Iswan Hasjim Hadiri Pelantikan MUI Halmahera Selatan Masa Khidmat 2018-2023

HALSEL-CN, Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim menghadiri secara langsung pelantikan Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Kabupaten Halmahera Selatan, Masa Khidmat 2018 – 2023, Selasa (19/10/2019) pagi di Canga Matau.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua MUI Provinsi Maluku Utara  H.Harun Ginoni, yang berdasar pada Surat Keputusan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Maluku Utara tentang Pengesahan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Halmahera Selatan Masa Khidmat 2018 – 2023 itu melantik 50 anggota dengan Ketua Umum MUI Halsel H.Moh.Saleh Ahya.S,Pd.I dan Sekertaris MUI Halsel Drs.Samsudin Hamadin.MM.

Adapun komisi yang berada dalam kepengurusan yaitu Komisi Hukum, Fatwa dan Perundang-undangan, Penelitian dan Pengembangan, Ukhuwah Islamiyah. Dakwah dan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan.

Nampak hadir, Wakil Bupati Halsel, Wakil Ketua MUI Provinsi Maluku Utara beserta pengurus, Wakapolres Halsel, Danki 1509/Labuha, Ketua Pengadilan Negeri Labuha,  Jogugu Kesultanan Bacan, dan pengurus MUI Halsel yang dilantik serta para undangan.

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan selamat atas dilantiknya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Halmahera Selatan. Ia berharap masyarakat Kabupaten Halsel untuk terus saling menjaga, saling menghormati antar umat beragama sehingga rukun dan damai.

Iswan berharap dengan adanya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Halmahera Selatan dapat berperan penting bersama pemerintah daerah untuk melakukan berbagai kerjasama demi kemaslahatan umat.

“Kami Pemerintah Daerah sangat menunggu momentum ini, dan sangat berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah melakukan proses pelantikan MUI Halsel ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Halmahera Selatan H.M,Saleh Ahya mengatakan, tugas dari MUI adalah yang pertama mengabdi kepada Allah SWT dan mengabdi kepada masyarakat khususnya masyarakat di halmahera selatan sesuai didalam surat keputusan yang dimaksud.

Ia menghimbau, MUI harus benar-benar berinteraksi atau bersatu padu dengan pemerintah kabupaten, bermusyawarah, bermufakat dan bertukar pikiran agar membangun masyarakat kearah yang lebih baik.(red)

KUNKER, PANGDAM SILATURAHMI DENGAN FORKOPIMDA TIDORE KEPULAUAN

TIKEP-CN, (18/11), Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kota Tidore Kepulauan – Maluku Utara.

Pangdam beserta sejumlah Pejabat Utama Kodam XVI/Pattimura tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate dan dijemput oleh Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, S.I.P., M.M., beserta para Dandim, Kabalak, Danyonif, Dan Satgas, Para Kasi/Pasi Korem 152/Babullah dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 152 Dam XVI/Ptm Ny. Diana Endro Satoto.

Rombongan kemudian bertolak menuju pelabuhan Residen Ternate kemudian melanjutkan perjalanan ke Tidore Kepulauan, rombongan disambut oleh Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim, Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Yayat Priatna Prihatina, Kapolres dan Ketua Pengadilan Agama Tidore. Dalam kesempatan tersebut Pangdam mengikuti acara tradisi Joko Hale yang dipimpin tetua adat setempat kemudian rombongan menuju Aula Kantor Walikota Tidore guna melaksanakan tatap muka.

Dalam kesempatan Tersebut Walikota Tidore mengucapkan selamat datang kepada Panglima Kodam beserta rombongan di Tidore yang merupakan bekas Ibu Kota Irian Barat sekaligus juga basis kekuatan NKRI dalam operasi pembebasan Irian Barat. Situasi dan kondisi Tidore yang sejuk dan tenang akibat sinergitas antara seluruh komponen Forkopimda yang berjalan dengan baik selain itu juga Walikota mengucapkan terimakasih karena dalam penerimaan Prajurit Tidore mendapatkan alokasi sekaligus apabila Kodam berencana membangun daerah latihan di wilayah Tidore Pemerintah Kota siap memberikan bantuan berupa lahan hal tersebut bertujuan agar lebih banyak putra/i Maluku Utara khususnya Tidore yang dapat mengabdi menjadi benteng NKRI.

