HALSEL, CN – Puluhan warga di Desa Lata Lata Kecamatan Kasiruta Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) dengan tegas menolak Calon Kepala Desa (Cakades) Nomor Urut 1, M. Nur Senen sebagai pemenang melalui jalur gugatan Sengeketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Informasi dihimpun wartawan cerminnusantara.co.id pada Sabtu (14/1/2023), ketegasan warga melalui aksi penolakan setelah mendapat informasi bahwa Cakades Lata Lata Nomor Urut 1, M. Nur Senen dimenangkan dalam Sidang Sengeketa Pilkades Halsel meski kalah bertarung di Desa.
Cakades Nomor Urut 1, M. Nur Senen sebagai pemenang ke 2 dari Cakades Lata Lata Nomor Urut 4, Natalia Faici. M. Nur Senen hanya meraih hanya 87 Suara, sedangkan Cakades Nomor Urut 4 berhasil meraih 184 Suara.
Itu artinya, Natalia Faici menang jauh dari M. Nur Senen dengan selisih puluhan suara pada Pilkades Halsel yang digelar pada 19 November 2022 lalu.
Tidak menerima atas Hasil Putusan Sengeketa Pilkades Halsel, warga Lata Lata melakukan protes di Desa dalam bentuk aksi penolakan Cakades Nomor Urut 1, M. Nur Senen sebagai Cakades Pemenang.
Dengan 2 buah Spanduk, Spanduk pertama bertuliskan “Penolakan Nomor Urut 01 sebagai Cakades Lata Lata. Kami minta keadilan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan. Bapak Bupati segera lantik nomor Urut 04”.
Sedangkan Spanduk ke 2 bertuliskan “Desa Lata Lata kami tolak Urutan 1. Lantik Kandidat Nomor 4. Kami dari masyarakat Desa Lata Lata percaya terhadap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan”.
“Hidup Nomor 4, lantik Nomor 4,” teriak massa dalam aksi penolakan tersebut.
Seperti diketahui, Pilkades di Lata Lata sebanyak 5 Cakades. Diantaranya, Cakades Nomor Urut, M. Nur Senen merahi 87 Suara. Cakades Nomor Urut 2, Adret Tuepo merahi 19 Suara. Cakades Nomor Urut 3, Sudarmin Abbas merahi 8 Suara. Cakades Nomor 4, Natalia Faici merahi 184 Suara. Sedangkan Cakades Nomor Urut 5, Abdul Nazar merahi 40 Suara. (Hardin CN)


