Pemerintah Desa Amasing Kota Barat Sukses Salurkan BLT-DD Tahap II 2022

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Amasing Kota Barat Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) sukses menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Ttahap II Tahun Anggaran 2022. Jum’at (16/9).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Amasing Kota Barat Jalan Paisu Tutupa RT/01.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pendamping Kecamatan (PD), Jajaran Pemerintah Desa dan BPD serta seluruh elemen masyarakat lainnya.

Pjs Kades Amasing Kota Barat, Fahman Jauhan Kepada cerminnusantara.co.id mengatakan, penyaluran BLT-DD ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 104 Tahun 2021 yang mengatur penggunaan Dana Desa dan mengamanatkan Pemerintah Desa mengalokasikan 40% untuk BLT.

BLT-DD disalurkan setiap triwulan sesuai dengan jumlah KPM yang telah diinput. Sebelum penyaluran bulan ke satu nilai total penyaluran BLT-DD setahun diperoleh dari jumlah KPM x Rp 300.000,- x 12 bulan.

“Alhamdulillah Pemerintah Desa Amasing Kota Barat baru saja menyalurkan BLT-DD Tahap II Tahun Anggaran 2022. Adapun jumlah penerima BLT-DD untuk Desa Amasing Kota Barat sebanyak 89 penerima. Sejak penyaluran tahap pertama hingga dilaksanakannya penyaluran tahapan II ini, Alhamdulillah berjalan lancar, aman dan kondusif,” cetus Pejabat Kades.

Orang Nomor Satu di Desa Amasing Kota Barat ini menambahkan, selain penyaluran BLT-DD, dikesempatan yang sama, insentif pengurus mesjid (Badan Sara) dan penjaga Kubur juga diserahkan secara bersamaan. Penyerahan insentif ini, kata Paman sapaannya itu adalah tanggung Pemerintah Desa yang harus dipenuhi.

“Penyerahan insentif penjaga Kubur dan pengurus Mesjid ini lakukan dengan harapan, peran imam Masjid dan jajarannya dapat memupuk semangat dan motivasi dalam meningkatkan kualitas kecerdasan masyarakat secara spritual maupun intelektual, demikian halnya dengan penjaga kubur,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BPD Amasing Kota Barat, Tamrin Wandi berharap kepada penerima BLT-DD agar dapat menggunakan bantuan dengan bijak dan sebaik-baiknya untuk membantu ekonomi keluarga.

“Pemberian BLT-DD ini untuk membantu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga kami BPD dalam hal ini serta pemerintah Desa berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutup Tamrin. (Sain CN)

Polsek Bacan Timur Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan Konflik Jelang Pilkades 2022

HALSEL, CN – Ajang pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang akan digelar pada Oktober mendatang, kini hanya tinggal menghitung hari saja.

Kapolsek Bacan Timur IPDA Asimudin menyebutkan, dalam rangka menjemput pesta Demokrasi rakyat tingkat Desa, pihaknya sudah melakukan pemetaan beberapa Desa di wilayah Kecamatan Bacan Timur, Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Kecamatan Bacan Timur Selatan yang dianggap rawan konflik dalam menghadapi Pilkades Tahun 2022.

“Ada beberapa Desa yang memang dianggap agak rawan konflik dalam menggelar ajang Pilkades. Berdasarkan pengamatan, Desa-desa yang dianggap rawan konflik diantaranya, Desa Sali Kecamatan Bacan Timur, Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur dan Desa Silang Kecamatan Bacan Timur Selatan serta Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan,” ucap Kapolsek saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (15/9).

Asimudin menambahkan, Desa-desa yang dinilai rentan konflik ini masuk dalam prioritas pengawasan, sehingga pihaknya akan berkonsultasi dengan Polres Halsel agar wilayah yang telah dipatok tersebut benar-benar di perhatikan.

“Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan. kita bergerak lebih awal dalam mengawal hajatan Pilkades,” tegasnya.

