Polda Malut Ringkus 5 Orang Pemakai Narkoba

TERNATE, CN – Kepolisian Daerah Maluku Utara (Malut) sedang menggelar Operasi Kepolisian kewilayahan dengan sandi Pekat Kieraha 2021 yang dilaksanakan selama 20 hari, terhitung mulai dari 22 Maret s.d 10 April 2021.

Pada Sabtu (27/3/2021) lalu, Polda Malut melalui Operasi Pekat berhasil mengamankan 5 (Lima) orang pelaku penyalahgunaan Narkoba bertempat di Benteng Orange Kelurahan Gamalama Kecamatan Ternate Tengah dengan barang bukti 3 (Tiga) linting kecil ganja yang sudah dikemas dalam bentuk Gulungan, dengan berat 0.87 gram.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H, saat di Konfirmasi, Senin (29/3/2021) membenarkan bahwa Polda Malut mengamankan 5 orang pelaku penyalahgunaan Narkoba dan 4 (Empat) orang di antaranya masih berstatus sebagai Pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kota Ternate.

“Penangkapan pelaku ini berdasarkan informasi yang didapatkan dari Masyarakat bahwa di Lokasi Benteng Orange, ada masyarakat yang menyalahgunakan Narkotika, dengan adanya informasi tersebut personel Operasi Pekat Kieraha team 2 yang di pimpin oleh IPDA Agus Salim langsung menuju TKP dan didapati serta di amankan 4 orang yang sementara mengkonsumsi atau menghisap Narkotika dengan inisial R (17) pelajar, IS (17) Pelajar, SI (17) Pelajar, dan QA (17) Pelajar, sedangkan untuk 1 pelaku lainya di amankan di tempat berbeda yaitu di Kelurahan Mangga dua dengan inisial DAH (20), dan berdasarkan hasil pemeriksaan tes Urine, ke 5 pelaku Positif ganja,” jelasnya.

Kabihumas mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa peran dari pelaku yaitu, dalam kasus ini R memberi uang Rp 300.000,- kepada IS dan keduanya pergi bersama untuk membeli ganja kepada DAH dan diketahui bahwa DAH membeli ganja senilai Rp 300.000,- ini secara online melalui akun instagram dan dibuang di Tanah Tinggi dekat rumah sakit, tepatnya di samping tiang listrik. Kemudian ganja tersebut di ambil DAH kemudian diberikan kepada R dan IS.

“Untuk pelaku dan barang bukti sementara diamankan oleh Polda Maluku Utara yang nantinya akan dilakukan penyidikan dan pengembangan serta untuk BB akan di bawa ke Lap untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dirinya menghimbau kepada Masyarakat Maluku Utara agar apabila melihat dan mengetahui adanya tindak pidana Narkotika agar segera melaporkan kepada Pihak Kepolisian guna di Tindak Lanjuti.

“Mari Kita Jaga Provinsi Maluku Utara ini dari kejahatan-kejahatan yang dapat mengganggu Kamtibmas apalagi menjelang bulan suci Ramadhan, tentunya di Bulan suci ini kita harapkan tidak ada lagi kejahatan-kejahatan yang terjadi,” tutup Kabidhumas. (Ridal CN)

PDIP Halsel Kecam Teror Bom di Katedral Makassar dan Minta Polisi usut Hingga Akarnya

HALSEL, CN – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) dikecam banyak pihak, tak terkecuali Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Halsel, Bunyamin Hi. Daud mengatakan bahwa hal ini merupakan bentuk sikap intoleran atas keberagaman umat beragama.

“Kami mengecam keras aksi teror para pelaku intoleran terhadap bangsa ini,” tegasnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan cerminnusantara.co.id.

Oleh karena itu, Bunyamin meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.

“Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan PP Nomor 1 Tahun 2002 tentang tindak pidana terorisme dalam Pasal 6 yang berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja menggunakan Kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek Vital yang Strategis, lingkungan hidup atau Fasilitas Publik atau fasilitas internasional dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (Lima) Tahun dan paling lama 20 (Dua Puluh) Tahun, pidana penjara seumur hidup atau pidana mati,” tegas Bunyamin. (Red/CN)

PKB Halsel Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

HALSEL, CN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengecam keras tindakan pelaku peledakan di depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 10.28 WITA.

“DPC PKB Halsel mengutuk keras tindakan tidak manusiawi, tidak agamais dan tidak terpuji terhadap tindakan bunuh diri di sekitar Gereja Katedral Makassar yang nenelan korban manusia serta bangunan Rumah Ibadah,” tegas Ketua DPC, Muslim Hi. Rakib saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, di Sekretariat PKB Halsel, Minggu (28/3/2021).

Menurut Muslim, ia menilai bahwa hal tersebut merupakan perbuatan tercela dan tidak dibenarkan dalam agama manapun.

“Peristiwa tersebut adalah bentuk tindakan Intoleran dan dapat mengancam sendi-sendi persatuan Bangsa,” jelas Muslim.

Sementara itu, Sekretaris PKB Halsel, M. Yunus Najar menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak terpancing dengan aksi Bom bunuh diri tersebut.

“Kami mengimbau kepada segenap Rakyat Indonesia pada khususnya di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara agar tidak terpancing. Kita serahkan proses pengusutan sepenuhnya kepada aparat keamanan,” kata dia.

“Tetaplah hidup toleran dan saling mengasihi sesama anak Bangsa serta saling menghargai keyakinan yang di anut masing-masing tiap-tiap warna Negara dengan tetap bersandar pada Al-Quran: Lakum Dinukum Waliyadin,” tutup Yunus. (Red/CN)

Rayakan HUT ke-88, Ketua AMGPM: Semestinya Perayaan Ini Lebih Meriah

HALSEL, CN – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Hiel rayakan Hari Lahir ke-88 yang di hadiri Tiga Ranting di Dermaga Desa Wooi Kecamatan Obi Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara, Rabu, (27/3/2021).

