Lagi, TNI Salurkan 4.000 APD Untuk Penanganan Covid-19 di Malut

Ternate, CN – (29/04/2020), TNI Kembali salurkan bantuan 80 Koli Alat Perlindungan Diri (APD) dari Gugus Tugas Nasional untuk diserahkan kepada Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Maluku Utara (Malut).

Bantuan yang diangkut menggunakan Pesawat Hercules TNI AU setelah unloading dari pesawat terlebih dahulu dilakukan serah terima dari Danrem 152/Babullah yang diwakili Kasrem 152/Babullah Letkol Kav Tri Sugiarto kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara Dr. Idhar Sidi Umar, M.Kes kemudian APD tersebut disimpan ke Gudang Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Maluku Utara untuk selanjutnya disalurkan ke Faskes maupun Kab/Kota sesuai keperluan.

Sementara itu, dalam keterangannya Kapenrem 152/Babullah Mayor Inf Iriono menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan shortie keenam bantuan dari Gugus Tugas Nasional kepada Gugus Tugas Provinsi dalam rangka penanggulangan Covid-19 di Maluku Utara. (Penrem 152) (Red/CN)

PEDULI MAHASISWA, H. USMAN SIDIK BERBAGI SEMBAKO UNTUK HIPMA HALSEL SE-JABODETABEK

Oleh : Lhatam landale, Ketua Umum (HIPMA HALSEL) Jabodetabek priode Terpilih 2020-2022

Himpunan Pelajar Mahasiswa Halmahera Selatan (HIPMA HAL-SEL) Jabodetabek Menerima Paket Sembako Dari HI.USMAN SIDIK, Penyerahan Bantuan Diberikan Secara Langsung Oleh Beliau Sendiri Dengan Mendatangi Alamat Di Berbagai Tempat Tinggal Masing-Masing Mahasiswa Di Jakarta,

Bantuan tersebut Adalah Bantuan Pribadi Yang Merupakan Bentuk Dari Kepedulian HI. USMAN SIDIK Di Tengah Pendemi Virus Yang Semakin Mencekam, Guna Diperuntukkan Buat Mahasiswa Yang Saat Ini Masi Berada Di Kota Rantau Yang Notabene Menjadi Zona Merah Akibat Covid 19 Tersebut.

Beliau HI USMAN SIDIK Juga Berpesan Kepada Kami Mahasiswa Bahwa Apabila Ada Mahasiswa Yang Merasa Sakit Di Tengah Kondisi Seperti Ini Supaya Secepatnya Langsung Menghubungi Dirinya, Atau Adik Nya IKSAN SIDIK Yang Juga Ikut Menemani Beliau Menyalurkan Sembako tersebut, Biar torang Bawa Ke Rumah Sakit,Nanti untuk biaya saya Yang Biayai tuturnya”

Adapun Mahasiswa Berdasarkan Data Sebanyak 150 Mahasiswa Yang Menerima Bantuan Sembako Yakni Beras,Gula,Kopi,Teh,Mie instan dan berupa Amlop Pembagian pun sama rata Di Peruntukkan Untuk Mahasiswa Asal Halmahera Selatan Di Jakarta Yang tidak Memilih Untuk Pulang Kampung Di Bulan Suci Ramadhan ini Karna Macam” Pertimbangan.

Lhatam landale Mahasiswa Asal Desa Bahu, kecamatan Mandioli Selatan Juga Menjabat ketua Umum (HIPMA HAL-SEL)
Jabodetabek Priode Terpilih 2020-2022. Mengatakan Adanya Pemberian Bantuan Sembako oleh HI USMAN SIDIK Bagi Saya Adalah Merupakan Wujud Kepedulian Yang Nyata Terhadap Kami, Juga Sekaligus Meringankan Beban Ekonomi Mahasiswa asal Halmahera Selatan Di Jakarta khususnya Yang Tidak Pulang Kampung, pungkasnya”