Lebih lanjut Pangdam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas sambutan hangat serta keramahan Walikota beserta seluruh masyarakat Tidore Kepulauan pada kunjungan kerja kali ini.

Pangdam beserta rombongan juga menyempatkan bersilaturahmi ke Pemangku Adat Kesultanan Tidore Sowohi Matiti di Kelurahan Gurabunga sebelum akhirnya kembali ke Ternate. (Penrem 152).(Red)

Tutup Sidang Sinode Tahunan III GMIH, Gubernur: Hiduplah Dalam Persaudaraan dan Cinta Kasih

SOFIFI-CN, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba Lc, secara resmi menutup acara Sidang Sinode Tahunan III tahun 2019 Gereja Masehi Injil Halmahera (GMIH), jemaat Israel Desa Loleoto, Halmahera Utara, Minggu malam (17/11).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan agar setiap pemeluk agama agar selalu hidup rukun dan damai dengan penuh cinta.

“Para pemuka Agama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh stake holder, saya tegaskan agar selalu ciptakan rasa aman, damai dan penuh kekeluargaan di bumi Maluku Utara yang sama-sama kita cintai ini,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengajak gereja dan tokoh adat, terus menggelorakan semangat kebersamaan dan gotong royong. Serta pentingnya menjaga kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Saya juga berharap agar semua hasil Sidang Sinode yang telah disepakati secara bersama-sama oleh seluruh peserta Sidang diharapkan bisa menjadi pegangan. Segala keputusan yang telah dihasilkan dalam Sinode seperti ini merupakan sebuah keputusan yang mengingat. Karena semuanya harus bisa dan mampu untuk melaksanakannya,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan, gereja memiliki peran penting dalam menciptakan individu yang berkarakter serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang rukun dalam keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pemerintah mengakui bahwa Gereja merupakan salah satu mitra terbaik dalam membangun mental spiritual masyarakat.

“Kehadiran saudara-saudara sebagai peserta dalam forum sidang ini adalah tidak lain sebagai utusan dalam rangka meningkatkan kualitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan, yang pada akhirnya bermuara pada pembangunan mental spiritual masyarakat yang sejalan dengan cita-cita luhur bangsa ini,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bendahara Umum MPH PGI, Arie Moningka, dalam sambutannya berharap bahwa dalam Sidang Sinode ini akan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan, terutama dalam warga jemaat GMIH.

“Yang terpenting adalah kita harus memperkokoh persatuan dan kesatuan jemaat GMIH sebagai satu tubuh Kristus yang digerakan oleh doa Tuhan Yesus agar semua menjadi satu,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, kita saat ini juga dituntut untuk dapat menerima segala perkembangan jaman dan teknologi yang semakin pesat.

“Harus kita respon dengan cepat segala tuntutan jaman saat ini, namun harus dilandasi dengan iman kristiani (yang menggunakan medsos secara bertanggung jawab, membangun budaya dengan baik, menyebar berita baik bukan sebaliknya (hoax) yang dapat memicu ketidak harmonisan diantara kita semua),” pintahnya.

Sebagai anak bangsa, jangan lagi ada permusuhan diantara kita, jangan lagi ada perbedaan. Mari kita bersatu mencari solusi yang terbaik dan ciptakan rasa persaudaraan antar sesama. ‘Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tapi balaslah dengan kasih,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum BPHS GMIH Pdt. Lewian Sambaimana, dalam sambutannya menjelsakan bahwa kita berhimpun dalam musyawarah ini tentunya memiliki tujuan, oleh karena itu tujuan-tujuan yang telah disepakati harus dijalankan sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Kita tau bersama bahwa banyak perdebatan-perdebatan di dalam musyawarah mengenai isi dari tujuan tersebut, tetapi itu merupakan hal yang biasa terjadi untuk mencapai sebuah kesuksesan visi misi yang telah disepakati,” jelasanya

Yang terpenting adalah segala rumusan-rumudan yang telah disepakati dapat diimplementasikan di lapangan. “Ini semua untuk kemaslahatan umat dan jemaat (para Pendita, Penatua dan lainnya),” katanya.

Hein Namotemo selaku Ketua MPS GMIH, dalam sambutannya mengucapakan banyak terimakasih kepada seluruh tokoh dan lapisan masyarakat yang telah memberikan bantuan untuk suksesnya acara tersebut.

