Hut Lalu Lintas ke 64, Sat Lantas Polres Halsel Tambal Jalan Berlubang

Halsel, CN : Ruas jalan di pusat Pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada beberapa ruas jalan terlihat berlubang. Akibat jalan berlubang kerap kali menimbulkan kecelakaan lalu lintas, dan Untuk meminimalisir terjadinya laka lantas yang mengakibatkan adanya korban, Sat Lantas Polres Halsel berinisiatif melakukan penampalan jalan, Sabtu (21/9/19).

Kasat Lantas Polres Halsel IPTU Zaeni Bachtiar, S.I.K., mengatakan penambalan jalan berlubang bertujuan untuk mencegah terjadinya laka lantas dijalan raya dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

“Saya berharap pengguna jalan agar berhati hati saat berkendaraan dijalan raya, disamping itu juga harus tetap mematuhi aturan berlalu lintas sehingga terwujud Kamseltibcarlantas”, cetusnya.

“Badan jalan yang ditambal petugas satlantas yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Halsel ada dua titik khusunya di jalan raya Desa Mandaong dan Jalan Daniel Kabenti Desa Tomori yang sering dilalui pengendara” Pungkas Zaeni.

Kasat Lantas juga menambahkan kegiatan penambalan jalan juga merupakan kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka Hut Lalu Lintas ke 64. (red)

Ketum PB Pertina; Akan Ada Sangsi Tegas Bagi Yang Tidak Sportif

TERNATE, CN : Kejuaran Nasional Tinju Amatir dalam kualifikasi PON XX Papua 2020 yang dihelat di Kota Ternate resmi dibuka oleh Gubernur Maluku Utara, Kh. Abd. Gani Kasuba, Lc yang diwakilkan Asisten III Sekertaris Daerah (Setda) Maluku Utara, Salmin Janidi, SH pada, Jumat (20/09/19) malam dini hari.

Perhelatan kualifikasi yang berlangsung di lapangan Gelora Kie Raha Ternate itu diikuti oleh atlet petinju dari 21 Provinsi yang berasal dari wilayah tengah dan timur I. Mereka akan melaga sejak tanggal (20/27) September mendatang.

Dalam sambutan sekaligus membuka turnamen Pra PON XX tersebut, Gubernur Maluku Utara, Kh. Abd. Gani Kasuba, Lc mengatakan, pra PON merupakan tolak ukur untuk melihat sejauh mana pencapayain dalam pembinaan olahraga prestasi di masing-masing Provinsi di Indonesia. Selain dari pada sarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan tiket menuju PON XX Papua 2020 mendatang.

“Dan atas nama Pemerintah Daerah Malut dan masyarakat mengucapkn selamat datang kepada para Atlet yang akan bertanding. Tentu pada pra PON ini, saya yakin bahwa Pertina Malut terus berupaya membina dan melatih atlet tinju kita sehingga bisa bertarung dalam kompotisi pra PON ini,” ungkap Gubernur melalui asisten III Setda Malut, Salmin Janidi.

Gubernur pun mengajak seluruh atlet tinju Maluku utara untuk bisa dapat memanfaatkan perhelatan pra PON untuk menguji potensi dan bakat atlet tinju di Maluku Utara.

“Para Atlet harus siap bertarung, siap meraih impian menjadi sang Juara. Mari memanfaatkan ajang pra PON ini agar menunjukan kwalitas kalian agar menjadi petinju profesional di kelasnya dan meraih prestasi yang baik untuk mengharumkan nama daerah dikanca nasional dan internasional.

Gubernur Malut menambahkan, “Pra PON ini juga merupakan media atau sarana mempererat dan membangun tali silaturahmi, rasa kesetiakananan, dan persatuan atau kesatuan sesama atlet tinju. Selain itu, keberhasilan pra PON XX ini juga dapat membantu dalam pengembangan kwalitas petinju-petinju kita dan ikut membangkitkan gairah generasi-generasi baru dari timur Indonesia,” harap Gubernur Malut.

Sementara itu, Ketua PB. Pertina, Brigjen Pol Jhony Asadoma mengungkapkan, masih ada kesempatan lain dalam perebutan tiket menuju PON XX Papua 2020 untuk wilayah tengah dan timur I. Sehingga atlet tinju yang nanti gagal meraih tiket ke PON XX Papua dalam laga Kerjus di Kota Ternate masih punya kesempatan lain dengan meningkatkan potensinya melalui latihan.

“Tiket PON yang direbut satu daerah untuk bisa ikut dalam PON memang sangat menentukan, tetapi untuk wilayah tengah dan timur ini akan ada 2 kejuaraan. Pertama, di Maluku Utara dan kedua akan kita laksanakan di Jawa Barat pada bulan Desember yang akan datang. Karena ini merupakan suatu kejuaraan yang sangat menentukan dikatakan salah satu Puncak prestasi dari pembinaan tinju di tanah air,” ujar Ketum PB Pertina dalam sambutanya.

PB Pertina pusat berharap agar kejurnas tinju pra PON XX Papua harus menjunjung tinggi sportifitas dan jauh dari noda atau budaya kurang baik dalam pertandingan hingga pada penilaian agar dapat memberikan prestasi sejati.

