PDIP Halsel Kecam Teror Bom di Katedral Makassar dan Minta Polisi usut Hingga Akarnya

HALSEL, CN – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) dikecam banyak pihak, tak terkecuali Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Halsel, Bunyamin Hi. Daud mengatakan bahwa hal ini merupakan bentuk sikap intoleran atas keberagaman umat beragama.

“Kami mengecam keras aksi teror para pelaku intoleran terhadap bangsa ini,” tegasnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan cerminnusantara.co.id.

Oleh karena itu, Bunyamin meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.

“Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan PP Nomor 1 Tahun 2002 tentang tindak pidana terorisme dalam Pasal 6 yang berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja menggunakan Kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek Vital yang Strategis, lingkungan hidup atau Fasilitas Publik atau fasilitas internasional dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (Lima) Tahun dan paling lama 20 (Dua Puluh) Tahun, pidana penjara seumur hidup atau pidana mati,” tegas Bunyamin. (Red/CN)

PKB Halsel Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

HALSEL, CN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengecam keras tindakan pelaku peledakan di depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 10.28 WITA.

“DPC PKB Halsel mengutuk keras tindakan tidak manusiawi, tidak agamais dan tidak terpuji terhadap tindakan bunuh diri di sekitar Gereja Katedral Makassar yang nenelan korban manusia serta bangunan Rumah Ibadah,” tegas Ketua DPC, Muslim Hi. Rakib saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, di Sekretariat PKB Halsel, Minggu (28/3/2021).

Menurut Muslim, ia menilai bahwa hal tersebut merupakan perbuatan tercela dan tidak dibenarkan dalam agama manapun.

“Peristiwa tersebut adalah bentuk tindakan Intoleran dan dapat mengancam sendi-sendi persatuan Bangsa,” jelas Muslim.

Sementara itu, Sekretaris PKB Halsel, M. Yunus Najar menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak terpancing dengan aksi Bom bunuh diri tersebut.

“Kami mengimbau kepada segenap Rakyat Indonesia pada khususnya di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara agar tidak terpancing. Kita serahkan proses pengusutan sepenuhnya kepada aparat keamanan,” kata dia.

“Tetaplah hidup toleran dan saling mengasihi sesama anak Bangsa serta saling menghargai keyakinan yang di anut masing-masing tiap-tiap warna Negara dengan tetap bersandar pada Al-Quran: Lakum Dinukum Waliyadin,” tutup Yunus. (Red/CN)

Rayakan HUT ke-88, Ketua AMGPM: Semestinya Perayaan Ini Lebih Meriah

HALSEL, CN – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Hiel rayakan Hari Lahir ke-88 yang di hadiri Tiga Ranting di Dermaga Desa Wooi Kecamatan Obi Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara, Rabu, (27/3/2021).

Ketua AMGPM Cabang Hiel, Adiktor Pureng dalam sambutannya menjelaskan, semestinya perayaan HUT ini harus lebih meriah lantaran kader AMGPM sangat banyak di jemaat Wooi.

“Karena ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mewartakan kebenaran sukacita,” jelasnya.

Sementara di lokasi yang sama, Ketua Ranting Ebenhaezer, Toni Sayamani kepada awak media mengaku bahwa sebagai kader AMGPM, ia merasa bangga dengan angkatan muda karena banyak hal yang didapatkan dalam organisasi.

Disamping itu, menurutnya, AMGPM merupakan organisasi yang unik. Hal ini karena dalam AMGPM itu semua kadernya bukan saja dari kalangan berpendidikan ( Kaum intelek) melainkan ada yang tanpa berpendidikan untuk bersama membangun komitmen melayani.

“Harapan saya Kedepan sebagai kader AMGPM mari sama-sama tetap menyalahkan Obor AMGPM dengan mempertahankan loyalitas dan dedikasi kita serta membangun rasa cinta kita bersama. Sehingga walau pun angin badai dan ombak, tapi kita tetap bersama mengabdi dan melayani Tuhan,” harap Toni. (Red/CN)

Dandim Pantau Vaksinasi Tahap II untuk Personil Kodim 1509/Labuha di Puskesmas Gandasuli

HALSEL, CN – Pelaksanakan penyuntikan Vaksin Tahap II bagi puluhan Personil Kodim 1509/Labuha selesai pada Jumat siang, melanjutkan penyuntikan Vaksin Covid 19 tahap pertama 14 Hari yang lalu. Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas Gandasuli, Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara.

Dandim 1509/Labuha pantau langsung pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, kegiatan Vaksinasi yang dipimpin Dokter Hendra Saputra dalam pelaksanaan penyuntikan Vaksin untuk Personil Kodim 1509/Labuha.

Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han di lokasi mengatakan, setelah vaksinasi tahap pertama, kini jajaran Kodim 1509 yang membawahi 5 Koramil menerima vaksin tahap kedua.

“Dengan sudah dilaksanakannya vaksin kedua ini, diharapkan anggota Kodim mendapat pertahanan diri dari ancaman virus corona. Sehingga optimal dalam menjalankan tugas mengayomi dan membimbing warga binaan,” tutur Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han.

Kepada anggota yang belum mendapatkan vaksin, terutama yang memiliki penyakit bawaan, Dandim berharap agar anggota mempu menjaga imunitas dimasa pandemic Covid-19.

