oleh

Perdana, Dandim 1509/Labuha Bersama Forkopimda Halsel Resmi Divaksinasi Covid-19

HALSEL, CN – Resmi sudah Dandim 1509/Labuha bersama Forkopimda Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di Vaksinasi Covid-19 secara Perdana di Halsel sekaligus Pencanangan Vaksinasi Covid 19 di wilayah Kabupaten Halsel, diselenggarakan Pakiran RSUD Labuha, Desa Marabose Kecamatan Bacan, Selasa (2/2/2021).

Kegiatan Vaksinasi Covid 19 dihadiri oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba S.Pd.,M.Pd, Wakil Bupati Iswan Hasjim ST.,MT, Sekda Helmi Surya Botutihe. SE. M.M, Kejari Halsel Fajar Haryowimbuko, SH, Kapolres Hal-Sel AKBP Muhammad Irvan S.I.K, Kepala Pengadilan Negeri Labuha Achmad Rasjid.SH. Dir RSUD Labuha Asia Hasyim, Kadis Kesehatan Kab. Hal-Sel Ny. Hj. Hasna Muhammad, SKM, M-Kes, Ketua MUI Hal-Sel Ustadz Haris Krois,

banner 650250

Dalam sambutan Kadis Kesehatan, Hj. Hasna Muhammad. Skm mengatakan Tahap awal vaksin 1570 Tenaga Medis sebagai garda terdepan 3520 dosis, Kabupaten Halsel mendapat dukungan sebanyak 3520 Dosis Vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi.

Vaksin bertujuan untuk membetikan kekebalan tubuh kita. Namun bukan berti setelah di vaksin mengabaikan prokes yang sudah ada dan Peserta Vaksinasi 40 orang Tenaga Kesehatan selain dari unsur Forkopimda Halsel.

“Serta Tahapan yang dilakukan untuk menerima vaksin adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu kemudian di screening berupa tes tensi, kemudian wawancara terkait penyakit apa dan sebagainya, dinyatakan Sehat dan layak oleh dokter maka akan disuntik oleh petugas dan diobservasi selama 30 menit apabila tidak ada masalah kita diperkenankan untuk pulang,” Kadis Kesehatan Hasna Muhammad.

Sementara itu, Bupati Halsel, Bahrain Kasuba. S. Pd.,M.Pd dalam sambutannya, senada dengan pernyataan Kadis Kesehatan, Pemerintah telah menetapkan Pandemi COVID-19 sebagai bencana non alam di Indonesia pada pertengahan Maret 2020. Kondisi ini telah banyak berpengaruh tidak hanya terhadap sektor kesehatan namun juga terhadap sektor-sektor penting lainnya yaitu ekonomi, pariwisata dan pendidikan.

“Dampak yang paling terasa adalah pada sektor ekonomi dimana memasuki triwulan Pertama Tahun 2021, akhirnya Indonesia dihadapkan pada resesi ekonomi. Kita berharap, Bangsa Indonesia akan segera bangkit dari situasi ini, sehingga segala upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 terus diakselerasi, termasuk Pemberian vaksin COVID-19 ke seluruh Masyarakat,” jelasnya.

Bahrian bilang, Dunia saat ini seakan menaruh harapan besar terhadap pemberian vaksin COVID-19, Vaksinasi sebagai bagian dari strategi penanggulangan Pandemi COVID-19. Meski demikian, masyarakat harus tetap di berikan edukasi bahwa meskipun vaksinasi COVID 19 penting.

“Semoga dengan adanya pencanangan ini dapat memberikan Motifasi kepada seluruh Tenaga Kesehatan sebagai awal Imunisasi dan Masyarakat Pada Fase Selanjutnya. Yang jelas pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pengelola program dan tenaga kesehatan di Kabupaten Halmahera Selatan,” cetusnya.

Pencanangan ini bersifat Simbolis dan akan senantiasa dilakukan Vaksinasi secara keseluruhan kepada warga Halsel. Program ini sudah dicanangkan Pemerintah Pusat dan Presiden RI sendiri sudah di Imunisasi 13 Januari 2021.

“Bagaimanapun kita juga tetap akan mengikuti program ini, termasuk juga kepada masyarakat saya mengimbau untuk bisa mengikuti kegiatan ini pada tahap selanjutnya,” imbuhnya.

Dandim 1509/Labuha dan unsur Forkopimda mentandatangani Dokumen pakta dukungan dan Komitmen dalam mensukseskan Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Halsel.

Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han bersama Sekda Helmi Surya Botutihe. SE. M.M sebagai penerima Vaksinasi Covid 19 Pertama, Vaksinasi Covid-19 disuntikkan oleh Ketua Tim Vaksinasi RSUD Labuha Dr. Wahyu. Lalu diikuti Kejari Halsel Fajar Haryowimbuko.

“Alhamdulillah sudah selesai tinggal tunggu 2 minggu dari sekarang untuk divaksinsasi tahap kedua, insyaallah Aman dan Halal, saya menghimbau masyarakat Halmahera selatan agar tidak takut untuk divaksinsasi. Ini salah satu Upaya kita memerangi Covid-19, saya sudah membuktikan kalau Vaksinasi Itu aman. Jangan termakan Isu hoax yang tengah berkembang di Medsos,” ujar Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P., M.Han. (Red/CN)

banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250