Bayi Baru Lahir di Puskesmas Jiko Langsung dapat Akte Kelahiran, KIA dan KK

HALSEL, CN – Masyarakat yang melahirkan di Puskesmas Jiko Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) langsung mendapat akses layanan kependudukan 3 in 1 secara gratis. Layanan 3 in 1 ini merupakan layanan pembuatan Akta Kelahiran bagi anak yang dilahirkan di Puskesmas Jiko, Kartu Identitas Anak (KIA) dan perubahan Kartu Keluarga (KK) atas kelahiran anak baru tersebut.

“Iya benar, kemarin di Hari Jumat ada salah satu pasien Desa Jiko baru melahirkan dan langsung mendapat Akte Kelahiran, KK dan KIA. Tapi tidak semua ibu yang melahirkan di Puskesmas Jiko ini bisa mengakses layanan ini. Hanya ibu yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Mandioli Selatan saja yang bisa mengaksesnya,” ujar Kepala Puskesmas Jiko, Safra Husen Amd.Keb, Sabtu (17/7/2021).

Diakuinya, layanan 3 in 1 kependudukan di Puskesmas Jiko tersebut merupakan kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Halsel Provinsi Maluku Utara (Malut). Komputer yang digunakan untuk akses layanan tersebut langsung tersambung ke data kependudukan di Dindukcapil.

Sehingga jelasnya, saat petugas layanan 3 in 1 di Puskesmas Jiko melakukan update data anak yang dilahirkan, maka Akta Kelahiran, KIA dan KK baru akan segera di terbitkan Dindukcapil Halsel.

“Layanan ini bisa diakses 1 x 24 jam setelah ibu melahirkan di Puskesmas Jiko Kecamatan Mandioli Selatan. Sekalipun itu di hari Minggu,” kata Safra sapaan akrabnya.

Ibu melahirkan di Puskesmas Jiko menurutnya, hanya tinggal memperihatkan KTP suami istri, KK, surat nikah dan surat keterangan lahir asli ke petugas. Petugas akan langsung mengupdate data tersebut ke Dindukcapil termasuk nama si bayi yang baru dilahirkan.

“Jika semua syarat sudah terpenuhi, maka dalam hitungan menit, Akta Kelahiran, KIA dan KK baru si anak yang baru lahir tersebut langsung keluar,” cetusnya.

Selain itu, Safra bilang, sebelumnya sudah mengadakan rapat bersama staf-stafnya sekalian membahas tentang persalinan dan program menyangkut dengan kegiatan-kegiatan Puskesmas Jiko.

“Harapan saya ke depan membuat masyarakat agar semua ibu hamil melahirkan di Fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) untuk menurunkan AKI dan AKB,” harapnya. (Red/CN)

banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250

Terbaru