Tak hanya itu, Asimudin mengungkapkan, pihaknya saat ini terus melakukan koordinasi lintas sektor ditingkat Kecamatan dalam rangka melaksanakan pengamanan dan menyukseskan hajatan Pilkades yang akan dihelat dalam waktu dekat ini.

“Para Bakal Calon dan Panitia tingkat Desa akan dipanggil. Dalam pertemuan itu, nantinya para Bakal Calon akan menanda tangani pernyataan sebagai komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan. Jika menang tidak terlalu bereuforia dan jika kalah tidak mempengaruhi masa pendukungnya untuk menolak hasil pemilihan,” jelasnya.

Orang Nomor Satu di Polsek Bacan Timur itu juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar menjaga keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang pemilihan Kepala Desa.

“Dalam setiap kesempatan saya terus menyampaikan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kamtibmas jelang Pilkades ini. Hal ini kita lakukan bersama agar hajatan besar ini berjalan lancar dan aman, sesuai yang kita inginkan bersama,” tutupnya (Sain CN)

Gegera Gaji, Mantan Perangkat Pjs dan Kades Definitif Nyonyifi Nyaris Baku Hantam

HALSEL, CN – Kepala Desa (Kades) Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Guntur Idris dilaporkan ke Polsek Bacan Timur lantaran diduga menyalahgunakan  kewenangannya sebagai Kades dengan tidak membayar gaji Staf Desa yang diangkat Pejabat Sementara (Pjs) Kades, Ilwan Mulyana.

Bahkan para mantan Perangkat Desa yang diangkat Pjs Kades Nyonyifi, Ilwan Mulyana dan Kades Defenitif, Guntur Idris adu mulut hingga nyaris baku hantam di Desa karena hak dan perolehan Gaji tak kunjung dibayar. Hal ini disampaikan mantan Kaur Pembanguan yang diangkat Pjs Kades Alfian Togubu dan Dua Aparatur Desa lainnya yang saat ini telah diberhentikan.

“Terhitung semenjak bulan Februari hingga Agustus Tahun 2022, kami masih aktif sebagai Perangkat Desa mendampingi Pjs Kades Nyonyifi melalui SK yang sah. Oleh karena itu, gaji kami beberapa Bulan itu seharusnya di bayar Kades. Soal gaji ini yang membuat kami hampir baku Bunuh. Olehnya, hal ini kami laporkan ke Polsek Bacan Timur agar diselesaikan oleh pihak yang lebih berwenang,” ucap Alfian pada Selasa (13/9/2022) menjelaskan perihal kericuhan di Desa Nyonyifi yang terjadi beberapa hari lalu.

Sementara itu, Kasi Administrasi Asis Arifin kepada Media ini menambahkan, motiv Kades Nyonyifi tidak membayar gaji lantaran mengaku Kaur yang diberhentikan PJS, lebih berhak menerima gaji dari pada Aparatur Desa yang diangkat PJS.

“Ketika kami pertanyakan, Kades jawab melalui WhatsApp bahwa tidak mengakui Pemerintahan Pejabat Kepala Desa, bagaimana mungkin, Kades tidak mengakui. Sementara SK Pejabat ditandatangani langsung oleh Bupati Halsel, dalam hal ini Hi Usman Sidik. Hal ini juga disampaikan Kades saat di Polsek, bahkan Kades sendiri bersih keras tidak mau membayar dan minta kasus ini selesaikan di Kampung,” cetusnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asis juga bilang, pihaknya tidak ingin  menyelesaikan kasus tersebut di Desa sebagimana yang diminta Kades. Sebab, hal tersebut bisa menimbulkan konflik yang lebih besar.

Terpisah, Kades Nyonyifi, Guntur Idris saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp  mengaku tidak akan membayar gaji beberapa Aparatur Desa tersebut.

