niatnya.

Untuk saat ini, lanjut Lasengka, belum menyampaikan kepada Calon Jemaah Haji terkait dengan di tundanya keberangkatan Haji mengingat situasi yang seperti ini.

“Tapi saya sudah sampaikan kepada Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Halsel, Mizna Laila Albaar untuk menyampaikan kepada para Jamaah karena tidak mungkin juga kita undang untuk mereka hadiri mengingat kondisi saat ini kan tidak bisa, jadi kemungkinan kami sampaikan lewat online seperti Groub WhatsaAp atau yang lainnya,” tutupnya (Red/CN)

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Laksanakan Screaning Covid-19 di Kao Teluk

HALUT, CN – Satgas Yonarmed 9 Kostrad dalam pelaksanaan tugasnya saat ini sedang memprioritaskan kegiatannya dalam penanganan virus Covid-19. Kegiatan tersebut mempunyai tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi. Sebagai salah satu upaya memutus mata rantai virus Covid-19 Satgas Yonarmed 9 melaksanakan Screaning virus di beberapa wilayah yang menjadi daerah binaan Satgas Yonarmed 9.

Hal tersebut dijelaskan secara rinci oleh Komandan Satgas, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. dalam rilis resmi yang dikeluarkan di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (2/6/2020)

Dansatgas menjelaskan bahwa 5 orang personel Pos 5 Tetewang SSK II yang melaksanakan Screaning Covid-19 di Desa Tetewang Kecamatan Kao Teluk, Kab. Halmahera Utara.

Dalam kegiatan tersebut personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad bekerja sama dengan Babinsa Tetewang, Bhabinkamtibmas Tetewang, Puskesmas Tetewang, serta masyarakat yang menjadi relawan.

Camat Kao Teluk, Bpk. Arisman mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif personel Satgas Yonarmed 9. Beliau berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlangsung sampai dengan wabah pandemi Covid-19 selesai.

Komandan Kolakops Brigjen TNI Dr. C A Sopamena,S.I.P,.M.Si. mengatakan bahwa “Penanganan Covid 19 di wilayah Maluku Utara saat ini menjadi fokus kegiatan Satgas Yonarmed 9. Dengan kehadiran kami diharapkan dapat membantu kelancaran program pemerintah dalam penanganan Covid 19 khususnya di wilayah Maluku Utara,” ujar Komandan Kolakops. (Red/CN)

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Bantu Bagikan Dana BLT Kepada Masyarakat Desa Langganu

KEPSUL, CN – Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah kepada masyarakat sebagai salah satu respon pemerintah dalam menanggapi kondisi pandemi ini disalurkan kepada masyarakat. Satgas Yonarmed 9 Kostrad membantu membagikan dana BLT ini kepada masyarakat di Desa Langganu, Kecamatan Lede, Kabupaten Kepulauan Taliabu.

Hal ini dijelaskan oleh Komandan Satgas, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. dalam rilis resminya yang dikeluarkan di Tobelo, Kab. Halmahera Utara (2/6/2020).

Dalam rilis tersebut beliau menjelaskan bahwa personel Pos 8 Lede SSK IV membantu pemerintah Desa Langganu membagikan dana BLT kepada masyarakat yang berhak menerima. Dalam kegiatan ini turut hadir pula Babinsa dan Bhabinkamtibmas Langganu.

Camat Lede, Ibu Hj Aliyati mengucapkan terima kasih atas bantuan dari personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad yang sudah membantu melancarkan kegiatan ini. Beliau merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas Yonarmed 9 yang berada di wilayahnya.

Komandan Kolakops Brigjen TNI Dr. C A Sopamena,S.I.P,.M.Si. mengatakan bahwa “Satgas Yonarmed 9 Kostrad berupaya membantu seluruh kegiatan pemerintah daerah yang berada di wilayah Maluku Utara. Kami berupaya sebaik mungkin untuk dapat memberikan dampak yang positif di wilayah Maluku Utara,” terang Komandan Kolakops. (Red/CN)

Tak Terima Perilaku Satpol PP Bubarkan Pedagang, Warga Ricuh Dengan Petugas

HALSEL, CN – Sekelompok Satpol PP di Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut) membubarkan tempat jualan pedagang kaki lima yang berjualan di emperan jalan.

Insiden tersebut terjadi di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Senin (1/6/2020) pagi.

Alasan pemindahan masyarakat yang berjualan di samping jalan itu dengan dalih pembersihan atau penertiban.

Hal itu disampaikan salah seorang Mahasiswa Babang, Risman Lutfi, kepada awak media cerminnusantara.co.id, bahwa ketika masyarakat mempertanyakan ini perintah dari siapa? Satpol PP menjawab tindakan tersebut adalah perintah dari Bupati Halsel Bahrain Kasuba.

“Saat masyarakat bertanya kembali soal surat, sebagai tanda bukti bahwa pemindahan ini adalah kebijakan Bupati, yang ditunjukkan sekelompok Satpol PP itu di tunjukan adalah Surat Edaran dari Camat, bukan Bupati,” jelas Risman.

Dirinya mengatakan bahwa di pasar itu tempatnya tidak strategis, sehingga masyarakat lebih memilih untuk berjualan didepan rumah mereka, tapi malah mendapat hadangan dari Satpol PP.

