Bupati Halsel Lepas Atlet Bulutangkis

HALSEL, CN – Plt. Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, resmi melepas Satu atlet Bulutangkis di turnamen Wyse Active Internasional Age Group 2023 Singapore, Rabu (15/11) malam.

Pelepasan berlangsung di kediaman Plt Bupati Halsel di Desa Papaloang Kecamatan Bacan Selatan.

Kevin Emanuel, siswa SMP Negeri 6 Halsel ini diberangkatkan Pemda untuk mengikuti turnamen Bulutangkis tingkat internasional kategori Boys Single umur 15 Tahun di Negara Singapura.

Didampingi pelatih Takdir Arif, Kevin siap berlaga mewakili Negera Indonesia di tingkat internasional.

Plt Bupati Halsel, Bassam Kasuba pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Kevin.

Menurutnya, mengikuti turnamen tingkat internasional ini prestasi yang sangat luar biasa karena bagaimana pun, hal ini jarang terjadi, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“Olehnya itu, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan men-support segala hal yang dibutuhkan. Sehingga atlet ini, bisa berangkat ke Singapura untuk mengikuti kompetisi. Apapun hasil yang didapatkan di sana, semoga menjadi motivasi bagi atlet,” ucapnya.

“Sekali lagi, ini menjadi pengalaman yang luar biasa yang didapatkan Kevin, belum tentu didapatkan anak lain yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan. Jadi manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga ini bisa menjadi bagian dari adik Kevin untuk menggapai cita-cita ke depan khususnya di bidang olahraga,” sambung Politikus PKS itu.

Pemda Halsel, kata Bassam Kasuba, mendukung semaksimal mungkin agar ke depan ada lagi atlet-atlet PBSI yang bisa berkiprah sebagaimana Kevin saat ini.

“Harapan kita pemerintah daerah ini tidak mematahkan semangat adik-adik lainnya,” harapnya.

Bassam Kasuba juga mengharapkan bakat generasi muda yang ada di Halsel  bisa ikut terlibat dalam ajang event internasional seperti ini yang sifatnya positif.

Ia lantas mendoakan agar perjalanan Kevin mengikuti turnamen bulutangkis tingkat internasional ini sampai dengan selamat pada tempat tujuan.

Hadir pada pelepasan atlet tersebut, Ketua Umum PBSI Halsel, Sagaf Hi Taha dan Ketua Bidang Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga, Suhdan Kasuba. (Hardin CN)

Kaca Jendela SDN 192 Halsel Dirusak Pemuda Desa Bori, Kepsek: Sudah Saya Laporkan ke Polsek Bacan Timur

HALSEL, CN – Sekolah Dasar Negeri 192 Kabupaten Halmahera Selatan (SDN 192 Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) di Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur dirusak oleh sekelompok oknum pemuda Desa Bori.

Akibatnya, beberapa Kaca Jendela di ruangan belajar siswa pecah dan serpihan Kaca tersebut berantakan dilantai hingga menganggu proses belajar mengajar di Sekolah tersebut.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, salah seorang warga setempat menyebutkan, kejadian pengrusakan kaca sekolah ini terjadi pada Kamis (16/11/2023) sekitar pukul 03:00 WIT malam.

“Pengrusakan terjadi sekitar jam 3 malam, saat anak-anak pemuda Bori pulang. Beberapa pemuda bori ini datang ke Desa Nyoynifi menghadiri acara pesta pernikahan, namun karna membuat keributan para pemuda Desa Bori itu disuruh pulang dan saat beranjak pulang langsung melakukan aksi pengrusakan kaca sekolah itu,” ungkap warga Desa Nyoynifi yang identitasnya tidak disebutkan.

Kejadian pengrusakan Aset Negara ini dibenarkan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 192 Halsel, Tjitjiati Luhu. Menurutnya, sebanyak 6 buah Kaca Jendela telah dirusak beberapa oknum Pemuda Desa Bori.

“Ada 6 Buah Kaca Jendela diruang belajar rusak total. Kejadian ini sudah saya laporkan ke Polsek Bacan Timur dan pihak Polsek bilang nanti telepon Kades Bori terlebih dahulu agar buat penyelesaian,” ku Kepsek SDN 192 Halsel.

Terpisah, Kanit Binmas Polsek Bacan Timur, Aipda Tri Astuti saat dikonfirmasi menegaskan akan melakukan pemanggilan terhadap beberapa Pemuda yang diduga telah melakukan pengrusakan Sekolah.

