Adakan Zikir “Rattib Seribee” Dalam Peresmian Jembatan Dan Pasar Mingguan Dah

Subulussalam – Rundeng, CN – Walikota Subulussalam Affan Alfian Bintang SE, dan Wakil Walikota Drs.Salmaza, MAP hari ini Kamis 12 Maret 2020 Meresmikan Jembatan dan Pajak Mingguan di Desa Dah.

Pajak Mingguan yang sudah diresmikan akan terlaksana setiap hari Kamis, masyarakat Dasa Dah sangat bersyukur dan sangat berterimakasih kepada Pemerintahan Kota Subulussalam karena telah mengaktifkan kembali Pajak yang dulunya sudah pernah ada,tepatnya pada tahun 2002 Pajak mingguan yang dibuka pada hari senin itu telah Bubar/fakum akibat Konflik Kamis, (12/03/2020).

Dalam pidatonya Walikota Subulussalam menyampaikan rasa Terimakasihnya kepada Bapak Merah Sakti selaku mantan Walikota Subulussalam yang telah memperjuangkan dibangunnya Jembatan dan Pajak Mingguan Di Desa Dah atas kerja keras Bapak Merah Sakti. 

“Saya sangat Berterimakasih kepada Bapak Merah Sakti yang selama kepemimpinannya Kota Subulussalam banyak kemajuan,” ucapnya 

Tanpa memasang Spanduk pun kami selalu mengingat jasa beliau jadi janganlah kami ditakut-takuti kami dengan memasang Spanduk atau apa segala macam dan kami tidak pernah bilang Jembatan Dah ini adalah hasil perjuangan kami, marilah kita sama-sama menghargai baik Kepemimpinan Lama maupun Kepemimpinan Baru kami ini, ungap Wakil Walikota Drs Salmaza MAP,

Sebelum peresmian jembatan, diawali rateb seribee atau zikir sebanyak-banyaknya yang dipimpin Ustaz Zulfarsi.

Kegiatan ini diikuti sejumlah unsur forkopimda, pejabat dan ratusan masyarakat.

Tampak pula beberapa anggota DPRK Subulussalam, seperti Karlinus dan Bahagia Maha. Humas dan Protokol Setdako Subulussalam. (Mh CN)

Iswan Hasjim Resmi Buka Acara Seminar Nasional Keperawatan

HALSEL, CN -Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar Seminar Nasional Keperawatan. Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Iswan Hasjim, ST., MT. Bertempat di Aula Hotel Buana Lippu Rabu, (11/3/2020).

Seminar yang bertajuk “Aspek Legal Praktek Keperawatan, Registrasi PKB, STR dan Keanggotaan Online” ini juga di rangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah dan pengambilan Sumpah Profesi Keperawatan.

Wabup Iswan Hasjim dalam sambutannya menyampaikan kepada para perawat agar mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan. Serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan perawat dalam menjalankan profesinya dimanapun wilayah kerjanya.

“Mari bersama-sama berupaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat serta meningkatkan peran sosial perawat di tengah masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Wabup.

Untuk itu, Wabup berharap kepada seluruh peserta seminar agar mengikuti penyampaian materi dari narasumber dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas keperawatan dilingkup Pemerintah Kabupaten Halsel.

“Sukses PPNI cerah Halsel”, ujarnya.

Seminar PPNI diikuti oleh 186 Perawat dengan Panitia penyelenggara sebanyak 26 orang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Asfar Lahidu.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pengambilan Sumpah Keperawatan kepada 186 Perawat Halmahera Selatan.

Hadir pula dalam kegiatan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Drs. Amiruddin Dukomalamo, M.Si, Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) Alwan Rajak, S.ST, Ketua DPD PPNI Halsel Muhammad Fadly, AMd.Kep dan Wakil Direktur 1 Politeknik Ternate Ns. Arsyad Suni, S.Kep.,M.Kes yang mewakili Ketua DWP PPNI Prov. Maluku Utara, mewakili RSUD Labuha, Panitia dan perawat Halsel. (Red/CN)

Kabupaten Halsel Terima Penghargaan Kapabilitas APIP Level III Dari BPKP RI

HALSEL, CN – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dalam hal ini Inspekturat Halsel mendapatkan Penghargaan Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Level III dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Repoblik Indonesia.

Penyerahan Piagam Kapabilitas APIP Level III diserahkan langsung oleh Kepala BPKP Perwakilan Malut, Rizal Suhaili kepada Bupati Kabupaten Halsel, Hi. Bahrain Kasuba, yang didampingi Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe serta Kepala Inspektur Inspekturat Halsel, Slamat AK, pada Rabu (11/3/2020) di Kawasan Hutan Kabun Karet, Canga Matau, Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan.