“Kami ucapkan terimakasih dengan tulus kepada pemerintah dan para penyumbang yang lainnya, bersyukur atas segala bantuan yang telah diberikan  atas suksesnya kegiatan ini,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa, suksesnya musyawarah ini karena atas kerja sama yang baik oleh semua pihak, pemerintah dan masyarakat termasuk pihak keamanan.

Sekadar diketahui hadir dalam acara penutupan itu, Gubernur Malut, Unsur Fotkopimda Halut, Ketua MPS GMIH, Ketua Umum BPHS GMIH, Wakil Bendahara Umum MPH PGI, para pimpinan OPD Pemprov para pendita, penatua serta jemaat. (Hms)

150 Prajurit Jajaran Korem 152 Babullah Ikut Ujian kenaikan Pangkat 1 April 2020

TERNATE-CN, (18/11/19) – Kapenrem 152/Babullah Mayor Inf Iriono mengatakan sebanyak 150 Orang Prajurit TNI dari jajaran Korem 152/Babullah mengikuti Samapta Ujian Kenaikan Pangkat periode 1-4 Tahun 2020.

Kegiatan yang dibagi menjadi 2 gelombang tersebut dari tanggal 18 hingga tanggal 19 nopember 2019 para Prajurit yang telah memenuhi persyaratan untuk naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dan harus menjalani ujian Kesemaptaan Jasmani.

Adapun Ujiannya yang di laksanakan berupa Kesemaptaan A ( Lari 3.200 Meter), B (Pull Up, Push Up, Sit Up dan Shutle Run) yang dilaksanakan di Lapangan Perikanan Bastiong Ternate. Sementara Kesamaptaan C berupa ketangkasan renang dengan lintasan sepanjang 50 meter dilaksanakan di Pelabuhan Dufa-Dufa.

“Tidak main-main selama pelaksanaan Samapta ini akan diawasi oleh Tim Medis, Tim Jasmani baik dari Kodam maupun Korem 152/Babullah,”

Pengawasan ini bertujuan agar pelaksanaan Samapta UKP ini berjalan dengan aman dan transparan tanpa kecurangan dan hanya Prajurit yang memenuhi persyaratan yang berhak mendapatkan anugerah kenaikan pangkat satu tingkat di atas nya.

“Dihari pertama ini sejumlah 130 Orang Prajurit melaksanakan Kesamaptaan, nampak para prajurit tersebut melaksanakan secara sungguh-sungguh untuk mengejar kriteria lulus dengan angka minimal kelulusan 70 dan hal tersebut tidaklah mudah, diperlukan latihan rutin untuk dapat mencapai nilai tersebut, (Penrem 152). (Red)

Bupati Bahrain Kasuba Pimpin Upacara Peringati HKN ke 55 Tahun 2019

LABUHA, CN – Dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 Tahun 2019, Pemerintah Daerah Halmahera Selatan menyelenggarakan Upacara Peringatan dengan tema ‘Generasi Sehat Indonesia Unggul’, di Halaman Kantor Bupati Halsel, Senin (18/11/2019).

Upacara Peringatan HKN ini dipimpin langsung oleh Bupati Bahrain Kasuba, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Iswan Hasjim, Unsur Forkopimda, Pimpinan SKPD dan peserta upacara yang terdiri dari ASN dan PTT dilingkup Pemkab Halsel.

Pada Amanat Inspektur Upacara, Bupati Bahrain Kasuba membacakan Sambutan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto yang mengatakan, bahwa ada 2 isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait pembangunan SDM berkualitas yaitu “stunting” dan Jaminan Kesehatan Nasional.

Mengenai Stunting dalam 5 tahun terakhir angka stunting telah berhasil diturunkan hingga 10 persen, tetapi stunting masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi masyarakat. Stunting adalah kondisi tubuh seseorang yang mengalami tubuh lebih pendek dibanding dengan orang seusianya. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak bayi.

