Hadirkan Kebahagiaan Warga Jelang Idul Fitri, Pemdes Koititi Salurkan 400 Karung Beras

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan bantuan Sembako Beras kepada warga menjelang Idul Fitri 1444 H/2023 M.

Penyaluran ratusan Karung Beras ini berlangsung di Aula Kantor Desa setempat. Rabu (19/4/2023).

Kepala Desa (Kades) Koititi, Bunyamin K Wasahua kepada Media ini mengungkapkan, meskipun Dana Desa (DD) Koititi tahap I Tahun 2023 belum dicairkan, pihaknya bersama BPD telah mengambil langkah menyalurkan Beras kepada seluruh masyarkat setempat.

“Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Pemerintah Desa Koititi mengambil langkah memberikan bantuan 10 Kg kepada 400 Kepala Keluarga (KK),” cetus Kades Koititi.

Kades Koititi  menyebutkan, sebanyak 400 KK yang menerima bantuan Beras ini diserahkan langsung Aparatur Desa.

“Penyerahan dilakukan langsung Pemdes didampingi jajaran BPD dan seluruh tokoh masyarakat,” jelasnya.

Bunyamin berharap, bantuan yang sudah diserahkannya itu dapat bermanfaat untuk masyarakat. Sehingga nantinya, warga dapat ikut merasakan kebahagiaan di Hari istimewa seluruh ummat Islam di Dunia.

“Semoga apa yang telah disalurkan ini mampu menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Koititi dalam menjemput Hari Raya Idul Fitri yang sebentar lagi kita rayakan secara bersama-sama,” tutupnya. (Hardin CN)

Tolak Kades, Warga Dusun Satu Desa Liaro Bersihkan Mesjid Hininga Moi untuk Sholat Idul Fitri

HALSEL, CN – Warga Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) beramai-ramai menggelar bakti pembersihan Mesjid Hininga Moi menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 H/2023 M.

Hal itu dilakukan masyarakat Dusun 1 Desa Liaro sebagai bentuk penolakan terhadap Kepala Desa (Kades) yang baru hingga memisahkan diri pada perayaan ibadah ummat Islam yang dilakukan setahun sekali.

Ahmat M Morasa, Tokoh masyarakat kepada cerminnusantara.co.id menyebutkan, pertarungan politik ditingkat Desa yang tidak adil telah menularkan emosi negatif kepada masyarakat. Warga yang sudah tenggelam pada pilihan politiknya akan selalu terpecah-belah hingga dilingkup terkecil jika nilai Demokrasi diabaikan pemangku kepentingan.

“Pasca dilantiknya pemenang kedua sebagai Kades, kondisi sosial politik dan ibadah masyarakat menjadi terganggu. Kondisi ini, tentunya sangat memprihatinkan. Sebab, pembangunan Desa tidak akan berjalan jika masyarakat tidak dapat disatukan. Akibat dari perpecahan ini, kebanyakan warga tidak mengikuti Sholat Idul Fitri dengan Kades, malah justru memisahkan diri di Mesjid Satu Hati,” ungkap Ahmat M Morasa, Rabu (19/4/2021).

Ahmat mengatakan, selain memisahkan diri dalam hal ibadah, warga kompleks Rumah Tiga akan bermusyawarah membicarakan pengusulan Dusun satu untuk dimekarkan menjadi Desa.

“Dalam waktu dekat, kami akan membicarakan hal ini lebih lanjut terkait syarat dan ketentuan apa saja yang akan menjadi acuan pemekaran sebuah Dusun menjadi Desa di Maluku Utara. Jika dalam ketentuan sebanyak 1000 jiwa dan 200 Kepala Keluarga (KK) sudah cukup menjadi syarat pemekaran suatu Desa, maka Dusun Satu sudah siap diperjuangkan menjadi Desa. Nama Desa nantinya kami usulkan adalah Desa Liaro Maici,” terangnya.

Menyikapi perpecahan itu, Jumat Bobeleta selaku Tokoh Adat Desa Liaro mengatakan, tidak ada artinya hidup bermasyarakat jika kondisi sosial terpecah belah.

“Tidak ada solusi lain, selain melakukan musyawarah Luar biasa untuk membicarakan nasib Desa Liaro. Warga Dusun Satu tetap bersama dengan Pemerintahan Desa yang tidak diakui oleh masyarakat langsung atau memisahkan diri dari Desa,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Toko Pemuda Sarif Laidi, pihaknya lebih memilih memisahkan diri. Sebab menurutnya, pemimpin harus lahir dari masyarakat, namun yang terjadi di Liaro bukan atas kehendak masyarakat.

