Hari Pertama Golkar Buka Pendaftaran, Usman Sidik Resmi Ambil Formulir

Halsel,CN- Hari pertama partai Golongan Karya (Golkar) Secara resmi membuka penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) 2020-2025 mendatang.

Pengambilan formulir Bakal Calon Bupati Hi Usman Sidik, diwakili oleh tim pemenangnya yakni Muhammad Fadli, Hatim Hasibuan Kailul, Bahrun Abas serta simpatisan Bakal Calon lainnya bertempat di kantor partai Golkar Jumat (23/08/2016) jalan Desa kampung makian kecamatan Bacan selatan Kabupaten Halmahera Selatan.

Kedatangan tim Bakal Calon (balon) Hi Usman Hi. Sidik tersebut ke Sekretariat DPD II Golkar Halsel langsung disambut oleh Wakil Ketua Tim Penjaringan DPD II Partai Golkar Halsel, Tamrin Hi Hasyim, Wakil ketua II Aswad Kausaha, Sekertaris Tim penjaringan Rustam Ode Nuru dan beberapa kader Golkar lainnya.

Selanjutnya, Tim perwakilan bakal calon Bupati tersebut mendengarkan penjelasan terkait mekanisme pendaftaran Bakal Calon (balon) bupati Halsel yang disampaikan oleh Wakil Ketua Tim Penjaringan DPD II Golkar Halsel Tamrin Hi Hasyim, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sekaligus penyerahan berkas pendaftaran penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati 2020-2025 mendatang.

sebelumnya Tim sukses Usman sidik juga telah mengambil formulir pendaftaran di partai Amanat Nasional (PAN) dan rencana pengembalian formulir sebagai tanda pendaftaran secara resmi sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan

Selain itu tim Bakal Calon Bupati petahana Bahrain Kasuba, yang di wakili timnya Adi Hi Adam juga mengambil formulir pendaftaran di partai Golongan karya .(Red)

      

Jamaah Haji Indonesia Asal Maluku Utara Dijadwalkan Tiba Tanggal 24-26 Agustus 2019

TERNATE, CN : Jemaah Haji Indonesia, asal dari Provinsi Maluku Utara akan tiba pada tanggal 24, 25, 26 Agustus 2019, dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, menuju Bandara Sultan Babullah Ternate.

Demikian rilis yang disampaikan oleh Panitia Urusan Haji dari Dinas Kesejahteraan Rakyat Provinsi Malut, pada Rabu (21/8/2019).

Dalam pesan rilisnya, panitia urusan haji dari provinsi Malut, melansir sejumlah jadwal penerbangan kepulangan jamaah haji asal dari Maluku Utara, yang dibagi dalam 3 kelompok penerbangan (Kloter) dari bandara Internasinal Sultan Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut rencana, Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba, para bupati dan walikota se Kabupten/Kota akan ikut menyambut para jamah haji Malut di bandara Sultan Babullah Ternate, dan dilanjutkan dengan pelepasan jamaah haji di Asrama Haji Kota Ternate pada Sabtu (24/8/2019).

Berikut jadwal pemulangan jamah haji Indonesia asal dari Maluku Utara;

Sabtu, 24 Agustus 2019
KLOTER 7
Fligth/Penerbangan 1 dari Makassar pukul 05.00 Wit, dan tiba di Ternate pada pukul 07.45 Wit, jamaah haji asal Tidore Kepulauan.
Fligth/Penerbangan ke 2, dari Makassar pukul 08.30 Wit, dan tiba di Ternate pada pukul 11.15 wit, jamaah asal Halbar dan Haltim.

Fligth/Penerbangan ke-3 dari Makassar pukul 13.30 Wit, dan tiba di Ternate pukul 16.15 Wit, jamaah haji asal Kepulauan Sula.