Masi Dia Mengatakan Dengan Penuh Harapan Semoga Adanya Bantuan Mahasiswa Yang Di Salurkan Oleh HI USMAN SIDIK Ini, Guna Supaya Dapat Membuka Hati PEMKAB HAL-SEL Agar Lebih Jelih Melihat Keberadaan masyarkatnya Terutama Di zona merah. “Tegasnya”

Jakarta 29 April 2020

Peringati Hari Buruh, Karyawan PT. IWIP Kembali Gelar Aksi Demo

HALTENG, CN – Peringati Hari Buruh tanggal 1 Mei 2020 yang jatuh pada hari Jumat. Pagi tadi di depan site tanjung ulie desa Gemaf Kecamatan Weda Utara ribuan karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali menggelar aksi demo dan berakhir ricuh.

Selain ricuh, ribuan karyawan juga memboikot aktivitas perusahaan sehingga lumpuh total. Dalam aksi demo yang mengatasnamakan Forum Perjuangan Buruh Halmahera Tengah (FPBH) itu berakhir dengan aksi pembakaran salah satu lapak sembako milik perusahan.

Dalam aksi demonstran itu Ali Akbar Muhammad bertindak sebagai Kordinator Lapangan (Korlap). Aksi yang dilakukan ribuan karyawan itu karena parah karyawan telah resah dan mulai bosan dengan kebijakan perusahaan terhadap karyawan yang dinilai dilakukan semena-mena oleh pihak Management PT IWIP.

“Selain itu, ribuan karyawan ditindas oleh investor asing. Untuk itu, dalam kesempatan ini, kami atas nama FPBH menyampaikan 12 pernyataan sikap kepada pihak perusahan agar ditindaklanjuti dengan segera,”Ul ungkapnya.

Bunyi 11 pernyataan sikap FPBH dan ribuan karyawan sebagai berikut :

(1). Gagalkan Ormnibus Law, (2). Tolak PHK berkedok jeda di PT IWIP, (3). Penuhi hak maternitas buruh perempuan, (4). Kembalikan izin resmi untuk buruh di PT. IWIP, (5). PT. IWIP harus melakukan Lockdown perusahaan selama masa pandemik COVID-19, serta bayar upah pokok 100 persen, (6). Stop karantina buruh di bandara PT. IWIP, (7). Berlakukan delapan jam kerja di PT. IWIP, (8). Penuhi K3 untuk buruh, (9). Stop diskriminasi terhadap buruh TKA dan penuhi kesejahteraan buruh TKA di PT. IWIP, (10). Stop mengeluarkan memo-memo sepihak tanpa ada perundingan sebelumnya
dengan kaum buruh, (11). Stop kriminalisasi buruh, (12). Sediakan Tranportasi Untuk Buruh PT. IWIP.

Dalam aksi demo kali ini juga, ribuan karyawan juga menuntut kepada pihak perusahaan untuk memberhentikan Kepala HRD PT IWIP Rosalina Sangaji.

Aksi itu sempat dimediasi oleh Kapolres Halteng, AKBP Nico A. Setiyawan SIK, namun ribuan masa aksi tidak menerima dan mereka menginginkan dari pihak perusahan untuk segra mengeluarkan Kepala HRD PT IWIP Rosalina Sangaji dan yang sampai saat ini juga pihak perusahan tidak direalisasi.

Aksi itu juga sempat dimediasi oleh kapolres Halteng, AKBP Nico A. Setiyawan SIK, namun Ribuan Masa Aksi tidak menerimanya dan masa aksi menginginkan dari pihak perusahan untuk segra mengeluarkan kepala HRD PT IWIP Rosalina Sangaji.

Lantaran dari pihak perusahan tidak mau bertatap muka dengan pendemo sehingga pendemo bergerak menduduki lokasi babrik, hingga berimbas pada pengrusakan kaca sejumla unit alat berat dan senujumla kendaraan roda dua yang berada di lokasi pabrik.