“Hal ini tentunya bertentangan dengan nilai-nilai pemilihan Pilkades. Sebab semenjak Desa Liaro dibangun, pemimpin Desa selalu lahir dari masyarakat bukan atas kehendak Panitia Pilkades Kabupaten,” sesalnya.

Tak hanya disitu, menyikapi carut marut kondisi masyarakat yang terus memburuk, Tokoh Perempuan, Hasan Husnul berharap Cakades Pemenang kedua yang sudah dilantik mampu berbaur dengan masyarakat.

“Jika hal itu tidak bisa diwujudkan, maka apa yang dilakukan 70% masyarkat Desa Liaro yang berdomisili di Dusun Satu harus didukung dan diperjuangkan karena yang demikian adalah bagian dari aspirasi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Tokoh Agama Desa Liaro, Mas’ud Hi Mansur sangat menyayangkan adanya perpecahan yang begitu kental jelang perayaan Idul Fitri.

“Semestinya masyarakat dan Pemerintah Desa akur dan saling menyapa serta mengayomi, apa lagi beberapa hari lagi kita akan melaksanakan Sholat Idul Fitri. Sudah semestinya hubungan masyarakat dan Pemdes terjalin dengan baik, sehingga ada silaturahmi usai menggelar ibadah Sholat Idul Fitri bukan seperti situasi sekarang ini,” cetusnya. (Sain CN)

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemdes Balitata Kembali Salurkan Bantuan Beras dan Gula ke Warga

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Balitata Kecamatan Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali menyalurkan bantuan pangan kepada warganya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023 M.

Penyaluran bantuan Sembako pangan berupa Beras 25 Kg dan Gula sebanyak 5 Kg ini berlangsung di Kantor Desa setempat, Selasa (18/4/2023).

Kepala Desa (Kades) Balitata, Hariyadi Sangaji kepada media ini mengungkapkan, pembagian Sembako Beras dan Gula yang dilakukan pihaknya itu menggunakan Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2023.

“Alhamdulillah, Pemdes Balitata telah menyalurkan bantuan Sembako pangan berupa Beras 25 Kg sebanyak 230 Sak dan Gula 5 kilo sebanyak 230 bungkus kepada seluruh masyarakat,” kata  Hariyadi Sangaji, Rabu (19/4/2023).

Orang Nomor Satu di Desa Balitata itu  bilang, Pembagian Sembako menjelang Perayaan Idul Fitri ini diserahkan kepada seluruh warga tanpa terkecuali.

“Pembagian disalurkan kepada seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini dihadiri Tokoh masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama serta seluruh BPD Balitata,” terangnya.

Usai menggelar penyaluran, Hariyadi berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga apa yang telah diterima seluruh masyarakat ini bisa dinikmati dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin jelang lebaran Idul Fitri ini. Selain itu, semoga pemberian Beras dan Gula ini bisa menjaga stabilitas pendapatan dan ekonomi masyarakat,” harapnya. (Hardin CN)

Pelayanan Bank Mandiri Cabang Bacan Dikeluhkan Nasabah 

HALSEL, CN – Puluhan Nasabah Bank Mandiri Cabang Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengeluhkan lambatnya pelayanan di Bank yang menjadi tempat pencairan Dana Desa (DD) maupun Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Keluhan itu disampaikan salah seorang Nasabah lantaran harus mengantri berjam-jam saat hendak melakukan pencairan.

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, Ratusan Nasabah yang terdiri dari Kepala Desa dan Kepala Sekolah itu mempertanyakan kendala apa hingga terjadi antrian yang memakan waktu hampir kurang lebih 24 Jam.

“Lambatnya pelayanan pencairan mengakibatkan kami harus menghabiskan waktu berjam-jam dari pagi hingga malam,” kesal Nasabah, Selasa (18/4/2023).

Selain mengeluhkan lambatnya pelayanan di Bank tersebut, Nasabah yang identitasnya tidak ingin disebutkan ini mempertanyakan adanya informasi yang menyebut kesediaan uang di Bank telah habis.

“Yang kami minta adalah profesionalitas kerja Pegawai Bank terutama pelayanan terhadap Nasabah, Profesionalitas yang dimaksudkan adalah jika kesediaan uang habis disampaikan agar kita tahu, begitu juga dengan kendala lain, jika ada harus disampaikan agar kami juga mengerti,” pintanya.

Ia menambahkan, Nasabah saat ini semestinya mendapat pelayanan yang lebih cepat dan akurat. Sehingga kata Dia, Bupati Halsel Hi Usman Sidik semestinya tidak menggunakan Bank Tunggal untuk proses Pencairan DD aataupun Dana Bos.