“Pasti ada panggilan untuk masyarakatnya. Jadi tunggu saja prosesnya,” cetus Tri Astuti mengakhiri. (Shain CN)

Penurunan Stunting, Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Gelar Lokakarya dan Pelatihan

HALSEL, CN – Tim Penurunan Stunting Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), gandeng PT. Harita Nickel Group melakukan kerjasama dalam rangka mencegah Penurunan Stunting di Kecamatan Obi Selatan Desa Wayaloar, Selasa (14/11/2023).

Kegiatan yang bertema
Lokakarya dan Pelatihan Menuju “Obi Zero Stunting” adalah
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel dalam hal ini Gabungan Tim penurunan Stunting bersama Harita Nickel.

Dalam Sambutan Ketua TPPS yang diwakilkan Sekretaris Tim TPPS yang juga selaku Kadis DP3KB Halsel, Vita Sangadji bahwa Satu dari Tiga balita Indonesia yang mengalami Stunting adalah masalah serius dan harus benar-benar fokus atas Persoalan ini karena menyangkut dengan persoalan generasi Bangsa Indonesia, maka wajib mendukung penuh untuk mendorong generasi penerus bangsa dan visi Indonesia Emas di 2045 dalam Percepatan Penurunan Stunting.

“Halsel mencapai 30,1 persen permasalahan Stunting di Halsel dan pada Bulan Desember 2023, Pemkab Halsel Target 14 persen dari percepatan penurunan Stunting. Sehingga Obi Selatan menjadi role model terhadap Kecamatan lainnya untuk Zero Stunting. Oleh karena itu, menjadi perhatian dan kerja sama antara lintas Sektor dalam percepatan penurunan Stunting di 2024 dan semoga Obi Selatan bebas dari stunting dan mampu mencapai Zero Stunting,” jelas Vita Sangaji.

Terpisah, Superintendent Comdev Harita Nickel Group, Suryo Aji saat diwawancara awak media menyampaikan bahwa mendukung seluruh Program-program Pemerintah Pusat maupun Daerah dan Kecamatan.

“Kami mendukung seluruh Program Pemerintah Pusat maupun Daerah. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama agar Stunting khususnya di Desa Wayaloar bisa turun di angka 0 persen dan menjadi percontohan Obi sebagai Zero Stunting,” ujarnya.

Diketahui, Kecamatan Obi Selatan dengan angka Stunting di Desa Wayaloar termasuk pada peringkat ke 4 dari 30 Kecamatan. Kegiatan tersebut digelar selama Tiga hari ke depan yang diikuti 8 Desa se-kecamatan Obi Selatan yaitu Desa Wayaloar, Desa Bobo, Desa Fluk, Desa Gambaru, Desa Oci, Desa Mano Desa Soligi dan Desa Loleo dengan jumlah peserta 54 orang. (Hardin CN)

Gadis Berhijab 17 Tahun Asal Desa Tembal Dilaporkan Hilang

HALSEL, CN – Kalista Adnan, seorang gadis berusia 17 Tahun asal Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), dilaporkan hilang sejak Minggu (12/11/2023) sekitar pukul 19.30 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Hingga Selasa (14/11) pukul 14.00 WIT, pihak keluarga melaporkan hilangnya Kalista Adnan ke Polres Halsel dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STPL/1419/XI/2023/SPKT.

Foto siswi yang duduk di bangku Kelas 3 SMA di salah satu Sekolah Yayasan di Kecamatan Bacan itu pun berseliweran di Media Sosial (Medsos).

Bahkan Ibu Kandung dan sejumlah orang dekatnya meminta bantuan warganet untuk melacak keberadaan Kalista Adnan. Sebab, belum diketahui apakah hilangnya cewek berhijab itu karena kabur atau ada indikasi lain.

Sumardia Malik, Ibu Kandung Gadis hilang tersebut bilang, kronologisnya, Kalista Adnan hilang saat ia sendirian di Kamar Kosan yang mereka tempati.

“Hari Minggu sore itu, saya mau keluar beli Kelapa di Desa Tomori untuk persiapan mau buat jualan Nasi Kuning. Jadi saya bilang ke dia jangan keluar Kosan. Namun setelah saya  balik ke Kosan, anak saya sudah tidak ada lagi di Kamar Kosan kami,” terang Sumardi Malik kepada wartawan cerminnusantara.co.id melalui via telepon seluler, Selasa (14/11).

Ibu 3 anak itu mengatakan, hilang Putrinya itu,  belum diketahui apakah sengaja kabur atau ada indikasi penculikan.

“Saya berharap dengan adanya laporan ke Polres Halsel ini, pihak kepolisian membantu saya untuk dapat menemukan anak saya,” harapnya. (Hardin CN)

Jemput Kedatangan Danrem 152/Babullah, Plt Bupati Halsel: Selamat Datang

HALSEL, CN – Plt. Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Hasan Kasuba, menjemput kedatangan Danrem 152/Babullah Brigjen TNI Elkines Vilando Dewangga K, S.A.P., Selasa, 11 November 2023, di Bandar Oesman Sadik.