“Juga terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah di laksanakan sepenuhnya, walaupun banyak tantangan yang dihadapi dengan penyelenggaraan JKN. Peningkatan pemanfaatan JKN menjadi bukti bahwa JKN sangat di butuhkan oleh Masyarakat Indonesia”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan selain dua isu tersebut, yang juga akan menjadi fokus Kemenkes dalam 5 tahun mendatang adalah tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

Usai upacara dilakukan penyerahan penghargaan Desa Sembuh Stunting oleh Ketua Tim Penanggulangan Stunting Hj. Nurlela Muhammad didampingi Bupati Bahrain Kasuba, Wakil Bupati,Iswan Hasjim dan Unsur Forkopimda kepada Lima Desa diantaranya Desa Kampung Baru, Akedabo, Lele, Laluin dan Gonone.

Adapun kriteria penilaian penerima penghargaan Desa Sembuh Stunting yakni, Maksimal 2 Balita Sembuh atau lulus tinggi badan normal sesuai dengan umurnya, 35 persen pelakasanaan kovergensi inovasi desa masyarakat dan petugas kesehatan sudah berjalan baik, adanya kepedulian masyarakat, Camat, dan Kades dalam upaya Intervensi Stunting dari segi Sensitive maupun spesifik, adanya penggunaan dana desa dalam intervensi Stunting.

Kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Dinas Kesehatan terkait Pemanfaatan Data Kependudukan Berbasis Online Menuju Dukcapil “Go Digital”. (Red)

Mantap! KP3 Pelabuhan Babang Polsek Bacan Timur Polres Halsel Gagalkan Penyeberangan Miras Jenis Cap Tikus

HALSEL, CN – Pengiriman minuman keras (Miras) tradisional jenis Cap Tikus melalui jalur laut, digagalkan Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Pelabuhan Babang Polsek Bacan Timur Polres Halsel. Keberadaan puluhan botol dan bungkusan Cap Tikus itu terbongkar saat pemeriksaan rutin barang bawaan penumpang maupun kargo diatas KM Sinabung yang akan bertolak dari Pelabuhan Babang bertujuan Pelabuhan sorong, Minggu (18/11/19) malam.

Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M, melalui Kapolsek Bacan Timur IPDA Adnan Nijar mengatakan, ratusan botol miras jenis cap Tikus yang terbungkus 9 kotak dus itu, sengaja diletakan diatas kapal KM. Sinabung yang hendak diseberangkan dengan tujuan Kota Sorong.

Komandan KP3 Pelabuhan Babang Polsek Bacan Timur Polres Halsel Bripka Laupa Lambado saat di konfirmasi juga mengatakan hal yang senada namun pada saat di tanya kepada penumpang tidak ada yang mengakui kepemilikan bungkusan dus tersebut, “Setelah kami hitung, ada 350 botol cap tikus dalam kemasan botol aqua dan maupun dikemas dengan plastik yang terbungkus rapi menggunakan sembilan kotak dus,” jelasnya.

“Mirasnya langsung kami musnahkan bersama Bhabinkamtibmas Desa Babang Brigpol M. Arif serta petugas Pelni diatas pelabuhan Babang” terang Bripka Laupa.

Ditempat berbeda Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S,I,K., M.M., saat di konfirmasi membenarkan ratusan botol miras berhasil digagalkan KP3 Pelabuhan Babang Polsek Bacan Timur Polres Halsel di KM. Sinabung kemarin malam, ini merupakan operasi dengan sasaran miras dan barang illegal lainnya, menjadi kegiatan rutin KP3 Pelabuhan Babang di pintu masuk pelabuhan maupun di atas kapal penumpang yang hendak berangkat. Tidak saja memeriksa barang bawaan penumpang mencurigakan yang akan menyeberang melalui angkutan laut. Tetapi, juga barang bawaan yang datang dari luar Kab. Halsel.

Pemeriksaan rutin ini sebagai langkah mencegah adanya penyeberangan barang hasil kejahatan. Baik itu miras, hasil kejahatan berupa kendaraan curian atau lainnya. “Barang bawaan penumpang juga tidak luput dari pemeriksaan,” tegasnya.

Lebih jauh diungkapkan, Operasi ini bertujuan untuk menciptakan Kamtibmas di wilayah hukum KP3 khususnya, dan Kab. Halsel umumnya menjelang Natal 2019 dan Tahun baru serta Pilkada serentak 2020. “Selama ini dengan operasi rutin, sudah banyak berhasil menggagalkan pengiriman miras,” pungkas AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M. (Hafik)