“Walaupun saya tidak dapat mengikuti sampai akhir tapi ada teknik legit atau supervisor, sehingga akan ada memonitor yang diberikan. Kepada petinju dan bagi wasit yang menilai tidak dengan benar ini tentu akan ada sanksi dari pengurus pusat, begitu juga dengan para ofisial para pelatih apabila atletnya kalah itu juga dengan para pelatih official apabila akhirnya kalah maka ini harus diterima koreksi Bagaimana penampilan akhirnya Apakah memang betul-betul kalah atau Ada sesuatu dan itu bisa disampaikan dengan cara-cara yang benar,” tegas Ketum PB. Pertina. (IM)

Presiden Tunjuk Hanif Dhakiri Jadi Plt Menpora

Plt Menpora, Hanif Dhakiri

Jakarta,CN- Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, di tunjuk Presiden Joko Widodo, untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Hanif menggantikan Imam Nahrawi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mundur sebagai Menpora.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, bahwa Jokowi sudah menandatangani keputusan presiden (kepres) pemberhentian Imam dan mengangkat Hanif sebagai pengganti.

“Presiden Jokowi Sudah menandatangani kepres pemberhentian Pak Menpora Imam Nahrawi dan mengangkat saudara Hanif Dhakiri sebagai plt Menteri pemuda dan olahraga. Jadi, pak Hanif merangkap dalam sebulan terakhir ini. Selain sebagai Menaker tapi juga Menpora,” kata Pratikno di Istana Negara.

Selain itu, Pratikno juga mengungkapkan bahwa, pengangkatan Hanif menggantikan Imam, sudah melalui berbagai pertimbangan, salah satunya karena kursi Menpora adalah jatah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Ya Menpora itu adalah jatah PKB,” jelas Pratikno.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Imam, yang merupakan kader PKB, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima uang sebesar Rp.26,5 miliar sebagai bentuk comitment fee pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

“Total dugaan penerimaan Rp.26,5 miliar diduga commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan selaku Menpora,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/9).

Uang itu diterima secara bertahap yakni sebesar Rp.14,7 miliar dalam rentang waktu 2014-2018 melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum yang juga menjadi tersangka dalam perkara ini. Imam juga diduga meminta uang Rp.11,8 miliar dalam rentang waktu 2016-2018. (Red)

Pemkab Halsel Raih WTP Ke 5 Kali Atas LKPD 2018

HALSEL,CN : CN : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-5 kali terhadap Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Malut, yang diserahkan di Hotel Dafam Ternate, Jumat, (20/19).

Anugerah tersebut diterima oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Amirudin Dokomolamo, mewakili Bupati Halsel Bahrain Kasuba.

Selain Penghargaan WTP, Halsel juga menerima bonus dari BPK RI karena telah meraih Opini WTP ke 5 kali secara berturu-turut.

Kepala Inspekturat Halsel Slamat AK saat dikonfirmasi melalui via telepon mengatakan bahwa Halsel raih WTP yang ke 5 dan menerima bonus dari BPK. Untuk bonus dirinya mengakui belum mengetahui berapah besar bonus yang diberikan nanti.

“Halsel juga menerima bonus karena dalam 5 tahun berturut-turut dapat mempertahankan WTP, untuk bonus kita belum tahu berapah besar karena masih ada beberah hal yang harus kita penuhi,”jelas Slamat. (Bur)

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600/Modang Padamkan Karhutla

SAMARINDA, CN : Di siang hari yang terik setelah melaksanakan Shalat Dzuhur di Pos Lumbis Ogong Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang, terlihat kepulan asap tebal dari arah hutan yang jaraknya kurang lebih 4 Km dari Pos, Kamis (19/9/2019).

Melihat kejadian tersebut Personel Pos bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Komando Taktis Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang menggunakan Radio. Berbekal alat seadanya personel Pos Lumbis Ogong di pimpin oleh Danpos Letnan Dua Infanteri Chandra segera bergerak untuk memadamkan api di daerah tersebut.

Berbekal hanya dengan ember plastik dan dahan pohon yang masih basah serta tongkat kayu, mereka berusaha keras untuk memadamkan api yang menjalar menuju ke semak belukar yang dapat menyebabkan kebakaran lebih besar dan semakin lebar.

Jauhnya lokasi tersebut dari Pos dan medan yang merupakan perbukitan tidak menjadi kendala bagi mereka untuk memadamkan kebakaran tersebut, di lokasi yang terlihat seperti sengaja di bakar untuk di jadikan lahan berkebun ini mereka bertarung melawan panasnya kobaran api dan panasnya matahari.

Namun hal tersebut tidak membuat semangat dan tekad mereka ciut, usaha keras mereka berbuah manis ketika api tersebut dapat di padamkan menjelang malam hari.