Minggu, 25 Agustus 2019
KLOTER 8
Fligth/Penerbangan ke-1 dari Makassar pukul 05.00 Wit, dan tiba di Ternate pukul 07.45 Wit, jamaah haji asal Halteng dan Taliabu.

Fligth/Penerbangan ke-2 dari Makassar pukul 08.30 Wit, dan tiba di Ternate pada pukul 11.15 Wit, jamaah haji asal dari Kota Ternate.
Fligth/Penerbangan ke-3 dari Makassar pukul 13.30 Wit, dan tiba di Ternate pada pukul 16.15 Wit, jamaah haji asal dari Kota Ternate.

Senin 26 Agustus 2019
KLOTER 9
Flight/Penerbangan ke-1 dari Makassar pukul 05.00 Wita, dan tiba di kota Ternate pukul 07.45 Wit, jamah haji asal Kab Halsel dan Kab Morotai.
Flight/Penerbangan ke-2 dari Makassar pukul 07.30 Wita, tiba di kota Ternate pukul 10.15 Wit, Jamah haji full asal Halsel.

Flight/Penerbangan ke-3 dari Makassar pukul 08.30 Wita, dan tiba di Ternate pukul 11.15 Wit, Jamaah haji asal Kab Halut.

Dalam kesempatan itu, Panitia haji juga menyediakan stiker mobil para keluarga penjemput jamah haji. Stiker mobil itu diperuntukan untuk dua orang yang akan menjemput dan masuk ke area asarama haji Ternate.

Menurut panitia haji, mobil yang memiliki stiker akan disediakan tempat parkir di dalam area asrama haji Ternate dan disesuaikan dengan jam kedatangan penjemputan jamaah haji.

Stiker yang berindentitas angka 2 akan berlaku pada flight/penerbangan kedua dan stiker dengan beridentitas ke 3 hanya berlaku pada penerbangan ke tiga.

Stiker mobil tersebut bisa diambil pada Kamis (22/8/2019), di asrama haji Ternate, pada pukul 08.00 wit. (Red)

Zainal Mus, Meminta Maaf dan Siap Calon Bupati Taliabu

Ternate, CN : Jelang tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Calon Bupati, Wakil Bupati, Calon Walikota dan Wakil Walikota mulai bermunculan ke publik.

Kepada cerminnusanntara.com Zainal Mus, menyatakan kesiapan nya untuk maju bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 sebagai calon Bupati Kepuluan Taliabu.

Tak sampai disitu, dirinya pun meminta maaf kepada publik Maluku Utara atas kasus yang pernah menjeratnya, sebagai bentuk pertanggung jawaban dirinya telah melewati proses hukum dan menyadari apa yang telah di buat.

“kesempatan ini saya meminta maaf kepada publik atas kasus yang pernah saya alami, saya menyadari hal itu dan sebagai betuk pertanggung jawaban saya telah mengganti seluruh kerugian dan menjalani hukuman, itu yang saya ingin sampaikan dan kedua mengatakan sikap maju sebagai calon bupati pulau taliabu” ungkap Zainal

Didampingi tim 50 beserta kuasa hukumnya, Zainal menegaskan akan meramaikan Pilkada Tahun 2020, selaku calon Bupati Taliabu lantaran bukan keinginan pribadi namun atas permintaan simpatisan masyarakat. kata Zainal dalam konfersi pers di Jati Land Mall, Kamis (22/8/2019).

Zainal menyadari benar atas kasus menimpanya tersebut sehingga tidak lagi mengulangi perbuatan kasus tindak pidana korupsi tersebut. Dihadapan sejumlah wartawan selain meminta maaf namun dirinya bersikap ingin mencalonkan diri sebagai calon Bupati Taliabu karena direkomendasi sejumlah partai Politik.