“Saya tidak menyerahkan kepada Kaur yang diangkat PJS karena Januari sampai April itu Kaur lama lebih berhak. SK pemberhentian sepihak itu diserahkan Tanggal 27 April dan saat itu Kaur lama masih aktif,” tegasnya.

Sekedar diketahui, pengangkatan beberapa Aparatur Desa Nyonyifi  berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa Nyonyifi Nomor 03 Tahun 2022 dan ditetapkan di Desa Nyonyifi pada 2 Februari Tahun 2022. (Sain CN)

Diduga Tak Paham Sumber Anggaran, Oknum Panitia Pilkades Liaro Serang Pemda Halsel

HALSEL, CN – Kendati Dana Desa (DD) Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) hingga saat ini masih dalam tahap proses pencairan. Namun hal ini, diduga kuat salah seorang oknum Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Liaro tidak paham, sehingga dirinya menyerang Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel melalui Media Sosial (Medsos) Akun Facebook Pribadi.

Pantauan wartawan cerminunstara.co.id, akun Facebook atas nama Israfil Ahmad Israfil mengatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel sangatlah kejahatan.

“Memang butul (Betul) pemerintah daerah itu paling kejahatan biadap. Torang (Oknum Panitia Desa Liaro) datang ambil Torang pe hak masalah dana Panitia Pilkades. Tapi apa dorang (Pemda) pe sikap pa Torang (Oknum Panitia Pilkades Liaro) dorang putar-putar pa Torang siang hari malam. Memang dorang so talalu biadap. Terimakasih,” tulis Akun Facebook Israfil Ahmad Israfil yang diduga Panitia Pilkades Liaro.

Menanggapi ulah oknum Panitia Pilkades Liaro tersebut, Kepala Dinas PMD Halsel, Maslan Hi Hasan menegaskan bahwa anggaran Panitia Pilkades yang bersumber dari Dana Desa hingga saat ini masih dalam proses pencairan Tahun 2022.

“Dana Panitia Pilkades itu bersumber dari Dana Desa dan untuk Dana Panitia Pilkades di Desa Liaro prosesnya masih  dalam Tahap pencairan. Olehnya itu, Dana Panitia Pilkades belum diserahkan. Pemerintah Daerah dalam hal ini DPMD  tetap menyerahkan Dana Panitia tersebut. Setelah dilakuan pencairan baru diantarkan langsung oleh DPMD dan Inspektorat. Setelah itu baru diserahkan,” tegas Maslan Hi Hasan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (12/9).

Selain itu, Mantan Sekda Halsel dalam kesempatan itu juga mengingatkan kepada masyarakat Desa Liaro agar lebih berhati-hati dalam dalam menggunakan Medsos.

“Untuk pengguna Media Sosal agar tidak mudah memberikan label radikal kepada Pemerintah. Pelabelan predikat negatif tanpa dukungan data dan fakta yang memadai berpotensi merugikan pihak-pihak tertentu,” pinta Maslan.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Liaro, Najarlis Hi Mansur saat dikonfirmasi perihal penyerahan anggaran Panitia Pilkades mengatakan, Dana Panitia Pilkades tetap disalurkan karena Pilkades merupakan hajatan Demokrasi dan menjadi hak kedaulatan rakyat dalam rangka menentukan pemimpin.

“Untuk anggaran Panitia tetap diserahkan. Hanya saja, saat ini kita masih dalam proses pencairan Dana Desa,” jelas Kades Liaro.

Meski demikian, Najarlis memastikan Pesat Demokrasi tingkat Desa di Liaro dapat berjalan lancar dan aman.

“Semoga dapat berjalan lancar dan senantiasa berpedoman pada Permendagri serta tata tertib Pemilihan Kepala Desa yang telah disusun,” harapnya. (Sain CN)

PB Kopri PMII Sukses Gelar Launching dan Bedah Buku

JAKARTA, CN – Pengurus Besar (PB) Korps PMII Putri (Kopri) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bekerja sama dengan Persatuan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) sukses menggelar Launching dan Bedah Buku dengan tema “Cerdas Berkarakter Indonesia Beradab dan Puisi Cinta Pergerakan di Sekretariat PB PMII Jalan Salembah Tengah Jakarta Pusat, Minggu (11/9/2022).