“Tetap jaga kesehatan, Jaga dan optimalkan imunitas tubuh, karena pandemic Covid-19 belum berakhir,” harap Dandim 1509/Labuha.

Di lokasi yang sama Koordinator Tim vaksinasi Puskesmas Gandasuli, Murni Lamanira Amd Kep menyampaikan kepada Personil 1509/Labuha, vaksinasi pada tahap kedua ini, sudah ada kekebalan atau imunitas yang sudah terbentuk di dalam tubuh untuk menangkis atau menangkal virus Corona.

“Vaksin ini juga merupakan Kekebalan komunitas yang bisa melindungi yang lain akan tetapi tetap menerapkan 3M dan bagi pelaku Perjalanan masih tetap di cek melalui anti Gen maupun Test PCR,” pungkasnya. (Red/CN)

Dalam Rangka Niatan Untuk Kesehatan Dan Kesejahteraan Prajurit Kodim 1509 Labuha, Danramil 1502 Obi Melakukan Jumat Berkah

HALSEL, CN – Dalam rangka niatan untuk kesehatan dan kesejahteraan prajurit Kodim 1509 Labuha, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), 26/03/2021. Pukul.08.00.Wit Danramil 1502 Obi melakukan Jumat berkah dengan membagikan Sembako.

Kegiatan pembagian sembako ini dipimpin lansung Koramil 1502 Obi  Kapten Infanteri Nursalim beserta Ibu-Ibu Persit, pembagian Sembako berupa nasi kotak kepada warga masyarakat miskin dan janda-janda yang berada di desa-desa Kec. Obi.

Turut serta dalam pelaksanaan kegiatan ini Ibu-Ibu Persit dan Pers Koramil 02/Obi. Pembagian ini di lakukan dibeberapa desa antara lain Desa Laiwui, Buton, Jikotamo, Akegula dan Desa Baru, jumlah seluruh penerima Sembako 48 Orang.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id sertu Udin melalui sambungan telpon menyampaikan “dalam rangka kesejahteraan dan Kesehatan anggota Koramil 1502 obi dan atas perintah lansung DANDIM LABUHA, maka Koramil 1502 beserta ibu-ibu Persit melaksanakan pembagian sembako kepada masyarakat miskin atau tidak mampu di lima Desa Kec. Obi”

Koramil 1502 Obi, Kap. Inf. Nursaid, selaku penanggungjawab kegiatan ini. berpesan “semoga sumbangan ini dapat membantu warga masyarakat miskin atau kurang mampu dan janda-janda penerima manfaat semoga di Jumat yang berkah dan niat yang tulus kita tetap di berikan kesehatan dan kesejahteraan agar kita selalu siap menjaga NKRI pesan Koramil” Tutur Udin.

Kegiatan jumat berkah ini dapat berjalan aman dan lancar Sampai dengan selasai pukul. 09.50.WIT. (Red/CN)

Mobil Pribadi yang Bakal Digunakan Bupati Halsel Terpilih untuk Kendaraan Dinas Senilai Rp 849,5 Juta

HALSEL, CN – Bupati terpilih Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Hi. Usman Sidik tak suka bermewah-mewah dengan fasilitas. Menolak mobil Dinas baru. Usman akan menggunakan mobil pribadinya sebagai kendaraan Dinas yang saat ini pada Rabu (24/3/2021), Mobil tersebut dikirim ke Kota Ternate menuju Halsel.

Informasi yang dihimpun cerminnusantara.co.id bahwa sebelumnya, Kabag Umum Perlengkapan Keuangan Setda Halsel, Saimah Kasuba belum lama ini menyampaikan, pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Halsel terpilih, Usman Sidik dan Bassam Kasuba dengan anggaran senilai Rp 1.3 Millyar.

Namun, saat itu Bupati terpilih Usman Sidik menolak, dia memilih tetap memakai mobil Pribadinya yakni Toyota Camry Hybrid 2021. Mobil berpelat B 11 USM tersebut 5 Seater Sedan yang tersedia dengan harga senilai Rp 849,5 juta di Indonesia.

Kenapa Usman Sidik memilih tetap menggunakan mobil Pribadinya? Bagi Usman, yang terpenting kendaraannya masih bagus dan bisa dipakai.

Selain itu menurut Usman, anggaran senilai Rp 1.3 milyar tersebut bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Saya menggunakan mobil pribadi selama menjabat Bupati. Jadi anggaran itu digunakan untuk kepentingan masyarakat Halmahera Selatan,” ujar Bupati Halsel terpilih, Usman Sidik saat dikonfirmasi cerminnusantara.co.id.

Untuk itu, pengadaan mobil merk Toyota Cemry tipe V dan tipe E, untuk Bupati terpilih Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba yang akan menelan anggaran senilai Rp 1.3 milyar itu. Usman menegaskan, anggaran tersebut untuk kepentingan masyarakat Halsel. Apalagi saat ini semua Daerah kesulitan anggaran ditengah wabah Covid-19.

“Jika bisa memanfaatkan segala sesuatu dengan maksimal. Kenapa mesti membeli yang baru. Karena mobil pribadi yang saya gunakan saat ini masih bagus dan layak untuk digunakan. Pada intinya tidak ada maksud lain,” pungkasnya. (Red/CN)