“Kami minta dan mendesak Bupati Halmahera Selatan agar kiranya tidak menggunakan Bank Tunggal dalam melayani Dana Desa juga Dana Bos. Jika ini dibiarkan, maka situasi seperti ini akan terus berkepanjangan,” harapnya.

Selain mengeluhkan lambatnya pelayanan, Nasabah ini berharap pelayanan di Bank Mandiri kedepannya bisa lebih cepat dan maksimal.

“Sehingga nantinya para Nasabah-Nasabah lainnya tak memakan waktu lebih lama saat mengantri,” cetusnya.

Terpisah Kepala Bank Mandiri, Rifai Samual dikonfirmasi Via WhatsApp dengan Nomor 082291xxxx13 belum memberikan keteranga hingga berita ditayangkan. (Sain CN)

Kapal Gratis yang Disiapkan Pemda Halsel, Sekda: Jadwal Kapal di Hari Kamis Malam Jumat 

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara (Malut)  menyediakan Kapal penumpang bagi warga yang hendak mudik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah 2023 Masehi.

Hal ini disampaikan Sekda Halsel, Saiful Turuy kepada media ini, Selasa (18/04/2023).

Saiful mengatakan, jadwal transportasi yang digratiskan tepat pada Kamis malam Jumat untuk Kapal Rute Ternate – Babang dan Ternate Kupal – Obi serta  Rute lainnya di wilayah Halsel.

“Jadi pak Bupati akan menyediakan Dua Unit Kapal penumpang Rute Pelabuhan Ternate-Kupal dan Rute Ternate-Babang untuk angkut warga yang hendak mudik Lebaran di Halsel. Pelayanan dilaksanakan jelang sehari Lebaran,” terangnya.

Saiful bilang, seperti yang diberitakan media ini sebelumnya bahwa tak hanya Kapal Rute Ternate – Bacan dan Obi namun, Pemda juga memfasilitasi Speed Boat Rute Ternate Makian dan Kayoa serta Kapal Rute Ternate – Gane

“Jadi jadwal Kapal di Hari Kamis malam Jumat yang akan berangkat menuju Bacan dan Obi. Untuk nama Kapal, kita belum ketahui pasti. Namun Kapal yang berangkat di Hari Kamis malam Jumat, Kapal itu yang digratiskan untuk warga Halmahera Selatan yang melakukan mudik Lebaran,” tandasnya.

Hal ini dilakukan Pemda Halsel melalui kebijakan Bupati Usman Sidik untuk membantu warga Halsel yang hendak melakukan mudik Lebaran.

Saiful menuturkan, ini merupakan kado untuk warga Halsel yang mau pulang Kampung jelang Lebaran dan ini dilakukan Pemkab Halsel dalam upaya untuk membantu warga jelang mudik Lebaran.

“Tetapi tiket gratis ini khusus warga ber-KTP Halmahera Selatan saja yang akan mudik Lebaran,” tutup Saiful. (Hardin CN)

Jelang Lebaran Idul Fitri, Guru TPQ Hingga LPM Desa Toin Terima Insentif

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Toin Kecamatan Kepulauan Botang Lomang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), salurkan Insentif Petugas Kebersihan Jalan hingga LPM.

Kepala Desa Toin, Fahmi Taher kepada cerminnusantara.co.id mengatakan, sejumlah perangkat Desa yang diberikan SK melalui Program pemberdayaan Desa telah menerima insentif yang kedua kali, Sabtu (15/4/2023).

“Alhamdulillah Insentif Petugas Pembersih jalan, Guru TPQ, Tenaga PAUD dan Petugas pengurus Mesjid atau Bada Sara, LPM dan Toko Adat Desa serta para Kader Posyandu telah disalurkan,” ujar Kades Toin.

Fahmi bilang, tunjangan yang diberikan pihaknya itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa kepada para kader dan petugas lainnya yang ada di Desa Toin.

“Semoga tunjangan ini bisa semakin memajukan desa, baik di bidang agama, pendidikan usia dini, kesehatan balita, dan juga keamanan. Disamping itu, untuk memotivasi mereka membantu menjalankan Roda pemerintahan Desa,” ujarnya lagi.

Kades Toin berharap, pemberian hak yang telah disalurkan itu, semoga bisa seimbang dengan tugas dan tanggung jawab yang telah menjadi kewajiban.

“Secara pribadi saya berharap semoga Tanggung jawab dan hak ini bisa seimbang. Selanjutnya saya juga berharap semoga apa yang telah diberikan ini bisa bermanfaat jelang perayaan Idul Fitri ini,” tutupnya. (Sain CN)