“Meskipun demikian aksi dari ribuan masa aksi namun, tetap mendapat pengawalan ketat dari petugas gabungan keamanan TNI/Polri sekaligus petugas security dari perusahan,” tutupnya. (Dir/CN)

Peduli Dampak Covid-19, PT ASM Berikan Sembako Kepada Masyarakat Pulau Gebe

WEDA, CN – Terkait dengan pendemik Covid-19 yang akan berimbas pada kebutuhan kalangan masyarakat, PT Anugrah Sukses Mining (ASM) memberikan bantuan kepada masyarakat Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Maluku Utara (Malut), Jumat (1/04/2020).

Penyerahan bantuan yang diserahkan langsung oleh PT ASM kepada warga pulau Gebe itu merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat Pulau Gebe yang saat ini berada di Kondisi dampak Covid-19.

“Dengaan adanya bantuan ini kami akan membantu masyarakat kurang mampu yang ada di Kecamatan Pulau Gebe dan kemarin juga sudah ada bantuan yang diserahkan langsung oleh 2 perusahan dan di tambah dengan ini sehingga sudah 3 Perusahan,” ungkap camat pulau Gebe Suhaida Hidayat saat di konfirmasi oleh awak media di Kantor Dinas Sosial.

Lanjut Suhaida Hidayat, masyarakat Kecamatan Pulau Gebe saat ini suda dapat sumbangan dari 3 perusahan yakni PT Fajar Bakti Lintas Nusantara ( FBLN), PT Mineral Trobos (MT) dan PT ASM.

“Sembako yang di berikan langsung oleh PT FBLN berupa Beras, Susu, dan minyak sedangkan yang dari PT Mineral Trobos Yaitu Beras, Minyak dan Gula dan pembagiannya itu kalau saat ini masyarakat yang suda dapat bantuan dari PT FBLN dan PT Mineral Trobos tidak akan dapat lagi,” ucapnya.

Karena bantuan yang di serahkan langsung oleh PT ASM ini, lebih lanjut Suhaida Hidayat, khusus di prioritaskan kepada masyarakat yang belum dibagi, sehingga bantuan ini harus di utamakan kepada mereka.

“Maka dari itu kami dari Pemerintah Kecamatan Pulau Gebe mengucapkan banyak terimakasi juga kepada PT ASM yang telah memberikan bantuan langsung kepada masyarakat pulau Gebe Karena bantuan ini sangat dapat membantu masyarakat Pulau Gebe yang saat ini dalam kondisi wabah Covid-19 yang membatasi hubungan masyarakat,” tutupnya. (Dir CN)

Peduli Warga Dampak Covid-19, Polres Halsel Kembali Salurkan Bantuan Sosial di Dua Desa

HALSEL, CN – Ditengah Pandemi virus Covid-19 saat ini, Kepolisian Resor Halmahera Selatan (Halsel) dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., kembali menggelar Program kemanusian, seperti yang saat ini di laksanakan dengan membagikan Bantuan puluhan Karung beras kepada masyarakat yang terdampak Covid – 19 di dua Desa, Jumat (1/5/2020).

Untuk pelaksanaan hari ini berlangsung di dua tempat yakni di Desa Mandaong dan Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halsel dengan membagikan puluhan Karung beras kepada masyarakat terdampak covid – 19.

Penyaluran bantuan sosial pun di bagi dua yaitu Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., didampingi Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasat Samapta, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa serta Pemerintah Desa melakukan penyaluran bantuan sosial di Desa Tomori Kec. Bacan Kab. Halsel, sedangkan Wakapolres Halsel KOMPOL Naim Ishak, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Sumda, Kasat Lantas, Bhabinkamtibmas dan Pemerintah Desa menyalurkan bantuan sosial di Desa Mandaong Kec. Bacan Selatan Kab. Halsel.