Danrem 152/Babullah bersama rombongan tiba di Bengkalis pukul 17.08 wit. dengan mengunakan pesawat komersil, pesawat wing eir nomor penerbangan ATR72-600.

Tiba di Bandara Oesman Sadik, Danrem dan rombongan langsung menuju ke Hotel Skay.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Halsel mengucapkan selamat datang kepada Danrem 152/Babullah Brigjen TNI Elkines Vilando Dewangga K, S.A.P., beserta rombongan di Negeri Junjungan. Semoga rangkaian yang akan dilaksanakan nantinya berjalan dengan lancar dan sukses tanpa hambatan.

“Selamat datang di Kabupaten Halmahera Selatan, semoga kedatangan Bapak bersama rombongan disini membawa keberkahan bagi kami. Terutama sinergi dan kolaborasi Pemerintah Daerah bersama Kodim 1509/Labuha, juga senantiasa terjalin dengan baik,” ucapnya.

Ikut menyambut Kunkernya Danrem 152/Babullah, yakni Plt. Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, Komandan Kodim 1509/Labuha Letkol Kav Romy Parnigotan Sitompul, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel, Safiun Rajulan, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan, Asriadi. A Said dan Perwira-Perwira Kodim 1509/Labuha. (Hardin CN)

Plt Bupati Halsel jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan Tahun 2023

HALSEL, CN – Plt. Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba menjadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan 10 November Tahun 2023.

Perayaan Hari Pahlawan 2023 mengusung tema: “Semangat Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”, dilaksanakan di Lapangan Asombang, Jum’at (10/11/2023).

Plt. Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan amanat sambutan Menteri Sosial RI, mengajak seluruh para undangan dan peserta upacara untuk mengenang jasa para pahlawan dan juga Bupati Halsel, Usman Sidik yang telah mendahului.

“Sebelum saya bacakan amanat sambutan pada upacara ini, saya mengajak kita sekalian untuk dapat mengenang jasa para pahlawan dan utamanya juga mengenang Almarhum Bupati Halsel, Usman Sidik, semoga amal ibadah dapat diterima di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, yang dibacakan Plt. Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan ke-78 ini mengusung tema semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan, Tema tersebut diangkat melalui proses perenungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata.

“Mengingat Kita merupakan pasar yang besar bagi dunia dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah dan kandungan bumi yang menyimpan berbagai jenis mineral di dalamnya,” katanya.

Hasan Ali Bassam Kasuba bilang, tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus adalah untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia, sehingga dapat memberikan dampak yang baik bagi kejayaan Bangsa dan Negara. Ancaman dan tantangan akan ditaklukkan dengan berbekal semangat yang sama sebagaimana yang dicontohkan para pejuang pada 10 November 1945. Tidak mudah memang, tapi pasti bisa. Karena Pahlawan Bangsa telah mengajarkan bagaimana nilai-nilai perjuangan yang ditanamkan memiliki pengaruh yang begitu besar bagi kesuksesan dan keberhasilan sebuah perjuangan.

“Nilai yang jika Kita ikuti niscaya akan membawa jejak kemenangan. Para Pahlawan selalu diingat karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, serta mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara di atas kepentingan kelompok dan diri sendiri,” tuturnya.

Plt Bupati Halsel itu menjelaskan bahwa para pahlawan telah mengajarkan kita bukanlah sebuah bangsa pecundang. Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan, pasti akan Kita hadapi dengan tangan mengepal dan dada menggelora. Dengan hanya berbekal bambu runcing, para Pahlawan dalam Pertempuran 10 November berhasil menghadapi musuh yang merupakan Pemenang perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya.

“Rakyat bergandeng tangan dengan para Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama, berikut pengikutnya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara, semuanya melebur menjadi satu,” jelasnya.

Ia mengaku bersyukur bahwa pada saat ini, semangat untuk memberantas kebodohan dan memerangi kemiskinan dapat dilihat dan dirasakan denyutnya di seluruh pelosok Negeri. Semangat yang berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945. Semangat yang membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan. Menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan masa depan yang lebih baik.

“Bersama Kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang semakin maju dan sejahtera. Selamat Hari Pahlawan tahun 2023. Marilah kita panjatkan doa bagi para Pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” tutupnya.

Diketahui, turut hadir pada Upacara Hari Pahlawan, jajaran Pejabat Forkopimda, Sekda Halsel, Pimpinan OPD,Ketua GOW Halsel, Seluruh ASN, dan siswa-siswi dari tingkat SD, SMP dan SMA. (Hardin CN)