Bupati Halsel Hi. Bahrain Kasuba dalam sambutannya mengatakan bahwa pengawasan internal yang dilakukan oleh Inspektorat dengan bimbingan teknis dari BPKP semakin baik dalam hal tata kelolah, sumber daya yang dimiliki serta lingkungan yang melingkapi.

“Pengawasan itu adalah bagian dari manajemen, bagaimana pengawasan ini bisa efektif tergantung APIP,” kata Bupati

Bupati berharap agar Pemerintah bisa memperketat pengawasan dan terus meningkatkan kapabilitas dan kapasitasnya, sehingga tata kelolah pemerintahan dan pengelolaan keuangan menjadi efektif, transparan dan akuntabel.

“Saya berharap, kepada Inspektorat agar lebih meningkatkan pelayanan terutama pengawasan. Selain itu kepada seluruh instansi terkait agar mengimplementasikan tata kelolah manajemen dengan baik,” harap Bahrain

Pada kesempatan yang sama Rizal Suhaili dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Inspekturat Kabupaten Halsel yang sudah mampu untuk meraih APIP Level III .

Dikatakannya, untuk mendapatkan penghargaan Kapabilitas APIP Level III ini bukan hal yang mudah, karena harus melalui sebuah proses yang panjang dan kerja keras Inspektorat untuk mencapai level III Kapabilitas APIP.

“Butuh perjuangan panjang untuk mendapatkan level 3 Kapabilitas APIP,” kata Rizal

Rizal juga menyampaikan bahwa, Kabupaten kota di Provinsi Malut yang berhasil meraih level III Kapabilitas APIP ada dua kota, yakni Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, dan Provinsi Malut, sedangkan untuk Kabupaten yang berhasil meraih level III Kapabilitas APIP adalah Kabupaten Halsel.

“Untuk Kabupaten yang meraih level 3 Kapabilitas APIP, hanya Kabupaten Halsel,” jelas Rizal

Dengan prestasi tersebut Rizal berharap, Inspektorat Halsel mampu mempertahankan prestasi ini, dengan berkomitmen dari seluruh jajaran yang ada di Inspektorat Halsel, untuk melaksanakan tugas-tugas pengawasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta meningkatkan kemampuan diri dari semua auditor yang ada.

“Semoga Pa Sekda dan Pimpinan SKPD dapat mempu melaksanakan itu semua,” harapnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa BPKP selaku Pembina APIP akan terus mendampingi, dan membina APIP agar mencapai level III yang saat ini telah dicapai, karena dengan capaian tersebut Inspektorat Halsel, sudah mampu melakukan audit berbasis resiko, dan bisa berfungsi sebagai konsultan.

“Semoga pemberian penghargaan ini menjadi pendorang untuk kita semua, dan semoga ini tidak berhenti sampai disini saja, karena masih ada level 4 dan Level 5 yang lebih sulit lagi,” ungkap Rizal.

Sementara Inspektur Inspektorat Halsel, Selamet, AK, mengatakan dengan adanya penghargaan kapabilitas APIP Level 3, tentunya kinerja pelayanan dan pengawasan di Kabupaten Halsel makin baik, meskipun demikian pihaknya tetap lebih maksimal dalam melakukan pelayanan yang lebih baik.

“Insha Allah, kedepan lebih baik lagi dalam pelayanan dan pengawasan,” ujar Slamet

Pemberian Penghargaan APIP Level III dari BPKP RI kepada Pemerintah Kabupaten Halsel ini disaksikan langsung oleh Kordinator Pengawasan (Korwas) P3A BPKP Malut, Aderial Adelis, dan Korwas Investigasi BPKP Malut, dan para Tim, Anggota DPRD Pulau Morotai, serta Para Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah, (SKPD) Halsel. (Red/CN)

Kapolsek Dan Koramil Rundeng Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan Milik Warga

Subulussalam, CN – Kapolsek Rundeng  dan Koramil Rundeng lakukan upaya pemadaman kebakaran lahan( Karhutla) kebun milik warga  di kampung Seperkas berbatasan dengan Desa Kuta beringin Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam Rabu (11/3/2020.

Kapolsek Rundeng bersama Koramil Rundeng  lakukan upaya pemadaman kebakaran lahan kebun milik warga di Desa Siperkas yang berbatasan dengan Desa Kuta beringin Kecamatan Rundeng. 

 

Dalam acara pemadaman kebakaran lahan tadi di pimpin oleh Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi SH,MM, dan yang di dampingi personil Polsek Rundeng dan personil Koramil Rundeng serta dibantu  masyarakat Desa Seperkas Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam.

Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi menyampikan, “Benar ada kebakaran lahan Desa Kuta Beringin berbatasan  dengan Siperkas kejadian pada hari Rabu sekitar pukul 07 ,00 WIB,” Ucapnya.