Acara tersebut dengan tujuan untuk peluncuran 2 buah Buku yakni Buku Cerdas Berkarakter Indonesia Beradab dan Buku Puisi Cinta dan Pergerakan.

Penulis Buku, Nurangsi S Hasan menyampaikan, karakter seseorang tidak terbentuk dengan sendirinya. Oleh karena itu, untuk menjadikan pribadi yang berkarakter baik, maka perlu tindakan yang baik pula dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebanyakan orang selalu mengartikan karakter itu merupakan sifat baik yang menjadi perilaku keseharian. Akan tetapi, jika belum menjadi perilaku, maka itu hanya sekeder nilai bukan karakter,” jelas Nurangsi S Hasan.

Aktivis perempuan Muda asal Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) itu menambahkan, dengan kata lain, NATO no eksen to only hanya bisa berbicara, tapi tidak bisa dilakukan dan membuktikan apa yang dia bicarakan.

“Kerja peradaban butuh ketekunan, bukan soal untuk menjadi hebat. Tapi bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi banyak orang,” jelasnya.

Meski begitu, Mantan Sekertaris Kopri Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Malut itu menyampaikan rasa terimakasih kepada Kopri PB PMII dan PJMI atas dukungan kerja sama yang telah sukses menyelesaikan kegiatan tersebut.

“Dengan 2 Buah buku ini, saya berharap dapat bermanfaat kepada para peminat Baca dan juga pecinta Puisi,” tutup Angsi sapaan akrabnya. (Red/CN)

Imbauan Bupati Halsel Tak Diberlakukan, Panitia Loloskan Kepsek jadi Calon Kades Sekli

HALSEL, CN – Rupanya ketegasan orang nomor 1 di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Usman Sidik terkait larangan ASN Guru dan Pegawai Kesehatan sebagai calon Kepala Desa (Kades), tidak diindahkan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sekli Kecamatan Gane Barat Selatan.

Sejumlah warga yang enggan menyebutkan nama kepada wartawan cerminnusantara.co.id pada Minggu (11/9/2022) membeberkan ulah Panitia Pilkades Sekli.

Menurut warga, dari 6 Calon Kades yang diloloskan, salah satunya Kepala Sekolah (Kepsek) di SMPN Satap 44 Halmahera Selatan.

“Kepala Sekolah yang lolos jadi Calon Kades itu bernama Malik Hi Daud. Jadi menurut kami bahwa kinerja Panitia telah fatal dalam hal Administrasi pencalonan Kades,” terang warga.

Parahnya lagi, disaat Tahapan Verifikasi Berkas pencalonan Kades, Panitia dengan sengaja meloloskan Kepsek, Malik Hi Daud. Sehingga himbauan Bupati Halsel tentang larangan ASN Guru dan Pegawai Kesehatan Calon Kades tidak berlaku bagi Panitia Pilkades Sekli.

“Jadi kinerja Panitia Pilkades Sekli perlu diragukan penuh, karena mereka dengan sengaja meloloskan Kepala Sekolah. Maka bagi kami, selaku masyarakat Desa Sekli menganggap himbauan Bupati tidak diberlakukan oleh Panitia di Sekli,” cetus warga.

Sekedar diketahui, selain menjabat sebagai Kepala SMPN Satap 44 Halmahera Selatan, Malik Hi Daud juga menjabat sebagai Pejabat Sementara (PJS) Kades Sekli dan Korwil Dinas Pendidikan Gane Barat Selatan.

Hingga berita ini dipublish, Malik Hi Daud masih dalam upaya konfirmasi. (Red/CN)