Daerah Lumbis Ogong merupakan daerah pedalaman di daerah Kalimantan yang hanya bisa di capai menggunakan jalur udara dengan pesawat perintis atau hellycopter dan menggunakan jalur air yaitu menggunakan kapal kayu yang harus di tempuh selama 8 jam apabila air sedang dalam keadaan baik atau 2 hari apabila air sedang dalam keadaan dangkal dari Desa terdekat yaitu Desa Mensalong Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Perintah dari Panglima TNI ini di laksanakan dengan sebaik-baiknya oleh personel Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang di sela-sela Tugas Pokoknya di ujung terluar Indonesia, Setelah kejadian ini Letnan Dua Infanteri Chandra berencana untuk mendatangi Kepala Desa dan Ketua Adat setempat agar menghimbau masyarakat sekitar untuk tidak dengan sengaja membakar lahan, karena Kebakaran Hutan dan dampaknya saat ini sudah menjadi Bencana skala Nasional.

Selain itu juga sebagai wujud sadar dan peduli kesehatan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang mengadakan kegiatan massal bersama untuk membagikan masker kepada para pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki supaya terhindar dari dampak asap yang mulai tebal.

Mayor Infanteri Ronald Wahyudi Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang menuturkan “Musim kemarau yang melanda daerah Indonesia mengakibatkan naiknya suhu permukaan dan keringnya rumput, serta pohon yang dapat memicu kebakaran di lahan dan hutan sepanjang Sumatra dan Kalimantan yang mayoritas tanah gambut”.

“Pembagian masker ini akan di lakukan selama beberapa hari sampai dengan kualitas udara kembali pulih seperti sedia kala. Pembagian ini di lakukan serentak di semua sektor satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang mulai dari Nunukan, Sebatik, Sei manggaris, Sebuku dan Krayan. dampak dan respon positif masyarakat terhadap kegiatan ini dapat di lihat dari animo pengendara kendaraan bermotor yang rela berhenti dan menunggu dengan tertib pembagian masker ini”, jelasnya.

“Di harapkan dengan kegiatan ini dapat memulai aksi dan reaksi dari masyarakat untuk mendukung kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah kebakaran hutan di semua daerah. Dalam kegiatan ini Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang berkerja sama dengan Kepolisian terdekat baik itu Polres dan Polsek di lokasi jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang dengan tujuan meningkatkan sinergitas TNI-Polri dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla sesuai dengan Instruksi Panglima TNI”, harapannya.

“10 orang gabungan Satgas Pamtas dan Polri setiap harinya akan tetap melaksanakan kegiatan pembagian masker ini di setiap titik padat kendaraan bermotor yang melintas.Selain tugas pokok kami menjaga keamanan dan kedaulatan perbatasan NKRI, Kami juga tetap menununjukan kepedulian dan rasa solidaritas terhadap masyarakat di tempat kami bertugas, karena TNI dari rakyat dan untuk rakyat” tegasnya. (red)

Dinilai Tebang Pilih, PC PMII Halsel Desak KPK Bersikap Profesional

HALSEL, CN : Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Halsel, menggelar demonstrasi di jalan raya Labuha tepat di Tuguh Ikan Desa Tomori Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, pada, Jum’at (20/9/2019).

Aksi tersebut digelar dalam upaya menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar bersikap profesional dan tidak tebang pilih karena semua orang sama di mata hukum “equality before the law”.

Sebab mereka menilai saat ini KPK seringkali mempertontonkan diri sebagai salah satu lembaga pemerintah yang paling ‘super dan hero’

Terlebih lagi selama ini, internal KPK justru memiliki masalah tersendiri yang mulai menjadi drama dalam berbagai kepentingan oknum kelompok tertentu. “Prinsipnya kami sangat setuju proses pemberantasan korupsi di negeri ini, tapi KPK harus profesional dan jangan tebang pilih menindak semua koruptor,” Teriak Ketua PC. PMII Halsel, Sahabat Muhlis Usman saat berorasi.

“Segera tuntaskan kasus tindak pidana korupsi yang mangkrak dan mengoptimalkan pencegahan tindak pidana korupsi, selesaikan gisruh internal KPK. Termasuk penyelesaian kejadian pengunduran diri maupun cuti yang dilakukan para pimpinan KPK,” pintanya

Lanjut Muhlis, Kami meyakini kelompok mereka mengangap pemerintah yang akan menghalangi tujuan mereka yang besar yang ingin merongrong Pancasila dan Negara Kesatuan Repubkin Indonesia (NKRI), dengan menjual nama Agama dan Khilafah. Olehnya itu penting bagi kami untuk bersama-sama dengan pemerintahan dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga KPK dari para kelompok Taliban yang saat ini masih bercokol ditubuh KPK sebagai selamat penyalamatan bangsa. Untuk itu kami dari PMII Halsel hadir dengan tiga tuntutan.

“(1). Usir kelompok taliban di KPK. (2). Minta KPK untuk tidak menjadi alat politik di akhir masa jabatannya. (3). Periksa unsur pimpinan dan penyidik KPK, sebab sudah ada yang mengundurkan diri tapi masih aktif di KPK.,” Tegasnya

Untuk diketahui, aksi yang dilakukan PC. PMII Halsel merupakan aksi serentak yang digelar PMII Se Indonesia. (red)