“Salah satunya saat ini Partai Berkarya yang telah memberi rekomendasi, Saya juga akan membangun komunikasi dengan beberapa partai Politik seperti Gerinda, Demokrat, maupun partai Golkar  jika telah membuka penjaringan pendaftaran bakal calon Bupati Taliabu,”tutup Zainal. (red)

Mirzan Salim Tantang DPRD Halut Bongkar Kasus Suap

Halmahera Utara, CN : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupanten Halmahera Utara (Halut), Kembali di soroti terkait pernyataan wakil Ketua Komisi II DPRD Halut, Nelman Tahe ,

Kepada cerminnusantara.com, kamis, 22/08/2019, Mirzan Salim, menilai DPRD tidak berani membongkar masalah dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang terjadi pada pembangunan jalan Dama-Cera Tahun Anggaran 2016-2017.

Mirzan Salim yang juga tokoh pemuda Halut ini menantang Ketua Komisi II DPRD Untuk membuka ke publik siapa oknum pejabat yang di sebut sebagai penerima suap.

“Wakil Ketua Komisi II DPRD Halut, Nelman Tahe seharusnya buka ke publik terkait oknum pejabat Pemerinta Kabupate (Pemkab) Halut yang terlibat menerima suap pada pembangunan jalan Dama-Cera, silahkan sebutkan oknumnya, sehingga ada langkah hukum. Tantang Mirzan Salim

Lanjut Mirzan, DPDR memiliki fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah, maka jika Nelman Tahe Selaku Ketua Komisi II DPRD benar-benar memiliki bukti atas tindakan KKN di pembangunan jalan Dama-Cera seharusnya membuka semua dugaan suap tersebut, jika tidak maka publik akan bertanya tanya dan bespekulasi DPRD juga ikut terlibat dalam KKN Tersebut. ungkap Mirzan

Mirzan kembali menegaskan, jika pihak DPRD dalam Hal ini Komisi II yang di pimpin Nelman Tahe tidak membongkar, atau membawa masalah dugaan ini ke jalur hukum, maka saya menduga Nelman Tahe tidak memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah, terutama masalah pembangunan jalan Dama-cera, tegasnya.

Hingga berita ini di publis cerminnusantara.com masih dalam upaya mengkonfirmasi Ketua Komisi II DPRD Halut, Nelman Tahe. (Ucen)

Perpurnas RI Helat Stakeholder Meeting di Kabupaten Halut

Ternate, CN : Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menggelar diskusi Stakeholder Meeting Kabupaten dengan tajuk ” Tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. ” Kegiatan yang berlangsung di ruang meeting Bupati Lantai 2, Kelurahan Gamsungi Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara. Kamis 22/08/2019

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Halut yang di wakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan Drs, Erasmus Josehp Papilaya,M.Tp, dan dihadiri oleh kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Halut, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Utara, Christina Manery, Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Halut, Yulius Mairuhu, S.Pd, dan Konsultan Perpustakaan Nasional RI Gutryana.

Foto Bersama di Ruang Bupati

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari Perwakilan OPD, para Pemilik dan Pengurus perpustakaan serta Tim penggerak PKK kabupaten Halmahera Utara.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Halut ,Yulius Mairuhu mengatakan , sebelum beralih ke Transformasi kegiatan ini awalnya ialah Revitalisasi perpustakaan pada tahun 2018 dan pada tahun 2019 berganti sebagai Transformasi Perpustakaan, Kegiatan ini sebagai bentuk membangun kesadaran tentang pentingnya pengembangan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Perpustakaan memiliki peran bukan hanya sebagai pusat baca dan informasi namun perpustakaan bisa dapat bertransformasi menjadi tempat untuk pengembangan diri masyarakat”, Ucap Yulius.