Kapolres Halsel mengatakan sasaran pembagian bantuan sosial yaitu warga terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan sosial dari Desa maupun Pemerintah, hal ini untuk mengantisipasi adanya gejolak dari warga yang belum mendapat bantuan sosial dari Desa maupun Pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Halsel juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan serta antisipasi wabah Covid – 19 ini, serta pemberian bantuan masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker oleh Bhabinkamtibmas bersama Bhabinsa.

Lanjut Kapolres Halsel bakti sosial yang dilakukan Polres Halsel ini merupakan salah satu wujud rasa kemanusiaan antara sesama di tengah wabahnya virus Corona (COVID-19).

“Kami akan salurkan Bantuan sembako ini secara bertahap. Dan kita juga berharap kepada masyarakat yang berkecukupan, Pengusaha dan Perusahaan dapat bahu membahu membantu dalam menghadapi Wabah Ini,” pungkasnya. (Hafik/CN)

Kades Koititi Enggan Bayar Upah Kerja Pembangunan Jalan TA 2019

HALSEL, CN – Pelaksanaan pembangunan Jalan Baru Desa Koititi Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ditahun anggaran 2019 menuai berbagai masalah, selain kegiatan pembangunan yang belum selesai, Kepala Desa Koititi Musli Marasabessy juga belum menyelesaikan pembayaran Upah Pekerja.

Dari informasi yang di himpun wartawan Cerminnusantara.co.id, Selasa, (28/04/2020) Diketahui upah tukang yang dianggarkan Musly untuk fondasi jalan baru dengan panjang 300 meter sebesar Rp. 30.000.000 (Tiga Puluh Juta rupiah) hingga saat ini upah tukang baru diberikan Kades sebesar Rp. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah).

“Sampai saat ini kami baru menerima panjar dari Kades Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah) untuk delapan orang pekerja yang dikirimnya dari Bacan. Untungnya 4 orang dari kami tidak mau ambil panjar dengan alasan kalo, Rp. 2 juta dibagi 8 Orang maka, masing-masing kami hanya terima Rp. 250 Ribu saja sementara menyambut puasa,” kata AN (Inisial) .

AN juga mengatakan, kalau terkait Upah, dirinya sudah terbiasa dengan kejadian semacam ini, dimana sering terjadi keterlambatan pembayaran hanya saja, dalam melaksanakan pekerjaan jalan baru ini, terdapat kurang lebih Delapan Orang Pekerja dimana masing-masing dari mereka memiliki kebutuhan yang mesti dimaklumi Kepala Desa.

Sementara fondasi yang dikerjakan sudah berkisar 80% dan hanya tersisa dilokasi yang mana terkendala persoalan sebidang tanah yang membutuhkan kehadiran Kepala Desa untuk negosiasi dengan pemilik Lahan tersebut.

“Sementara kegiatan belum selesai, tinggal kurang lebih 50 meter yang belum dikerjakan, jika bukan karena masalah Lahan orang yang belum di bayar, pekerjaan kami sudah selesai sebelum Puasa,” pungkasnya AN.

Sementara itu, dalam pelaksanaan pekerjaan Kades mengiming – imingkan para pekerja, yang apabila dalam jangka waktu 15 hari fondasi sudah selesai akan diberikan bonus diluar dari Upah Tukang, Sementara ini jangankan bonus Upah merekapun tidak kunjung dibayar.

“Torang dapa janji dari Kades, Kalau pekerjaan selesai dalam 15 hari akan diberikan bonus, sampe hari ini torang cuma dapa janji saja sementara torang karja kejar waktu dan bafikir bisa dapa upah dari Kades untuk kebutuhan Puasa,” kata HN (Inisial).

Terpisah, Kepala Desa Koititi Musli Marasabessy saat dikonfirmasi Via telpon Kamis, 30/04/2020 tidak menjawab telphone dari wartawan. selang beberapa waktu Kades mengonfirmasi Wartawan via SMS.

“Sadiki baru saya telpon,” kata singkatnya dalam Pesan.

Hingga berita ini dipublish, sampai saat ini Kades tak kunjung Tlp. (Hafik CN)