Sehinga luas areal lahan yang terbakar sekira 5 Ha dan lahan tersebut  sudah di tanami tanaman jenis kelapa sawit yg berumur sekira 3-4 tahun.

Upaya pemadaman menggunakan 2 mesin hisap air yaitu mesin alcon milik warga namun kegiatan pemadaman terkendala dengan situasi cuaca yang panas dan sumber air yang minim sehingga titik api sulit untuk padamkan.

“Api diduga berasal dari kebun warga trumon Aceh Selatan yang baru di buka dan untuk situasi sekarang masih aman dan terkendali,” Kapolsek Rundeng. (Mh CN)

H.Affan Alfian.SE, Berkantor Di Kecamatan Sultan Daulat, ini Agenda yang Dilakukan

Subulussalam Sultan daulat, CN – Walikota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, SE Berkantor Di Kecamatan Sultan Daulat Guna Membrikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Rabu, (11/03/2020)

Walikota Subulussalam, yang didampingi Wakil Walikota, Asisten, Kabag Humas, Kasubag Pemdes, Kasubag Umum, Disdikbud, Dinas PUPR, serta DPMK Kota Subulussalam.

Melakukan Agenda dan kunjungan kerja di desa Lae Lange, Desa Pulo Belen, dan sigersing, kecamatan sultan daulat. Sekaligus berkantor di kecamatan Sultan daulat guna memberikan pelayanan kepada masyarakat secara lebih dekat, serta meninjau Perkebunan Jagung di Desa Lae Lange.

Didalam Agenda itu Walikota berkantor di kecamatan Sultan daulat, ada persentase dari camat mengenai biodata camat, luas wilayah kerja, nama kepala kampung yang mencakup wilayah yang terkait, fasilitas umum yang ada di Kecamatan.

Setelahnya maka Wali Kota Affan Alfian Bintang akan melakukan kegiatan serupa di kecamatan lain seperti Rundeng dan Longkib.

Kebijakan berkantor ke kecamatan ini lanjut Kabag Humas, Amrin Cibro merupakan aksi nyata dan Ramah tamah Kepada Masyarakat Walkot Affan Bintang guna mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat. Dan ini adalah salah satu visi misi pasangan Bisa pada waktu itu.dan  insa allah satu persatu visi-misi Walikota dan wakil Walikota terlaksana. (Mh CN)

Dinilai Gagal, GMNI Cabang Ternate Desak Gubernur Copot Kadikbud Malut

SOFIFI, CN – Atas pernyataan kontrofersi yang di keluarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara (Malut) Terkait Persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun ajaran 2019-2020.

Sebelumnya, Plt Kadikbud Malut Djafar Hamisi, kepada awak media, usai melakukan rapat, bersama Komisi III DPRD Malut Pada Selasa, (10/3/20) kemarin Mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Maluku Utara, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah seratus persen. sementara untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasa Aliya (MA) kurang lebih 96 persen. tersisah 53 sekolah yang belum melaksanakan UNBK.

Ironisnya, pernyataan yang di keluarkan Djafar itu, justru berbeda dengan pernyataan sebelumnya, saat melakukan konferensi Pers di kantor Dikbud Malut pada Rabu, (11/3/2020) di katakannya, Maluku Utara progres untuk SMK yang melaksanakan UNBK 94 persen, namun yang belum seluruhnya melaksanakan UNBK adalah Kabupaten Halmahera Selatan(Halsel). Dalam hal ini yang baru melaksanakan UNBK di Halmahera Selatan itu untuk SMK 38 persen dan SMA 70 persen.

Hal itu Mendapat perhatian serius dari Organisasi kepemudaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ternate.

Ayatullah Sifati, Ketua GMNI Cabang Ternate kepada wartawan mengatakan, persoalan Pendidikan adalah hal yang paling urgen dan patut di perhatikan, dengan sisih Geografis Maluku Utara Tentu membutuhkan perhatian serius pemerintah Provinsi terutama Dikbud Malut.

Apalagi menjelang pelaksanaan UN, Dikbud Malut seharusnya sudah mampu memastikan 10 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara, berapa banyak Sekolah yang Menggunakan UNBK serta yang belum menggunakan UNBK.

Selanjutnya Aya menegaskan, sebagai Ketua GMNI Cabang Ternate, kami menilai pernyataan Kadikbud Malut Djafar Hamisi, Gagal memimpin Dinas pendidikan. terkesan tidak mengantongi data. kami juga mendesak Gubernur Maluku Utara agar segerah mencopot Kadikbud Malut.

“Selaku ketua Cabang GMNI Ternate kami mendesak Gubernur Malut segerah mencopot Kadikbud Malut,” Tegasnya (Andre CN)