oleh

Adik Mantan Kades Tawa Dilaporkan ke Polres Halsel Belum Ditangkap, Korban: Polisi Bilang Tunggu Celah

HALSEL, CN – Calon Kepala Desa (Cakades) Tawa Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Lonly Loleo diduga kuat menjadi korban penganiayaan. Korban diduga dianiaya adik kandung mantan Kepala Desa (Kades) Tawa berinisial MH. Meski telah dilaporkan di Polres Halsel, namun Polisi belum juga menangkap pelaku.

Cakades Tawa, Lonly Loleo membenarkan telah melaporkan kasus penganiayaan terhadap dirinya sudah 2 Bulan lebih, Namun hingga saat ini, Pelaku masih berkeliaran di Desa.

Menurut Lonly Loleo, sebenernya ia bersama keluarganya sudah beberapa kali bolak-balik ke Polres Halsel, namun kata Polisi telah memerintahkan Polsek Bacan Timur untuk menangkap Pelaku. Namun setelah keluarga korban menanyakan ke Polsek Bacan Timur, Polisi bilang masih menunggu celah.

“Saya bersama keluarga selalu bolak-balik menanyakan ke Penyidik Polres Halsel, tapi Penyidik bilang sudah perintahkan Polsek Bacan Timur untuk menangkap Pelaku. Setelah itu, kami tanyakan di Polsek Bacan Timur, Polisi bilang tunggu celah untuk tangkap Pelaku. Makanya kami jadi heran,” jelas Lonly Loleo kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (22/1/2023).

Korban penganiayaan itu bilang, dirinya melaporkan Pelaku di Polres Halsel pada Tanggal 19 November 2022 usai perhitungan Suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tawa dan bahkan sudah selesai divisum.

“Usai pencoblosan Pilkades itu, malamnya kami langsung laporkan Pelaku ke Polres Halsel. Tapi sampai saat ini, Pelaku Belum juga ditangkap,” kata Lonly Loleo.

Hingga berita ini ditayangkan, Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Aryo Dwi Prabowo dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak aktif. (Hardin CN)

banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250

Komentar