Dia juga menambahkan , kebijakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah untuk memperkuat peran dan fungsi perpustakaan umum, agar tidak hanya sekedar tempat penyimpanan dan peminjaman buku, namun menjadi wadah pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami dari Perpustakaan Daerah berterima kasih kepada Perpusnas RI Karena telah melibatkan kami untuk mensuport program revitalisasi perpustakaan berbasis inklusi menjadi Transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial”, ungkapnya. (IM)

Mengantisipasi Gempa : Prof. Sarwidi Sosialisasi RPB di Halsel

Labuha – Hadir di Halmahera Selatan, Prof. Ir. H Sarwidi., MSCE, Ph.D., IP-U. Seorang Pakar Rekayasa Gempa dan Rekayasa Struktur Universitas Islam Indonesia (UII) dan juga sebagai Ketua Harian Unsur Pengarah Badan Penanggulangan Bencana Nasional Republik Indonesia (BNPB RI).

Prof. Sarwidi menjadi pemateri/narasumber dalam Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) di Aula Kantor Bupati. Kamis, 22 Agustus 2019. Hadir pula sebagai Narasumber Ade Nugraha, Analisis Pengelolaan Resiko Direktorat PRB BNPB RI.

Wakil Bupati Iswan Hasjim saat membuka sosialisasi mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Prof. Sarwidi yang telah hadir di Halmahera Selatan untuk memberikan pemahaman terkait RPB.

“Hal yang patut kita syukuri, dengan kehadiran Pakar Gempa Indonesia saya berharap kami semua disini dapat menyerap ilmu yang akan disampaikan, serta menyebarkannya kepada masyarakat luas”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Sarwidi mengatakan bahwa gempa adalah takdir dari yang kuasa dan tidak bisa dihindari, yang bisa dilakukan adalah mengambil langkah antisipasi pra gempa dan setelah gempa.

“Gempa itu merupakan sunatullah. Jika tidak ada gempa maka energi akan menumpuk dan berakibat pada meledaknya bumi,” hal ini disampaikan Prof. Sarwidi saat melakukan presentasi.

Menurutnya, gempa dapat membuat dampak bencana melalui 7 mekanisme. Pertama, guncangan kuat yang mengakibatkan robohnya bangunan di permukiman. Kedua, gempa dapat memicu tsunami yang mengempas pesisir permukiman. Ketiga, gempa dapat menimbulkan tanah bergerak (longsor) dan menghantam permukiman. Keempat, gempa bisa memicu liquifaksi dan membenamkan permukiman. Serta tanah turun ke bumi, kebakaran dan penjarahan.

“Dalam kondisi tertentu, dampak tersebut bisa saja terjadi bersamaan. Misalnya, setelah gempa terjadi tsunami, tanah bergerak, dan sekaligus liquifaksi”, jelasnya.

Prof. Sarwidi yang juga sebagai pemilik Museum Gempa yang berada di area Kaliurang, Yogjakarta mengatakan bahwa gempa walaupun jarang terjadi tetapi mengerikan. Oleh karena itu, bangunan yang dibuat di daerah-daerah rawan gempa seperti Indonesia hendaknya menerapkan konsep bangunan rumah rakyat tahan gempa (Barrataga).

“Gempa bumi itu memang menakutkan dan dampaknya destruktif, tapi resikonya bisa dikurangi, salah satunya dengan membangun rumah tahan gempa”, katanya.

Ade Nugraha, Analisis Pengelolaan Resiko Direktorat PRB BNPB RI menyarankan untuk menginstal Aplikasi InaRISK di Handphone Anroid atau Iphone.

“Aplikasi InaRISK merupakan aplikasi yang berisikan informasi tingkat bahaya suatu wilayah dan dilengkapai dengan rekomendasi aksi untuk melakukan antisipasinya secara partisipatif”, pungkasnya.

Turut hadir dalam sosialisasi ini, Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe, Mewakili Kapolres Halsel, Asisten 2 Bidang Administrasi, Chairuddin A Rahman, Kepala BMKG Halsel Eko Wijayandi, Kepala BPBD Kab. Halsel Djalil Effendi serta Pejabat II dan III di lingkup Pemkab Halsel juga para peserta sosialisasi. (Red)