“Ini lokasi mereka, depan rumah mereka itu hak mereka,” katanya.

Bahkan, kata dia, ada masyarakat yang pernah mengeluarkan modal hingga 17 Juta untuk berjualan di pasar, tapi malah kerugian yang didapat, bukan keuntungan.

“Maka apa yang dilakukan masyarakat seperti berjualan di depan rumah mereka adalah bentuk solusi untuk mengembalikan modal mereka dan menghasilkan keuntungan,” imbuh Risman. (Ridal CN)

Peringati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2020, Satgas Yonarmed 9 Kostrad Terima Penyerahan Beberapa Senjata Dari Warga

Malut, CN – Hari ini tgl 1 Juni 2020 peringatan Hari Lahirnya Pancasila ke 75. Satgas Yonarmed 9 Kostrad melaksanakan perintah yaitu menyaksikan live Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Suasana Pidato Kenegaraan kali ini berbeda dari biasanya karena Indonesia saat ini sedang berada di tengah wabah dan bencana non alam. Dalam kondisi seperti ini Satgas Yonarmed 9 tetap melaksanakan operasinya di wilayah Maluku Utara. Kegiatan Pembinaan Teritorial terus berlangsung tanpa mengenal hambatan apapun.

Kerja keras itupun tak sia-sia. Satgas Yonarmed 9 berhasil memperoleh senjata api takitan yang diserahkan oleh masyarakat melalui pos-pos jajaran Satgas Yonarmed 9.

Hal ini dijelaskan oleh Komandan Satgas Yonarmed 9 Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi dalam rilis resminya yang dikeluarkan di Tobelo, Kab. Halmahera Utara (1/6/2020).

Dalam rilis tersebut dijelaskan bahwa Satgas Yonarmed 9 telah berhasil mendapatkan 5 pucuk senjata api rakitan berkaliber 5,56 mm dan 7,62 mm. Senjata tersebut diterima dari 5 warga desa yang berada di sekitar Pos 1 Dama, Desa Dama, Kec. Loloda Kepulauan, Halmahera Utara, Pos Kalan Toboko Kelurahan Toboko, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate, Pos 2 Soatobaru SSK I, Desa Soatobaru Kec. Galela Barat Kab. Halmahera Utara, Pos 6 Sangowo SSK I, Kec. Morotai Timur, Pulau Morotai dan Pos Koki SSK IV Dofa, Desa Dofa, Kec. Mangoli Barat, Kab. Kepulauan Sula. Selanjutnya senjata api ini akan diserahkan ke Pos Kotis Satgas Yonarmed 9 Kostrad yang berada di Tobelo.

Dari keterangan yang diberikan pihak yang menyerahkan senjata ini disimpan dengan tujuan untuk menjaga keluarga mereka apabila kerusuhan seperti pada tahun 1999 s.d 2001 kembali terjadi. Senjata ini berhasil diperoleh Satgas Yonarmed 9 Kostrad merupakan hasil dari pendekatan personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad dengan masyarakat setempat.

Perolehan senjata ini merupakan bukti bahwa masyarakat wilayah Maluku Utara masih mencintai NKRI sekaligus bukti bahwa Satgas Yonarmed 9 Kostrad melaksanakan dengan tugas dengan sangat baik.

Komandan Kolakops Brigjen TNI Dr. C A Sopamena.S.I.P,.M.Si. mengatakan bahwa. “Dengan kehadiran Satgas Yonarmed 9 diharapkan dapat mengurangi jumlah penyebaran senjata api ilegal yang berada di masyarakat. Berkurangnya penyebaran senjata api meningkatkan keamanan yang berada di wilayah Maluku Utara”. harapnya. (Red/CN)

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Bagikan Buku dan Alat Tulis Kepada Pelajar di Desa Wayabula

MOROTAI, CN – Pemerintah memberikan instruksi untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar selama wabah pandemi Covid-19 ini. Satgas Yonarmed 9 berinisiatif untuk memberikan bantuan kepada para pelajar yang berada di Desa Wayabula, Kec. Morotai Selatan, Kab. Kepulauan Morotai.

Hal ini dijelaskan oleh Komandan Satgas Yonarmed 9 Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi dalam rilis resminya yang dikeluarkan di Tobelo, Kab. Halmahera Utara (1/6/2020).

Dansatgas menjelaskan bahwa personel Pos 4 Wayabula SSK I membagikan buku dan alat tulis secara gratis kepada pelajar yang berada di Desa Wayabula, Kec. Morotai Selatan, Kab. Kepulauan Morotai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar para siswa dimasa pandemi ini. Masyarakat sekitar menyambut dengan antusias kegiatan ini.

Kepala Desa Wayabula, Bpk. Ramli mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas Yonarmed 9 kepada masyarakatnya. Beliau merasa senang dengan kehadiran personel Satgas Yonarmed 9 di wilayahnya.

Komandan Kolakops Brigjen TNI Dr. C A Sopamena,S.I.P,.M.Si. mengatakan bahwa. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat yang berada di sekitar pos ,karena di ketahui bersama bahwa pandemi ini berdampak ke berbagai bidang kehidupan masyakarat termasuk bidang Pendidikan,” terang Komandan Kolakops. (Red/CN)