Ketua AMGPM Cabang Hiel, Adiktor Pureng dalam sambutannya menjelaskan, semestinya perayaan HUT ini harus lebih meriah lantaran kader AMGPM sangat banyak di jemaat Wooi.

“Karena ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mewartakan kebenaran sukacita,” jelasnya.

Sementara di lokasi yang sama, Ketua Ranting Ebenhaezer, Toni Sayamani kepada awak media mengaku bahwa sebagai kader AMGPM, ia merasa bangga dengan angkatan muda karena banyak hal yang didapatkan dalam organisasi.

Disamping itu, menurutnya, AMGPM merupakan organisasi yang unik. Hal ini karena dalam AMGPM itu semua kadernya bukan saja dari kalangan berpendidikan ( Kaum intelek) melainkan ada yang tanpa berpendidikan untuk bersama membangun komitmen melayani.

“Harapan saya Kedepan sebagai kader AMGPM mari sama-sama tetap menyalahkan Obor AMGPM dengan mempertahankan loyalitas dan dedikasi kita serta membangun rasa cinta kita bersama. Sehingga walau pun angin badai dan ombak, tapi kita tetap bersama mengabdi dan melayani Tuhan,” harap Toni. (Red/CN)

Kapolres dan Bupati Bersama Forkopimda Halteng Kunjungi Patani

TERNATE, CN – Berbagai upaya dilakukan Polres Halmahera Tengah (Halteng) bersama-sama dengan TNI, Pemda dan Forkopimda, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat dalam rangka menyikapi kasus pembunuhan 3 (Tiga) warga di Hutan Halmahera.

Kemarin Jumat (26/3/2021), Kapolres Halteng, AKBP Nico A Setiawan, S.I.K., M.M dan Bupati Drs. Edi Lakara, M.H bersama Forkopimda melaksanakan kunjungan ke Kecamatan Patani dalam rangka memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Forkopimda yang mendampingi Kapolres dan Bupati Halteng yang ikut dalam kunjungan ini yakni, Wakil Bupati Halteng, Ketua DPRD Halteng, Kajari Halteng, Dandim 1512/Weda dan juga dihadiri Kasat Intel Polres Halteng, Asisten I, Staf Ahli Pemerintahan, Kesbagpol, Kadis Sosial, Kadis BPBD, Kasatpol PP, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Kabag Humas serta Kabag Umum.

Kabidhumas Polda Maluku Utara (Malut), Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa dalam kegiatan pertemuan tersebut, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk tidak beropini tanpa adanya bukti serta saling bahu-membahu menjaga situasi Kamtibmas di lingkungannya.

Masyarakat juga menyampaikan harapannya agar kasus ini dapat tuntas dan meminta kehadiran TNI-Polri yang lebih banyak dengan didukung persenjataan lengkap serta kendaraan yang dapat menunjang pergerakan anggota, sehingga kehadiran di wilayah Patani benar-benar membuat rasa aman.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Halteng akan membuat surat permohonan kepada Kapolda Malut dan Danrem 152/Babullah untuk mempertebal pasukan di Kecamatan Patani guna memberikan rasa aman serta melakukan penyisiran di hutan agar dapat sesegera mungkin menangkap pelaku pembunuhan.

Kabidhumas menyebut, Polda Malut siap memback up Polres Halteng untuk mempertebal keamanan di wilayah Kecamatan Patani.

“Mari kita dukung upaya penanganan kasus ini, jangan melakukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas yang sudah kondusif, kita serahkan semua kepada Polres Halteng bersama dengan unsur terkait dalam penanganan kasus ini,” Imbau Kabidhumas. (Ridal CN)

Ikatan Mahasiswa Makian Barat Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja

TERNATE, CN – Ikatan Mahasiswa Makian Barat-Maluku Utara (IMMB-MU) menggelar pelantikan pengurus masa khidmat 2021-2023 di Aula Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), Sabtu (27/3/2021) malam.

Ketua Umum IMMB, Ardian Jainudin, dalam sambutannya menyebut momentum pelantikan ini merupakan momen penyatuan gagasan dan rekontruksi paradikma bagi kader IMMB untuk bergerak progresif melalui kaderisasi.

“Saya yakin dan percaya teman-teman semua (IMMB) yang sudah dilantik mempunyai komitmen dan semangat yang sama untuk bagaimana menggerakkan organisasi ini ke arah yang dicita-citakan,” ucapnya.

Dirinya mengingatkan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar tidak melupakan sumpah jabatan yang telah diucapkan. Ia juga meminta kepada seluruh Organisasi Kecamatan (OKC) yang ada di Halsel untuk menyatukan ide dan gagasan.

“Kepada seluruh teman-teman Organisasi Kecamatan yang sempat hadir pada malam hari ini, mari kita sama-sama menyatukan ide dan gagasan untuk menyikapi seluruh problem sosial yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan,” pintanya.

Sebagai organisasi ditingkat kecamatan, Ardian berharap IMMB-MU mampu berperan aktif dalam proses membentuk SDM yang progresif dan bisa berkontribusi untuk kemajuan Daerah Kabupaten Halsel.

“Progresif yang diharapkan ialah agar IMMB-MU bisa berpikiran maju, serta ilmu yang dimiliki dapat diaplikasikan demi kemajuan daerah kabupaten Halmahera Selatan,” pungkas Ardian. (Ridal CN)